Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING PERUSAHAAN PENGOLAH RUMPUT LAUT (Studi kasus: PT Bantimurung Indah) Dewiyanti, Dewiyanti; Muflikh, Yanti Nuraeni
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2405

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan banyaknya industri yang bergerak pada bisnis yang sama dengan PT Bantimurung Indah sehingga menyebabkan persaingan yang ketat pada industri pengolahan rumput laut. Oleh karena itu, diperlukan startegi yang tepat untuk meningkatkan daya saing PT Bantimurung Indah. Analisis yang digunakan yaitu rantai nilai Porter, five force Porter, Business Model Canvas, dan strategi generik Porter. Hasil analisis menunjukkan beberapa strategi peningkatan daya saing berdasarkan identifikasi lingkungan bisnis yang tepat untuk perusahaan tersebut adalah: 1) meningkatkan pelayanan dan fasilitas sarana produksi untuk meningkatkan kapasitas produksi; 2) melakukan penetrasi pasar untuk meningkatkan penjualan; 3) meningkatan standar mutu produk dengan menggunakan bahan baku yang berkualiatas;  4) meningkatkan kerjasama dengan petani rumput laut untuk mengantisipasi kurangnya bahan baku karena harga yang mahal dan kualitas yang tidak memenuhi standar perusahaan; dan 5) meningkatkan kompetensi manajemen untuk meningkatkan loyalitas pelanggan. Strategi bersaing yang dapat diterapkan PT Bantimurung Indah adalah strategi diversifikasi antaralain yaitu meningkatkan aktivitas pemasaran, menjaga nilai perusahaan, melakukan evaluasi produk, dan menjaga kualitas bahan baku.
Manajemen Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di MAS Persis Gunung Buntung Serang Banten Mutmainah, Ina; Zulkarnain, Iskandar; Dewiyanti, Dewiyanti; Warisno, Andi
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 1 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i1.2730

Abstract

The purpose of this study is to find out and describe the management of the head of the Madrasah in improving the performance of MAS PERSIS Gunung Buntung teachers. This type of research is qualitative and descriptive research. The data sources in this study are (1) primary data, consisting of the head of the Madrasah, deputy head of the Madrasah, staff/employees, teachers; (2) Secondary data, obtained from literature research and documentation. The data collection methods in this study are observation, interviews, and documentation. The data analysis method is carried out by data processing (selecting, classifying, concluding results, and making data reduction). The results of the study show that the head of the Madrasah has carried out the stages of the management function well from the planning stage to supervision (controlling), but in its implementation sometimes there are obstacles, this is due to the lack of professional teachers, the lack of infrastructure, there are still teachers who do not understand the lesson plan and are reluctant to make the lesson plan, the lack of teacher awareness of discipline in teaching. Teachers' ability to evaluate learning has not been conferential, some still lead to cognitive aspects and psychomotor aspects are not paid attention to. Good management of Madrasah heads can improve teacher performance, both in planning, implementation and evaluation. This can be seen from the increase in teacher discipline in teaching, the learning tools owned by teachers are getting better and more complete
FEKTIFITAS KOMPRES AIR HANGAT PADA DAHI DAN AXILA TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH PADA PASIEN DEMAM DI UPT PUSKESMAS BULUKUNYI: The Effectiveness Of Warm Compresses On The Forhere And Axilla To Decrease Body Temperature In Fever Patients At Upt Puskesmas Bulukunyi arafah, salmah; dewiyanti, dewiyanti; kamriana, Kamriana; Ernawati, ernawati; Alwii
Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar Vol 15 No 1 (2024): Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar
Publisher : Jurusan Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam merupakan suhu tubuh diatas normal dan ada tanda atau gejala penyerta. Batasan suhu normal pada tergantung dari cara tempat pengukuran suhu : suhu pada pengukuran axila diatas 37,2˚C, suhu pada pengukuran dianus diatas 38˚C, suhu pada pengukuran di mulut diatas 37, 5˚C, dan suhu pada pengukuran ditelinga diatas 38˚C. Untuk mengetahui Efektifitas Kompres Air Hangat Pada Dahi Dan Axila Terhadap Penurunan Suhu Tubuh. Exprimental design dengan rancangan One group pre post test design dengan teknik pengambilan sampel yang di gunakan accidental sampling yang berjumlah 20 responden. Menggunakan Uji T diperoleh nilai hitung dengan nilai p = 0,000 <0,05. Ada pengaruh efektifitas kompres air hangat pada dahi dan axila terhadap penurunan suhu tubuh pada pasien demam Di UPT Puskesmas Bulukunyi Kabupaten Takalar
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Aplikasi INZTING Melalui Pendekatan ABCD untuk Mendukung Pencapaian SDGs 3 Ernawati, Ernawati; Arafah, Salmah; Dewiyanti, Dewiyanti; Sadli, Adi; Oktaviana, Dina; Sumarmi, Sumarmi; Risnah, Risnah; Harmawati, Harmawati; Patmawati, Patmawati
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 2 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i2.6721

