Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA PERMAINAN BANGA MASYARAKAT MANGGARAI TIMUR Jenahut, Konradus Silvester; Maure, Osniman Paulina
Inspiratif Pendidikan Vol 9 No 1 (2020): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v9i1.16350

Abstract

Matematika sering kali dianggap sebagai suatu ilmu abstrak yang tidak memiliki keterkaitan dengan suatu budaya. Namun tanpa disadari, sejak zaman dahulu manusia sudah mengaplikasikan berbagai konsep matematika dalam kebudayaan mereka. Keterkaitan antara budaya dan matematika ini dapat dikaji dan dianalisis melalui etnomatematika. Salah satu unsur kebudayaan masyarakat adalah permainan tradisional. Seiring perkembangan IPTEK, eksistensi permainan tradisional di tengah kehidupan masyarakat kian memudar. Salah satu alternatif mempertahankan kelestarian permainan tradisional ini adalah melibatkannya dalam proses pendidikan. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi etnomatematika pada permainan banga. Permainan ini merupakan permainan tradisional masyarakat Manggarai Timur. Alat yang digunakan dalam banga ini adalah biji mente. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data penelitian berupa data primer yang diperoleh dari wawancara dan dokumentasi pemain banga serta data sekunder yang diperoleh dari hasil studi pustaka. Berdasarkan hasil penelitian ini terdapat aspek etnomatematika pada permainan banga yaitu konsep membilang, konsep penjumlahan, konsep pengurangan, konsep jarak, konsep bangun datar, konsep himpunan, dan konsep peluang. Hasil penelitian ini dapat digunakan guru sebagai pengetahuan awal untuk mengantarkan siswa kepada konsep matematika secara abstrak. Matematika seringkali dianggap sebagai suatu ilmu abstrak yang tidak memiliki keterkaitan dengan suatu budaya. Namun tanpa disadari, sejak zaman dahulu manusia sudah mengaplikasikan berbagai konsep matematika dalam kebudayaan mereka. Keterkaitan antara budaya dan matematika ini dapat dikaji dan dianalisis melalui etnomatematika. Salah satu unsur kebudayaan masyarakat adalah permainan tradisional. Seiring perkembangan IPTEK, eksistensi permainan tradisional di tengah kehidupan masyarakat kian memudar. Salah satu alternatif mempertahankan kelestarian permainan tradisional ini adalah melibatkannya dalam proses pendidikan. Dengan demikian, penelitianinibertujuanuntukmengeksplorasi etnomatematika pada permainan banga. Permainan ini merupakan permainan tradisional masyarakat Manggarai Timur. Alat yang digunakan dalam banga ini adalah biji mente. Jenis penelitianiniadalahpenelitiankualitatif dengan pendekatan etnografi. Data penelitian berupa data primer yang diperolehdariwawancara dan dokumentasi pemain banga serta data sekunder yang diperoleh dari hasil studipustaka. Berdasarkan hasil penelitian ini terdapat aspeketnomatematikapada permainan banga yaitukonsep membilang, konsep penjumlahan, konsep pengurangan, konsep jarak, konsep bangun datar, konsep himpunan, dan konsep peluang. Hasil penelitian ini dapat digunakan guru sebagai pengetahuan awal untuk mengantarkan siswa kepada konsep matematika secara abstrak. 
NuminaMath 7B: Revolutionizing Math Solving with Integrated Reasoning Advanced Generative AI Tools and Python REPL Jufriansah, Adi; Akib, Irwan; Ishartono, Naufal; Khusnani, Azmi; Rahmawati, Tanti Diyah; Malahina, Edwin Ariesto Umbu; Maure, Osniman Paulina; Romadloni, Nova Tri
Jurnal Penelitian Sains Teknologi Vol. 2, No. 1, March 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/saintek.v2i1.15728

