Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF MELALUI PEMANFAATAN AUDIO VISUAL Romandona, Okky Aditya; -, Suwahyo; -, Wahyudi
Automotive Science and Education Journal Vol 1 No 1 (2012): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Automotive Science and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOMPETENSI DASAR MEMELIHARA UNIT FINAL DRIVE PENGGERAK EMPAT RODA Aditya, Rangga; Suharmanto, Agus; Suwahyo, Suwahyo
Automotive Science and Education Journal Vol 3 No 2 (2014): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Automotive Science and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dan keefektifan penerapan model pembelajaran kooperatif jigsaw terhadap Kompetensi Dasar Memelihara Unit Final Drive Penggerak Empat Roda pada siswa kelas XI TKR di SMK NU Ma’arif 2 Kudus. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI TKR SMK NU Ma’arif 2 Kudus. Adapun sampelnya adalah siswa kelas XI TKR 1 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas XI TKR 2 sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 87,97 sedangkan rata-rata posttest kelas kontrol sebesar 80,67 dan nilai gain kelas eksperimen sebesar 0,63 sedangkan  nilai gain kelas kontrol sebesar 0,44, sehingga dapat disimpulkan kelas eksperimen lebih unggul dibandingkan kelas kontrol. Persentase ketuntasan siswa kelas eksperimen setelah diberi perlakuan adalah 96,6% dan untuk kelas kontrol adalah 83,3%. Simpulan penelitian ini adalah hasil belajar kompetensi dasar memelihara unit final drive dengan model pembelajaran kooperatif Jigsaw lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional dan penerapan model pembelajaran kooperatif Jigsaw terbukti efektif karena terjadi peningkatan hasil belajar pada kompetensi dasar memelihara unit final drive.This research aim to know the make up of result learn student and effectiveness of applying of model study of cooperative jigsaw to result learning basic competence of four wheel drive unit maintenance at class student of XI TKR in SMK NU Ma’Arif 2 Kudus. This population research is entire class student of XI TKR SMK NU Ma’Arif 2 Kudus. Sampel in this researcg is class student of XI TKR 1 as experiment class and class student of XI TKR 2 as control class. Result of research indicate that mean of posttest experiment class equal to 87,97 while mean of posttest class control equal to 80,67 and value of gain experiment class equal to 0,63 while value of gain class control equal to 0,44, so that can be told experiment class more is pre-eminent compared to control class. Complete percentage of experiment class student and class control arter given by traetment is 96,6% and 83,3%. This research node is result learn elementary interest look after final drive with model study of cooperative jigsaw compared to better of conventional study and applying of model study of cooperative jigsaw effective proven because happened the make up of result at basic competence of four wheel drive unit maintenance.
PENERAPAN MODEL EXPLICIT INSTRUCTION BERBANTUAN JOBSHEET UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOMPETENSI PERBAIKAN SISTEM KOPLING Maulana, Firman; Suwahyo, Suwahyo; Yudiono, Heri
Automotive Science and Education Journal Vol 3 No 1 (2014): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Automotive Science and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini yaitu guru kurang memperhatikan pemilihan model pembelajaran yang cocok diterapkan untuk memenuhi kompetensi yang harus dicapai, hasil belajar siswa yang dilihat dari nilai ulangan harian kelas XI TKR 1 masih tergolong kurang baik sehingga diperlukan perlakuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa, guru kurang maksimal menerapkan model pembelajaran langsung akibatnya dalam pelaksanaan pembelajaran tidak sesuai dengan sintaks pembelajaran langsung yang ada sehingga siswa kurang memahami tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model explicit instruction berbantuan jobsheet di SMK Negeri 1 Petarukan, untuk mengetahui nilai siswa sebelum dan setelah diterapkan model explicit instruction berbantuan jobsheet, untuk mengetahui tanggapan guru dan siswa terhadap penerapan model explicit instruction berbantuan jobsheet di SMK Negeri 1 Petarukan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitian ini siswa kelas XI TKR 1 SMK Negeri 1 Petarukan tahun ajaran 2013/2014 dengan jumlah 38 siswa. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model explicit instruction berbantuan jobsheet dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI TKR 1 SMK Negeri 1 Petarukan. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya hasil belajar siswa dengan pencapaian rata-rata pra siklus 63,45, siklus I yaitu 77,13, siklus II yaitu 82,87. Sedangkan presentase Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) mencapai 21,05% pada pra siklus, 84,21% pada siklus I, 92,11% pada siklus II. Rata-rata tanggapan guru sebesar 83,93% yang termasuk dalam kategori baik dan siswa sebesar 85,81% yang termasuk dalam kategori sangat baik.Issues raised in this study are the teachers less suitable learning model selection applied to meet the competencies to be achieved, the results of students learning the value of result of Deuteronomy daily class XI TKR 1 still belongs to the less well so it is necessary to improve the treatment results of student learning, teachers applying learning model is insufficient direct consequences in the implementation of learning does not comply with the syntax of an existing direct learning so that students understand the purpose of learning. This study aims to determine the application of the explicit instruction aided jobsheet in SMK Negeri 1 Petarukan , to determine the value of students before and after application of the explicit instruction model aided jobsheet, to determine the response of teachers and students to the application of the explicit instruction model aided jobsheet in SMK Negeri 1 Petarukan . This research is Classroom Action Research ( CAR). The subjects XI TKR 1 class student of SMK Negeri 1 Petarukan school year 2013/2014 the number of 38 students . The results showed that the application of the explicit instruction model aided jobsheet to improve study’s result of students of class XI TKR 1 SMK Negeri 1 Petarukan . This is evidenced by the increasing achievement of student study’s result with pre-cycle average of 63.45 , which is 77.13 first cycle , the second cycle is 82.87. While the percentage of completeness Minimum Criteria ( KKM ) reached 21.05 % in the pre cycle , 84.21 % in the first cycle , 92.11 % in the second cycle. Averages responses of teachers amount 83,93% as fine category and students responses amount 85,81% as very fine category.
MENINGKATKAN KOMPETENSI PEMAHAMAN DIFERENSIAL DENGAN PERAGA DIFERENSIAL LIGHT EMITING DIODE (LED) Febrianto, Ryan; Suwahyo, Suwahyo; Supraptono, Supraptono
Automotive Science and Education Journal Vol 3 No 2 (2014): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Automotive Science and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui apakah pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan peraga diferensial LED dapat meningkatkan kompetensi pemahaman diferensial dengan menggunakan analisis butir soal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian Pre-test Post-test Control Group Design. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan nilai rata-rata hasil belajar pada kedua kelompok. Hasil belajar siswa pada kelompok kontrol semula 59,20 menjadi 80,27 dengan peningkatan sebesar 35,6%. Pada kelompok eksperimen semula yaitu 59,07 menjadi 88,53 dengan peningkatan yang sebesar 49,8%. Ada pengaruh penggunaan peraga LED (Light Emiting Diode) diferensial terhadap nilai hasil belajar siswa dalam pelajaran chasis dan pemindahan, yaitu nilai hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan peraga lebih tinggi daripada nilai hasil belajar siswa yang diajar dengan metode ceramah biasa.The purpose of this study was to determine whether the learning is done using differential display LEDs can improve differential understanding of competence using analysis items. This study used an experimental method with pre-test research design Post-test Control Group Design. Results of data analysis showed that an increase in the average value of learning outcomes in both groups. Student learning outcomes in the control group was originally 59.20 to 80.27 with an increase of 35.6%. In the original experimental group is 59.07 to 88.53 with increase of 49.8%. There is a visual effect of using LED (Light Emiting Diode) to the differential value of student learning outcomes in subjects chassis and displacement, ie the value of the learning outcomes of students who are taught using visual higher than the value of the learning outcomes of students who are taught by regular lecture method.
