Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

PENGARUH ROA, EPS DAN DER TERHADAP RETURN SAHAM SYARIAH YANG LISTING DI INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA (ISSI) (Periode 2021-2023): PENGARUH ROA, EPS DAN DER TERHADAP RETURN SAHAM SYARIAH YANG LISTING DI INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA (ISSI) (Periode 2021-2023) Hafid; Anselah, Suman; Hakim, Miftahur Rahman
Robust: Research of Business and Economics Studies Vol. 5 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/robust.v5i1.11574

Abstract

This study aims to determine the effect of Return On Asset (ROA), Earning per Share (EPS), and Debt to Equity Ratio (DER) on the Return of Sharia Stocks Listed on the Indonesian Sharia Stock Index (ISSI) in 2021-2023 both partially and simultaneously. This study uses a quantitative approach. The population in this study were 61 infrastructure sector companies. The sample of this study used purposive sampling with 19 companies that met the criteria and 57 samples were obtained using panel data. The data analysis used was descriptive analysis, multiple linear regression and hypothesis testing. The results of the study indicate that: ROA has a significant effect on stock returns, this shows that the higher the ROA value, the greater the stock returns generated, because ROA indicates how efficient the company is in utilizing its assets to generate profits. EPS has a significant negative effect on stock returns, which means that when EPS increases, its stock returns actually decrease. DER does not have a significant effect on stock returns, this is because DER which reflects the company's capital structure does not always reflect stock market performance directly. And ROA, EPS and DER together affect stock returns. Which means that if viewed simultaneously, the three variables can explain or influence the rise and fall of stock returns.
Application of Random Forest and XGBoost for Credit Card Fraud Detection with Unbalanced Data Hafid
Khatulistiwa SMART: Science, Methodology, Artificial intelligence, Research, and Technology Vol 1 No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Khatulistiwa : Journal of Artificial Intelligence

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Credit card fraud detection is a very important issue in electronic transaction security, especially due to the significant class imbalance between fraudulent and non- fraudulent transactions. This study aims to explore the application of two machine learning algorithms, namely Random Forest and XGBoost, in detecting fraudulent transactions on a highly imbalanced credit card dataset. The dataset used consists of credit card transactions involving more than 284,000 transactions, with only about 0.172% of them being fraudulent. The features used in these models have been processed using Principal Component Analysis (PCA) to reduce dimensionality and improve computational efficiency. Both models are evaluated using metrics such as precision, recall, F1-score, and confusion matrix to measure their performance in detecting fraud. The experimental results show that XGBoost manages to provide better performance in terms of recall and F1-score for detecting fraudulent transactions compared to Random Forest. Although the accuracy of both models is very high, XGBoost shows better ability in handling class imbalance, with higher recall in the fraud class. The findings provide insights into the effectiveness of machine learning algorithms in solving fraud detection problems that are often hampered by data imbalance, as well as their contribution to improving the security system of credit card- based financial transactions.
PENDIDIKAN ISLAM DALAM MENINGKATKAN SINERGI ANTAR MASYARAKAT NELAYAN Hafid
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2023): Sirajuddin Desember 2023
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v3i1.1698

Abstract

Islamic education is one of the important pillars in community development. Islamiceducation can play a role in increasing synergy between fishing communities. This is becauseIslamic education teaches the values of togetherness, mutual assistance and mutualcooperation. These values can become the basis for fishing communities to work togetherto improve their welfare. This type of research is classified as qualitative with the researchapproach used being a normative and sociological approach, namely environmentalinteractions in accordance with social units, individuals, groups, institutions or society. Thedata source for this research is the fishing community. Furthermore, the data collectionmethods used were observation, interviews and documentation. Then data processing andanalysis techniques are carried out through three stages, namely: data reduction, datapresentation, and drawing conclusions. The results of the research concluded that IslamicEducation, Syirkah Cooperation Agreements were divided into two types, namely syirkahamlak and syirkah uqud. Where syirkah amlak is divided into two forms, namely syirkahamlak ikhtiyar and syirkah amlak ijbar. Meanwhile, regarding the division of uqud syirkah,scholars differ in their form. However, according to But, several jurists have differentopinions in dividing the various types of al-Uqud syirkah, namely: according to Hanabilah thissyirkah is divided into five, including; Syirkah 'Inan, Syirkah Mufawadhah, Syirkah Abdan,Syirkah Wujuh, Syirkah Mudharabah. Meanwhile, according to Hanafiyah, this syirkah isdivided into six, namely; Syirkah Amwal, Syirkah A'mal, Syirkah Wujuh, each of these threeforms is divided into mufawadhah and 'inan. According to Malikiyah and Syafi'iyah, thissyirkah is divided into four, including; Syirkah 'Inan, Syirkah Mufawadhah, Syirkah Abdan,Syirkah Wujuh. Shirkah if it has fulfilled the pillars of syirkah, namely the presence of partiesand consent.
PENDIDIKAN ISLAM DALAM MENINGKATKAN SINERGI ANTAR MASYARAKAT NELAYAN Hafid; Fitiriatul Munawwarah; Abdullah Khoirul Yakin
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2025): Sirajuddin Juni 2025
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v3i1.2332

