Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Developing Augmented Reality (AR) as Assisted Technology in Reading Based on Content-Language Integrated Learning Yulian, Ryani; Ruhama', Ufi; Sucipto
JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 24 No. 1 (2022): Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jtp.v24i1.23626

Abstract

Assisted technology has become one of the primary needs for inclusive education, especially for language learning. Language learning mediated by technology can provide affordances to EFL learners with low English language skills. Therefore, an assisted technology with content-language integrated learning was developed with the ADDIE approach to producing meaningful and motivational language learning with a dual focus, namely content and language. The materials presented in the assisted technology were developed stick to the Line-of-Sight by the Branch model (2009), which covers needs, goals, strategies, and assessment. The technology and material development result were named assisted technology-enhanced language learning (ATELL) and created with a marker-based augmented reality application. The AR application is an assisted technology for reading comprehension skills that guide the students in critical thinking for critical reading activities. The findings of the study show that students who read with the AR application performed better than those who read with the traditional method. The students also reported that they have a positive perception of the integration of the AR application for language learning for several attributes such as technology interactivity, compatibility, learning ambience, and cognitive condition.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui PENKES (Pendidikan dan Kesehatan) untuk Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat Linda Suwarni; Selviana Selviana; Eko Sarwono; Ufi Ruhama
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 2 No. 1 (2018): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v2i1.290

Abstract

Masyarakat di wilayah pemekaran Kalimantan Barat masih berpendidikan minim (bahkan masih ada yang masih buta huruf) dan masalah kesehatan yang selalu ada, diantaranya diare. Faktor yang melatarbelakangi diantaranya belum sadarnya masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, dan rendahnya cakupan ASI Eksklusif. Selain itu, masih minimnya pendidikan yang ada.Dalam upaya mengatasi permasalahan tersebut maka solusinya adalah melalui Pemberdayaan Masyarakat melalui PenKes (Pendidikan dan Kesehatan) untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, antara lain dengan: (a) Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), melalui lokakarya mini kesehatan, promosi berbagai upaya kesehatan, dan pelatihan serta praktek pembuatan teknologi air bersih dengan saringan air bertingkat, (b) Peningkatan Pendidikan Masyarakat melalui pembentukan dan pelatihan kader pendidik “Pondok Pintar”, pelatihan pembuatan kolase, mozaik dan montase dari bahan-bahan sederhana, serta pelatihan metode morance. Kegiatan ini dilakukan melalui pendampingan masyarakat selama 2 bulan. Metode yang digunakan adalah pendampingan dan penyuluhan serta pelatihan.Hasil program pengabdian ini menunjukkan bahwa masyarakat mempunyai pengetahuan dan kesadaran untuk berperilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu, terbentuknya “pondok pintar’ dan kader pendidik dalam upaya memberantas buta huruf. Diperlukan dukungan yang kontinue dari pemerintahan setempat agar program yang ada dapat berjalan terus.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Angka Kuman Pada Ayam Suwir Bubur Ayam Yang Dijual Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Durian Ruhama, Ufi; Sari, Winda Kartika; Selviana, Selviana
Jumantik Vol 7 No 2 (2020): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v7i2.2737

Abstract

Ayam suwir dalam bubur ayam diperoleh dengan cara menarik serat daging menggunakan tangan dan pisau kecil menjadi bentuk yang lebih kecil dan halus sehingga berisiko menimbulkan cemaran mikroba. Pada saat uji pendahuluan 3 dari 5 sampel daging ayam suwir yang diperiksa mengandung angka kuman yang tidak memenuhi syarat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Angka Kuman Pada Ayam Suwir Bubur Ayam Yang Dijual Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Durian. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan rancangan Cross Sectional. Sampel diambil secara total populasi dengan jumlah 33 pedagang bubur ayam di wilayah Puskesmas Sungai Durian. Uji statistik yang digunakan adalah fisher’s exact test. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara cara penyimpanan (p = 0,003), lama penyimpanan (p = 0,003), peralatan penyuwiran (p = 0,000), personal hygiene (p = 0,000) dengan angka kuman pada ayam suwir bubur ayam.Diharapkan kepada pedagang bubur ayam untuk memperhatikan hygiene sanitasi makanan khususnya terkait cara penyimpanan, lama penyimpanan, pera
Pengembangan Media Poster Bahan Berbahaya Boraks Pada Pangan Untuk Pedagang Pasar Ruhama, Ufi; Herfarina, Herfarina
Jumantik Vol 9 No 2 (2022): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v9i2.5085

