Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Mengembangkan Karakter Bersahabat Anak Usia Dini melalui Metode Bercerita di TK Nurul Qalbi Kabupaten Aceh Besar Nastarika, Sintia; Bahrun, Bahrun; Nessa, Rahmatun
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26496

Abstract

Mengembangkan karakter bersahabat pada anak penting untuk membentuk kepribadian yang positif dan sosial, dimana anak belajar menjalin hubungan baik dengan teman sebaya, orang dewasa, dan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan karakter bersahabat anak usia dini melalui metode bercerita di TK Nurul Qalbi Kabupaten Aceh Besar. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus dimana setiap siklus mencakup 4 kegiatan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan anak tentang karakter bersahabat pada Tindakan akhir mencapai 81,6% (BSB). Mengembangkan karakter bersahabat anak usia dini melalui metode bercerita di TK Nurul Qalbi Kabupaten Aceh Besar dilakukan dengan beberapa langkah yaitu: bercerita dilakukan dengan menggunakan buku cerita dan boneka tangan, menjelaskan aturan sebelum kegiatan bercerita dimulai, memberikan arahan kepada anak untuk tertib dan mendengarkan cerita dengan seksama, memperhatikan buku cerita dan boneka tangan, menyampaikan judul cerita lalu dilanjutkan dengan bercerita sampai selesai, melakukan tanya jawab tentang cerita, dan mempersilahkan anak untuk menceritakan kembali isi cerita. Dari hasil penelitian yang telah diperoleh dapat disimpulkan bahwa melalui metode bercerita dengan menggunakan buku cerita dan media boneka tangan dapat membantu mengembangkan karakter bersahabat anak di TK Nurul Qalbi Kabupaten Aceh Besar.
Tindak Pidana Memperdagangkan Orang sebagai Pekerja Seks Komersial Afifuddin, Afifuddin; Nessa, Rahmatun
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan faktor penyebab terjadinya perdagangan orang sebagai pekerja seks komersial, pertimbangan hakim dalam penjatuhan pidana dan upaya-upaya pencegahan serta hambatan dalam penanggulangan tindak pidana perdagangan orang.Untuk memperoleh data dalam penulisan ini dilakukan penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan untuk memperoleh data sekunder dengan cara mempelajari literatur dan perundang-undangan yang berlaku. Penelitian lapangan dilakukan guna memperoleh data primer melalui wawancara dengan responden dan informan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui faktor penyebab terjadinya tindak pidana memperdagangkan orang sebagai pekerja seks komersial adalah faktor ingin mencari kesenangan dan faktor kurangnya uang. Pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana yang relatif ringan hal ini karena faktor pelaku belum pernah dihukum dan berterus terang serta sopan di persidangan, periode tahun 2011-2012 terjadi 3 kasus, terhadap pelaku dijatuhi hukuman paling singkat 3 tahun penjara dan denda Rp.120.000.000. Upaya pencegahan dan penanggulangan yang dilakukan seperti tindakan preventif yaitu mengadakan penyuluhan dan seminar bahaya perdagangan orang dan tindakan represif yaitu memproses pelaku melalui lembaga peradilan. Disarankan kepada pihak penegak hukum untuk memberikan ketentuan restitusi kepada korban yang dibebankan kepada pelaku. .
Penggunaan Media Flash Card dalam Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Pada Anak di PAUD Ar Rayyan Aceh Besar Surrahmah, Zikra; Suhartati, Suhartati; Mandira, Gracia; Yunisari, Dewi; Nessa, Rahmatun
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan mengenal huruf vokal pada anak kelompok A (usia 4–5 tahun) di PAUD Ar Rayyan, Aceh Besar, ditunjukkan oleh anak yang belum mampu mengenali, melafalkan, dan menulis huruf vokal dengan benar. Penelitian bertujuan mengetahui peningkatan kemampuan mengenal huruf vokal melalui penggunaan media flash card. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus; tiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian sebanyak 11 anak. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan kemampuan mengenal huruf vokal anak, kemudian dianalisis secara deskriptif. Intervensi pembelajaran mencakup: (1) pengenalan media flash card huruf vokal bergambar, (2) penjelasan cara penggunaan, (3) kegiatan mencocokkan huruf vokal dengan gambar dan menyebutkannya secara lisan, (4) mengangkat kartu yang disebut agar terlihat oleh teman, serta (5) pemberian lembar kerja untuk melatih keterampilan menulis. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal huruf vokal; pada siklus II tindakan II skor rata-rata mencapai 80,68%. Temuan ini mengindikasikan bahwa media flash card efektif untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf vokal pada anak PAUD Ar Rayyan Aceh Besar.
Meningkatkan Kemampuan Anak Mengenal Huruf Hijaiyah Melalui Media Flash Card di TK IT Permata Sunnah Kota Banda Aceh Laiza, Muni; Suhartati, Suhartati; Nessa, Rahmatun; Yuhasriati, Yuhasriati; Rahmi, Rahmi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kesulitan anak kelompok A usia 4–5 tahun di TK IT Permata Sunnah Kota Banda Aceh dalam mengenal dan membedakan huruf hijaiyah. Tujuan penelitian adalah meningkatkan kemampuan anak mengenal huruf hijaiyah melalui media flash card. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 8 anak. Data dikumpulkan melalui observasi anak dan guru. Kegiatan pembelajaran mencakup mengenalkan media flash card, mengenalkan huruf hijaiyah, kosa kata bahasa Arab, gambar benda/hewan pada media flash card, mencontohkan pelafalan bunyi dan kosa kasa bahasa Arab, menyanyikan lagu huruf hijaiyah, meminta anak satu persatu untuk mengulang pelafalan bunyi huruf hijaiyah, bermain menggunakan media flash card. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan anak mengenal huruf hijaiyah dengan persentase mencapai 87,5%. Temuan ini mengindikasikan bahwa media flash card efektif untuk meningkatkan kemampuan anak mengenal huruf hijaiyah.
Peningkatan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Menggunakan Mozaik Biji-bijian Di PAUD Bungong Seurune Aceh Besar Saumi, Melia; Bahrun, Bahrun; Fauzia, Siti Naila; Mandira, Gracia; Nessa, Rahmatun
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.27455