Abstract

Pendidikan Islam merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan masyarakat. Pendidikan Islam dapat berperan dalam meningkatkan sinergi antar masyarakat nelayan. Hal ini dikarenakan pendidikan Islam mengajarkan nilai-nilai kebersamaan, saling tolong-menolong, dan gotong royong. Nilai-nilai tersebut dapat menjadi landasan bagi masyarakat nelayan untuk bekerja sama dalam meningkatkan kesejahteraan mereka. Jenis penelitian ini tergolong kualitatif dengan pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan normative dan sosiologis yakni interaksi lingkungan yang sesuai dengan unit sosial, individu, kelompok, lembaga, atau masyarakat. Adapun sumber data penelitian ini adalah masyarakat nelayan. Selanjutnya, metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lalu teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan melalui tiga tahapan, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyimpulkan tentang Pendidikan Islam Akad Kerjasama Syirkah dibagi menjadi dua macam yaitu syirkah amlak dan syirkah uqud. Dimana syirkah amlak dibagi menjadi dua bentuk yaitu syirkah amlak ikhtiyar dan syirkah amlak ijbar. Sedangkan mengenai pembagian syirkah uqud ulama berbeda pendapat mengenai bentuknya. Akan tetapi, menurut Tetapi beberapa fuqaha berbeda pendapat dalam membagi macam-macam syirkah al-Uqud, yaitu : menurut Hanabilah syirkah ini dibagi menjadi lima, diantaranya yaitu; Syirkah ‘Inan, Syirkah Mufawadhah, Syirkah Abdan, Syirkah Wujuh, Syirkah Mudharabah. Sedangkan menurut Hanafiyah syirkah ini dibagi menjadi enam, yaitu; Syirkah Amwal,Syirkah A’mal, Syirkah Wujuh masing-masing dari ketiga bentuk ini terbagi menjadi mufawadhah dan ‘inan.Menurut Malikiyah dan Syafi’iyah syirkah ini dibagi menjadi empat, diantaranya; Syirkah ‘Inan, Syirkah Mufawadhah, Syirkah Abdan, Syirkah Wujuh. Syirkah apabila telah memenuhi rukun dari syirkah tersebut yaitu adanya para pihak dan ijab qabul.
MAKNA BAROKAH PRESPEKTIF AL-QUR’AN DAN PENGARUHNYA TERHADAP SPIRIT BELAJAR SANTRI Hafid; Ahmad syukkur; Candra Yulianto
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2025): Sirajuddin Juni 2025
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v3i1.2333

Abstract

Al-Qur’an adalah kalam Allah SWt yang bernilai mukjizat, yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, dengan penuh berkah melalui perantara malaikat jibril a.s yang tertulis pada mashahif. Diriwayatkan kepada kita secara mutawatir. Membacanya terhitung bernilai ibadah. Diawali dengan surat Al-Fatihah dan ditutup dengan surat An-Naas. Kebenaran yang dibawa oleh Al-Qur’an dengan penuh keberkahan supaya di tadabburi, dihayati, diperhatikan dan dipelajari isi kandungan ayat-ayat Al-Qur’an. Barakāh adalah Ziyādatul Khair artinya bertambahnya kebaikan. Barokāh juga bisa artikan tetapnya sesuatu, dan bisa juga diartikan bertambahnya atau berkembangnya sesuatu. Keberkahan yang digambarkan dalam Al-Qur’an bisa berupa keberkahan dalam berkeluarga, berkah mendapatkan rziki, berkanya para kekasih Allah dan para sholihin, ada pula penggambaran keberkahan Al-Qur’an, pohon dan Air Zamzam dll. Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana mendapat berkah Allah dalam Al-Qur’an, dengan meneliti ayat-ayat berkah dalam prespektif Al-Qur’an. Metode penelitian yang dipakai untuk mengetahui dua hal tersebut adalah metode penelitan kualitatif, sedangkan sumber data penelitian adalah Ayat-ayat barokah dalam Al-Qur’an dan sumber lainnya yang berkaitan dengan berkah.
ETIKA DALAM PENDIDIKAN: PERESPEKTIF HADIST TARBAWI DAN IMPLEMENTASINYA DI ERA DIGITALISASI hafid; Labibul Wildan
Qolamuna : Jurnal Studi Islam Vol. 11 No. 01 (2025): Juli 2025
Publisher : STIS MIFTAHUL ULUM LUMAJANG PRESS (STISMU PRESS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to discuss about "Islamic education does not only focus on the aspect of knowledge, but also on the formation of morals and ethics based on the values of the Qur'an and Hadith. In the digital era, challenges related to ethical and moral behavior are increasingly complex, given the development of information and communication technology that influences the way of learning and interacting. This study aims to examine the application of Islamiceducational ethics through the perspective of Hadith in overcoming educational challenges in the digital world. Using a literature review method, this study explores how Hadith can be a guideline in dealing with problems such as the spread of hoax information, cyberbullying, and the decline in the quality of social interaction. This study also develops practical guidelines for educators and students in implementing Hadith-based educational ethics in cyberspace. The results of the study indicate that education based on Hadith values can help create a more ethicaland moral educational environment in the digital era, as well as guide the younger generation to develop good character through the wise use of technology. Keywords: Islamic Education, Education Ethics, Tarbawi Hadith, Digital Era.
KOMODIFIKASI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI: KRITIK TERHADAP KOMERSIALISASI MASA KANAK-KANAK DAN KESENJANGAN AKSES PAUD Ach. Syaiful; Hafid; Faizatul Fitriyah
GHULAMUNA: JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION Vol. 3 No. 1 (2025): GHULAMUNA : Journal of Early Childhood Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52185/ghulamuna.v3i1.845