Abstract

Poster adalah salah satu media promosi kesehatan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran dan tingkat pengetahuan. Sementara itu boraks merupakan bahan industri yang banyak digunakan untuk antiseptik atau zat pembersih yang disalahgunakan sebagai bahan tambahan pangan. Berdasarkan hasil investigasi BBPOM Pontianak tahun 2019 ditemukan kandungan borak 21,71% dari total parameter sampel Tidak Memenuhi Syarat (TMS) terutama di produk mie kuning, kerupuk, amplang dan tahu kering. Penambahan bahan berbahaya boraks pada pangan dapat memberikan efek karsinogenik dan disfungsi hati. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan pengetahuan responden dengan hasil penelitian berupa media poster yang sesuai dengan minat pedagang pasar.  Proses pengembangan dilaksanakan mengikuti langkah-langkah dari teori P-Process. Metode  yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode eksperimen dengan rancangan penelitian cross over dan  menggunakan desain 2 x 2. Data diperoleh menggunakan metode penelitian quasi eksperimen, dengan pengujian sikap pada pretest dan posttest. Teknik pengolahan data penelitian menerapkan uji t. Penelitian ini dilakukan dengan cara membandingkan antar kelompok secara silang dan sampel yang diambil adalah simple random sampling sebanyak 31 responden. Penelitin dilakukan pada tanggal 21 April 2022 dan analisis data menggunakan uji beda dua mean dependen (paired sample) yaitu uji T berpasangan. Terdapat perbedaan pengetahuan pedagang tentang bahan berbahaya boraks sebelum dan sesudah diberikan edukasi melalui media poster dengan p value 0,000 dan dengan selisih skor rata-rata sebesar 23,39. Desain yang dipilih oleh responden adalah desain dengan pendekatan ilmiah. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa media poster terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan responden dan diperoleh poster yang sesuai karakteristik responden. Saran untuk kedepannya agar menggunakan media poster yang sesuai dengan minat pedagang pasar sehingga pedagang pasar lebih tertarik untuk mengetahui informasi yang akan disampaikan.
Determinan Obesitas Pada Siswa SMP Islam Al-Azhar 17 Pontianak Dewi, Dwi Oktviantika; Marlenywati, Marlenywati; ruhama, Ufi; Budiastutik, Indah; Rizky, Ayu
Jumantik Vol 10 No 2 (2023): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v10i2.5886

Abstract

Obesitas atau kegemukan adalah kondisi tubuh yang tidak normal ditandai dengan meningkatnya lemak berlebih di dalam tubuh. Kasus obesitas meningkat setiap tahun khususnya remaja. Data Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa prevalensi obesitas sebesar 16,0% pada remaja usia 13-15 tahun. Penumpukan lemak tubuh yang berlebihan menyebabkan beberapa gangguan kesehatan seperti penyakit kronik degeneratif, obesitas juga berdampak pada akademik siswa sekolah seperti mudah mengantuk dan kurang konsentrasi saat belajar, kualitas hidup secara keseluruhan dan berkaitan dengan psikologi seperti sindiran berat badan. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor determinan Obesitas pada Remaja Di SMP Islam Al-Azhar 17 Pontianak. Desain yang digunakan adalah cross-sectional. Populasi penelitian ini berjumlah 145 orang. Sampel berjumlah 63 orang menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Uji statistik yang digunakan adalah chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Penelitian menunjukan ada hubungan signifikan antara pola makan (p=0,001) nilai PR=11,692 (1,671-81,815), aktivitas fisik (p=0,003) nilai PR=9,500 (1,363-66,204), screen time (p=0,005) nilai PR=8,837 (1,270-61,474), dan body image (p=0,004) nilai PR=3,321 (1,471-7,496) dengan kejadian obesitas pada siswa SMP Al-Azhar 17 Pontianak.  Diharapkan sekolah dapat mendorong siswa untuk menerapkan perilaku hidup sehat dan sekolah memantau secara berkala status gizi siswa. Untuk siswa diharapkan lebih memperhatikan kesehatan sehingga terhindar dari kelebihan berat badan atau kegemukan.