Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Inovasi Rumah Dan Lingkungan Sehat Guna Menghindari Stunting Lestari, Kiki; Shindi Indira, Sri; Prapsetyo, Agung; silitonga, Franky
JURNAL KEKER WISATA Vol. 2 No. 2 (2024): JULI 2024
Publisher : PUSLITABMAS-Politeknik Pariwisata Batamc

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59193/jkw.v2i2.256

Abstract

Hasil survey status gizi indonesia (SSGI) tahun 2022, angka stunting di Kabupaten Langkat sebesar 18,32 persen, dimana pada tahun sebelumnya 31,61 persen pada tahun 2018. Keberhasilan Langkat menekan angka stunting tersebut, dikarenakan pencegahannya dilaksanakan secara terintegrasi dan bekerja sama serta melibatkan pihak terkait seperti Bappeda, Dinkes, Dinsos, PMD, Tokoh Mayarakat, Stake Holder dan Dunia Pendidikan. Semua instansi dan pihak terkait berkontribusi sesuai dengan tugas pokoknya. Pencegahan stunting dapat dilaksanakan dengan makanan yang sehat, vitamin dan kecukupan asupan gizi yang akan mudah dilaksanakan pada masyarakat yang berpendidikan dan berpenghasilan cukup. Bila pada masyarakat dengan ekonomi yang di bawah standar, maka pencegahan stunting diawali dari rumah dan keluarga itu sendiri. Penelitian diangkat sebagai bentuk Pengabdian kepada Masyarakat guna mensosialisasikan dan mengetahui pendapat masyarakat terhadap Inovasi Rumah Dan Lingkungan Yang Sehat Guna Menghindari Stunting Pada Masyarakat Desa Tanjung Mulia Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis dan sosialisasi serta aplikatif inovasi rumah sehat dan pemanfaatan lingkungan sekitarnya guna meningkatkan derajat ekonomi keluarga sehingga tercukupinya kebutuhan akan gizi keluarga, dengan mereduksi hasil wawancara serta hasil observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa keberadaan rumah sehat dan lingkungan yang sehat serta pemanfaatan pekarangan sekitar rumah meningkatkan motivasi masyarakat untuk hidup sehat dan termotifikasi untuk berkebun guna mencukupi kebutuhan sayur dan buah yang akhirnya dapat meningkatkan kesehatan dan ekonomi keluarga secara terbatas
Analisis Arsitektur Pertahanan pada Bangunan Graha Utama Akademi Militer Prapsetyo, Agung; Lestari, Kiki
JURNAL TEKNIK SIPIL PERTAHANAN Vol. 13 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jptsp.v13i1.417

Abstract

Bangunan Graha Utama Akademi Militer (Akmil) Magelang yang diresmikan pada 29 Januari 2024 merupakan wujud nyata evolusi arsitektur pertahanan Indonesia dari tipologi defensif kolonial menuju arsitektur humanis modern. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi antara aspek teknis militer, filosofi pertahanan, dan nilai humanisme dalam desain Graha Utama. Metode kualitatif digunakan melalui analisis dokumen teknis, observasi visual, studi literatur, dan wawancara tidak langsung dengan pihak pelaksana proyek. Hasil menunjukkan bahwa Graha Utama menggabungkan struktur baja WF dengan grid kolom 8 meter untuk menciptakan ruang seremonial terbuka yang fleksibel, sekaligus mempertahankan hierarki fungsional melalui elevasi vertikal (LT.1: publik, LT.2: semi-publik, LT.3: privat). Material seperti kayu ulin dan granit dipilih tidak hanya untuk ketahanan iklim tropis, tetapi juga untuk menyampaikan identitas nasional dan kenyamanan psikologis. Secara filosofis, bangunan ini mencerminkan pergeseran dari “benteng pemisah” menjadi “ruang diplomasi” yang memfasilitasi kerja sama pertahanan internasional. Penelitian ini menegaskan bahwa arsitektur militer kontemporer harus menyeimbangkan rigoritas teknis, simbolisme institusional, dan kebutuhan manusia sebagai penghuni—suatu paradigma yang relevan untuk pengembangan infrastruktur pertahanan masa depan di Indonesia.
Analisis Struktural Dan Arsitektural Bangunan Graha Utama Akademi Militer Prapsetyo, Agung; Kristanto, Luluk; Lestari, Kiki; Silitonga, Frangky
JURNAL TEKNIK SIPIL PERTAHANAN Vol. 13 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jptsp.v13i1.419

