Claim Missing Document
Check
Articles

PENGENALAAN ALAT TANGKAP IKAN YANG RAMAH LINGKUNGAN UNTUK MENJAGA KELESTARIAN HAYATI BIOTA DI DESA CEMARA Dwiyanti, Septiana; Setyono, Bagus Dwi Hari; Alim, Sahrul; Scabra, Andre Rachmat; Asri, Yuliana
Jurnal Pepadu Vol 5 No 2 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i2.4983

Abstract

Fishing is not only about efforts to meet food needs and livelihoods but has become more complex involving socio-economic issues and environmental sustainability. There needs to be more attention to fishing activities to ensure their sustainability. By introducing environmentally friendly fishing gear to children in Cemara village, Lembar District, it is hoped that these young participants, as the future generation, will be more aware of and care for the preservation of the biological environment around them. This activity involved 30 children aged 10-12 years. The Community Service Activity (PKM) was held on June 5, 2024, from 3:00 PM until completion in Cemara Village, Lembar District, West Lombok Regency. This activity was conducted using a counseling method with an approach to the children. The method of this activity started with a participatory approach, field demonstrations, information sharing, collaboration, and monitoring and evaluation. The results of the counseling on the use of environmentally friendly fishing gear in Cemara village showed that the participants were very enthusiastic about this activity, as evidenced by the number of questions from the participants. The atmosphere of this counseling activity was pleasant and friendly. Based on the discussion results, it was found that the counseling participants knew many types of fishing gear but did not know much about whether the fishing gear was environmentally friendly or not. The conclusion of the community service activity carried out in Cemara village, Lembar District, is that this activity has increased the participants' knowledge and information about environmentally friendly fishing gear, as shown by the many questions and active participation of the participants.
PENANAMAN MANGROVE SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN PESISIR DI DESA LEMBAR SELATAN, KECAMATAN LEMBAR, KABUPATEN LOMBOK BARAT Affandi, Rangga Idris; Scabra, Andre Rachmat; Abidin, Zaenal; Dwiyanti, Septiana; Setyono, Bagus Dwi Hari; Nurlaila, Nurlaila
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5873

Abstract

Desa Lembar Selatan, yang terletak di Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, memiliki potensi mangrove yang signifikan. Diskusi dengan warga pesisir mengungkapkan bahwa lahan mangrove semakin berkurang akibat aktivitas manusia. Dalam pengabdian sebelumnya, telah dilakukan transfer ilmu tentang pentingnya mangrove untuk lingkungan melalui penyuluhan. Untuk melanjutkan upaya tersebut, kegiatan pengabdian berikutnya melibatkan penanaman bibit mangrove di pesisir Desa Lembar Selatan sebagai aksi nyata pelestarian dan contoh langsung bagi masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah menambah luasan wilayah mangrove di wilayah Lombok Barat, khususnya Desa Lembar Selatan serta mendukung aksi nyata pelestarian mangrove dan memberikan contoh kepada masyarakat secara langsung. Pada kegiatan pengabdian ini, serangkaian kegiatan yang direncanakan secara terstruktur digunakan sebagai metode. Perencanaan kegiatan ini didasarkan pada hasil diskusi dan koordinasi antara seluruh tim pelaksana. Metode yang disepakati adalah sebagai berikut: survei lokasi, penyuluhan, penanaman mangrove, dan evaluasi kegiatan. Hasil yang didapat dari kegiatan pengabdian di Dusun Cemare fokus pada penanaman mangrove untuk melindungi hutan yang terancam akibat aktivitas lokal. Penyuluhan di Pesisir Pantai Dusun Cemare mencakup materi tentang penanaman mangrove dan diikuti sesi tanya jawab untuk memperdalam pengetahuan peserta. Penanaman mangrove dimulai setelah penyuluhan, dengan persiapan alat dan bahan serta pengarahan teknis tentang cara menanam. Peserta kemudian melaksanakan penanaman sesuai petunjuk yang diberikan. Setelah penanaman mangrove, tim melakukan evaluasi untuk menilai kegiatan dan merencanakan program lanjutan, termasuk penanaman di wilayah lain dan sistem pendampingan masyarakat. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah ilmu cara menanam mangrove telah tersampaikan kepada masyarakat di Dusun Cemare, Desa Lembar Selatan.
BIMBINGAN TEKNIS PENANGANAN PASCA PANEN DAN TRANSPORTASI LOBSTER PASIR (Panulirus homarus) DI KERAMBA JARING APUNG DUSUN UJUNG BETOK LOMBOK TIMUR Asri, Yuliana; Affandi, Rangga Idris; Mulyani, Laily Fitriani; Dwiyanti, Septiana; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Alim, Sahrul; Diniariwisan, Damai; Setyono, Bagus Dwi Hari; Sumsanto, Muhammad
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.6928