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan anak akibat kekurangan asupan gizi dalam jangka panjang, yang mengakibatkan tinggi badan anak lebih rendah dari standar usianya. Permasalahan ini menjadi isu penting karena berpengaruh terhadap kualitas generasi masa depan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan aplikasi INZTING (Ikhtiar MenZerokan Stunting) berbasis pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), guna mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Kegiatan ini menyasar dua kelompok utama, yaitu 23 ibu yang memiliki anak stunting dan 28 anggota kelompok dasawisma. Metode pelaksanaan mencakup edukasi interaktif dengan bantuan aplikasi digital. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test serta keaktifan peserta selama kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan signifikan, di mana pemahaman ibu mengenai stunting naik dari 52% menjadi 90%, sedangkan pemahaman kelompok dasawisma terkait penggunaan aplikasi INZTING meningkat dari 40% menjadi 95%. Materi yang berhasil dipahami antara lain pedoman gizi seimbang, tanda dan faktor penyebab stunting, serta dampak jangka panjangnya. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis potensi lokal melalui pemanfaatan teknologi digital dapat memperkuat peran masyarakat dalam upaya pencegahan stunting di Kelurahan Pallantikang..
SIMULASI PRE HOSPITAL BLS (BASIC LIFE SUPPORT) PMR (PALANG MERAH REMAJA) TINGKAT SMA KABUPATEN TAKALAR Dewiyanti, Dewiyanti; Patmawati , Patmawati; Kamriana , Kamriana; Arafah, Salmah; Sumarmi, Sumarmi; Ernawati , Ernawati; Oktaviana, Dina; Kartini, Anita
Jurnal Abdimas Sains Vol. 2 No. 3 (2025): JURNAL ABDIMAS SAINS
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jas.v2i3.60

Abstract

Latar Belakang: Henti jantung merupakan kondisi kegawatdaruratan yang dapat menyebabkan kematian dalam hitungan menit bila tidak ditangani segera. Basic Life Support (BLS) atau Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan pertolongan awal untuk mempertahankan fungsi vital melalui tindakan seperti penilaian respons, aktivasi sistem bantuan, serta resusitasi jantung paru (RJP/CPR). Pada konteks sekolah, remaja—terutama anggota Palang Merah Remaja (PMR)—berpotensi menjadi penolong awam pertama dalam situasi pra-rumah sakit (pre-hospital). Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota PMR dalam melakukan pertolongan awal BLS pada kasus henti jantung. Metode: Program dilaksanakan melalui edukasi singkat, demonstrasi, dan simulasi berbasis praktik dengan pendekatan partisipasi aktif pada 40 anggota PMR tingkat SMA Kabupaten Takalar. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui pengukuran pengetahuan dan observasi keterampilan sebelum dan setelah simulasi menggunakan kuesioner serta lembar observasi berbasis SOP BLS. Hasil: Sebelum simulasi, seluruh peserta berada pada kategori pengetahuan kurang (40; 100%) dan keterampilan kurang (40; 100%). Setelah simulasi, kategori pengetahuan meningkat menjadi baik pada 33 peserta (82,5%) dan keterampilan baik pada 30 peserta (75%). Kesimpulan: Simulasi pre-hospital BLS pada anggota PMR tingkat SMA di Kabupaten Takalar menunjukkan perbaikan kategori pengetahuan dan keterampilan setelah pelaksanaan program. Kegiatan ini berpotensi menjadi model pembinaan rutin kesiapsiagaan kegawatdaruratan di lingkungan sekolah.
Effectiveness of Board Game–Based Education in Enhancing Knowledge and Intention Toward HPV Vaccination Among Adolescent Girls Hamka, Hamka; Elsanti, Devita; Dewiyanti, Dewiyanti; Pranata, Gst. Kade Adi Widyas; Sumarmi, Sumarmi
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 12 No. 1 (2026): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v12i1.960

