Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Edukasi Dietary Approaches Stop Hypertension (DASH) dan Progressive Muscle Relaxation (PMR) Sebagai Upaya Mengurangi Risiko Hipertensi Juwita, Helmi; Erviana; Damayanti, Risna; Sahriana; Nurwahita; Sahariah
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v2i1.58

Abstract

Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana terjadi peningkatan tekanan darah secara abnormal dan terus menerus pada beberapa kali pemeriksaan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan kesehatan/ edukasi sebagai upaya dalam mengurangi kejadian risiko penyakit hipertensi di komunitas serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) dan latihan relaksasi otot progresif/ PMR (Progressif Muscle Relaxation). Kegiatan ini dilaksanakan di Lingkungan Limboro Timur pada 25 Februari 2025 dan dihadiri oleh 26 peserta. Metode penyuluhan menggunakan metode ceramah dan simulasi. Hasil penyuluhan kesehatan menunjukkan bahwa pengetahuan peserta pengabdian menjadi meningkat setelah diberikan penyuluhan edukasi diet DASH dan latihan PMR. Peserta pengabdian mengetahui tentang hipertensi, penyebab hipertensi dan pencegahannya, serta mampu melakukan simulasi latihan PMR dengan baik.
Efektivitas Sleep hygiene Sebagai Strategi Non-Farmakologis untuk Meningkatkan Kualitas Tidur pada Lansia dengan Hipertensi Erviana, Erviana; Rande, Lidia Peni; Page, Muhammad Taufik; Damayanti, Risna; Masniati, Masniati
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 5 (2025): Oktober 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i5.2136

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia, dan pada lansia sering disertai gangguan tidur dengan durasi hanya 3–4 jam per malam yang dapat memperburuk kondisi fisik maupun tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas sleep hygiene terhadap kualitas tidur lansia hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Lembang dengan desain Pre-Experimental One Group Pretest-Posttest Design pada 15 responden. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan rata-rata skor kualitas tidur sebelum intervensi sebesar 10,13 dan setelah intervensi 4,00 dengan selisih 6,13 serta nilai signifikansi 0,001 (<0,05), yang berarti terdapat peningkatan kualitas tidur secara signifikan setelah pemberian sleep hygiene. Temuan ini membuktikan bahwa sleep hygiene efektif sebagai intervensi nonfarmakologis sederhana, murah, dan mudah diterapkan baik di rumah maupun layanan kesehatan primer, serta berpotensi meningkatkan kualitas hidup lansia hipertensi.
The Application of Health Education and Pappasang in Promoting Adolescent Social and Emotional Development to Prevent Online Gaming Addiction Nurmagandi, Boby; Damayanti, Risna
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 12, No 3 (2024): EDITION NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jc.v12i3.6250

Abstract

Excessive online gaming in adolescents can lead to addiction, which may result in cognitive difficulties, social withdrawal, impaired concentration, anxiety, and depression. Preventive measures to prevent online game addiction in adolescents aim to optimize their essential social and emotional development. Preventive measures should provide health education focused on the psychosocial aspects of adolescent social and emotional growth, integrated with Pappasang, a traditional mandate passed down by the ancestors of the Mandar tribe. Unlike general advice, Pappasang emphasizes moral teachings that are expected to be followed. This study aims to evaluate the effect of health education and pappasang on optimizing adolescent psychosocial development. This study used a quasi-experimental method with a one-group pretest-posttest design. The population in this study were students SMAN 2 Majene Regency who regularly played online gaming over the past year. The sample in this study consisted of 57 respondents, selected through purposive sampling. Instruments used included an online gaming knowledge questionnaire, a strength and difficulties questionnaire, and an adolescent psychosocial development booklet on online gaming. Data analysis involved univariate analysis using measures of central tendency and a normality test (saphiro-wilk). Bivariate analysis was conducted using a non-parametric test, specifically Wilcoxon test and the marginal homogeneity test. The results indicated that health education combined with Pappasang effectively enhanced adolescents’ knowledge of social and emotional development, as well as their understanding of online gaming.  Social skills enable adolescents to engage in effective social interactions and seek social support when overcoming problems, while strong emotional skills help them manage their emotions in response to difficulties. Adolescents with well-developed social and emotional competencies are less likely to develop online gaming addiction, because they do not use online games as an escape from the their problems.
OPTIMALISASI PERAN KELUARGA DALAM PENCEGAHAN WASTING MELALUI HEALTH EDUCATION TENTANG GIZI DAN TUMBUH KEMBANG ANAK Damayanti, Risna; Anggraini Adhisty, Weny; Ishak, Muh; Andini, Sri; Juita, Juita
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i2.575-580

