Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pemberdayaan Ekonomi Transformatif: Upaya Pemanfaatan Lahan Kosong Untuk Peningkatan Pendapatan Tohawi, Agus; Iswanto, Juni; Nasrullah, Aan
Ngaliman: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Ngaliman. Februari 2022
Publisher : Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/ngaliman.v1i1.354

Abstract

The objectives of this service include, first, using vacant land in the yard of residents' houses to plant horticultural crops, second, making horticultural crops a productive plant and can be used as additional income, and third, in the long term Jatikalen Village can be used as a plant tourism village. horticulture. The service approach used by researchers is PAR (Participatory Action Research). The results of this service are (i) Public awareness, especially housewives in Jatikalen Village, Jatikalen District, regarding the use of empty yards has been awakened because the community previously had no motivation to use the vacant land. After the training and mentoring, the situation can slowly change in a positive direction, (ii) the community knows how to properly cultivate horticultural crops using polybek media, with results that are not inferior to planting directly on the ground, (iii) the community knows and understand the advantages and disadvantages of cultivating with polybek media, (iv) the community will understand how to make compost and starter fertilizers, which do not use pesticide fertilizers, (v) Establishment of a body to accommodate the results of this horticultural crop harvest.
Modal Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat: Peningkatan Ketrampilan Petani Pisang Chavendish Subekan; Tohawi, Agus
Ngaliman: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Ngaliman. Februari 2023
Publisher : Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/ngaliman.v2i1.645

Abstract

Berdasarkan analisa selama proses pengabdian, maka dapat diambil satu kesimpulan bahwa petani belum membudidayakan pisang dengan metode terstandard dari instansi berwenang; petani sekadar menanam dan menjadikan pisang sebagai tanaman sela, beberap petani menanam pisang sebagai tanaman utama. Pemeliharaan di semua kebun petani tidak optimal bahkan dapat dikatakan pisang tidak dipelihara. Sistem nutrisi yang penting untuk pertumbuhan tanaman belum menjadi prioritas padahal potensi lokal untuk dijadikan pupuk seperti sampah rumah tangga, sisa-sisa tanaman termasuk bonggol pisang, dan kotoran ternak tersedia. Dan dengan mengoptimalkan modal sosial yang dimiliki oleh anggota kelompok petani banana berkah, ketrampilan teknis budidaya pisang mulai awal tanam, proses budidaya, masa panen sampai dengan pasca panen dapat mereka pahami, meskipun dalam prosesnya masih terdapat beberapa kendala, namun masih dapat dikendalikan. Selain itu secara konseptual setelah pelaksanaan pengabdian, anggota kelompok tani pisang Banana Berkah telah memiliki jaringan mulai dari pembibitan sampai dengan pemasaran.
Memperkuat Kemitraan Sekolah Dan Komunitas Dalam Mempromosikan Kebersihan Lingkungan Di Sdn 2 Joho Pace Nganjuk Tohawi, Agus; Soim; Mastur; Mas'ut
Ngaliman: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Ngaliman. Agustus 2023
Publisher : Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/ngaliman.v2i2.754

Abstract

Kebersihan lingkungan di lingkungan sekolah menjadi isu krusial yang perlu mendapatkan perhatian serius. SDN 2 Joho Pace di Nganjuk menghadapi tantangan kebersihan yang mengakibatkan dampak negatif pada lingkungan, kesehatan, dan pendidikan. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan kemitraan yang kuat antara sekolah dan komunitas setempat. Lingkungan yang bersih berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan sehat bagi siswa. Namun, SDN 2 Joho Pace telah menghadapi kesulitan dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Dalam konteks ini, pendekatan Partisipatory Action Research (PAR) dipilih untuk mengatasi masalah kebersihan lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan PAR yang melibatkan kolaborasi aktif antara sekolah, komunitas, dan peneliti. Langkah-langkah melibatkan identifikasi masalah, perencanaan, tindakan bersama, evaluasi, dan refleksi. Partisipasi aktif dari berbagai pihak adalah kunci keberhasilan dalam memperkuat kemitraan sekolah-komunitas. Melalui pendekatan PAR, telah tercapai peningkatan signifikan dalam kebersihan lingkungan di SDN 2 Joho Pace. Siswa, guru, dan anggota komunitas bekerja sama untuk membersihkan dan menjaga lingkungan sekolah. Ini menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berdampak positif pada proses pembelajaran. Kemitraan yang diperkuat antara sekolah dan komunitas berperan penting dalam mempromosikan kebersihan lingkungan di SDN 2 Joho Pace. Melalui pendekatan PAR, berhasil menciptakan kesadaran lingkungan, keterlibatan aktif, dan perubahan perilaku yang berkelanjutan.
Pendampingan Pengelolaan Mutu Pembelajaran Di Madrasah Diniyah Al-Mukhlisin Ketawang Gondang Nganjuk Suhartono; Indramawan, Anik; Tohawi, Agus
Ngaliman: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Ngaliman. Agustus 2024
Publisher : Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/ngaliman.v3i2.1097

