Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengembangan Modul Pembelajaran Bahasa Indonesia Pada Materi Menulis Puisi di Kelas VIII SMP Negeri 5 Kota Bengkulu Meizelin Ade Utami; Vebbi Andra; Heny Friantary
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i4.1994

Abstract

Keterbatasan bahan ajar dalam menulis puisi sering menurunkan motivasi dan capaian belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul menulis puisi bagi siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kota Bengkulu dengan metode Research and Development (R&D) menggunakan prosedur Borg and Gall yang disederhanakan. Data diperoleh melalui lembar validasi, observasi, wawancara, dan angket, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil validasi dari ahli materi, media, dan bahasa menunjukkan nilai kelayakan di atas 75% dengan kategori “Sangat Layak.” Uji coba kelompok kecil pada 15 siswa memperoleh skor 88% (“Sangat Baik”), sedangkan uji coba kelompok besar pada 30 siswa mencapai 84% (“Sangat Baik”). Temuan ini membuktikan bahwa modul yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan motivasi serta keterampilan menulis puisi, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih inovatif
Pengembangan Modul Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Teks Ulasan Pada Siswa Kelas VIII Di SMP Negeri 4 Kota Bengkulu Zulya Arsela; Vebbi Andra; Heny Friantary
JPI : Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): April
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v2i1.397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran bahasa indonesia materi teks ulasan pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Kota Bengkulu dan untuk melihat kelayakan modul pembelajaran bahasa indonesia materi teks ulasan pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Kota Bengkulu. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian dan pengembangan (R&D).Hasil dari produk yang telah dikembangkan “Sangat Layak atau Sangat Menarik” untuk dijadikan bahan ajar, penilaian tersebut dihasilkan berdasarkan validasi produk. Hasil penilaian dari ahli materi terdapat 2 validator, validator 1 mencapai kriteria “Sangat Layak” dengan persentase yang diperoleh yaitu 92% dan validator 2 mencapai kriteria “Sangat Layak” dengan persentase yang diperoleh yaitu 93%. Hasil penilaian dari ahli media atau desain terdapat 2 validator, validator 1 mencapai kriteria “Sangat Layak” dengan persentase yang diperoleh yaitu 86% dan validator 2 mencapai kriteria “Sangat Layak” dengan persentase yang diperoleh yaitu 100%. Hasil penilaian dari ahli bahasa terdapat 2 validator, validator 1 mencapai kriteria “Layak” dengan persentase yang diperoleh yaitu 75% dan validator 2 mencapai kriteria “Sangat Layak” dengan persentase yang diperoleh yaitu 95%. Hasil analisis tes peserta didik SMP Negeri 4 Kota Bengkulu terhadap modul pembelajaran bahasa Indonesia materi teks ulasan yang dikembangkan oleh peneliti baik dalam uji coba kelompok kecil yang terdiri dari 15 peserta didik dengan hasil dilihat dari keseluruhan presentase skor yang diperoleh yaitu 84% “Sangat Baik” dan uji coba kelompok besar terdiri dari 30 peserta didik dengan hasil yang dilihat dari keseluruhan presentase yang diperoleh yaitu 91% dengan kriteria interpretasi yang dicapai yaitu “Sangat Baik”. Hal ini menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan berhasil untuk digunakan sebagai alat bantubelajar.
Variasi Bahasa Pada Masyarakat Desa Dusun Baru I Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah Rini Ameliya; Heny Friantary; Ixsir Eliya
JPI : Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): April