Abstract

Spiny lobsters (Panulirus homarus) are a high-value fishery commodity with strong demand in both local and international markets. Ujung Betok, located on the coast of East Lombok, is a center for spiny lobster aquaculture using floating net cages (FNC). Despite growing production, a common issue observed during transport is the decline in lobster quality, and in some cases, mortality, which significantly reduces market value. To address this problem, technical training was conducted focusing on post-harvest handling and transportation techniques aimed at preserving lobster quality up to the point of delivery. The activity was carried out through field surveys, educational sessions, and hands-on practical demonstrations at the FNC sites in Ujung Betok. Effective post-harvest handling is indicated by the lobster's ability to survive transport in healthy, undamaged condition, maintaining freshness equivalent to that at harvest. The post-harvest procedure includes sorting, holding, cold stunning, packaging, and transportation. Drier packaging methods have shown to significantly extend survival during transit. The fundamental principle of spiny lobster handling and packaging is to maintain product quality while minimizing physical injury and stress, both of which can lead to mortality.
Edukasi Potensi Ekologis dan Ekonomi Mangrove Bagi Masyarakat Pesisir Dusun Ujung Betok, Jerowaru Diniariwisan, Damai; Asri, Yuliana; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Affandi, Rangga Idris; Dwiyanti, Septiana; Alim, Sahrul; Diamahesa, Wastu Ayu; Sumsanto, Muhammad; Setyono, Bagus Dwi Hari; Scabra, Andre Rachmat
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.7129

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peran penting secara ekologis dan ekonomis bagi masyarakat pesisir, namun kesadaran masyarakat terhadap nilai tersebut masih rendah. Banyak lahan mangrove di pesisir Ujung Betok yang mulai rusak dan beralih fungsi menjadi dermaga tradisional atau bahkan sekedar tempat pembuangan sampah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Dusun Ujung Betok terhadap potensi ekologi dan ekonomi mangrove. Metode pelaksanaan terdiri atas survei lokasi dan edukasi langsung berupa sosialisasi interaktif di lapangan. Edukasi diberikan melalui diskusi dan penyampaian materi tentang jenis mangrove, manfaat ekologis seperti pencegahan abrasi dan habitat biota, serta manfaat ekonomis seperti potensi hasil olahan dan ekowisata. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang ditandai dengan antusiasme dan kemampuan menjelaskan kembali materi, serta munculnya kesadaran terhadap pentingnya konservasi. Edukasi mangrove secara langsung efektif dalam meningkatkan literasi masyarakat dan berpotensi mendorong keterlibatan aktif mereka dalam upaya konservasi berbasis manfaat berkelanjutan.
APLIKASI PENGUNAAN JARING INSANG SEBAGAI PENUNJANG DALAM MEMENUHI KETERSEDIAAN PAKAN PADA BUDIDAYA LOBSTER DI TELUK EKAS Sumsanto, Muhammad; Setyono, Bagus Dwi Hari; Asri, Yuliana; Diniarti, Nanda; Marzuki, Muhammad; Affandi, Rangga Idris; Diniariwisan, Damai; Diamahesa, Wastu Ayu; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Dwiyanti, Septiana
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.7198