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan ditemukan permasalahan dalam peningkatan motorik halus anak usia 5-6 tahun di PAUD Bungong Seurune Aceh Besar, dalam kegiatan meniru bentuk garis putus-putus dan pada kegiatan menempel. Pada usia 5-6 tahun, menurut Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) anak sudah dapat melakukan meniru bentuk dan menempel gambar dengan tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motorik halus anak usia 5-6 tahun menggunakan mozaik biji-bijian di PAUD Bungong Seurune Aceh Besar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus, yaitu setiap siklus mencakup 4 tahapan dengan jumlah subjek 10 orang anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap aktivitas guru dan peningkatan motorik halus anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan mozaik biji-bijian dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak secara signifikan. Anak menunjukkan peningkatan yang lebih baik dalam meniru bentuk dengan benar dan menempelkan biji-bijian dengan tepat. Dengan demikian, mozaik biji-bijian direkomendasikan sebagai media pembelajaran yang efektif untuk peningkatan motorik halus anak usia 5-6 tahun.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal konsep Bilangan Anak Usia Dini Melalui Media Number Pocket di TK Aprillya Aceh Besar Sufira, Sufira; Yuhasriati, Yuhasriati; Rizka, Sitti Muliya; Nessa, Rahmatun; Khoiriyah, Khoiriyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36116

