Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA JADI MENYENANGKAN DENGAN MODEL BANUA DAN MEDIA WORDWALL Annisa Fitriani; Ahmad Suriansyah; Ratna Purwanti
Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan (JTekpend)
Publisher : FKIP Palangka Raya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jtekpend.v5i2.21297

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan model BANUA dan media wordwall dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk mengatasi rendahnya aktivitas guru dan siswa, serta keterampilan berpikir kritis dan kerja sama siswa akibat pembelajaran yang monoton dan kurang bervariasi. Penelitian Tindakan Kelas dilakukan selama empat pertemuan di kelas III SD Muhammadiyah 1 dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 hingga pertemuan 4 mengalami peningkatan dengan kriteria “sangat baik”. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 hingga pertemuan 4 meningkat dari 50% (cukup aktif) menjadi 100% (sangat aktif). Keterampilan berpikir kritis siswa pada pertemuan 1 hingga pertemuan 4 meningkat dari 44% (cukup terampil) menjadi 100% (sangat terampil). Keterampilan kerja sama siswa pada pertemuan 1 hingga pertemuan 4 meningkat dari 44% (cukup terampil) menjadi 100% (sangat terampil). Hal ini berdampak positif pada peningkatan hasil belajar siswa dari pertemuan 1 hingga pertemuan 4 meningkat dari 6% menjadi 100%. Penelitian ini menunjukkan bahwa model BANUA dan media wordwall efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan direkomendasikan sebagai alternatif inovatif dalam proses pendidikan.
POLICY ANALYSIS ON THE APPOINTMENT OF HONORARY TEACHERS AS ASN PPPK: IMPLICATIONS FOR EDUCATIONAL HUMAN RESOURCE STABILITY AND LANGUAGE EDUCATION IN KELUMPANG HILIR DISTRICT Tataq Harjuna Piranggada; Muhammad Triyoso; Muhsinin; Sahdat; Ahmad Suriansyah; Ratna Purwanti
Esteem Journal of English Education Study Programme Vol. 8 No. 2 (2025): Esteem Journal of English Education Study Programme
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/esteem.v8i2.19209

Abstract

This study explores the implementation of the policy on appointing honorary teachers as ASN PPPK (Government Employees with Work Agreements) in Kelumpang Hilir District, which faces numerous structural, administrative, and resource-related challenges. The main obstacles identified include limited budget allocations, weak inter-agency coordination, and social resistance from some honorary teachers who perceive the selection process as unfair. Nevertheless, this policy holds significant potential to enhance educational quality, teacher professionalism, and equitable teacher distribution in remote areas. The study highlights the critical role of local governments in supporting the policy's execution by improving coordination mechanisms, ensuring efficient budget management, and delivering clear public outreach. Moreover, strengthening personnel information systems and conducting regular policy evaluations are essential to ensuring its effectiveness. The findings aim to offer practical recommendations for policymakers to overcome existing barriers and support the long-term success of honorary teacher appointments, particularly in stabilizing educational human resources and improving language education quality.
THE ROLE AND EFFECTIVENESS OF VOCATIONAL EDUCATION POLICY IN IMPROVING LANGUAGE COMPETENCE AND COMPETITIVENESS OF VOCATIONAL HIGH SCHOOL GRADUATES Nur Kholis Usman; Yuliani; Mi'at; Khairul Efendi; Ahmad Suriansyah; Ratna Purwanti
Esteem Journal of English Education Study Programme Vol. 8 No. 2 (2025): Esteem Journal of English Education Study Programme
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/esteem.v8i2.19211

Abstract

Vocational education plays a pivotal role in enhancing the competitiveness of Vocational High School (SMK) graduates in the face of global demands. This study explores the role and effectiveness of vocational education policies in improving language competence and graduate employability at SMKN 1 Telagasari. Employing a case study approach, the findings reveal that policies encouraging collaboration between schools and industry, along with the adoption of competency-based curricula, significantly support the development of both technical skills and language-related soft skills. The results show a marked improvement in graduate employability following the implementation of these policies. However, the study also identifies challenges such as regional disparities in vocational education quality and limited funding and infrastructure. Strengthening policy support and increasing resource allocation are essential to improving vocational education outcomes at a national level.
INSTRUCTIONAL LEADERSHIP STRATEGIES OF SCHOOL PRINCIPALS IN ENHANCING LANGUAGE TEACHERS’ PERFORMANCE Tataq Harjuna Piranggada; Muhammad Triyoso; Muhsinin; Sahdat; Ahmad Suriansyah; Ratna Purwanti
Esteem Journal of English Education Study Programme Vol. 8 No. 2 (2025): Esteem Journal of English Education Study Programme
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/esteem.v8i2.19212