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v2i1.400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk variasi bahasa dan fungsi bahasa pada masyarakat Desa Dusun Baru I Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah. Bahasa sangat bervariasi mulai dari tutur kata dan bahasa yang dimiliki. Setiap daerah juga memiliki dialek bahasa masing-masing yang tidak setiap daerah dapat memilikinya dan tidak semua orang dapat berbicara seperti itu karena bahasa yang dimiliki satu orang sudah didapatnya sejak lahir. Penelitian ini menggunakan dua pendekatan, yaitu pendekatan teoretis dan pendekatan metodologis. Pendekatan teoretis yang digunakan adalah pendekatan sosiolinguistik, yaitu pendekatan dalam penelitian yang berhubungan dengan teori atau ilmu penggunaan bahasa dalam kaitannya dengan masyarakat. Pendekatan metodologis yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, yaitu prosedur penelitian yang diselidiki dengan menggambarkan keadaan subjek atau objek penelitian berdasarkan fakta yang tampak dan sebab akibat yang ditimbulkan. Teknik pengumpulan data adalah teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian ini, yaitu terdapat bentuk variasi bahasa pada masyarakat tutur Desa Dusun Baru I yaitu idiolek, dialek, kronolek dan fungsi bahasa pada masyarakat tutur Desa Dusun Baru I yaitu fungsi emotif, fungsi konatif, fungsi referensial, fungsi puitik, fungsi fatik dan fungsi metalingual. Bahasa yang digunakan masayarakat tutur yaitu bahasa Lembak dialek Bengkulu Tengah, Serawai dialek Seluma dan dialek Manna, Jawa dialek Nganjuk dan dialek Kulonprogo, dan Rejang dialek Rejang Curup. Fungsi yang melatarbelakangi variasi bahasa pada masyarakat Desa Dusun Baru I Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah. Data dalam penelitian ini berupa dialog atau percakapan masyarakat Desa Dusun Baru I Kecamatan Pondok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah.
Analisis Konflik Batin Tokoh Utama Dalam Novel Trauma Karya Boy Candra Lia Santika; Heny Friantary; Vebbi Andra
JPI : Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v2i3.414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk konflik batin tokoh utama, dan juga untuk mendeskripsikan unsur intrinsik yang terdapat dalam novel Trauma karya Boy Candra. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berupa novel berjudul Trauma karya Boy Candra yang diterbitkan oleh penerbit KDT pada tahun 2020 di Jakarta. teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan cara dokumentasi (studi kepustakaan). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konflik batin tokoh utama dalam novel “Trauma” karya Boy Candra terbagi menjadi dua yaitu: (1) bentuk konflik batin seperti konflik batin kecewa, sedih, khawatir, takut, kesal, tertekan, berharap, rasa bersalah, rasa cemburu, depresi, marah, dan cemas. (2) unsur intrinsik seperti tema, penokohan, alur (plot), gaya bahasa, latar, sudut pandang, dan amanat. konflik batin tokoh utama itu terlihat dari konflik batin yang terjadi di dalam keluarganya, Ayahnya meninggalkan dia dan Ibunya saat ia masih kecil. Dan konflik batin itu terjadi didalam permasalahan asmaranya. Yang dikecewakan dari beberapa laki-laki yang pernah dekat dengannya. Dari situ kita bisa mengambil pelajaran untuk mencegah hal itu terjadi terutama pada laki-laki. Pelajaran yang bisa diambil dalam hasil penelitian novel “Trauma” karya Boy Candra tersebut adalah jangan terlalu berharap dan mudah percaya dengan laki-laki.
Pelaksanaan Model Pembelajaran Kontekstual Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Materi Teks Ulasan Siswa Kelas Viii B Smpn 04 Desananti Agung Kecamatan Semidang Alas Kabupaten Seluma Heri Efriyadi; Vebbi Andra; Heny Friantary
JPI : Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v2i3.417

