Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH METODE BELAJAR TUTOR SEBAYATERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS VII SMP ISLAM AL-CHASANAH Saputra, Deny Surya; Pratiwi, Ika Wahyu; Astriana, Siti Pirzia; Susanti, Iis; Hernawanti, Shelly Dwi
Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi Vol 19, No 01 (2021): Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi
Publisher : Esa Unggul University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jpsi.v19i01.107

Abstract

AbstractThis study aims to determine the effect of peer tutor learning methods on mathematics learning achievement of seventh grades students of Al-Chasanah Islamic Junior High School, Jakarta. The hypothesis in this study, there is an effect of using peer tutoring methods on student achievement mathematics. The subjects in this study are the seventh grade students of Al-Chasanah Islamic Junior High School. The samples in this study are 20 students in class B. This study used the paired sample t-test technique to test the hypothesis. This study takes a confidence level of 95%, which means that if the t value is above 1.96 then the alternative hypothesis can be accepted. The result of t count in this study is 19.230, while the value of t table for the 95% significance level with df 19 is 2.093, then tresult > ttable,, it can be concluded that there is an effect of the peer tutor method on the mathematics learning achievement of seventh grade students of SMP Islam Al-Chasanah, Jakarta. Keywords : Peer Tutor Learning, Achivements, Seventh Grades Students, Mathematics. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode belajar tutor sebaya terhadap prestasi belajar matematika pada siswa kelas VII SMP Islam Al-Chasanah, Jakarta. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh penggunaan metode tutor sebaya terhadap prestasi belajar siswa. Subjek dalam penelitian ini adlaah siswa kelas VII SMP Islam Al-Chasanah. Sampel dalam penelitian ini adalah 20 siswa yang berada pada kelas B. Penelitian ini menggunakan teknik paired sample t-test untuk melakukan uji hipotesis. Penelitian ini mengambil tingkat kepercayaan sebesar 95% yang berarti jika nilai t diatas 1,96 maka hipotesis alternatif dapat diterima. Hasil t hitung pada penelitian ini bernilai 19,230 sedangkan nilai t tabel untuk tingkat signifikansi 95% dengan df 19 adalah 2,093. sehingga dapat dikatakan bahwa t hitung> nilai t tabel, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh metode tutor sebaya terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VII SMP Islam Al-Chasanah, Jakarta. Kata Kunci : Metode Tutor Sebaya, Prestasi Belajar, Siswa SMP, Matematika
Pengembangan Aplikasi Pengisian dan Skoring Self-Reporting Questionnaire (SRQ) 29 Berbasis Windows untuk Skrining Kesehatan Mental di Rumah Tahanan Yogyakarta Widyastuti, Tria; Pambudi, Briyan; Setiawati, Farida Agus; Darojat, A'yunin Akrimni; Pratiwi, Ika Wahyu; Rochmani, Kumala Windya; Utomo, Rizqy Cahyo
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Mayarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v6i1.5258

Abstract

Kesehatan mental merupakan isu penting sehingga skrining untuk mendeteksi gangguan psikologis perlu dilakukan. Self-reporting questionnaire (SRQ) 29 merupakan skrining kesehatan mental yang banyak digunakan di Indonesia, salah satunya di Rumah Tahanan (Rutan) Yogyakarta. Namun karena kurangnya tenaga ahli, hasil pengisian SRQ 29 di Rutan Yogyakarta kurang ditindaklanjuti. Tujuan dari pengabdian yaitu untuk mengembangkan aplikasi pengisian dan skoring SRQ 29 sehingga mempermudah tindak lanjut hasil skrining mental yang telah ada. Metode yang digunakan meliputi: (1) pengembangan aplikasi; (2) validasi ahli dengan penghitungan indeks Aiken; (3) sosialiasi dan praktik aplikasi; dan (4) implementasi pada penghuni rutan. Bukti validitas berdasar konten tes berdasar validasi ahlli memiliki indeks Aiken’s V yang tinggi. Dari aspek tampilan, pengoperasian, kebermanfaatan, dan penyajian hasil aplikasi dinilai sudah sangat baik. Berdasarkan implementasi pada penghuni rutan ditemukan sebanyak 82,61% penghuni rutan terindikasi cemas/depresi, gangguan psikotik, dan gangguan pasca trauma. Aplikasi pengisian dan skoring SRQ 29 berbasis Windows dapat digunakan untuk skrining kesehatan mental melalui komputer dan dapat melakukan skoring serta pelaporan otomatis. Implementasi pada poopulasi yang lebih beragam perlu dilakukan untuk pengembangan mendatang.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI KEGIATAN KESADARAN MELEK BERWIRAUSAHA Wahyuningsih, Sri; Haviana, Evan; Pratiwi, Ika Wahyu; Utomo, Bekti; Ramdhani, Rahmat
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.28940