Abstract

Bangunan Graha Utama Akademi Militer (Akmil) merupakan fasilitas strategis yang diresmikan pada Januari 2024 dengan fungsi ganda sebagai kantor pimpinan dan ruang seremonial militer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek struktural dan arsitektural bangunan tersebut serta bagaimana keduanya berintegrasi mendukung fungsi militer modern. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui analisis dokumen, observasi visual, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Graha Utama mengimplementasikan sistem rangka beton bertulang yang dirancang tahan gempa untuk memastikan stabilitas dan keamanan. Secara arsitektural, gedung ini menggabungkan estetika kontemporer dengan prinsip simetri dan formalitas militer. Integrasi struktural-arsitektural terlihat pada penggunaan sistem grid yang efisien dan eksposur elemen struktur sebagai karakter visual. Penelitian menyimpulkan bahwa bangunan ini berhasil memadukan kekakuan teknis militer dengan nilai humanis melalui desain ergonomis dan penggunaan material berkualitas tinggi.
Program Rehabilitasi Masjid Nurul Huda Dalam Rangka Memperkuat Kemanunggalan TNI–Rakyat Prapsetyo, Agung; Kristatnto, Luluk; Lestari, Kiki; Silitonga, Frangky; Nurtjahyono, Nurtjahyono
JURNAL NAGARA BHAKTI Vol. 4 No. 2 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/nb.v4i2.442

Abstract

Community service is a manifestation of the Tri Dharma of Higher Education, aiming to integrate science with the real needs of society. For military educational institutions, this activity has a strategic dimension as an instrument of Military Operations Other Than War (OMSP) to realize the unity of the Indonesian National Armed Forces (TNI) with the people. This article analyzes the physical rehabilitation of the Nurul Huda Mosque in Bendo Village, Boyolali, by the Military Academy's Civil Defense Engineering Study Program. Using the Participatory Action Research (PAR) method, this community service involved collaboration between 29 personnel (lecturers, cadets, and staff) and local residents. The activity stages included planning, preparation, physical implementation (painting and ceiling installation), and sustainability evaluation. The results showed a significant improvement in the quality of worship infrastructure and the creation of social cohesion through community service. Technically, the rehabilitation successfully optimized the use of local materials and self-employed labor for budget efficiency. Sociologically, this program strengthened public trust in the TNI and shaped the character of humanistic soldiers. The study's conclusions emphasize that adequate worship infrastructure is a central hub for spiritual development and regional resilience at the village level.
Pendampingan Manajemen OJS Zona Kebidanan Sebagai Wadah Publikasi Penelitian Di Universitas Batam M Muthma'innah; Frangky Silitonga; Agung Prapsetyo; Arum Dwi Anjani
SIGMA : Jurnal Sinergi Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2024): Juli 2024
Publisher : LPPM-IAI Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/jurnalsigma.v2i1.171

Abstract

The publication of this activity is a service as a result of assistance in preparing the Zona Kebidanan for accreditation in a national journal. The Zona Kebidanan publishes research results three times a year. This Zona Kebidanan assistance and management activity is a collaborative service between Batam Tourism Polytechnic and Batam University. The target of achieving this assistance is to complete the publication of journal house ethics and integrate it into the Zona Kebidanan, the functions and results of Community Service (PKM) activities carried out by the Batam University academic community. This PKM was implemented boldly and offline from the Batam Tourism Polytechnic and Batam University. The PKM implementation method is carried out face-to-face with the aim of managing the OJS Zona Kebidanan, while the bold method aims to complete administration at BRIN and internally. The face-to-face methods used are lectures, role plays and demonstrations as well as direct training which has been scheduled regularly and in a structured manner.
IMPLEMENTASI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL BERBASIS PPEPP DALAM PENDIDIKAN TARUNA AKADEMI MILITER Prapsetyo, Agung; Lestari, Kiki; Raharjo, Tentrem; Suparyana
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 13 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jmp.v13i1.463

Abstract

Reformasi sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi melalui Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 menegaskan pentingnya implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) berbasis siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP). Dalam konteks pendidikan tinggi militer, penerapan SPMI memiliki kompleksitas tambahan karena harus mengintegrasikan pendidikan akademik, pelatihan profesional, dan pengasuhan karakter kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan merumuskan model implementasi SPMI berbasis PPEPP yang sistemik dan berkelanjutan guna memenuhi dan melampaui Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Metode yang digunakan adalah kajian normatif-konseptual berbasis analisis regulasi dan literatur mutu internasional open access. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi ditentukan oleh integrasi budaya mutu, kepemimpinan strategis, sistem evaluasi berbasis data, serta mekanisme continuous quality improvement. Model konseptual integratif SPMI militer yang adaptif terhadap dinamika pertahanan dan perkembangan teknologi pendidikan yang dihasilkan relevan untuk mendukung dan mempertahankan pencapaian akreditasi unggul di institusi pendidikan Akademi Militer.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KEPEMIMPINAN KI HAJAR DEWANTARA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER TARUNA AKADEMI MILITER Febriyanto, Rizky; Prapsetyo, Agung; Suryaningrum, Madya Sari
JURNAL MAHATVAVIRYA Vol. 13 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jmp.v13i1.478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai kepemimpinan Ki Hajar Dewantara (KHD) dalam pembentukan karakter Taruna di Akademi Militer (Akmil). Sebagai tokoh pendidikan nasional yang pemikirannya menjadi fondasi 11 Azas Kepemimpinan TNI, nilai-nilai KHD sangat relevan dengan konteks pendidikan militer. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka kualitatif dengan pendekatan filosofis-pedagogis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Trilogi Kepemimpinan (Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani) dan Sistem Among memiliki korelasi kuat dengan 11 Azas Kepemimpinan TNI, Sifat, dan Prinsip Kepemimpinan . Sistem Among, yang berakar pada tradisi pembelajaran budaya dan komunal, menekankan pengembangan pribadi secara holistik, termasuk etika, disiplin, tanggung jawab, dan kolaborasi . Implementasi nilai-nilai ini dalam kehidupan Taruna sangat krusial untuk membentuk perwira masa depan yang berintegritas, memiliki jiwa kemanunggalan dengan rakyat, dan keberanian intelektual. Penelitian ini berkontribusi pada pendidikan militer dengan menawarkan kerangka bagi para pendidik dan pembuat kebijakan untuk memasukkan pedagogi kepemimpinan yang relevan secara budaya yang selaras dengan karakteristik unik kepemimpinan militer modern. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pendidikan karakter di samping pengembangan keterampilan teknis dalam pelatihan militer untuk menghasilkan lulusan yang tangguh dan siap menghadapi tantangan pertahanan masa depan.
TRANSFORMASI WARRIOR-SCHOLAR: STRATEGI HABITUALISASI MENULIS SEBAGAI PILAR KARAKTER INTELEKTUAL TARUNA AKADEMI MILITER Prapsetyo, Agung; Siregar, Paulina N; Lestari, Kiki; Prapsetyo, Aisyaningrum Maharani Devina Larasati
JURNAL DWIJA KUSUMA Vol. 14 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jdk.v14i1.444

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pembangunan karakter warrior-scholar pada taruna Akademi Militer melalui habitualisasi budaya menulis. Era militer modern menuntut perwira memiliki sinergi antara ketangkasan bertempur dan ketajaman intelektual. Namun, tantangan psikokultural berupa rendahnya kepercayaan diri dan stigma anti-intelektualisme masih menjadi kendala utama. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik fenomenologi-hermeneutik, menganalisis Kurikulum Akmil TA 2025 dan standar mutu institusi. Temuan menunjukkan bahwa karakter menulis dapat ditumbuhkan melalui metode praktis "menjaring dan mengikat ide" serta pemanfaatan AI sebagai rekan epistemik dalam rutinitas ksatrian yang padat. Simpulan penelitian menegaskan bahwa transformasi menjadi perwira cendekia memerlukan pergeseran dari character building yang kaku menuju character cultivation yang organik. Jurnal Dwija Kusuma berperan sentral sebagai ekosistem literasi yang memvalidasi kualitas intelektual taruna demi mendukung tugas pokok TNI AD di masa depan.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KEPEMIMPINAN MOHAMMAD HATTA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER TARUNA AKADEMI MILITER Prastya , Reggian Dwi; Kusuma , M Risky Budi; Prapsetyo, Agung
JURNAL DWIJA KUSUMA Vol. 14 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jdk.v14i1.477

Abstract

Pendidikan kepemimpinan di Akademi Militer (Akmil) bertujuan membentuk calon perwira yang tidak hanya unggul secara teknis-operasional, tetapi juga kokoh secara moral dan berkarakter kebangsaan. Penggalian nilai-nilai kepemimpinan dari tokoh nasional seperti Mohammad Hatta menjadi relevan untuk memperkaya fondasi etika kepemimpinan taruna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai kepemimpinan yang melekat pada diri Mohammad Hatta serta merumuskan strategi implementasinya dalam pembentukan karakter taruna Akmil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur. Sumber data primer meliputi biografi, memoar, dan karya tulis Hatta, sementara sumber sekunder mencakup buku teks kepemimpinan dan artikel jurnal terakreditasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, kategorisasi nilai kepemimpinan (azas, sifat, prinsip), dan penarikan kesimpulan. Kajian penelitian menemukan bahwa kepemimpinan Hatta bertumpu pada tiga pilar utama: (1) azas integritas, tanggung jawab konstitusional, dan rasionalitas; (2) sifat pribadi yang jujur, sederhana, disiplin, dan konsisten; serta (3) prinsip pengambilan keputusan yang rasional dan berorientasi pada kepentingan bangsa. Nilai-nilai ini selaras dengan kebutuhan pembentukan karakter taruna sebagai pemimpin militer masa depan. Nilai-nilai tersebut dapat diinternalisasikan melalui strategi terpadu: penguatan kurikulum berbasis keteladanan, latihan kepemimpinan dengan skenario dilema etika, pembinaan mental dan ideologi kebangsaan, serta penciptaan budaya organisasi yang menjunjung tinggi disiplin dan tanggung jawab kolektif. Kepemimpinan moral-intelektual Mohammad Hatta sangat relevan untuk diintegrasikan sebagai model dalam sistem pendidikan kepemimpinan di Akmil, guna mencetak perwira yang profesional, berintegritas, dan berjiwa nasionalis.
PERANAN ADMINISTRASI PERTAHANAN DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN PARIWISATA PINTAR BERKELANJUTAN Silitonga, Frangky; Supriyono, Tjatur; Prapsetyo, Agung
JURNAL DWIJA KUSUMA Vol. 14 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jdk.v14i1.479

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peranan administrasi pertahanan dalam mendukung pengelolaan pariwisata berkelanjutan melalui pendekatan manajemen strategis dan tata kelola destinasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berbasis studi literatur dari regulasi nasional, laporan lembaga internasional, dan jurnal ilmiah terkait pertahanan dan pariwisata pintar berkelanjutan. Hasil kajian menunjukkan bahwa administrasi pertahanan berkontribusi dalam menciptakan stabilitas keamanan destinasi, penguatan manajemen risiko lingkungan dan sosial, perlindungan kawasan strategis nasional, serta dukungan terhadap infrastruktur berkelanjutan berbasis konsep dual-use. Sinergi antara Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia menjadi faktor penting dalam mewujudkan pariwisata yang aman, tangguh, dan berkelanjutan