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan anak kelompok A usia 4-5 tahun di TK Aprillya Aceh Besar dalam mengenal konsep bilangan, khususnya dalam membilang banyak benda 1-10 dan menghubungkan banyak benda dengan lambang bilangan. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan anak usia dini melalui media number pocket. Metode yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian berjumlah 7 anak, dan data dikumpulkan melalui observasi anak dan guru. Hasil Penelitian menunjukkan peningkatan dalam kemampuan anak mengenal konsep bilangan dengan langkah kegiatan yaitu guru memperkenalkan media number pocket dan menjelaskan cara penggunaannya, kemudian menunjukkan lambang bilangan 1–10. Anak diminta membilang banyak benda, menghitung jumlahnya, lalu memasukkan stik ke dalam kantong sesuai dengan bilangan yang diperoleh, memberikan apresiasi anak. Peningkatan dari pra-siklus hingga siklus II mencapai 82,14%. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa penggunaan media number pocket efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan anak usia dini.
Mengembangkan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini Melalui Metode Read Aloud di PAUD An-Nur Aceh Besar Maulida, Alfira; Yuhasriati, Yuhasriati; Rizka, Sitti Muliya; Yeniningsih, Taat Kurnita; Nessa, Rahmatun
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36148

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan bahasa anak kelompok A usia 4-5 tahun di PAUD An-Nur Aceh Besar, khususnya dalam menceritakan kembali cerita yang telah didengar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan bahasa anak usia dini melalui metode read aloud. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan pada 7 anak, terdiri dari 4 anak perempuan dan 3 anak laki-laki. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap guru dan anak untuk melihat perkembangan kemampuan bahasa dengan indikator keberhasilan kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) sebesar 75%. Langkah pembelajaran read aloud meliputi penjelasan kegiatan, pengenalan buku cerita penyampaian isi cerita secara singkat, pembacaan dengan intonasi variatif, pelibatan anak melalui tanya jawab, serta meminta anak menceritakan kembali cerita. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan bahasa anak, yaitu 39% pada siklus I, 57% pada siklus II, dan 78%. Dengan demikian, metode read aloud terbukti efektif dalam mengembangkan kemampuan bahasa anak usia 4-5 tahun.
Mengembangkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini melalui Kegiatan Kolase di PAUD An-Nur Gampong Khaju Aceh Besar Annisa, Shaza; Yuhasriati, Yuhasriati; Nessa, Rahmatun; Bahrun, Bahrun; Amalia, Dina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36244

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya kemampuan motorik halus anak kelompok B usia 5-6 tahun di PAUD An-Nur Gampong Khaju Aceh Besar, terutama dalam kegiatan menempel gambar dengan tepat. Pada usia 5-6 tahun menurut Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak, anak sudah dapat menempel gambar dengan tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan kolase di PAUD An-Nur Gampong Khaju Aceh Besar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, dengan subjek 13 anak. Setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan pada kemampuan motorik halus anak dengan hasil ada 8 anak yang dikategorikan Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan 4 anak dikategorikan Berkembang Sangat Baik (BSB). Berdasarkan uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini dapat dilakukan melalui kegiatan kolase di PAUD An-Nur Gampong Khaju Aceh Besar.
Mengembangkan Kemampuan Sosial Emosional Anak melalui Metode Bermain Peran di PAUD An-Nur Aceh Besar Mujahidah, Annisa; Yuhasriati, Yuhasriati; Khoiriyah, Khoiriyah; Fauzia, Siti Naila; Nessa, Rahmatun
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36288

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya permasalahan dalam kemampuan sosial emosional pada anak usia 4-5 tahun yaitu kemampuan sosial emosional anak belum berkembang secara maksimal, khususnya dalam sikap mau berbagi, menolong dan membantu teman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan kemampuan sosial emosional anak melalui metode bermain peran di PAUD An-Nur Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam 4 siklus, dimana setiap siklus mencakup 4 kegiatan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi dengan subjek penelitian 7 orang anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi anak dan observasi guru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan pada kemampuan sosial emosional anak yaitu pada siklus IV terdapat 6 anak dengan kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan terdapat 1 orang anak dengan kriteria Mulai Berkembang (MB). Berdasarkan uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa melalui metode bermain peran dapat mengembangkan kemampuan sosial emosional anak usia 4-5 tahun.