Tanjung, Rona
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Universitas Riau Kepulauan

Published : 21 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PENGARUH PERSEPSI KEAMANAN, KEMUDAHAN, MANFAAT, DAN KEPERCAYAAN TERHADAP MINAT PELAKU UMKM KULINER PENGGUNA ALAT QUICK RESPONSE INDONESIA STANDARD (QRIS) DI KEC. BATU AJI KOTA BATAM Haji Mustaqim; Rona Tanjung; Zainul Munir; Tibrani Tibrani
GLOBAL DIGITAL Vol 1, No 2 (2025): Jurnal Global Digital, Desember 2025
Publisher : Program Studi Bisnis Digital, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/gd.v1i2.8745

Abstract

Pada era digital saat ini, teknologi berkembang sangat pesat, termasuk dalam sistem pembayaran. Penggunaan uang tunai mulai digantikan oleh pembayaran digital yang lebih praktis dan efisien, salah satunya melalui Quick Response Indonesia Standard (QRIS). Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Batu Aji dengan responden pelaku UMKM. Jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur persepsi keamanan, kemudahan, manfaat, dan kepercayaan terhadap penggunaan QRIS. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi dan koefisien determinasi (R²). Temuan penelitian menunjukkan bahwa (1) persepsi keamanan secara parsial mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap minat pelaku UMKM pengguna alat QRIS, (2) persepsi kemudahan tidak memiliki pengaruh terhadap minat pelaku UMKM pengguna alat QRIS, (3) persepsi manfaat tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap minat pelaku UMKM pengguna alat QRIS, (4) persepsi kepercayaan memiliki pengaruh terhadap minat pelaku UMKM pengguna alat QRIS yang terfokus di kecamatan batu aji (5) keamanan, kemudahan, manfaat dan kepercayaan secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel minat pengguna alat QRIS pelaku UMKM kuliner.