Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Uji Efektivitas Minyak Zaitun (Olive Oil) Extra Virgin dan Extra Light Dibandingkan dengan NaCl 0,9% Terhadap Penyembuhan Luka Insisi Mencit (Mus Musculus) Maulidiah, Nurul Farah; Syamsu, Rachmat Faisal; Surdam, Zulfiyah; Gani, Azis Beru; Ikram, Dzul
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i1.55000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas minyak zaitun ekstra virgin dan ekstra light dibandingkan dengan NaCl 0,9% dalam penyembuhan luka insisi pada mencit (Mus musculus). Metode yang digunakan adalah eksperimental laboratoris dengan rancangan post test only control group. Sebanyak 30 ekor mencit jantan berusia 2-3 bulan dibagi menjadi tiga kelompok: kelompok kontrol (NaCl 0,9%), kelompok minyak zaitun ekstra virgin, dan kelompok minyak zaitun ekstra light. Pengukuran panjang luka dilakukan pada hari ke-1, ke-7, dan ke-14 pasca perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua kelompok mengalami penyembuhan luka, namun tidak ada perbedaan signifikan antara kelompok perlakuan. Minyak zaitun ekstra virgin menunjukkan potensi lebih baik dibandingkan minyak zaitun ekstra light dan NaCl 0,9%, meskipun hasil uji statistik tidak menunjukkan perbedaan signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai penggunaan minyak zaitun dalam perawatan luka.
Efektivitas Pemberian Jahe (Zingiber officinale) Terhadap Frekuensi Hiperemesis gravidarum: Literature Review Rezkyana, Aining; Royani, Ida; Ikram, Dzul
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i9.16335

Abstract

Mual dan muntah merupakan kondisi umum dialami hampir semua ibu hamil. Kebanyakan obat antiemetik tidak disetujui untuk diberikan kepada ibu hamil karena dikatakan dapat menyebabkan efek samping kepada ibu maupun janin. Jahe (Zingiber officinale) merupakan salah satu terapi alternatif yang diketahui dengan sifat antiemetiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian jahe (Zingiber officinale) terhadap frekuensi hiperemesis gravidarum dan mengidentifikasi senyawa aktif serta mekanisme kerja yang terlibat dalam mengurangi mual muntah pada kehamilan. Desain penelitian yang digunakan adalah Literature Review dengan melakukan penelusuran di Google Scholar, ScienceDirect, dan Pubmed. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi (periode penerbitan 10 tahun, yaitu dari tahun 2014 – 2024, menggunakan Bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia, dan merupakan artikel penelitian. Protokol penelitian dibuat berdasarkan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analyses). Hasil penelitian menunjukan jahe (Zingiber officinale) dan senyawa bioaktif yang dikandungnya antara lain gingerol, shogaol, paradol, dan zingerone terbukti efektif mengurangi frekuensi mual muntah pada hiperemesis gravidarum. Mekanisme kerja yang terlibat berupa modulasi reseptor serotonin (5-HT3), peningkatan produksi nitric oxide (NO), dan perlindungan mukosa lambung. Terdapat variasi sediaan yang digunakan mulai dari tablet, pil, kapsul, jahe segar dengan rentang dosis 250 mg – 2,5 g. Jahe (Zingiber officinale) dapat digunakan sebagai suplemen alami yang efektif untuk mengurangi frekuensi hiperemesis gravidarum.