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan anak sangat tergantung pada pemenuhan asupan gizi, dimulai sejak masa kehamilan bahkan sejak ibu remaja. Untuk mencapai hal tersebut secara optimal, anak- anak perlu mendapatkan nutrisi seimbang dalam jumlah dan kualitas yang memadai, Kesehatan anak dan stimulasi yang sesuai dengan tahapan usianya juga berperan penting. Penting bagi ibu dan keluarga untuk memahami dan menyediakan makanan terbaik, disesuaikan dengan kemampuan dan ketersediaan bahan makanan. Salah satu permasalahan Kesehatan mengenai pemenuhan gizi pada balita selain stunting adalah wasting. Wasting dikenal dengan anak kurus yang menunjukkan penurunan berat badan akut dan parah sehingga anak beresiko terkena berbagai penyakit akibat kurang gizi, imun yang kurang bahkan juga gangguan kecerdasan dan intelektual bahkan menyebabkan kematian. Untuk menghindari hal tersebut terjadi pada anak maka perlu mengoptimalkan peran keluarga, salah satunya dengan menambah dan meningkatkan pengetahuan keluarga tentang gizi dan tumbuh kembang anak melalui Health Education. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan mitra Masyarakat kelurahan Baurung, Kecamatan Banggae Timur, yang dihadiri sebanyak 25 orang Ibu, pengetahuan ibu tentang gizi, dan wasting diukur dengan menggunakan kuisioner sebelum dan setelah diberikan edukasi. Rata-rata nilai pengetahuan ibu sebelum kegiatan adalah 6,80, sedangkan rata-rata nilai pengetahuan ibu setelah kegiatan adalah 7,92. Kesimpulannya kegiatan edukasi berhasil meningkatkan pengetahuan ibu. Diharapkan Pemberian edukasi kepada keluarga memberikan kesempatan untuk mengubah perilaku yang tidak sehat terkait gizi dan pola makan. Orang tua yang teredukasi akan lebih mungkin untuk membuat pilihan makanan yang lebih baik dan mempraktikkan pola asuh yang mendukung Kesehatan anak untuk mencegah terjadinya wasting.
PEMANFAATAN TERAPI RELAKSASI DZIKIR TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI DI DESA ULIDANG Haerianti, Masyita; Indrawati, Indrawati; Mursid, Aco; Erviana, Erviana; Damayanti, Risna
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.33-38

Abstract

Data menunjukkan sebagian besar masyarakat Indonesia yang berada pada fase lansia mengalami penyakit kardiovaskuler seperti hipertensi. Hipertensi dapat menyebabkan berbagai komplikasi bagi kesehatan lansia seperti stroke, penyakit jantung koroner, dan gagal ginjal. Untuk mencegah komplikasi yang berkelanjutan dibutuhkan intervensi yang tepat. Salah satu intervensi yang dapat diberikan berupa terapi nonfarmakalogis seperti terapi dzikir. Dzikir merupakan bagian dari meditasi  transendetal yang melibatkan faktor keyakinan. Terapi yang melibatkan keyakinan yang dianut akan mempercepat terjadinya keadaan relaksasi. Semakin kuat keyakinan seseorang berpadu dengan respon relaksasi maka semakin besar pula efek yang didapat. Oleh karena itu tim pengabdian merasa perlu untuk memberikan pendidikan kesehatan mengenai terapi dzikir pada lansia untuk penanganan masalah hipertensi. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan para lansia tampak antusias dan menunjukkan keinginan untuk menerapkan terapi ini sebagai salah satu alternatif untuk mengurangi tekanan darah tinggi yang dialami lansia. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat juga menunjukkan ada respon peningkatan pemahaman terkait tekanan darah tinggi dan terapi dzikir.
The Use of Green Tea Extract (Camellia sinensis) Orally to Prevent Dyslipidemia in Female Rats (Rattus norvegicus) Fed A High-Fat Diet Lumbantobing, Christina J. R. Esmaralda; Damayanti, Risna; Liena
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 12 (2023): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i12.6520