Abstract

Pengelolaan mutu pembelajaran merupakan proses menata mutu pembelajaran secara utuh mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian hasil pembelajarann yang efektif dan efisien. Adapun kondisi pembelajaran di lembaga mitra dampingan masih berjalan apa adanya, tanpa pengelolaan pembelajaran yang efektif, sehingga perlu dilakukan pendampingan sebagai bentuk dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang bertujuan memberikan pendampingan kepada guru di Madrasah Diniyah Al-Mukhlisin Ketawang, Gondang, Nganjuk dalam pengelolaan mutu pembelajaran efektif dan berkualitas. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan adanya motivasi subyek dampingan yang tinggi dalam mengikuti kegiatan pendampingan dengan persentase 100% dalam kategori sangat baik, peningkatan pemahaman subyek dampingan pada pengelolaan mutu pembelajaran dengan persentase adalah 87,50% dalam kategori sangat baik, dan kemampuan subyek dampingan dalam praktik dalam menyusun Rencana Pelaksanan Pembelajaran dan instrumen penilaian. dengan persentase adalah 75,00% dalam kategori baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat dikatakan berhasil dan perlu ditindaklanjuti dalam pengelolaan pembelajaran, agar pembelajaran dapat tercipta efektif dan berkualitas.
Pendidikan Hukum untuk Mencegah Tindak Pidana di Kalangan Remaja Tohawi, Agus; Ubaidillah, Nizam
Ngaliman: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Ngaliman, Agustus 2022
Publisher : Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/ngaliman.v1i2.1339

Abstract

Pendidikan hukum memainkan peran penting dalam mencegah tindak pidana di kalangan remaja. Dengan memberikan pemahaman yang mendalam tentang hukum dan konsekuensi dari tindakan mereka, pendidikan hukum dapat membentuk kesadaran hukum yang tinggi di kalangan generasi muda. Namun, tantangan seperti kurangnya dukungan dari orang tua, rendahnya pelatihan untuk pendidik, serta pengaruh negatif dari lingkungan sosial dan media sosial dapat menghambat efektivitas pendidikan hukum. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan holistik yang melibatkan keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pendidikan hukum. Melalui program-program edukatif yang interaktif dan relevan, remaja dapat dibekali dengan pengetahuan dan nilai-nilai moral yang diperlukan untuk menjadi warga negara yang bertanggung jawab
Perlindungan Hukum bagi Pekerja Migran Indonesia: Tantangan dan Strategi Implikasinya Tohawi, Agus; Miyaskur, Miyaskur; Fitria, Dewi Ulfa Lailatul; Ambodo, Triyo; Iswanto, Juni
JOM Vol 5 No 4 (2024): Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences, Desember 2024
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/ijhass.v5i4.6692

Abstract

This study aims to assess the legal protection of Indonesian migrant workers (PMI) under Law No. 18 of 2017, focusing on how effectively it safeguards their rights throughout the migration process. Utilizing a qualitative research methodology, the study involves a comprehensive review of relevant laws, regulations, and case studies to identify the strengths and weaknesses of the current legal framework. The research findings reveal that while the law outlines essential protections, significant enforcement challenges persist due to bureaucratic inefficiencies, lack of awareness among PMIs regarding their rights, and inadequate support mechanisms in host countries. Furthermore, many PMIs are susceptible to exploitation due to the informal nature of their employment and the difficulties associated with navigating foreign legal systems. The study concludes with strategic recommendations for improving legal protections, such as enhancing inter-agency coordination, implementing awareness and training programs for PMIs, fortifying bilateral agreements with host countries, and establishing effective monitoring systems to ensure compliance. The implications of this research highlight the need for coordinated efforts among government agencies, non-governmental organizations, and international collaborators to improve the welfare and legal protections of Indonesian migrant workers.
The Effect of Ethical Orientation and Ethical Knowledge on Organizational Behavior with Gender as An Intervening Variable Tohawi, Agus
JURNAL AL-TANZIM Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v8i1.7246

