Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Relationship between Independent Learning and Learning Achievement of Students in Grade VII of St. Theresia Catholic Junior High School in Kupang in the 2024/2025 Academic Year Nana, Claudius Robert; Margaretha, Dhiu; Bone, Matilda Pia
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 10 No 1 (2026): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the relationship between learning independence and the academic achievement of seventh-grade students at Sta. Theresia Catholic Junior High School in Kupang City for the 2024/2025 academic year. This study uses a quantitative descriptive research design. The variables in this study are the independent variable (X) of learning independence and the dependent variable (Y) of academic achievement. Data collection instruments used learning independence questionnaires and document studies. Data analysis used the Pearson correlation technique and was processed using SPSS version 26 for Windows. The results of the research data analysis showed a correlation coefficient of 0.522. This means that there is a relationship between learning independence and student achievement.
Perbedaan Motivasi Belajar Siswa SMA Ditinjau dari Jenis Kelamin Musu, Kasilda Mali; Lejap, Gracianus Edwin Tue P; Margaretha, Dhiu
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.109474

Abstract

Motivasi belajar merupakan faktor penting yang memengaruhi keberhasilan siswa dalam mencapai tujuan pendidikan. Namun, tingkat motivasi belajar seringkali berbeda antara siswa laki-laki dan perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar siswa SMA Katolik Sint Carolus Kupang berdasarkan jenis kelamin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Populasi penelitian berjumlah 107 siswa kelas X dan XI, dengan sampel sebanyak 47 siswa yang ditentukan melalui teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa angket, sedangkan teknik analisis data menggunakan independen sampel t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata motivasi belajar siswa perempuan sebesar 116,57 lebih tinggi dibandingkan dengan siswa laki-laki sebesar 106,08, dengan nilai signifikansi 0,001 (p<0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan motivasi belajar siswa SMA Katolik Sint Carolus Kupang berdasarkan jenis kelamin, di mana siswa perempuan memiliki motivasi belajar yang lebih tinggi dibandingkan siswa laki-laki.
Efektivitas Penerapan Teknik Behavioral Contract Dalam Konseling Kelompok untuk Mengurangi Perilaku Membolos Siswa SMP Essen, Yosefina Rosari; Sembiring, Kristinus; Margaretha, Dhiu
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i1.115641

Abstract

Perilaku membolos yang masih sering terjadi pada siswa menunjukkan perlunya intervensi efektif, salah satunya melalui penerapan teknik behavioral contract dalam konseling kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan teknik behavioral contract dalam konseling kelompok untuk mengurangi perilaku membolos siswa Kelas VIII A UPTD SMPN 10 Kupang Tahun Pelajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pre-experimental design (one group-pretest-posttest design) pada 30 siswa, dengan pengumpulan data menggunakan angket perilaku membolos dan pedoman intervensi sebagai instrumen perlakuan. Hasil analisis menunjukkan nilai ?ℎ????? sebesar 20,733 sedangkan nilai ?????? pada taraf signifikan 5% sebesar 2,364, sehingga ?ℎ????? > ??????, yang menandakan adanya pengurangan perilaku membolos secara signifikan. Dengan demikian, penerapan teknik behavioral contract dalam konseling kelompok terbukti efektif untuk mengurangi perilaku membolos siswa kelas VIII A UPTD SMPN 10 Kupang Tahun Pelajaran 2025/2026.
Profil Penggunaan Game Online pada Siswa SMPK Adisucipto Kupang dan Implikasinya bagi Bimbingan Pribadi Beka, Yasinta Gonda; Margaretha, Dhiu; Doni, Yohanes Demon
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.110034

Abstract

Meningkatnya penggunaan game online di kalangan siswa SMP menimbulkan masalah berupa menurunnya motivasi dan tanggung jawab belajar sehingga perlu adanya bimbingan pribadi untuk membantu mengatasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan game online pada siswa kelas VIII SMPK Adisucipto Kupang Tahun Pelajaran 2024/2025 dan implikasinya bagi layanan bimbingan pribadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 182 siswa dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 45 siswa. Instrumen yang digunakan berupa angket. Teknik analisis data menggunakan analisis kecenderungan pusat. Hasil analisis data menunjukkan skor rata-rata 109,06, berada pada kriteria 106-137, termasuk pada kategori tinggi. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan game online siswa kelas VIII SMPK Adisucipto Kupang berada pada kategori tinggi. 
Analisis Faktor-Faktor Penghambat Kinerja Guru BK di Sekolah Menengah Pertama Asuhan Yayasan Swastisari Kupang Luan, Maria Rosamawati; Lio, Stefanus; Margaretha, Dhiu
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i1.112142

Abstract

Guru bimbingan dan konseling memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah menengah pertama. Namun, kinerja guru bimbingan dan konseling di sekolah khususnya SMP Asuhan Yayasan Swastisari Kota Kupang terhambat oleh beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor penghambat kinerja guru bimbingan dan konseling di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru-guru bimbingan dan konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang menghambat kinerja guru bimbingan dan konseling yaitu kurangnya dukungan sekolah terutama terkait tidak adanya jam bimbingan dan konseling khusus dan kurangnya perhatian terhadap peran guru bimbingan dan konseling, sarana dan prasaran tidak memadai terutama terkait ruang bimbingan dan konseling yang tidak memadai dan tidak adanya ruang khusus konseling, kurangnya kolaborasi terutama terkait kurangnya komunikasi dan kerja sama dengan wali kelas dan orang tua siswa, kurangnya keterbukaan siswa terutama terkait kurangnya kepercayaan siswa terhadap guru bimbingan dan konseling, serta kurangnya motivasi siswa untuk datang ke ruang konseling. Dapat disimpulkan bahwa kinerja guru Bimbingan dan Konseling (BK) masih terhambat oleh berbagai faktor, baik secara struktural maupun interpersonal. Secara struktural, tidak adanya alokasi jam BK, keterbatasan sarana dan prasarana, serta ketiadaan ruang konseling khusus menjadi kendala utama dalam optimalisasi layanan.