Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X Siallagan, Nova Wati; Margareta, Elisabeth; Sinaga, Dearlina
Dharmas Education Journal (DE_Journal) Vol 4 No 1 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univesitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/dejournal.v4i1.1091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ekonomi di kelas X SMA Swasta Utama Medan Tahun Ajaran 2024/2025. Model pembelajaran CPS diterapkan karena diyakini dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, serta pemecahan masalah siswa yang berdampak positif terhadap hasil belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian One-Shot Case Study. Subjek penelitian adalah satu kelas X-1 yang berjumlah 30 siswa. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar yang diberikan setelah perlakuan. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa setelah perlakuan adalah 81,30. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal. Uji One Sample t-Test menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara nilai rata-rata hasil belajar siswa dan nilai KKM 75 (t = 13,196; sig. = 0,000). Analisis regresi sederhana menunjukkan bahwa model CPS berpengaruh positif terhadap hasil belajar (sig. = 0,038; R² = 0,145). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Creative Problem Solving berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas X Sma Negeri 14 Medan Marpaung, Lidia Natalia br; Margareta, Elisabeth; Manullang, Dapot Tua
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v5i2.1036

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan pengaruh penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran Ekonomi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 14 Medan. Pemilihan subjek dilakukan dengan metode random sampling dengan responden sebanyak 65 siswa. Data berupa respon subjek diperoleh dengan menggunakan metode survei. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket sebagai instrumen penelitian yang berisi pernyataan-pernyataan dan diukur dengan Skala Likert, serta teknik dokumentasi. Uji persyaratan penelitian yang digunakan adalah uji normalitas dan uji linearitas. Teknik analisis regresi linier berganda, uji t (uji hipotesis parsial) dan uji f (uji hipotesis simultan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model project based learning (X) secara parsial mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap minat belajar (Y) dengan nilai thitung < ttabel (11,782 < 1,669). Hasil pengujian simultan (uji F) menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara model pembelajaran berbasis proyek (X) terhadap minat belajar (Y). Hal ini dapat dilihat dari nilai Fhitung > Ftabel (138,807 > 2,75).
Pengaruh Praktek Pengalaman Lapangan Terhadap Minat Mahasiswa Fkip Pendidikan Ekonomi 2020 Universitas HKBP Nommensen Medan Menjadi Seorang Guru Simbolon, Rafita; Sinaga, Dearlina; Margareta, Elisabeth
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v5i2.1047

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh praktek pengalaman lapangan terhadap minat menjadi guru pada mahasiswa FKIP pendidikan ekonomi Universitas HKBP Nommensen Medan yang telah mengikuti praktek pengalaman lapangan pada tahun 2020 yang pada dasarnya bertujuan untuk membentuk sikap, kepribadian, moral dan budi pekerti serta etika profesi pendidik dan tenaga pengajar serta mempengaruhi minat peserta didik untuk menjadi guru. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa peserta PPL pendidikan ekonom tahun 2020 sebanyak 17 orang. Dalam penelitian ini sampel berjumlah 17 orang dengan menggunakan Teknik Non Probability Sampling dengan Jenuh Sampling (Sensus). Instrumen yang digunakan adalah angket dan dokumentasi. sedangkan teknik analisis datanya menggunakan uji prasyarat analisis dengan menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas serta pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil uji regresi sederhana menunjukkan koefisien regresi pengalaman lapangan praktek sebesar 0,945 dengan konstanta regresi sebesar 2,243. Artinya peningkatan pengalaman praktek lapangan sebesar 1% meningkatkan minat menjadi guru sebesar 0,941. Nilai t hitung sebesar 6,756 dengan Sig = 0,000. Dengan mengacu pada Ftabel derajat kebebasan (df) = n-k = 17-2 = 15 yang setara dengan 1,75305. Dengan demikian nilai thitung > ttabel (6,756 > 1,75305), dan pada taraf signifikansi (α= 0,05) yaitu (0,000 < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa regresi tersebut signifikan secara statistik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengalaman praktik lapangan mempunyai pengaruh terhadap minat menjadi guru.
EKSPLORASI MATERI LITERASI KEUANGAN DAN PENERAPANNYA PADA KURIKULUM MERDEKA BELAJAR TINGKAT SEKOLAH DASAR Pardede, Sanggam; Sulastri br Gultom, Nia; Margareta, Elisabeth
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 10 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i10.2023.4670-4675