Abstract

One of the significant danger factors for cardiovascular disease and stroke is dyslipidemia. According to long-term prospective epidemiological research, coronary heart disease is less common in those with good lipid profiles who lead better lives. In this study, on a high-fat diet, female wistar rats (Rattus norvegicus) will be tested and analyzed to see if green tea extract (Camellia sinensis) can prevent dyslipidemia when given orally. Compared to a control group that received only distilled water, the trial group that received 5 milliliters of green tea extract (Camellia sinensis) had significantly lower total and LDL cholesterol levels and higher HDL cholesterol levels. This treatment was more effective in lowering cholesterol overall. The components found in green tea (Camellia sinensis), including tannins, steroids, alkaloids, saponins, and flavonoids, can induce this. When certain bioactive substances are off, the body can bring them back into normalcy. These results suggest that white wistar rats (Rattus norvegicus), given a high-fat diet, can benefit from green tea (Camellia sinensis) extract to avoid dyslipidemia. Your lipid profile can be improved by ingesting green tea extract. The primary polyphenol in tea, catechin, is responsible for this transformation. Therefore, the Camellia sinensis plant, from which green tea is made, is a valuable plant that can halt or slow the progression of several ailments, including hypertension, metabolic disorders, and cardiovascular disorders.
Hubungan Pola Asu Orang Tua dalam Pemberian Makana dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 24-59 Bulan Erviana, Erviana; Widiani, Widiani; Taufik, Muhammad Taufik Page; Damayanti, Risna
Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Vol. 8 No. 1 (2024): Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute
Publisher : Institut Citra Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33862/citradelima.v8i1.410

Abstract

Stunting is a long-term nutritional problem in toddlers, characterized by a shorter height than other children of the same age. This study aims to determine the relationship between parenting styles in feeding and the incidence of stunting in children aged 24-59 months in North Bonde Village. This study uses a cross-sectional approach, a study that collects data on several research variables simultaneously. The sample in this study were 125 respondents. This research was conducted in North Bonde Village. The research instrument used was a questionnaire with 24 question items. The statistical test used is the mann-whitney test. The results of this study found that there was a relationship between parenting styles in feeding and the incidence of stunting in children aged 24-59 months in North Bonde village as evidenced by the value of ? (0.011) < ? (0.05). The conclusion of this study is that there is a relationship between parenting style in feeding and the incidence of stunting in children aged 24-59 months in Bonde Utara village, the type of parenting style in providing feeding and the incidence of stunting in children aged 24-59 months in North Bonde Village.
Optimalisasi Peran Keluarga Dalam Mendukung Kehamilan Sehat Melalui Peningkatan Health Literacy Ibu Hamil Damayanti, Risna; Adhisty , Weny Anggraini; Ishak, Muh.; Juita, Juita; Anggraini, Dea; Rohasrikandi, Rohasrikandi
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/41sax542