Abstract

Guna menghadapi permasalahan tentang ketersediaan pakan karena peningkatan harga, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan pakan alternatif pengganti. Pakan alternatif pengganti yang dapat digunakan adalah dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada di sekitar lokasi budidaya. Potensi kelimpahan jenis ikan yang ada di Teluk Ekas dapat digunakan sebagai pakan bagi lobster dengan penangkapan secara langsung menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan. Penggunaan alat tangkap ikan ini diharapkan dapat menunjang ketersediaan pakan selama proses budidaya lobster dan menekan penggunaan pakan buatan. Budidaya lobster di Indonesia masih bergantung pada ikan rucah sebagai pakan utama. Ikan rucah mengandung protein tinggi yang mampu memenuhi kebutuhan protein organisme budidaya untuk mendukung pertumbuhan. Selain itu, harganya terjangkau dan ketersediaannya cukup melimpah. Kelimpahan stok ikan rucah yang tinggi ini belum dimanfaatkan dengan baik oleh para pembudidaya karena keterbatasan alat tangkap yang mendukung, sehingga para pembudidaya hanya mengandalkan hasil tangkapan oleh para nelayan yang setiap hari pergi mencari ikan. Salah satu upaya dalam merespons persoalan untuk mengamankan stock pakan lobster berupa ikanĀ  rucah adalah dengan inovasi teknologi penangkapan ikan menggunakan jaring insang. Para pembudidaya belum memahami bahwa kelimpahan sumberdaya ikan yang ada di sekitar KJA dapat dimanfaatkan sebagai pakan dalam proses budidaya. Kelompok pembudidaya yang tergabung dalam Pokdakkan Pasir Putih diberikan pendampingan melalui penyuluhan dan Focus Group Discussion (FGD) untuk mempelajari, mempraktekkan dan menggunakan jaring insang guna memenuhi stok pakan bagi lobster yang dibudidayakan.
PENINGKATAN KUALITAS SOSIAL KARYAWAN TAMBAK UDANG INTENSIF DI DESA DADAP KECAMATAN SAMBELIA LOMBOK TIMUR Malik, Muhammad Dzakiy; Umam, Khairul; Scabra, Andre Rachmat; Asri, Yuliana; Dwiyanti, Septiana; Sumsanto, Muhammad; Affandi, Rangga Idris
Jurnal Wicara Vol 1 No 5 (2023): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/wicara.v1i4.3375

Abstract

Desa Dadap merupakan desa pertanian dengan penduduk mayoritas sebagai petani yaitu menanam cabai dan tembakau setiap tahunnya dalam menunjang kegiatan pertanian tersebut digunakan sarana seperti sumur bor dan saluran irigasi sawah, Selain itu juga penduduk desa dadap bekerja sebagai nelayan untuk bagian pesisir pantai. Pada dusun Ujung terdapat perusahaan tambak udang vaname yang dikelola oleh PT. Panen Berkat Sejahtera Bersama. PT. PBSB Dadap merupakan salah satu perusahaan tambak udang yang berfokus di bagian pembesaran udang vaname. Dalam kegiatan produksi udang di tambak PT. PBSB juga melibatkan masyarakat sebagai tempat izin agar tambak tersebut berjalan dengan lancar pada saat kegiatan budidaya. Tujuan perusahaan melibatkan masyarakat juga untuk meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat sekitar serta bisa berperan dalam penyediaan lapangan masyarakat sekitar dan mampu meningkatkan perekonomian pada daerah tersebut. Selain itu juga perusahaan melakukan kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat seperti melakukan buka bersama, tadarus, pemberian takjil, gotong royong dan pembersihan pantai.
Diversifikasi Produk Olahan Ikan Kekinian dalam rangka Pencegahan Stunting di Desa Mertak Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Junaidi, Muhammad; Diniarti, Nanda; Dwiyanti, Septiana; Larasati, Chandrika Eka; Diniariwisan, Damai; Irawati, Betari Athiyah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.8988

Abstract

Potential fish resources have the opportunity to be developed as a profitable fishing business to improve the economy and nutritional quality of food. Businesses processing fishery products through diversification of processed products can not only increase benefits and added value, diversification of processed fish products can increase fish consumption which can support reducing stunting. Activities to develop diversification of contemporary processed fish products in the context of preventing stunting in the form of counseling and training will be carried out in Mertak Village, Pujut District, Central Lombok Regency. The methods used in service activities are qualitative and quantitative, where the qualitative method used is by conducting participatory observation during the education and training process. The quantitative method is carried out by distributing questionnaires in the form of questionnaires before and after attending counseling and training. Implementation of activities is carried out in three stages, namely preparation, implementation and monitoring and evaluation. The results of the activity show that the community service that has been carried out through counseling and training in the development of diversification of contemporary processed fish products, including fish nuggets and fish sempol, has been quite successful in increasing the knowledge, understanding and skills of participants, where based on pre-test and post-test evaluations the increase reached 96 -100%. Thus, this activity needs to be followed up by providing assistance to participants who have an interest in processing businesses through the formation of joint businesses, while participants who are posyandu cadres provide assistance in educating posyandu participants in the fish eating movement to prevent and reduce stunting in Mertak Village.
EFEK EKSTRAK DAUN Rhizophora mucronata PADA IMUNITAS Cyprinus rubrofuscus YANG TERINFEKSI Aeromonas hydrophila Mulyani, Laily Fitriani; Dwiyanti, Septiana; Diniariwisan, Damai
BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap Vol 17, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bawal.17.1.2025.36 - 45