Abstract

Pembelajaran bahasa Indonesia tidak lepas dari model-model pembelajaran dalam penyampaian materi dalam hal ini salah satu model pembelajaran yang digunakan yaitu pembelajaran kontekstual. Pelaksaan pembelajaran ini pasti memiliki faktor penghambat dan faktor pendukung. Adapun tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembelajaran, faktor penghambat dan faktor pendukung model pembelajaran kontekstual pada mata pelajaran bahasa Indonesia materi teks ulasan siswa Kelas VIII B SMPN 04 Seluma Desa Nanti Agung Kecamatan Semidang Alas Kabupaten Seluma. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dengan melakukan Observasi guru, siswa dan kelas, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah guru bidang studi bahasa Indonesia dan siswa kelas VIII B SMPN 04 Seluma. Teknik keabsahan data yaitu triangulasi sumber dengan cara pengecekan data yang diperoleh. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti kepada guru dan siswa Kelas VIII B SMPN 04 Seluma. Pelaksanaan model pembelajaran kontekstual dilaksanakan secara ideal hal ini telah dibuktikan dengan adanya wawancara peneliti kepada guru, siswa serta pemantauan yang dilaksanakan ketika proses belajar mengajar berlangsung dan faktor pendukungnya adalah antusias peserta didik dalam mengikuti pembelajaran, serta sarana dan pra-sarana yang memadai.
Analisis Bentuk, Makna dan Fungsi Tradisi Tedak Siten dalam Masyarakat Jawa di Dusun Purwodadi Desa Ciptodadi Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan Isti Rahayu; Heny Friantary; Vebbi Andra
JPI : Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v2i3.418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuin bentuk, makna, dan fungsi tradisi tedak siten dalam masyarakat jawa di Dusun Purwodadi Desa Ciptodadi Kecamatan Sukakarya Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi.subjek penelitian ini adalah sesepuh, kepala adat, dan masyarakat Jawa. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis tradisi tedak siten merupakan tradisi peninggalan nenek moyang masyarakat Jawa. Prosesi tradisi tedak siten dilakukan dipagi hari, adapun simbol-simbol dalam tradisi tedak siten yaitu menapaki jadah, menaiki ondo tebu, menginjak pasir, memasuki kurungan ayam, mandi air bunga setaman, penyebaran udhik-udhik, dan pemotongan tumpeng. Tradisi tedak siten memiliki makna pembentukan karakter anak dan nilai positif untuk kebaikan anak dari orang tua dalam meraih cita-cita, memiliki jiwa sosial dan mengajarkan anak tentang rasa syukur kepada Allah SWT
Analisis Bentuk Dan Makna Lagu Daerah Suku Rejang Di Kabupaten Rejang Lebong Dela Larasti; Vebbi Andra; Heny Friantary
JPI : Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v2i3.419

Abstract

Setiap pencipta lagu selalu menyampaikan makna dan pesan yang terkandung dalam lirik lagu disetiap baitnya. Lirik lagu memiliki bentuk pesan berupa tulisan kata-kata dan kalimat yang dapat digunakan untuk menciptakan suasana dan gambaran imajinasi tertentu kepada pendengarnya sehingga dapat menciptakan makna-makna yang beragam. Sehingga lewat lirik lagu, seorang pencipta lagu dapat berkomunikasi dengan para pendengarnya. Indonesia adalah negara kepulauan yang kaya dengan berbagai kebudayaan. Salah satu dari bentuk kebudayaan yang masih berkembang hingga saat ini adalah lagu daerah. Juarsih menjelaskan bahwa berbagai jenis lagu daerah yang terdapat di Nusantara memiliki keunikannya tersendiri. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk dan makna lagu daerah suku Rejang di Kabupaten Rejang Lebong. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dengan cara melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah masyarakat asli suku Rejang di Kabupaten Rejang Lebong yang paham bentuk dan makna lagu suku Rejang. Teknik keabsahan data yaitu triangulasi sumber dengan cara pengecekan data yang diperoleh. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti kepada masyarakat asli suku Rejang di Kabupaten Rejang Lebong. Analisis bentuk dan makna lagu daerah suku Rejang hal ini telah dibuktikan dengan adanya wawancara peneliti kepada masyarakat atau orang yang mengerti bentuk dan makna lagu-lagu daerah tersebut.
Pengembangan Bahan Ajar Modul Menulis Puisi Berbasis Pendekatan Saintifik Untuk Siswa Kelas VIII SMPN 5 Kota Bengkulu Miftahul Jannah; Heny Friantary; Feny Martina
JPI : Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): April
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v2i1.422

Abstract

Sering sekali keterampilan menulis dianggap sebagai sebuah keterampilan yang sulit dipelajari dan diajarkan oleh guru, karena keterampilan menulis banyak membutuhkan sebuah proses yang panjang serta pemikiran yang komplek. Pada dasarnya, mata pelajaran bahasa Indonesia bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman siswa dalam mempelajari ilmu bahasa dan ilmu sastra. Keterapilan menulis puisi merupakan salah satu keterampilan yang harus dicapai oleh peserta didik dalam mempelajari sastra. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebutuhan pembelajaran dan keefektivitasan modul pembelajaran menulis puisi. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (research and development). Prosedur pengembangan meliputi 5 langkah yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi dan evaluasi.Populasi dan sumber yang digunakan dalam penelitan ini adalah guru dan siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan data primer yang didapat dari penyebaran angket kuisioner kepada responden. Penelitian ini memperoleh bukti bahwa guru dan siswa membutuhkan bahan ajar berbentuk modul pembelajaran yang mampu menarik minat siswa untuk menulis puisi karyanya sendiri sesuai dengan unsur serta langkah yang ada dan bisa menambah referensi bahan ajar bagi guru serta referensi pembelajaran bagi siswa. Dari hasil perhitungan didapat rata-rata kebutuhan siswa dan guru terhadap pembelajar menulis puisi adalah sebesar 85,95% sehingga termasuk dalam kategori setuju. Serta penelitan ini juga memperoleh bukti bahwa modul pembelajaran menulis puisi efektif meningkatkan kemempuan menulis puisi siswa SMP Negeri 5 Kota Bengkulu ditemukan bahwa rata-rata tingkat efektivitas modul pembelajaran mencapai angka 88,125 % termasuk kedalam kategori sangat efektif.
Efektivitas Pemanfaatan Media Blog Wordpress Terhadap Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Cerpen pada Siswa Kelas XI Sekolah Menengah Atas Negeri 4 Kota Bengkulu Novindina Ayutiani; Heny Friantary; Feny Martina
JPI : Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v2i2.424