Abstract

Health literacy merupakan salah satu faktor penentu utama dalam bidang kesehatan yang berperan penting dalam meningkatkan pelayanan sosial serta kemajuan ekonomi individu, hal ini mencerminkan sejauh mana seseorang mampu memperoleh, mengolah, dan memahami informasi dasar tentang kesehatan dan layanan yang dibutuhkan untuk mengambil keputusan yang tepat terkait kesehatannya. Kemampuan health literacy ibu hamil dapat menunjang kesehatan ibu dan bayi. Banyak faktor yang mempengaruhi health literacy ibu hamil, salah satunya adalah akses informasi yang membuat ibu hamil kurang mendapatkan informasi mengenai masalah kesehatan ibu hamil. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada tahun 2024 dengan judul health literacy level ibu hamil usia remaja dan dewasa awal di kabupaten Majene menunjukkan bahwa sebesar 52 responden (45,2%) mengalami health literacy level bermasalah. Masih rendahnya health literacy ibu hamil menjadi permasalahan mitra saat ini. Health literacy pada ibu hamil bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman, membentuk sikap dan perilaku yang positif terkait kehamilan, serta membantu mengurangi berbagai keluhan yang muncul selama kehamilan. Informasi yang salah atau tidak akurat yang diperoleh dari media sosial atau lingkungan sekitar juga seringkali mempengaruhi ibu hamil dan keluarga salah dalam mengambil keputusan. Pengabdian ini dilaksanakan di Lingkungan Barane, Adapun kegiatannya yaitu pemberian edukasi tentang pentingnya health literacy dan peran keluarga dalam mendukung kehamilan sehat, pembagian modul health literacy pada ibu hamil. Hasil dari pengabdian Masyarakat yaitu Hasil pengisian modul menunjukkan Sebagian besar ibu hamil mampu mengidentifikasi informasi Kesehatan yang benar, adanya peningkatan kedisiplinan kunjungan ANC setelah kegiatan. Monitoring juga dilakukan melalui kegiatan posyandu, dimana Sebagian besar peserta aktif hadir dan terlibat.  
THE EFFECT OF MODIFIED PURSED LIPS BREATHING TROUGH PLAT ON RESPIRATORY RATE AND OXYGEN SATURATION IN CHILDREN WHIT PNEUMONIA Sastriani, Sastriani; Yuliani, Eva; Mursyid, Aco; Damayanti, Risna; Nurwahita, Nurwahita
Jurnal Keperawatan Vol 10 No 2 (2025): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jkep.v10i2.2245

Abstract

Pneumonia is the most common inflammatory lung disease in children. One of the symptoms of pneumonia is an increased respiratory rate and decreased oxygen saturation due to alveolar inflammation, which makes it difficult for the body to obtain oxygen. A non-pharmacological therapy that can be applied is tongue-blowing play based on the principles of Pursed Lips Breathing (Pursed Lips Blowing Play). This study aims to determine the effect of pursed lips blowing play on reducing respiratory rate and increasing oxygen saturation in children with pneumonia. The research design used was a Quasi-Experimental study with a pre- and post-test without a control group. The study was conducted at Pamboang Community Health Center with a sample size of 15 respondents, selected using purposive sampling. Univariate and bivariate analyses were performed using the Paired t-test and Wilcoxon test. The results showed a significant effect on changes in respiratory rate and increased oxygen saturation after tongue-blowing play, with p-values of 0.001 and 0.001, respectively. Based on these findings, pursed lips blowing play is recommended as a nursing intervention for pneumonia patients.
PENGARUH LITERASI KEUANGAN, PENGGUNAAN PAYLATER DAN GAYA HIDUP TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF Damayanti, Risna; Fathihani, Fathihani
Journal of Management and Innovation Entrepreneurship (JMIE) Vol. 3 No. 2 (2026): January
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jmie.v3i2.3583

Abstract

Perkembangan teknologi finansial dan perubahan gaya hidup di era digital telah mendorong meningkatnya perilaku konsumtif, khususnya di kalangan Generasi Z. Fenomena ini semakin diperkuat oleh kemudahan penggunaan layanan paylater serta tingkat literasi keuangan yang belum optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, penggunaan paylater, dan gaya hidup terhadap perilaku konsumtif Generasi Z di DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada Generasi Z yang berdomisili di DKI Jakarta dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Penelitian ini didukung oleh Theory of Planned Behavior (TPB) untuk menjelaskan hubungan antara sikap, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku dalam membentuk perilaku konsumtif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh negatif terhadap perilaku konsumtif, yang berarti semakin tinggi literasi keuangan maka perilaku konsumtif cenderung menurun. Sementara itu, penggunaan paylater dan gaya hidup berpengaruh positif terhadap perilaku konsumtif Generasi Z.