Abstract

Background: Human papillomavirus (HPV) infection is a major cause of cervical cancer, and HPV vaccination is recommended for girls aged 11–12 years. However, HPV vaccination coverage in Indonesia remains low, partly due to limited knowledge and low intention to receive vaccination among preadolescent girls. Innovative educational strategies are needed to improve HPV vaccine acceptance. Objective: This study aimed to evaluate the effectiveness of board game–based HPV vaccine education in improving knowledge and intention to receive HPV vaccination among adolescent girls. Methods: A quasi-experimental study was conducted involving 144 girls aged 11–12 years, with 72 participants in the intervention group and 72 in the control group. The intervention group received HPV vaccine education through a board game–based approach, while the control group received conventional education. Knowledge and intention toward HPV vaccination were measured using validated questionnaires before and after the intervention. Data were analyzed using descriptive statistics, paired sample t-tests, and ANCOVA. Results: After adjustment for baseline scores and age using ANCOVA, the intervention group showed significantly higher post-test knowledge (F(1,140) = 9.65, p = 0.002, partial η² = 0.065) and intention (F(1,140) = 8.69, p = 0.004, partial η² = 0.058) compared with the control group, indicating moderate intervention effects. Conclusion: Board game–based HPV vaccine education was associated with significant improvements in knowledge and intention toward HPV vaccination among adolescent girls after controlling for baseline differences. However, these improvements were comparable to those achieved through conventional education. Interactive educational approaches may therefore serve as viable and engaging alternatives, rather than superior strategies, for supporting HPV vaccination promotion in school-based programs
Iron intake and anemia as predictors of preeclampsia risk in pregnant women in the second trimester Arafah, Salmah; Dewiyanti, Dewiyanti; Ernawati, Ernawati; Oktaviana, Dina; Kamriana, Kamriana; Alwi, Alwi; Zainuddin, Zainuddin; Syaharani, Nur Hijrah
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 10, No 4 (2025): December
Publisher : Department of Nutrition at the Health Polytechnic of Aceh, Ministry of Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/action.v10i4.2716

Abstract

Preeclampsia remains one of the leading causes of maternal morbidity and mortality worldwide, including in Indonesia. Iron deficiency anemia is considered a modifiable risk factor; however, few studies have specifically examined the relationship between anemia status and iron intake and the risk of preeclampsia during the second trimester of pregnancy. This study aimed to analyze the relationship between anemia status and iron intake and the risk of preeclampsia among second-trimester pregnant women. A cross-sectional analytical design was employed involving 150 pregnant women selected through purposive sampling in the working area of Pattallassang Public Health Center, Takalar Regency, between January and March 2025. Data were collected through hemoglobin level examination, a Food Frequency Questionnaire (FFQ) for iron intake assessment, and medical records for preeclampsia diagnosis. Data were analyzed using chi-square and logistic regression tests to determine the associations and predictive strength. The results showed that 30% of respondents experienced preeclampsia, 42% had anemia, and 64% had an inadequate iron intake. Anemia and inadequate iron intake were significantly associated with an increased risk of preeclampsia (p < 0.05). In conclusion, anemia and iron intake are important predictors of preeclampsia risk, highlighting the need for nutritional screening and early intervention to prevent further complications.