Abstract

Masyarakat pesisir yang bermukim di sekitar wilayah ini memiliki potensi besar untuk berkembang, namun seringkali terjebak dalam kemiskinan dan keterbelakangan ekonomi. Salah satu faktor utama adalah kurangnya keterampilan dan pengetahuan dalam mengelola potensi sumber daya alam yang ada. Melalui program dalam pengabdian ini kesadaran melek berwirausaha, diharapkan masyarakat pesisir dapat belajar berbagai keterampilan baru, seperti manajemen usaha, pemasaran, dan pengelolaan keuangan yang baik. Dengan demikian, mereka dapat lebih berdaya dalam menjalankan usaha dan mengembangkan potensi lokal yang ada. Pendekatan yang dilakukan dalam program ini adalah partisipatif, dimana masyarakat dilibatkan secara aktif dalam setiap tahap kegiatan. Metode pengabdian masyarakat di Masyarakat pesisir Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, akan difokuskan pada pemberdayaan masyarakat pesisir melalui program kesadaran melek berwirausaha yang melibatkan pelatihan dan pendampingan intensif. Pelatihan akan mencakup manajemen usaha, pemasaran, dan pengelolaan keuangan yang disesuaikan dengan potensi lokal seperti pengolahan hasil laut dan kerajinan tangan.Hasil pengabdian ini Program pemberdayaan masyarakat pesisir di Desa Tembokrejo berhasil meningkatkan pemahaman berwirausaha dari 25% menjadi 75%, jumlah usaha baru dari 50 menjadi 70 (40%), dan pendapatan rata-rata keluarga dari Rp 2.000.000 menjadi Rp 2.600.000 per bulan (30%). Produk lokal kini lebih dikenal luas dan kerjasama semakin erat.
PELATIHAN PENGEMBANGAN PUBLIC SPEAKING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN SOFT SKILL Saputra, Dedi Gunawan; Machsunah, Yayuk Chayatun; Pratiwi, Ika Wahyu; Sastrawati, Ika; Yanti, Dawi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29228

Abstract

Di era globalisasi dan digitalisasi saat ini, keterampilan berbicara di depan umum tidak hanya diperlukan oleh para profesional di bidang komunikasi, tetapi juga oleh semua individu yang ingin meningkatkan karier dan personal branding mereka. Public speaking tidak hanya mencakup kemampuan berbicara dengan baik di depan banyak orang, tetapi juga mencakup keterampilan mendengarkan, mempengaruhi, dan membujuk audiens. itu tujuan pelaksanaan pengabdian ini untuk mengasah keterampilan berbicara di depan umum dapat membantu seseorang menjadi komunikator yang lebih baik, baik dalam hubungan personal maupun sosial. Kemampuan ini juga dapat meningkatkan rasa percaya diri dan harga diri seseorang, karena mereka merasa lebih mampu menyampaikan pikiran dan perasaan mereka dengan jelas dan efektif. Kegiatan PKM ini dilakukan di SMA Karya Sahari, Kab. Bulukumba pada tanggal 4 dan 5 Maret 2024. Kegiatan pelatihan dilakukan dua kali dengan pertimbangan berbagai keterbatasan, termasuk keterbatasan para pelaksana, mitra, dan objek sasaran program, agar semua dapat berjalan lancar tanpa gangguan. Penggunaan kuesioner sebagai instrumen penilaian kuantitatif juga dilakukan untuk mendapatkan indikator numerik dalam kegiatan ini.Hasil Penelitian menunjukkan pelatihan public speaking di SMA Karya Sahari pada 4-5 Maret 2024 sangat efektif. Data menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan public speaking peserta, termasuk kepercayaan diri, penyusunan presentasi, dan pengelolaan kecemasan. Pelatihan ini bermanfaat dalam pengembangan soft skill dan mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan dunia nyata.
Peningkatan Pengetahuan Lansia Mengenai Tumbuhan Toga untuk Mengatasi Hipertensi di Desa Kampung Besar Kecamatan Teluk Naga: Pengabdian Adawiyah, Siti Robeatul; Handriyo, Teguh; Zahara, Riani Amelia; Suhendri, Sukmawati; Bela, Ika; Pratiwi, Ika Wahyu; Windiarsih, Windiarsih; Antaria, Dyah; Setiawan, Sigit; Suhartini, Etin; Sorayah, Yayah; Ramadhan, Muhammad; Aurelya, Yohana; Safriyanti, Anggi; Risaldi, Muhamad; Andriansyah, Andriansyah; Yustianingsih, Daeyani Ika
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5017

Abstract

Older adults or the elderly experience a biological process that inevitably occurs in every individual. Hypertension, or high blood pressure, is a condition in which systolic blood pressure is >140 mmHg and diastolic blood pressure is >90 mmHg. A lack of knowledge among older adults and their families regarding toga (family medicinal plants) is a risk factor for delays in detection and management. This community service activity aimed to increase older adults’ knowledge of toga plants through health education. The method used was health education with a pre-test and post-test design involving 30 older adults in Kampung Besar Village, Teluk Naga District. Educational media included presentations, leaflets, and flipcharts on toga plants. The results showed an improvement in the level of knowledge among older adults, with the proportion in the good knowledge category increasing from 20% in the pre-test to 90.5% in the post-test. The conclusion of this activity is that health education is effective in improving older adults’ knowledge of toga plants. It is expected that similar activities can be carried out sustainably by involving families and health cadres.