Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGARUH BUTTERFLY HUG DAN TERAPI MUSIK SUARA ALAM TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA REMAJA DI SMK BUNGA PERSADA CIANJUR TAHUN 2024 Aulia Rahma; Sancka Stella G.S; Solehudin
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja adalah masa transisi yang dimana ketika terjadi kesalahan dalam bertindak dapat menimbulkan reaksi emosi yang tidak stabil sehingga menyebabkan kecemasan. Maka dari itu diperlukan strategi yang dapat menurunkan tingkat kecemasan yang dialami oleh remaja yaitu butterfly hug dan terapi musik suara alam. Tujuan penelitian ini untuk menguji ada atau tidaknya pengaruh butterfly hug dan terapi musik suara alam terhadap tingkat kecemasan pada remaja di SMK Bunga Persada Cianjur. Metode penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimen dengan one group pre-test dan post-test dan teknik pengambilan sampel dengan model purposive sampling dengan jumlah sampel penelitian yaitu 17 responden. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 28-30 November 2024 di SMK Bunga Persada Cianjur. Pengukuran tingkat kecemasan menggunakan kuesioner HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). Terapi butterfly hug dan terapi musik suara alam dilakukan selama 3 hari berturut-turut dengan durasi 15 menit. Analisis data menggunakan Uji Paired T Test.  Hasil uji paired t test didapatkan hasil p = 0,001 < 0,05. Kesimpulan penelitian ini terdapat pengaruh butterfly hug dan terapi musik suara alam terhadap tingkat kecemasan pada remaja di SMK Bunga Persada Cianjur
Efektivitas Pemberian Infused Water Terhadap Penurunan Tekanan Darah Lannasari; Solehudin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah salah satu faktor risiko utama untuk penyakit jantung, stroke, dan masalah kesehatan kardiovaskular lainnya. Mengidentifikasi strategi pencegahan yang lebih baik untuk hipertensi dan memperbaiki metode pengelolaan hipertensi, baik melalui obat-obatan maupun pendekatan non-farmakologis. Tujuan penulisan ini untuk memberikan pemahaman manfaat infused water lemon, semangka dan mentimun untuk menurunkan tekanan darah. Kegiatan yang dilakukan dalam pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan kesehatan, demontrasi pembuatan infused water berisi lemon, semangka dan mentimun. Selain itu juga masyarakat diajarkan senam Hipertensi. Hasil penyuluhan kesehatan, pengetahuan masyarakat tentang hipertensi dan pengelolaannya mengalami peningkatan. Masyarakat mampu mempraktikan pembuatan infused water serta tertarik untuk melakukan rutinitas senam Hipertensi. Penanganan hipertensi pada tingkat masyarakat melibatkan pendekatan holistik yang mencakup edukasi, promosi gaya hidup sehat, deteksi dini, dan akses yang mudah ke perawatan medis.
EXPLORING LEARNING ENGAGEMENT AND SELF- EFFICACY IN SHAPING TRAINEES’ EXPERIENCES AT LPK ANANDA PERKASA MULIA Solehudin
JURNAL ASIK Vol 3 No 3 (2025): JURNAL ASIK: Jurnal Administrasi, Bisnis, Ilmu Manajemen, & Kependidikan
Publisher : BAIK Publishers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59639/asik.v3i3.123

Abstract

This study explores the role of learning engagement and self-efficacy in shaping trainees’ experiences at LPK Ananda Perkasa Mulia, a vocational training institution. It aims to understand how different levels of engagement and confidence influence trainees’ participation, persistence, and skill mastery. Employing a qualitative descriptive research design, data were collected through interviews, observations, and document analysis of trainees across various training programs. The findings reveal that behavioral, emotional, and cognitive engagement vary among trainees, influenced by curriculum relevance, peer interaction, and instructor facilitation. Self-efficacy levels also differ, with mastery experiences, verbal encouragement, and peer modeling serving as key drivers. A reciprocal relationship between engagement and self-efficacy was identified, where each enhances the other to promote deeper learning and satisfaction. Barriers such as limited prior knowledge and lack of personalized support were also found to affect these dynamics. The study suggests that mastery-based learning, peer mentoring, and tailored interventions are essential for optimizing training outcomes. These insights provide valuable implications for improving vocational training programs to better prepare trainees for workplace demands.
The Reception of the Qur'an in Popular Orders in West Java: A Living Quran Study Between Local Rituals and Traditions : Resepsi Al-Qur’an pada Tarekat-Tarekat Populer di Jawa Barat: Studi Living Quran Antara Ritual dan Tradisi Lokal Hambali , R. Yuli Ahmad; Solehudin
Syifa al-Qulub : Jurnal Studi Psikoterapi Sufistik Vol. 9 No. 2 (2025): Syifa al-Qulub: Jurnal Studi Psikoterapi Sufistik
Publisher : Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/saq.v9i2.52329

Abstract

This research is motivated by the phenomenon of Living Qur'an in the community of tariqat in West Java, which shows that the acceptance of the Qur'an is not limited to textual interpretation, but is also manifested in the form of rituals and spiritual practices rooted in local traditions. The purpose of this study is to describe the pattern of reception of Qur'anic verses in three popular institutes, namely Tijaniyah, Qadiriyah, and Qadiriyah wa Naqsyabandiyah, as well as to examine the interaction between sacred texts and Sundanese cultural traditions in daily life. This study uses a qualitative approach with a descriptive-analytical method, through field observations, in-depth interviews, and documentation studies on the religious practices of the tarekat community in three districts: Garut, Cianjur, and Tasikmalaya. The results of the study show that each tarekat has a typical pattern of reception of the Qur'an in the form of wirid, prayer, dhikr, and ritual processions such as tawasul, istighatsah, manaqib, haul, and tanbih. Local traditions, such as ngabungbang, Friday night Kliwon, and haul commemorations, also influence the form and meaning of these religious rituals. The conclusion of this study is that the verses of the Qur'an live in the spiritual praxis of the tarekat community through the integration of religious texts and local cultures. The novelty of this research lies in the contextual analysis of the interaction of the reception of the Qur'an with local cultural expressions in three tariqat at once, which has not been widely explained in the study of Living Qur'an in Indonesia.