Abstract

The efficacy of NuminaMath 7B, an AI model that was created to address mathematical challenges, is assessed in this investigation. We evaluated the model's accuracy and efficiency against conventional methods through experiments that produced quantitative data. Qualitative data were collected through surveys and interviews with users to gain insight into their experiences and pinpoint areas for improvement. The survey results indicated that users found NuminaMath 7B to be pertinent, effective, and user-friendly, as evidenced by the exceptionally high average scores in user experience (95), perception of features and interface (90), and additional feedback (85). NuminaMath 7B was able to offer mathematical solutions with logical and detailed explanations as a result of the model's development through two phases of adjustments, which were conducted using the Chain of Thought (CoT) methodology and inspiration from the Tool-Integrated Reasoning Agent (ToRA) framework. Testing demonstrated that the model achieved a score of 29 out of 50 in the AI Math Olympiad competition, despite encountering difficulties in resolving more intricate problems. This study underscores the significance and urgency of AI technology, particularly in the field of mathematics, as well as the significant potential of AI models to facilitate a more comprehensive comprehension of mathematical concepts.
Development of Traditional Game Model 'Etu' to Improve Physical Fitness with Sportsmanship in Elementary School Students in Nagekeo Regency Timoteus Ajito; Konradus Silvester Jenahut; Osniman Paulina Maure
Journal Of Social Science (JoSS) Vol 4 No 11 (2025): Journal of Social Science
Publisher : Al-Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/svvckz75

Abstract

This research aims to develop a physical education teaching model for elementary school students to develop and improve physical fitness with sportsmanship characteristics. This research was carried out because of students' difficulties participating in physical education lessons, and students tend to spend time playing on gadgets and online games. Physical education learning is part of the overall educational process, aiming to improve human performance through physical activity to develop and maintain the body. Based on these problems, researchers are increasingly confident in innovating by developing a traditional game model, 'Etu' (Traditional Boxing), to improve physical fitness with sportsmanship characteristics in elementary school students in Nagekeo district, East Nusa Tenggara. This type of research is Research and Development (R&D), which is used to develop the traditional game model 'Etu' (Traditional Boxing) to improve physical fitness with sportsmanship characteristics. The R&D research used by researchers is the ADDIE development model developed by Dick and Carry. The ADDIE model consists of 5 development stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. Research results from research on developing the traditional Etu (traditional boxing) game model to improve physical fitness characterized by sportsmanship as a learning model equipped with a guidebook. After the physical education learning research products are validated by experts, they are suitable for a physical education lesson. It is a learning model that develops and improves the physical fitness and sportsmanship character of elementary school students.
Simulasi Media Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Numerasi Siswa pada Taman Baca Oesapa Kelurahan Kelapa Lima Kota Kupang Rince Sefriana Margarita Benu; Osniman Paulina Maure; Konradus Silvester Jenahut
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i1.224

Abstract

Taman Baca Oesapa memiliki peranan strategis sebagai pusat kegiatan pendidikan informal di tengah masyarakat Kelurahan Kelapa Lima. Namun demikian terdapat keterbatasan media pembelajaran matematika di Taman Baca Oesapa ini. Selain itu, kemampuan numerasi siswa Taman Baca Oesapa masih tergolong rendah. Kemampuan numerasi merupakan hal yang sangat penting bagi siswa karena berdampak pada peningkatan kemampuan akademis sekaligus kemampuan adaptasi siswa di era informasi. Oleh sebab itu, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan akademis, terkhususnya dalam peningkatan kemampuan numerasi (bilangan bulat) siswa melalui implementasi media Pembelajaran Matematika. Keberhasilan kegiatan PKM ini dapat menjadi modal untuk pengembangan program pembelajaran yang lebih luas dan berkelanjutan di berbagai tingkatan pendidikan. Dengan adanya pemahaman mendalam terhadap latar belakang pembelajaran matematika di Taman Baca Oesapa, kegiatan PKM ini dapat dirancang dan diimplementasikan secara kontekstual sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa di wilayah tersebut. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam PKM ini dilakukan dalam 3 tahapan, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan PKM, disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran dalam proses pembelajaran sangat membantu siswa untuk memahami materi bilangan bulat. Hal ini terlihat dari hasil pretest dan posttest yaitu 51.764 dan 76.823 yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terkait operasi bilangan bulat.
Sosialisasi Pengenalan Konsep Etnomatematika kepada Siswa dan Guru SMA Negeri 3 Amarasi Timur Osniman Paulina Maure; Andrian Runtius Lalang; Sefri Imanuel Fallo; Florianus Aloysius Nay; Fernince Pote; Kamelia Mauleto
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i2.305