Abstract

The instructional leadership at SDN Pelajau Baru plays a significant role in improving language teachers’ performance and the overall quality of language instruction through structured managerial strategies. This study highlights the implementation of various instructional leadership strategies, including the establishment of Professional Learning Communities (PLCs), data-driven supervision, and participatory leadership approaches. The findings reveal that effective instructional leadership in this school is supported by the principal’s and teachers’ professional competence, digital literacy, and emotional intelligence. Nonetheless, the study also identifies key challenges such as excessive administrative workload and limited time for instructional supervision. Strengthening the capacity of school principals through intensive training and integrating supervision practices into PLC forums are recommended to address these issues. Overall, the research underscores that consistent and well-executed instructional leadership has a positive impact on enhancing language teachers’ motivation, professionalism, and the quality of language teaching in primary education.
PRINCIPAL'S COMMUNICATIVE STRATEGY IN HANDLING TEACHER CONFLICT TO IMPROVE HARMONIZED RELATIONSHIP IN SCHOOL ENVIRONMENT Nur Kholis Usman; Yuliani; Mi'at; Khairul Efendi; Ahmad Suriansyah; Ratna Purwanti
Esteem Journal of English Education Study Programme Vol. 8 No. 2 (2025): Esteem Journal of English Education Study Programme
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/esteem.v8i2.19217

Abstract

Conflicts among teachers in a school setting are a natural occurrence, often arising from differing viewpoints and individual traits. The principal's role in managing these conflicts through effective communication is vital in maintaining a harmonious and supportive work environment. This research investigates the communicative strategies applied by the principal of SD Negeri 2 Pantai in resolving teacher conflicts and fostering relational harmony within the school. Using a case study approach, data were gathered through interviews, observation, and document review. The results show that strategies such as open dialogue, mediation, and the promotion of a collaborative work culture significantly contribute to minimizing conflicts while boosting teacher motivation and teamwork. The study recommends that school principals enhance their communication and conflict resolution competencies to create a more positive and harmonious school climate.
MEMBANGUN IDENTITAS INSTITUSI MELALUI KEBIJAKAN PENDIDIKAN: STUDI TENTANG PENYELARASAN VISI, MISI, DAN KINERJA DI SMK 2 MARABAHAN Nor Azizah; Widy Noviani; Maya Madina; Hairullah; Ahmad Suriansyah; Ratna Purwanti
Jurnal Pengabdian Kompetitif Vol. 4 No. 1 (2025): Pemberdayaan Masyarakat dan UMKM melalui Inovasi, Pendidikan, dan Keuangan Digi
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/pengabdiankompetif.v4i1.2215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepala sekolah dalam mengimplementasikan visi dan misi di SMK Negeri 2 Marabahan serta keterkaitannya dengan kinerja sekolah. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan strategi yang terarah, termasuk pembagian peran sesuai kompetensi, kepemimpinan visioner, pelibatan aktif dalam perencanaan hingga eksekusi program, dan penguatan budaya kolaboratif. Visi dan misi tidak hanya menjadi dokumen formal, tetapi diinternalisasi ke dalam setiap kebijakan dan kegiatan operasional sekolah. Capaian prestasi siswa dan guru serta status sekolah sebagai SMK-PK dan BLUD menjadi bukti konkret keberhasilan implementasi strategi tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keselarasan antara visi, misi, dan praktik kinerja sekolah secara nyata dapat membentuk identitas kelembagaan yang kuat dan meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan
STRATEGI SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN LITERASI SAINS MELALUI STEM CLUB UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI ABAD 21 DI PONDOK DARUL HIJRAH Aulia Rahmah; Nurdohiyah; Indah Puspita Sari; Ulfia Nurul Annisa; Ahmad Suriansyah; Ratna Purwanti
Jurnal Pengabdian Kompetitif Vol. 4 No. 1 (2025): Pemberdayaan Masyarakat dan UMKM melalui Inovasi, Pendidikan, dan Keuangan Digi
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/pengabdiankompetif.v4i1.2223

