Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PERAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) UNTUK MENGHADAPI TANTANGAN DIGITALISASI DALAM STUDI KELAYAKAN BISNIS PADA ERA INDUSTRI 4.0: Peran starategi SDM di era digitalisasi Aulya triana; Nirwana; Nurfadilla; Hasni
Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memasuki paruh pertama milenium kedua, tantangan yang dihadapi perusahaan atau organisasi semakin berat dan kompleks. Berbagai bentuk ketidakmampuan muncul seperti cepatnya globalisasi, percepatan inovasi, dan kompetisi yang terus tumbuh yang mengakibatkan mudah berubahnya situasi pasar (volatility), kompleksitas, danambiguitas. Era ini lebih dikenal dengan istilah era Industri 4.0 atau Revolusi Industri 4.0  yang ditandai dengan meningkatnya digitalisasi di segala bidang sehingga orang, objek, dan sistem dapat terhubung secara real time  Dalam konteks ini, sumber daya manusia (SDM) memegang peran strategis sebagai penggerak utama transformasi digital. SDM tidak hanya bertindak sebagai pelaksana teknis, tetapi juga harus memiliki kapabilitas analisis, literasi digital, dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan yang cepat. Analisis pasar, evaluasi keuangan, hingga proyeksi kelayakan usaha kini banyak bergantung pada data real-time dan sistem digital yang hanya dapat berjalan efektif bila didukung oleh SDM yang kompeten.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sumber daya manusia (SDM) dalam mendukung proses digitalisasi studi kelayakan bisnis di dua UMKM lokal: Toko Kopi Suju dan Es Teh Dua Daun, yang berlokasi di Desa Uloe, Kecamatan Dua Boccoe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kopi Suju telah menerapkan teknologi digital secara aktif melalui aplikasi kasir, pembayaran QRIS, dan promosi media sosial. Sementara itu, Es Teh Dua Daun masih dalam tahap awal digitalisasi, dengan fokus pada penggunaan WhatsApp dan QRIS. Kedua usaha menunjukkan bahwa digitalisasi tidak harus kompleks untuk menghasilkan dampak positif terhadap efisiensi operasional dan pengalaman konsumen. Pengembangan kompetensi SDM menjadi kunci utama dalam proses transformasi digital ini.
Edukasi dan Pendampingan Pengambilan Keputusan Jangka Pendek Berbasis Biaya Relevan Di PT Yude Jaya Sentosa Rita Dwi Putri; Nidia Anggraini Das; Nurfadilla; Hafifatul Hidayah; Adel Ramadani Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i1.2083

Abstract

Pengambilan keputusan jangka pendek merupakan bagian penting dalam aktivitas operasional perusahaan karena berkaitan langsung dengan efisiensi biaya dan pencapaian laba. Namun, dalam praktiknya, keputusan jangka pendek sering kali diambil tanpa didukung oleh analisis biaya yang memadai, sehingga berpotensi menimbulkan keputusan yang kurang optimal. PT Yude Jaya Sentosa sebagai perusahaan pengembang perumahan menghadapi berbagai permasalahan terkait pengambilan keputusan jangka pendek, khususnya dalam pembangunan dan penjualan unit rumah subsidi, seperti penentuan kelayakan pembangunan per unit, pengendalian biaya konstruksi, serta penetapan harga jual yang mampu menutup biaya relevan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada manajemen PT Yude Jaya Sentosa dalam pengambilan keputusan jangka pendek melalui analisis biaya relevan. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif dan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, serta pendampingan perhitungan biaya relevan berdasarkan kasus yang dihadapi perusahaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep biaya relevan dan penerapannya dalam pengambilan keputusan jangka pendek. Edukasi dan pendampingan ini diharapkan dapat membantu perusahaan dalam mengambil keputusan yang lebih rasional, efisien, dan berbasis data.