Abstract

This research aims to determine and analyze the influence of ethical orientation and ethical knowledge on organizational behavior with gender as an intervening variable at one of the universities in Indonesia. The research method is quantitative with an explanatory research approach with a survey approach. The questionnaire was prepared based on research variables: ethical orientation, ethical knowledge, organizational behavior, and gender. Research data was taken from 100 students who were the samples for this research. Data collection was carried out using random sampling techniques. This research analyzes data using multiple regression analysis. The research results show that ethical orientation positively affects organizational behavior. The higher the ethical orientation, the higher the organizational behavior. In addition, ethical orientation also influences gender, with a positive relationship between ethical orientation and gender. Likewise, gender positively affects organizational behavior; the higher the gender, the higher the organizational behavior. Ethical knowledge also influences organizational behavior positively. The higher the ethical knowledge, the higher the organizational behavior. Furthermore, ethical knowledge affects gender, showing a positive correlation between ethical knowledge and gender. However, the findings show that ethical orientation does not directly influence organizational behavior through gender, indicating the absence of a mediation effect. In contrast, ethical knowledge indirectly influences organizational behavior through gender, suggesting a mediation effect. Therefore, gender can act as a mediating variable between ethical knowledge and organizational behavior.
The Role of Islamic Religious Education Teachers as Exemplary Models (Usawatun Hasanah) in the Era of Disruption: A Literature Study from the Perspective of Psychology and Islamic Education Indramawan, Anik; Tohawi, Agus; Anwar, Muhamad Ali Anwar; Mastur, Mastur; Fuad, Nur; Utomo, Achmad Fauza Setyo; Rahma, Leily Vidya
West Science Islamic Studies Vol. 2 No. 04 (2024): West Science Islamic Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsiss.v2i04.2363

Abstract

The era of disruption, which is marked by rapid technological developments, changes in social values, and global information flows, creates complex challenges for the formation of students' character. In this context, Islamic Religious Education (PAI) teachers are required not only as teachers, but also as living exemplary models (uswatun hasanah). Integration of the perspectives of Psychology and Islamic Education is needed to analyze this strategic role comprehensively. This research aims to analyze the role, challenges and strategies of Islamic Education Teachers as exemplary models in an era of disruption through a literature synthesis from the perspective of Psychology and Islamic Education. Research findings show that: (1) The concept of uswatun hasanah in Islamic Education is in line with social learning theory in Psychology, where individuals learn through observation and imitation; (2) The PAI teacher's role includes being a role model in morals, wise use of technology (digital ethics), and mental resilience; (3) The main challenges include moral degradation, competition with the influence of digital media, and teacher workload; (4) Effective strategies include strengthening digital-pedagogical competence, building positive personal branding on social media, and collaborating with parents. The role of PAI teachers as uswatun hasanah in the era of disruption is becoming increasingly critical and complex. An integrative approach between Islamic values ​​​​and psychological principles can strengthen teacher effectiveness in shaping the character of students. Increasing teacher competency and systemic support from educational institutions is very necessary.
Environmental Education (Eco-Islam) in the Islamic Religious Education Curriculum: A Literature Review of Integration and Its Implications Tohawi, Agus; Indramawan, Anik; Anwar, Muhamad Ali; Mastur, Mastur; Fuad, Nur; Utomo, Achmad Fauza Setyo; Rahma, Leily Vidya
West Science Islamic Studies Vol. 2 No. 02 (2024): West Science Islamic Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsiss.v2i02.2364

Abstract

The global environmental crisis demands a solution approach from various perspectives, including religion. Islam, with its comprehensive teachings (Eco-Islam), offers environmental conservation values ​​and ethics. The integration of these values ​​into the Islamic Religious Education (PAI) Curriculum has strategic potential to form environmentally friendly awareness and behavior from an early age. This research aims to review and synthesize literature findings regarding the Eco-Islam based environmental education integration model in the PAI curriculum, as well as analyze the implications of this integration. The literature review identified several effective integration models, such as: (1) Thematic integration into material on Aqidah, Akhlak, Fiqh, and Islamic Cultural History; (2) Environmentally based project approach; and (3) Development of special modules. The results of the study also show that this integration has positive implications for increasing ecological awareness, changing student behavior, and strengthening characters who are responsible for nature. The integration of Environmental Education (Eco-Islam) into the PAI curriculum is not only relevant but also urgent. This approach has the potential to create a generation of Muslims who are not only spiritually religious but also responsive to environmental issues. Commitment is needed from curriculum developers, educators and policy makers to realize systematic and sustainable integration.