Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Biosense

PENGARUH VARIASI VOLUME CAIRAN RUMEN SAPI TERHADAP PRODUKSI BIOGAS BERBASIS KOTORAN SAPI Echa Azkia Afandi; Hamdah, Alya; Irdawati; Putri, Dwi Hilda
JURNAL BIOSENSE Vol 9 No 2 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v9i2.7977

Abstract

Kebutuhan energi yang terus meningkat mendorong pengembangan sumber energi alternatif yang lebih ramah lingkungan, salah satunya biogas yang dihasilkan melalui proses fermentasi anaerob bahan organik. Limbah peternakan seperti kotoran sapi memiliki potensi besar sebagai substrat biogas karena kandungan bahan organiknya yang tinggi. Selain itu, cairan rumen sapi yang kaya akan mikroorganisme dan enzim pendegradasi bahan organik diduga dapat berperan sebagai inokulum untuk meningkatkan efisiensi proses fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi volume cairan rumen sapi terhadap produksi biogas berbasis kotoran sapi. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan, yaitu tanpa penambahan cairan rumen (P1), penambahan 160 mL cairan rumen (P2), dan penambahan 320 mL cairan rumen (P3), masing-masing dengan dua ulangan. Fermentasi dilakukan selama 20 hari dalam kondisi anaerob dalam reaktor dengan balon karet sebagai penampung gas. Volume biogas diamati setiap 5 hari berdasarkan perubahan volume balon. Hasil pengamatan menunjukkan adanya peningkatan produksi biogas seiring bertambahnya volume cairan rumen yang digunakan. Perlakuan P3 memberikan hasil tertinggi dibandingkan perlakuan lainnya, diikuti oleh P2 dan P1. Hal ini mengindikasikan bahwa cairan rumen berpotensi meningkatkan aktivitas mikroorganisme dalam proses degradasi bahan organik menjadi gas metana sehingga berkontribusi terhadap peningkatan produksi biogas.
POLA PRODUKSI BIOENERGI SEL AMOBIL Bacillus licheniformis KGEB16 SISTEM MFC PADA REUSABILITAS KETIGA Anggraeni, Shella; Irdawati; Advinda, Linda; Farma, Siska Alicia
JURNAL BIOSENSE Vol 9 No 2 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v9i2.7979

Abstract

Penggunaan bahan bakar fosil yang terus menurun mendorong pengembangan energi terbarukan, salah satunya melalui teknologi Microbial Fuel Cell (MFC). Penelitian ini bertujuan menganalisis pola produksi bioenergi sel amobil Bacillus licheniformis strain KGEB16 dalam sistem MFC pada siklus reusabilitas ketiga. Sel bakteri diamobilisasi menggunakan matriks natrium alginat 5% (b/v) dengan metode penjebakan (entrapment), dan sistem MFC bertipe dual chamber digunakan sebagai bioreaktor. Tegangan listrik diukur setiap 2 jam selama 24 jam dengan 4 ulangan (n = 4) menggunakan multimeter digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tegangan tertinggi tercatat pada jam ke-0 sebesar 0,553 V dan menurun secara konsisten hingga 0,117 V pada jam ke-24, dengan total akumulasi tegangan sebesar 3,277 V. Pola penurunan berlangsung dalam dua fase: penurunan tajam pada jam ke-0 hingga jam ke-8 akibat deplesi substrat, dilanjutkan penurunan gradual hingga jam ke-24 karena keterbatasan difusi substrat ke dalam matriks beads. Meskipun demikian, aktivitas elektrogenesis B. licheniformis KGEB16 masih terdeteksi hingga akhir pengamatan, yang menunjukkan bahwa sel amobil dalam matriks alginat masih mampu mempertahankan aktivitas metaboliknya pada reusabilitas ketiga.