Abstract

Permasalahan didalam penelitian ini adalah masih belum terintegrasi secara luasnya pembelajaran literasi keuangan pada Kurikulum Merdeka Belajar tingkat Sekolah Dasar. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi materi literasi keuangan pada Kurikulum Merdeka Belajar tingkat Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan penelitian Studi kepustakaan (Library Research). Pengumpulan data dilakukan dengan menelaah dan mengekplorasi beberapa Jurnal, buku, dan dokumen-dokumen (baik yang berbentuk cetak maupun elektronik) serta sumber-sumber data dan atau informasi lainnya yang dianggap relevan dengan kajian. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penerapan materi literasi keuangan tingkat sekolah lebih banyak menerapkan materi menabung 54%, pengelolan keuangan 36%, kebutuhan dan keinginan 32%, pengenalan uang 28%, pentingnya Literasi Keuangan 26%, berwirausaha 10%, perbankan, kegiatan ekonomi, kewaspadaan terhadap penipuan, transaksi jual beli pasar 6%, pencatatan uang masukdan keluar 4%, permainan monopoli dan kredit 2%.  Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan materi literasi keuangan pada Kurikulum Merdeka Belajar tingkat Sekolah Dasar meliputi menabung, pengelolaan keuangan, kebutuhan dan keinginan, serta pengenalan uang memiliki bobot yang sangat signifikan untuk diterapkan sedangan materi lainnya memiliki bobot rendah dan belum signifikan untuk diterapkan. Dari hasil penelitian ini menyarankan agar penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi materi literasi melalui study perbandingan agar mendapatkan hasil yang maksimal dan sesuai karakteristik siswa Sekolah Dasar di Indonesia.
PENGGUNAAN MEDIA AUDI VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VIII SMP NEGERI 1 BANDAR KHALIPAH TAHUN 2023/2024 Margareta, Elisabeth; Br Rumahorbo, Yohana; Pardede, Sanggam
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 10 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i10.2023.4641-4648

Abstract

Penggunaan media audio visual dalam pembelajaran bertujuan untuk meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa. Dalam penelitian ini, digunakan metode eksperimen murni sebagai metode eksperimen. Pada kelompok percobaan, subjek diberikan perlakuan yang khusus sementara kelompok kontrol diberikan perlakuan yang biasa. Berdasarkan uji N-gain, terdapat peningkatan nilai setelah menggunakan media audio visual dalam pembelajaran. Sebelum menggunakan media tersebut, kelas eksperimen memperoleh nilai 2722. Setelah penggunaan media audio visual, nilai menjadi 85,37. Nilai pretest pada kelas kontrol sebesar 29,07 sementara nilai posttest pada kelas kontrol mencapai 77,78.
The Effect Of The CTL (Contextual Teaching And Learning) Learning Model On Students' Learning Outcomes In The Economics Subject Of Grade XI Damanik, Ernike Selviana; Margareta, Elisabeth; Siagian, Lasma
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v10i1.2316

Abstract

This study aims to determine the effect of the Contextual Teaching and Learning (CTL) model on students' learning outcomes in the Economics subject for Grade XI students of the Hospitality Program at SMK Negeri 8 Medan. This research is motivated by the low academic performance of students in Economics, especially in the topic of entrepreneurship. The CTL model is designed to relate the learning material to students' real-life contexts to improve their conceptual understanding in a more meaningful way. This study employed a quantitative method with a pre-experimental design using the One Group Pretest-Posttest Design. The sample consisted of 33 students from class XI PH 2, selected randomly from the population of Grade XI Hospitality students. Data collection instruments included multiple-choice tests covering the cognitive aspects of learning outcomes, which were previously tested for validity and reliability. The data analysis techniques used in this study included descriptive analysis, normality test, simple linear regression, t-test, F-test, and N-Gain analysis. The results showed a significant increase in posttest scores compared to pretest scores. The average posttest score was higher than the pretest score. The t-test result showed that tcount = 8.359 > ttable = 2.040, indicating that the alternative hypothesis is accepted. Thus, it can be concluded that the Contextual Teaching and Learning (CTL) model has a positive and significant effect on students' learning outcomes in Economics.
OPTIMALISASI POTENSI EKONOMI ANAK DAN REMAJA MELALUI PROGRAM BIMBINGAN BELAJAR DAN PELAYANAN DIGITAL DI GEREJA Margareta, Elisabeth; Sitorus, Yesica Hageltira; Sinaga, Lasmina Boru; Simarmata, Eunike Claudia; Manurung, Friska
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Inpress Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.56930

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dirancang untuk memaksimalkan potensi anak-anak dan remaja melalui sesi bimbingan belajar serta layanan digital yang berbasis gereja. Generasi muda adalah penerus yang memerlukan pengembangan secara menyeluruh, yang meliputi bidang akademis, spiritual, dan keterampilan hidup. Di zaman digital sekarang, keterampilan kreatif dan penggunaan teknologi menjadi hal penting sebagai persiapan menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. Kegiatan PKM dilakukan di area gereja dan ditujukan untuk anak-anak sekolah minggu dan remaja. Pelaksanaan dilakukan dalam tiga fase, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Program yang dilaksanakan termasuk bimbingan belajar gratis, pembinaan rohani, pelatihan membaca Alkitab, kelas menulis dan desain konten rohani, pelatihan berbicara di depan umum, proyek pelayanan digital gereja, serta kegiatan kebersihan di sekitar gereja. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan dalam motivasi belajar, rasa percaya diri, serta kreativitas digital di kalangan anak-anak dan remaja. Mereka menjadi lebih aktif dalam proses belajar, berani tampil di hadapan orang banyak, dan belajar memanfaatkan teknologi dengan cara yang positif. Program ini menunjukkan bahwa gereja dapat memainkan peran penting sebagai pusat pengembangan bagi generasi muda, tidak hanya dari sisi spiritual, tetapi juga dalam mengembangkan potensi ekonomi melalui keterampilan kreatif dan digital.