Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

STRATEGI MENINGKATKAN PERKEMBANGAN BAHASA PADA ANAK SPEECH DELAY MENGGUNAKAN METODE AUDIO VISUAL SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP KECERDASAN ANAK. Lyswidia; Alifia Ainun Nafisah; Diinaa Jauharoh; Fatimatuz Zahro; Nur Azifatul Aisyah; Nur Qosim Nur Halimah
Sasando Vol 9 No 1 (2026): SASANDO APRIL 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi meningkatkan perkembangan bahasa pada anak speech delay melalui penggunaan metode audio visual serta implikasinya terhadap kecerdasan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah anak yang mengalami speech delay, orang tua, dan terapis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode audio visual mampu meningkatkan kemampuan bahasa anak, terutama dalam aspek pemahaman kata, pengucapan, dan respons verbal. Selain itu, penggunaan media audio visual juga memberikan dampak positif terhadap kecerdasan anak, khususnya kecerdasan linguistik dan kognitif, karena anak menjadi lebih fokus, tertarik, dan aktif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, metode audio visual dapat menjadi strategi yang efektif dalam mendukung perkembangan bahasa dan kecerdasan anak speech delay.
STRATEGI PEMBELAJARAN PRAKARYA DALAM KURIKULUM MERDEKA Fatimatuz Zahro
(JUPI) Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 2 No 1 (2024): Edisi Maret
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Sindotech

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada strategi pembelajaran Prakarya dalam Kurikulum Merdeka di MTs Bi’rul Ulum Gemurung dan kendala yang dihadapi oleh guru. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan dan memahami fenomena terkait strategi pembelajaran yang meliputi pengorganisasian, penyampaian, dan pengelolaan pembelajaran. Kendala dalam penerapan strategi pembelajaran Prakarya di MTs Bi’rul Ulum Gemurung terdiri dari faktor internal seperti kurangnya motivasi siswa dan keterbatasan sumber daya manusia, serta faktor eksternal seperti buku ajar yang tidak sistematis. Untuk mengatasi kendala ini, guru telah melakukan berbagai upaya seperti penggunaan media pembelajaran yang tepat dan aktivitas ice breaking. Namun, masih diperlukan perbaikan dalam buku ajar dan pelatihan guru dalam menggunakan teknologi pendidikan dan pendekatan pembelajaran inovatif. Kerjasama antara guru, peserta didik, manajemen sekolah, pemerintah, dan lembaga pendidikan sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Prakarya di sekolah ini.
STRATEGI PEMBELAJARAN PRAKARYA  DALAM KURIKULUM MERDEKA Fatimatuz Zahro
(JUPI) Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 2 No 2 (2024): Edisi Juli
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Sindotech

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada strategi pembelajaran Prakarya  dalam Kurikulum Merdeka di MTs Bi’rul Ulum Gemurung dan kendala yang dihadapi oleh guru. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mendeskrPrakarya ikan dan memahami fenomena terkait strategi pembelajaran yang meliputi pengorganisasian, penyampaian, dan pengelolaan pembelajaran. Kendala dalam penerapan strategi pembelajaran Prakarya  di MTs Bi’rul Ulum Gemurung terdiri dari faktor internal seperti kurangnya motivasi siswa dan keterbatasan sumber daya manusia, serta faktor eksternal seperti buku ajar yang tidak sistematis. Untuk mengatasi kendala ini, guru telah melakukan berbagai upaya seperti penggunaan media pembelajaran yang tepat dan aktivitas ice breaking. Namun, masih diperlukan perbaikan dalam buku ajar dan pelatihan guru dalam menggunakan teknologi pendidikan dan pendekatan pembelajaran inovatif. Kerjasama antara guru, peserta didik, manajemen sekolah, pemerintah, dan lembaga pendidikan sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Prakarya  di sekolah ini.
Aktualisasi Pembelajaran Keagamaan melalui Kultum Khitobiyah Rohani Islam (Rohis) dalam Pengembangan Public Speaking dan Spiritualitas Peserta Didik SMAN 2 Tuban Asma Hidayatul Hasanah; Fatimatuz Zahro; Izzatul Firdaus; Rr. Kusuma Dwi Nur Ma’rifati
Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Vol. 4 No. 1 (2026): Februari: Jurnal Budi Pekerti Agama Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jbpai.v4i1.1904

Abstract

Religious learning in secondary schools is not only implemented through intracurricular activities but is also strengthened by applicative extracurricular programs. One form of actualizing religious learning is kultum khitobiyah activities within the Islamic Spiritual Organization (Rohani Islam/Rohis). This study aims to describe the actualization of religious learning through Rohis kultum khitobiyah activities in developing students’ public speaking skills and spirituality at SMA Negeri 2 Tuban. This research employed a qualitative approach using field research methods. Data were collected through observation, interviews, and documentation, while data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that kultum khitobiyah activities effectively actualize religious learning through students’ active involvement in religious preaching practices. These activities contribute positively to the development of public speaking skills, particularly in terms of courage, self-confidence, and the ability to deliver ideas systematically. Furthermore, kultum khitobiyah activities also play a significant role in strengthening students’ spirituality, as reflected in increased religious awareness, internalization of Islamic values, and the manifestation of religious attitudes in daily life. Therefore, kultum khitobiyah activities within the Rohis extracurricular program have a strategic role in reinforcing religious learning by integrating communication skill development with students’ spiritual formation.