Abstract

Artikel ini mengkaji secara kritis fenomena komodifikasi dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) dalam konteks modernitas yang mengubah esensi PAUD dari praktik yang sesuai perkembangan anak (developmentally appropriate practice) menjadi komoditas yang dapat dipasarkan. Melalui pendekatan kritik sosial dan analisis teoretis, penelitian ini mengungkapkan bagaimana logika kapitalisme telah merasuki sistem PAUD, mengubah lembaga prasekolah menjadi entitas yang berorientasi pasar dengan praktik branding dan marketing yang intensif. Transformasi ini menimbulkan ironi fundamental: pendidikan anak usia dini yang seharusnya mengutamakan perkembangan anak dan pembelajaran berbasis bermain justru terkungkung dalam logika transaksional yang menekankan akselerasi akademik dan persiapan sekolah formal. Komodifikasi PAUD menciptakan akses eksklusif berdasarkan kemampuan ekonomi, menghasilkan stratifikasi pendidikan yang tajam sejak tahap paling awal perkembangan anak. Artikel ini menganalisis fenomena branding PAUD dalam kerangka teori modernitas refleksif Giddens dan mengkaji dilema antara pragmatisme pasar dan praktik yang sesuai perkembangan anak dalam pendidikan usia dini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa PAUD modern menghadapi ketegangan antara kecemasan orang tua akan “kesiapan sekolah,” tekanan komersial untuk pencapaian akademik, dan prinsip-prinsip fundamental pedagogi yang berpusat pada anak dan berbasis bermain. Artikel ini menyimpulkan perlunya reorientasi pendidikan anak usia dini yang mampu menyeimbangkan pengembangan keterampilan dengan perkembangan anak holistik yang mencakup dimensi kognitif, sosio-emosional, fisik, dan spiritual untuk mewujudkan PAUD yang berkeadilan dan membebaskan.
Conceptual Implementation of Islamic Religious Education: Patterns And Methods of Early Children’s Education In The Family Environment Hafid; Admizal, Iril; Mandala, Ican
The Progress: Journal of Language and Ethnicity Vol. 2 No. 2 (2023): The Progress: Journal of Language and Ethnicity
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/theprogress.v2i2.3262

Abstract

Education is an essential aspect for an individual, especially for a child. Islamic religious education, particularly during early childhood, is a specific and urgent concern addressed by the family environment. This is because in the current era of digitalization, parents are required to prepare their children to adapt and face the developments of the time. Moral challenges that can impact a child necessitate the teaching of Islamic religious education from an early age. The effectiveness of this education is carried out through the family environment. The implementation of Islamic religious education undoubtedly requires a well-conceptualized educational pattern and effective methods to support the child's education. Therefore, this research aims to analyze the patterns or concepts and relevant methods used for the education of children in the family environment. This qualitative research utilizes a literature review method to analyze research sources. Data is collected from various books, journals, and articles relevant to the research focus. The data is then presented in descriptive form and analyzed based on the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results of this research reveal conceptual frameworks for implementing Islamic religious education in early childhood through various methods, including setting an example or role-modeling for children, using methods of rewarding or acknowledging their achievements, providing advice, instilling habits aligned with Islamic guidance, direct practice in daily life to familiarize children with doing good deeds, and communication methods involving dialogue with young children. The implementation of Islamic religious education using these methods will shape attitudes, behavior patterns, and morals capable of facing the challenges of the times.
Analisis Konsep Mahar Berupa Hafalan Ayat Al-Qur’an Dalam Perspektif Madzahibul Arba’ah Hafid
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2021): Sirajuddin Desember 2021
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v1i1.379

