Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The financial business characteristics of hand line fisheries in the SAP Area of Raja Ampat Islands and the surrounding sea : Karakteristik finansial usaha perikanan pancing ulur di Kawasan SAP Kepulauan Raja Ampat dan laut sekitarnya Hutapea, Roma Yuli F.; Tiku, Mathius; Widayaka, Restu; Sari, Evi Maya; Arkham, Muhammad Nur
Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis (Journal of Tropical Fisheries Management) Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Pengelolaan Perikanan Tropis
Publisher : Departement of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jppt.v4i2.32660

Abstract

The activities of capture fisheries at The Natural Sanctuary in the Waters (SAP) area of ​​Raja Ampat Regency are mostly small-scale fisheries. The development of business the hand-line fishing gear is very important for the sustainable use of small-scale capture fisheries activities in conservation areas. The purpose of this study is to assess the feasibility of hand-line fishery business from the financial aspect and the risk of its development in the SAP area of ​​the Raja Ampat Islands and the surrounding sea. The types of data needed in this study are primary and secondary data. Data analysis used in this study includes analysis of financial parameters, investment criteria, and business risk analysis. The results showed that handline fishery business in the SAP area of ​​Raja Ampat Regency and the surrounding sea is profitable and feasible to develop. This result is seen from the analysis of the financial feasibility of the business with a profit of Rp. 9,003,171.00, the R / C ratio value of 1.11, and the payback period (PP) value of 2.95 years. In addition, it is also seen from the feasibility of investment that the value of NPV> 0, net B / C> 1, and IRR> the prevailing interest rate is 5.25%. Judging from the risk, the hand-line fishing business is categorized as not at risk to be developed. This result is seen from the value of CV (0.2) ≤ 0.5, then the value of L (8,428,400) ≥ 0, which means that the company will always profit or break even and do not experience the risk of loss.
KERAGAAN ALAT TANGKAP MINI PURSE SEINE DAN CANTRANG DI PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) TASIK AGUNG KABUPATEN REMBANG Tiku, Mathius; Krisnafi, Yaser; Arkham, Muhammad Nur
Coastal and Ocean Journal (COJ) Vol 5 No 1 (2021): COJ (Coastal and Ocean Journal)
Publisher : Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1270.275 KB) | DOI: 10.29244/COJ.5.1.19-27

Abstract

Alat penangkap ikan yang banyak digunakan oleh Nelayan di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) TasikAgung, Kabupaten Rembang adalah mini purse seine dan cantrang. Usaha penangkapan denganmenggunakan alat tangkap tersebut memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan nelayan lokal.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaan alat tangkap purse seine dan cantrang di PPPTasik Agung, Kabupaten Rembang berdasarkan spesifikasi, daerah penangkapan dan musim penangkapan.Pengumpulan data dilakukan melalui metode survei. Pemilihan nelayan sebagai contoh dilakukan secaraaksidensial (accidential sampling) kepada responden yang dipandang orang tersebut layak diterimasebagai sumber data/informasi. Pengolahan dan analisis datanya dikerjakan dengan menggunakan analisisdeskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan spesifikasi alat tangkap mini purse seine yang biasadigunakan oleh nelayan dengan armada penangkapan kapal motor dengan ukuran 11-20 GT umumnyamemiliki panjang dari ujung sayap kiri sampai ujung sayap kanan sekitar 250 m, sedangkan untuk kapaldengan ukuran 20-30 GT menggunakan alat tangkap mini purse seine dengan panjang 360 m. Jaringcantrang mempunyai bagian-bagian berbeda, dimana setiap bagian memiliki ukuran benang, ukuran mata,jumlah mata jaring, serta ukuran dan panjang tali. Operasi penangkapan ikan di Perairan Laut Jawa sampaiperairan Pulau Bawean (12 mil ke arah barat dan utara dari pantai Bawean dan Karimun Jawa) hinggaperairan Kalimantan. Puncak alat tangkap cantrang dan mini purse seine berbeda.Kata Kunci: Mini purse seine, Cantrang, Musim penangkapan, PPP Tasik Agung