Abstract

Aeromoniasis yang disebabkan oleh Aeromonas hydrophila merupakan salah satu penyakit bakteri yang berdampak signifikan pada budidaya ikan Cyprinus rubrofuscus. Penggunaan bahan alami sebagai imunostimulan telah banyak dikaji untuk meningkatkan ketahanan ikan terhadap infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek ekstrak daun Rhizophora mucronata terhadap respons imun dan tingkat kelangsungan hidup Cyprinus rubrofuscus yang terinfeksi A. hydrophila. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan beberapa perlakuan dosis ekstrak KN (kontrol tanpa ekstrak + infeksi NaCl), KP (kontrol tanpa ekstrak + infeksi bakteri), P1 (ekstrak dengan dosis 0,5% + infeksi bakteri), P2 (ekstrak dengan dosis 1% + infeksi bakteri), dan P3 (ekstrak dengan dosis 2% + infeksi bakteri) yang diberikan melalui penyuntikan. Parameter yang diamati meliputi eritrosit, leukosit, hemoglobin, hematokrit, fagositosis, total bakteri dan tingkat kelangsungan hidup ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun R. mucronata secara signifikan meningkatkan respons imun ikan, ditandai dengan peningkatan jumlah leukosit, aktivitas fagositosis, dan tingkat kelangsungan hidup dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kelangsungan hidup ikan juga lebih tinggi pada kelompok yang diberi perlakuan ekstrak dibandingkan dengan kontrol. Kesimpulannya, ekstrak daun R. mucronata berpotensi sebagai imunostimulan alami yang efektif dalam meningkatkan ketahanan C. rubrofuscus terhadap infeksi A. hydrophila.
ANALISIS TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT NELAYAN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN DESA TANJUNG LUAR, KABUPATEN LOMBOK TIMUR Mulyani, Laily Fitriani; Asri, Yuliana; Dwiyanti, Septiana
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v3i1.2351

Abstract

This service aims to determine the level of welfare of fishing communities in East Lombok. This service was carried out for fishermen at the Tanjung Luar Fish Landing Base, East Lombok Regency, West Nusa Tenggara. The sample in this study is 15% of the total fisherman population in the base area. Data collection technique used is interview. The data analysis technique used was descriptive qualitative analysis. The results showed that the welfare level of the fishing community was 52 respondents (54.1%) belonging to the poor, 36 respondents (37.5%) belonging to the prosperous I, and 8 respondents (8.3%) belonging to the prosperous II. If it is related to the 2022 East Lombok Regency Minimum Wage, which is Rp. 2,372,532, then all respondents fall into the poor category, the income of the pre-prosperous people is Rp. 897,000, the prosperous people I Rp. 1,149,000, and the prosperous people II Rp. 1,470,000.
Kampanye Gemar Makan Ikan (Gemarikan) dalam upaya Peningkatan Gizi di Kelurahan Pancor Kabupaten Lombok Timur Dwiyanti, Septiana; Fitriani Mulyani, Laily; Asri, Yuliana
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v3i2.2793

Abstract

The low level of fish consumption in Indonesia has an impact on malnutrition. One of the efforts to improve nutrition from an early age is through the Fish-Eating Movement (Gemarikan) program. Gemarikan is a movement to motivate people to increase their fish consumption patterns. The importance of regulating fish consumption patterns from an early age must be prioritized because fish is one of the important sources of protein needed in the growth and development stages of children from an early age. The purpose of this community service is to be able to provide knowledge about the importance of consuming fish, so that they are more interested in consuming fish. fish compared to other foods. The service method consists of a location survey stage and the Gemarikan campaign through socialization. Participants in this service activity consist of early childhood with an age range of 6-12 years and the surrounding community. This activity was carried out at the Nurul Imam Al-Quran Education Park (TPQ) in the Pancor Lauq Mosque, East Lombok Regency. This activity received a very good reception as evidenced by the enthusiastic participants and lots of interaction in the form of discussion of participants and presenters during this activity. The benefits of this activity are expected to provide knowledge about the benefits of consuming it so that it can increase interest in consuming fish from an early age so that it can raise the degree of nutritional value for children in Indonesia, especially in East Lombok Regency.