Abstract

Literasi sains merupakan komponen penting dalam membangun kompetensi abad 21, terutama di era digital yang menuntut kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi sekolah dalam pengembangan literasi sains melalui STEM Club di Pondok Darul Hijrah, lembaga pesantren yang menaungi empat satuan pendidikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, & Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan STEM Club dilaksanakan secara terstruktur dan kontekstual, dengan integrasi nilai keislaman dan kegiatan berbasis proyek yang mampu meningkatkan keterampilan abad 21 siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan literasi sains berbasis pesantren dan menjadi model implementatif bagi lembaga pendidikan Islam lainnya
Mengembangkan Motorik Halus Menggunakan Model PJBL, Demonstrasi dan Media Flanel Azhara, Difa; Ratna Purwanti
Jurnal Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 3 (2025): Jurnal Inovasi Pembelajaran
Publisher : YAYASAN YASZOY CAYAHA NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71049/11zkxs91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas anak, meningkatkan kemampuan motorik halus anak terutama dalamkegiatan meniru bentuk. Penelitian tindakan kelas (PTK), dilakukan dalam penelitian selama 2 siklus dan jumlah pertemuan yang dilakukan sebanyak 4 kali, merupakan metode penelitian yang digunakan, dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 14 siswa dari kelompok B di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal 37 Banjarmasin yang berpartisipasi dalam penelitian ini selama tahun ajaran 2024–2025. Wawancara, observasi, dan penilaian aktivitas guru dan siswa serta hasil perkembangan kognitif siswa digunakan sebagai teknik mengumpulkan data. Untuk analisis data, teknik yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang disajikan dalam bentuk tabel data dan grafik dilengkapi dengan indikator pencapaian perkembangan yang telah ditentukan sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan ke-1 mendapat skor 21 dengan kategori Baik dan terus meningkat hingga pertemuan ke- 4 mendapatkan skor 31 kategori Sangat Baik. Keterampilan Anak pada pertemuan ke-1 mendapatkan persentase 7% kategori “Hampir Tidak Ada Anak Yang Terampil” dan terus meningkat hingga pertemuan ke-4 dengan persentase 100% kategori Seluruh Anak Aktif. Hasil Perkembangan Motorik Halus Anak pada pertemuan ke-1 persentase 7% dan terus mengalami peningkatan pada pertemuan ke-4 skor 93% seluruh anak berhasil berkembang kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan Berkembang Sangat Baik (BSB).  Kesimpulan dari hasil temuan ini adalah dengan mengintegrasikan Model PJBL, Metode Demontrasi, dan Media Flanel dapat membuat aktivitas guru menjadi lebih variatif dan berpengaruh pada interaksi pada aktivitas anak dan pada hasilnya mampu meningkatkan perkembangan motorik halus anak.
Tantangan dan Strategi Implementasi Kebijakan Anti Bullying di Lingkungan Sekolah SMAN 1 Panyipatan Sulis Anggraeni; Ahmad Suriansyah; Ratna Purwanti
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2025): October
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v13i2.16488

Abstract

The problem of bullying in schools is a crucial issue that threatens the safety and comfort of the learning environment for students. This study aims to describe and analyze the implementation of anti-bullying policies at SMAN 1 Panyipatan in response to Permendikbudristek Number 46 of 2023. The approach used is descriptive qualitative with data collection techniques through interviews, observations, and documentation of the principal, TPPK teachers, students, and school committees. The results of the study show that the school has formed a Violence Prevention and Handling Team (TPPK), conducted socialization, provided an anonymous reporting box, and strengthened the role of BK teachers and communication with parents. However, significant challenges are still encountered, such as low understanding of the policy, minimal technical training, and limited facilities. The conclusion of this study emphasizes the importance of synergy between schools, parents, and the education office in supporting the policy systematically. The implication is that it is necessary to strengthen human resource capacity, regular monitoring, and develop a child-friendly reporting system so that this policy can be implemented effectively and sustainably
Effectiveness of Educational Facilities and Infrastructure in Strategic Management Perspective (Case Study at SMA Negeri 2 Dusun Hilir) Fatrahul Ani; Ahmad Suriansyah; Ratna Purwanti
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2025): October
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v13i2.16566

Abstract

Administration of educational facilities and infrastructure plays an important role in supporting the smooth running of the learning process in schools. This study aims to describe the stages of management of facilities and infrastructure and the role of school residents in its implementation, with a case study at SMA Negeri 2 Dusun Hilir. The method used is qualitative descriptive with interview techniques. The results of the study indicate that management is carried out systematically through six stages: planning, procurement, inventory, maintenance and supervision, deletion, and evaluation and reporting, involving the principal, teachers, and staff. Orderly and participatory management has been shown to increase the effectiveness of learning and the quality of education in schools. Key Words: Effectiveness, Facilities and Infrastructure, School Management Abstrak: Administrasi sarana dan prasarana pendidikan berperan penting dalam mendukung kelancaran proses pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tahapan pengelolaan sarana dan prasarana serta peran warga sekolah dalam pelaksanaannya, dengan studi kasus di SMA Negeri 2 Dusun Hilir. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dilakukan secara sistematis melalui enam tahapan: perencanaan, pengadaan, inventarisasi, pemeliharaan dan pengawasan, penghapusan, serta evaluasi dan pelaporan, dengan melibatkan kepala sekolah, guru, dan staf. Pengelolaan yang tertib dan partisipatif terbukti meningkatkan efektivitas pembelajaran dan mutu pendidikan di sekolah. Kata Kunci: : Efektifitas, Sarana dan Prasarana, Manajemen Sekolah