Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

The Utilization of Purple Yam Mucilage for Yam Starch-Based (Dioscorea alata L.) Edible Film Kharisma, Yulia; Ulyarti, Ulyarti; Yusfi, Liza Aulia; Lainatussifa, Lainatussifa; Framita, Rabecha Maros; Hasanah, Siti Robiatun; Damris, M
Jurnal Bio-Geo Material Dan Energi Vol. 6 No. 2 (2026): Journal of Bio-Geo Material and Energy (BiGME), April 2026
Publisher : PUI BiGME Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/j-bigme.v6i2.54164

Abstract

Edible films are thin layers used to coat food products and can be consumed along with the product itself. Previous studies have utilized purple yam starch as a base material for edible films; however, these films exhibit limitations in terms of mechanical and barrier properties. This study aims to utilize purple yam mucilage to improve the mechanical and barrier properties of purple yam starch-based edible films.  The experimental design employed a randomized complete block design (RCBD) with five ratios of water to purple yam mucilage (1:0.5, 1:1, 1:1.5, 1:2, and 1:2.5). The results showed that increasing the proportion of purple yam mucilage improved the mechanical and barrier properties of the edible films, while reducing their solubility in water to as low as 33.23%.  The best film characteristics were achieved at a ratio of 1:2.5, with a thickness of 0.14 mm, a compressive strength of 3.73 × 10⁻⁴ MPa, a water vapor transmission rate (WVTR) of 21.94 g/m²·day, a transparency value of 8.33 %T/mm, and a solubility of 33.23%.
PENGARUH RASIO TEPUNG TERIGU DENGAN PASTA UBI JALAR KUNING (IPOMOEA BATATAS L.) TERHADAP KARAKTERISTIK BISKUIT Tri Rizki; Riselya Dislaini Wulandari; Ulyarti; Surhaini
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 11 No. 2 (2026): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/xftyfn87

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir, tren konsumsi pangan fungsional semakin meningkat seiring kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi dan pencegahan penyakit melalui diet harian. Ubi jalar kuning (Ipomoea batatas) merupakan salah satu bahan pangan lokal yang kaya β-karoten, serat, dan senyawa antioksidan, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai substitusi bahan baku dalam produk olahan seperti biskuit. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan biskuit fungsional dengan menggantikan sebagian tepung terigu dengan pasta ubi jalar kuning. Lima formulasi biskuit diuji, dengan tingkat substitusi ubi jalar dari 0 hingga 40%. Setiap sampel dianalisis komposisi proksimat (kadar air, abu, lemak, protein, serat kasar, dan karbohidrat), aktivitas antioksidan (metode DPPH), tekstur (dengan LFRA Texture Analyzer), warna, hedonik serta mutu sensoris (warna, rasa, dan tekstur) melalui uji hedonik dengan 25 panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi pasta ubi jalar kuning secara signifikan meningkatkan aktivitas antioksidan (hingga 76,40%), kadar serat, dan karbohidrat biskuit. Namun, peningkatan tingkat substitusi juga menyebabkan penurunan kadar protein dan peningkatan kekerasan tekstur akibat berkurangnya kandungan gluten dari tepung terigu. Meskipun demikian, biskuit dengan tingkat substitusi 30–40% masih dapat diterima secara sensoris berdasarkan uji hedonik. Formulasi dengan penambahan 40% pasta ubi jalar kuning menunjukkan potensi fungsional tertinggi, meskipun diperlukan optimalisasi lebih lanjut untuk meningkatkan kadar protein agar sepenuhnya memenuhi standar mutu nasional.