Abstract

Tujuan pelaksanaan kegiatan PkM ini yaitu sebagai berikut: (1) Mengedukasi dan memberikan pemahaman terkait kaitan budaya dan matematika kepada guru dan siswa SMA Negeri 3 Amarasi Timur; (2) Sebagai referensi bagi guru dalam mengembangkan strategi ataupun model dalam mengajar matematika di SMA Negeri 3 Amarasi Timur; dan (3) Mampu meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam mempelajari matematika di sekolah. Metode pelaksanaan kegiatan PkM ini terdiri 4 tahapan yang meliputi observasi, persiapan, pelaksanaan, dan refleksi. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan PKM disimpulkan bahwa para siswa dan guru termotivasi mengikuti kegiatan PkM tersebut dikarenakan materi etnomatematika yang dipaparkan Tim PkM berkaitan dengan budaya, tradisi, dan praktik sehari-hari masyarakat Amarasi Timur. Selama kegiatan PkM, siswa dan guru terlibat aktif dalam bertanya dan menjawab pertanyaan Tim PkM. Selain itu, siswa juga dapat menjelaskan konsep etnomatematika yang terdapat pada masyarakat Amarasi Timur yang belum dipaparkan oleh Tim PkM. Melalui kegiatan PkM ini siswa lebih termotivasi untuk mempelajari materi matematika di sekolah, siswa lebih mengenal, menghargai, dan melestarikan budaya lokal masyarakat Amarasi Timur melalui pembelajaran yang terintegrasi dengan kearifan lokal, serta guru dapat menintegrasikan etnomatematika dalam pembelajaran matematika di SMA Negeri 3 Amarasi Timur.
Pemberdayaan Komunitas Belajar 'Setitik Cahaya Genz' Melalui Penggunaan Media Kartu Bilangan untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Rince Sefriana Margarita Benu; Osniman Paulina Maure; Timoteus Ajito; Konradus Silvester Jenahut; Oded Liunokas
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v3i1.393

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pemahaman konsep matematika melalui media kartu bilangan bagi anak-anak SD pada komunitas belajar “Setitik Cahaya Genz”. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini akan diterapkan serangkaian proses kegiatan yang sudah terstruktur dan ditata secara sistematis, yakni 1). Perencanaan, 2). Pelaksanaan dan 3). Evaluasi. Sasaran dari kegiatan PKM ini adalah anak-anak SD yang berada pada jenjang kelas I-III dengan jumlah 15 orang. Melalui pendekatan partisipatif, tim peneliti dan relawan mengembangkan dan menerapkan media kartu bilangan dalam proses pembelajaran. Kegiatan PKM ini dilakukan selama 4 kali pertemuan. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep matematika, khususnya dalam operasi bilangan cacah seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata pretest meningkat setelah dilaksakan posttest yaitu 51,9 meningkat menjadi 86,6. Selama proses pelaksanaan PKM siswa terlihat sangat berantusias dan termotivasi untuk mempelajari materi operasi bilangan cacah karena adanya media kartu bilangan yang menarik dengan beragam warna dan bentuk. Para pendidik dapat memanfaatkan berbagai media kartu bilangan dalam pembelajaran untuk mengajarkan konsep-konsep matematika.