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimanakah efektifitas pemanfaatan media blog Wordspress terhadap peningkatan keterampilan menulis teks cerpen siswa kelas XI di SMA Negeri 4 Kota Bengkulu. Penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian lapangan (Field research) yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan menulis cerpen siswa setelah menggunakan media buku harian. Oleh karena itu, jenis metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen kuasi atau eksperimen semu, dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMAN 4 Kota Bengkulu tahun ajaran 2021/2022. Populasi terdiri atas 4 kelas, yaitu kelas XI IPA 1dan XI BAHASA 1. Sampel untuk penelitian ini sejumlah 71 orang yaitu terdiri dari kelas XI IPA 1 berjumlah 35 orang dan XI IPA 2 berjumlah 36 orang. Jadi pemanfaatan media blog wordpress efektif, berpengaruh signifikan dalam meningkatkan keterampilan menulis cerpen siswa kelas XI SMAN 04 Kota Bengkulu. Namun, pelaksanaannya belum maksimal dan perlu di lakukan peningkatan pemahaman siswa mengenai manfaat Blog Wordpress. Terdapat pengaruh signifikan pembelajaran melalui pemanfaatan media blog Wordpress terhadap keterampilan menulis teks cerpen siswa kelas XI SMA Negeri 4 Bengkulu.
Pengembangan Bahan Ajar Teks Fabel Berbantu Media Audiovisual pada Siswa Kelas VII Smp Negeri 20 Kota Bengkulu Nina Suryani; Heny Friantary; Dina Putri Juni Astuti
JPI : Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v2i2.426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar teks fabel berbantu media audiovisual pada siswa kelas VII SMP Negeri 20 Kota Bengkulu dan untuk melihat kelayakan bahan ajar audiovisual pembelajaran bahasa indonesia materi teks fabel siswa kelas VII SMP Negeri 20 Kota Bengkulu. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian dan pengembangan (R&D) menggunakan model 4D terdiri dari 4 tahap yaitu, pendefinisian, perancangan, pengembangan, penyebaran. Hasil dari produk yang telah dikembangkan “Sangat Layak atau Sangat Menarik” untuk dijadikan bahan ajar, penilaian tersebut dihasilkan berdasarkan validasi produk. Hasil penilaian dari ahli materi terdapat 2 validator, validator 1 mencapai kriteria “Sangat Layak” dengan persentase yang diperoleh yaitu 92% dan validator 2 mencapai kriteria “Sangat Layak” dengan persentase yang diperoleh yaitu 91%. Hasil penilaian dari ahli bahasa terdapat 2 validator, validator 1 mencapai kriteria “Layak” dengan persentase yang diperoleh yaitu 76% dan validator 2 mencapai kriteria “Sangat Layak” dengan persentase yang diperoleh yaitu 96%. Hasil penilaian dari ahli media atau desain terdapat 2 validator, validator 1 mencapai kriteria “Sangat Layak” dengan persentase yang diperoleh yaitu 86% dan validator 2 mencapai kriteria “Sangat Layak” dengan persentase yang diperoleh yaitu 88%. Pada tahap uji penggunaan bahan ajar audiovisual mencapai kriteria interpretasi “Sangat Baik” dengan presentase 84%. Sehingga dapat disimpilkan penggunaan bahan ajar audiovisual dalam pembelajaran bahasa indonesia materi teks fabel berhasil dan dapat digunakan sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran.