Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Gambaran Pengetahuan Masyarakat terkait Pertolongan Pertama Korban Kecelakaan Lalu Lintas Muhammad Sahlan Zamaa; Esse Puji Pawenrusi; Hasdar; Ratna Mahmud
Cindoku : Jurnal Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2026): Februari
Publisher : PT. Alahyan Publisher Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61492/cindoku.v3i1.424

Abstract

A traffic accident is an unexpected and unintentional incident on the road that can result in injury or even death. Providing first aid appropriate to the victim's condition is crucial for ordinary people before medical personnel can provide further treatment. The Sungguminasa Police Traffic Unit database in Gowa Regency indicates that throughout 2024, there were 78 accidents with 4 fatalities. This study aims to determine the public's knowledge about first aid for traffic accident victims in Bontoramba Village, Somba Opu District, Gowa Regency. This study used a descriptive survey research method. The population was 657 people with a sample size of 80 respondents using a simple random sampling technique. The results of this study indicate that most of the community (56.25%) have insufficient knowledge regarding providing first aid to accident victims. The conclusion of this study is that public knowledge regarding first aid for traffic accidents is still largely lacking. It is recommended that local community health center health promotion officers provide information and education as well as simulations on first aid for traffic accident victims through ongoing health education activities. And to the Gowa district government to evaluate and improve the service system in the field of completeness of first aid facilities and infrastructure for traffic accident victims.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN POLA MAKAN DENGAN KADAR ASAM URAT PADA PENDERITA GOUT ARTRITIS DI DESA MASSUNGKE KECAMATAN PASIMASUNGGU KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR Jufri; Muh. Sahlan Zamaa; Sulaiman; Muhammad Hatta; Serliyani
Jurnal Mitrasehat Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v13i2.416

Abstract

Latar belakang: Gout Artritis merupakan salah satu penyakit degeneratif yang disebabkan oleh metabolisme abnormal purin yang ditandai dengan meningkatnya kadar asam urat dalam darah (hiperurisemia), jika asam urat ini terus menumpuk makin lama maka akan berdampak jika kadar gout artritis dalam tubuh berlebih dapat menimbulkan batu ginjal atau pirai dipersendian. Tujuan: penelitian untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Pola Makan dengan Kadar Asam Urat Pada Penderita Gout Artritis di Desa Massungke Kecamatan Pasimasunggu Kabupaten Kepulauan Selayar. Metode: Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat usia 35-50 yang menderita gout artritis di Desa Massungke sebanyak 53 responden. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 53 responden. Hasil: penelitian ini menggunakan uji fisher exact test menunjukkan nilai p (value) 0,002 (<0,05) yang berati bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan kadar asam urat. Kemudian untuk hubungan pola makan dengan kadar asam urat diperoleh nilai p (value) adalah 0,0010 (p<0,05) yang berati bahwa ada hubungan antara pola makan dengan kadar asam urat di Desa Massungke Kecamatan Pasimasunggu Kabupaten Kepulauan Selayar. Simpulan: dari penelitian ini yaitu ada hubungan pengetahuan dan pola makan dengan kadar asam urat pada penderita gaout artirits, diharapkan agar masyarakat Desa Massungke lebih meningkatkan pengetahuan tentang pola makan yang mempengaruhi kadar asam urat. Petugas kesehatan sebaiknya rutin dalam memberikan pendidikan kesehatan kepada masyarakat tentang gout artritis terutama terkait pola makan.
SKRINING KESEHATAN DAN EDUKASI PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA LANSIA Muhammad Sahlan Zamaa; Andi Aridhasari Sudirman; Sitti Zakiyyah Putri; Rahmawati; Sitti Maryam Bachtiar; Fitria Hasanuddin; Abdul Halim
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v6i2.762

Abstract

Latar belakang: Lansia merupakan individu dengan umur minimal 60 tahun. Saat ini, negara Indonesia mengalami perubahan demografi dimana jumlah lansia melebihi jumlah penduduk usia anak-anak (balita). Seiring bertambahnya usia, lansia mengalami berbagai penurunan fungsi fisiologis tubuh yang menyebabkan lansia rentan terkena berbagai penyakit. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan skrining kesehatan dan meningkatkan pengetahuan lansia melalu edukasi penyakit tidak menular. Metode: Kegiatan ini dilakukan di Pustu Puskesmas Mamajang, dimulai dengan pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, asam urat, serta tinggi dan berat badan. Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian edukasi penyakit tidak menular. Hasil: Kegiatan ini diikuti oleh 18 peserta, dimana sebagian peserta terdeteksi menderita penyakit hipertensi, mengalami masalah gizi (kurus, overweight dan obesitas), peningkatan kolesterol dan asam urat. Kesimpulan: Kegiatan skrining kesehatan harus dilakukan secara rutin dalam mendeteksi secara dini berbagai masalah kesehatan potensial yang dapat terjadi pada lansia. Pemberian edukasi diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi lansia dalam rangka mencapai derajat kesehatan maksimal.