Abstract

Artikel ini membahas tentang ayat-ayat Al-Qur’an tentang konsep mahar pernikahan berupa hafalan ayat al-Qur’an perespektip madzahibul arba’ah adalah salah satu asas pokok hidup yang paling penting dalam pergaulan atau masyarakat yang sempurna. Pernikahan bukan saja merupakan satu jalan untuk mengatur kehidupan rumah tangga dan keturunan, lebih dari itu pernikahan adalah jalan menuju pintu (ta’aruf) perkenalan antara suatu kaum dengan kaum yang lain. Untuk membanguna rumah tangga yang sakinah, sejahtera dan kokoh, suatu rumah tangga perlunya dihiasi dengan cinta dan kasih sayang, serta mempunyai prinsip bijaksana dan rasa saling mengerti satu sama lain antara suami-istri. Hal tersebut bisa dicapai apabila masing-masing diantara suami dan istri mampu melakukan kewajiban dangan memperoleh hak dari pasangannya. Mahar termasuk keutamaan agama Islam dalam melindungi dan memuliakan para kaum perempuan dengan memberikan hak yang dimintanya dalam pernikahan berupa mahar perkawinan yang besar kecilnya ditetapkan atas persetujuan kedua belah pihak karena pemberian itu harus diberikan secara ikhlas. Mahar pernikahan diberikan pihak mempelai laki-laki kepada mempelai perempuan pada saat perkawinan. Dalam perkawinan di Indonesia biasanya digunakan sebagai mahar berupa materi atau harta. Akhir-akhir ini menjadi nge-tren hafalan al-Qur’an sebagai media mahar pernikahan, disebabkan berbagai alasan untuk meringankan mahar dan juga atas inisiatif pribadi. Kasus yang terjadi sekarng tidak sama historis sahabat Sahl bin Said al-Sa’idi. Maka perlu dikaji dangan prespektif hukum Islam dan maqasid al-syari’ah. Sedangkan dalam penelitian ini merupakan teori kepustakaan (library research) dengan menggunakan pendekatan metodologi deskriptif analisis.
MENJADIKAN AL-QUR’AN SEBAGAI PENDIDIKAN WAJIB BAGI SANTRI ANAK USIA DINI DI PONDOK PESANTEN TAHFIDH AL-QUR’AN MIFTAHUL ULUM SERUT PANTI JEMBER Hafid
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2022): Sirajuddin Desember 2022
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v2i1.942

Abstract

:Al-Qur’an merupakan mukjizat terbesar yang diwariskan Rasulullah SAW. bagi kaummuslimin. Al-Qur’an tidak hanya sekedar kitab suci yang harus diagungkan,dihormati dan menjadi simbol ajaran Islam, namun lebih dari itu Al- Qur’anmerupakan petunjuk dan pedoman hidup bagi seluruh manusia yang mengakudirinya muslim. Pendidikan merupakan kegiatan yang sangat penting tidak dapatdipisahkan dari kehidupan kita sehari-hari. Pendidikan untuk manusia ialahmelibatkan semua unsur dalam kehidupannya, baik unsur dari dalam dirinya yangtelah mempunyai potensi juga melibatkan unsur lain di luar dirinya yaitulingkungan keluarga, masyarakat dan alam sekitarnya. manusia mengetahui danmemahami keberadaannya, maka manusia perlu dididik agar berkembang sesuaidengan fitrahnya. Penelitian ini memfokuskan pada Al-Qur’an sebagai pendidikanwajib bagi santri di Pondok pesantren Tahfidh Al-Qur’an Miftahul Ulum Serut PantiJember. Pendidikan sebagai investasi manusia berperan dalam prosespembangunan dalam mendidik dan membangun karakter yang intelektual suatubangsa. Dalam artikel ini fokus membahas serta mengkaji terminologi subjekpendidikan dalam beberapa istilah, tujuan dan isi atau materi pendidikan dalamperspektif Al-Quran. Pendekatan deskriptif dan library research dalam penelitian inisangat perlu dilakukan untuk mencapai fakta dan realitas yang ada khususnyaperkembangan pada dunia pendidikan Islam. Sumber data primer dalam penelitianini adalah studi tafsir tafsir al-Qur’an, sedangkan untuk data sekunder menggunakanbuku-buku dan jurnal ilmiah yang berkaitan dengan subjek pendidikan dalamprespektif al-Qur’an antara lain Imaniyah, khuluqiyyah, Jismiyah, Al-aqliyah wa alnafsiyah dan Almihna. Tujuan pendidikan pada akhirnya adalah membentukmanusia menjadi insan kamil dan bermanfaat bagi lingkungannya.