PERANAN MODUL DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN ANALISIS KERUSAKAN SISTEM REM ABS (ANTI-LOCK BRAKE SISTEM) Hermawan, Indra; -, Suwahyo; Sulistyo, Suratno Margo
Automotive Science and Education Journal Vol 2 No 2 (2013): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Automotive Science and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENERAPAN PERAGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOMPETENSI ELETRIC POWER STEERING PADA MAHASISWA D3 OTOMOTIF -, Mujianto; -, Suwahyo
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 11, No 2 (2011)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat dan mengujl peraga Electric Power Steering serta untuk menge­tahui seberapa besar peningkatan hasil belajar mahasiswa yang pembelajarannya menggunakan peraga tersebut Subyek dalam Penelitian Tindakan Kelas ini adalah Mahaslswa D3 Teknik Mesin, Universitas Negeri Semarang ta-hun ajaran 2010/2011 semester 4, yang terdiri dari 31 mahasiswa. Data dlkumpulkan menggunakan tes dan ob-servasi dan dianallsis dengan teknik deskripsi analitik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil be­lajar. Selisih nilai rata-rata siklus I dan siklus II yaltu 23,37; atau meningkat 47,82%. Rata Kunci:hasil belajar, peraga. Electric Power Steering.   The goal of the research was to make and to test Electric Power Steering visual aid and to identify the increase of student learning result in which the die learning used the visual aid The subject of Class Act Research was the students from D3 Mechanical Engineering Program, Semarang State University, year 2010/2011 in the fourth semester consisting of 31 students. The data was collected using test and observation. It was then analyzed using analytical description technique. The result of research showed that there was learning result Increase. The difference of average score of cycle I and cycle II was 23,37; or it increased 47,82%. Keywords: leaming result visual aid. Electric Power Steering
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN PRAKTIK CHASIS DAN PEMINDAH DAYA KOMPETENSI PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN SISTEM REM Wibowo, Aditya Bagus; Suwahyo, Suwahyo
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran pada praktik chasis dan pe- mindah daya kompetensi pemeliharaan dan perbaikan sistem rem dan mengetahui bagaimana tanggapan guru dan siswa mengenai perangkat pembelajaran tersebut. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D. Hasil va- lidasi ahli terhadap beberapa perangkat pembelajaran dikategorikan valid dengan sedikit revisi, seperti; (1) RPP = 3,9, (2) modul = 4,1, (2) job-sheet =3,8, (3) power point = 4,1. Sedangkan respon guru terhadap perangkat pembela- jaran tersebut adalah baik (41,2) yang didapat dari hasil angket. Hasil angket respon siswa terhadap perangkat pembelajaran juga baik yaitu sebesar 40,8. Sehingga dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan telah layak untuk digunakan didukung oleh respon yang baik dari siswa maupun guru terhadap pe- rangkat pembelajaran tersebut. Hasil penelitian ini dapat diterapkan dalam pembelajaran setelah direvisi, sedang- kan efektifitas perangkat pembelajaran perlu dikaji pada penelitian selanjutnya dengan membandingkan perangkatpembelajaran sebelumnya.
PENGARUH PENGGUNAAN MODUL PEMBELAJARAN INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR KOMPETENSI SISTEM PENGAPIAN KONVENSIONAL Fatkhannudin, Fatkhannudin; Suwahyo, Suwahyo
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 12, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan  penelitian  ini  untuk  mengetahui  peningkatan  hasil  belajar  siswa  pada  kompetensi  sistem pengapian konvensional. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X MO-3 teknik mekanik otomotif SMK N 10 Semarang semester genap yang berjumlah 37 siswa dengan fokus penelitian peningkatan hasil belajar kognitif siswa.  Penelitian  ini  terlaksana  dalam  2  siklus  kegiatan.  Setiap  siklus  penelitian  ini  terdiri  atas  perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II, dari 37 siswa sebanyak 30 siswa telah tuntas dan sebanyak 7 belum tuntas. Nilai rata -rata aktivitas siswa yang dicapai pada siklus I sebesar 66,22% dan pada siklus II sebesar 78,51%. Hasil belajar siswa pada siklus I pembelajaran dilakukan dengan pembelajaran konvensional diperoleh nilai rata-rata 66.22 dan pada siklus II hasil belajar siswa meningkat dengan perolehan nilai rata-rata menjadi 78.51.
KESIAPAN DAN KENDALA YANG DIHADAPI GURU SMK PROGRAM KEAHLIAN OTOMOTIF DI KOTA SEMARANG DALAM MELAKSANAKAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN Nugroho, Aji; Suwahyo, -; Winarno, -
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 9, No 2 (2009)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) diberlakukan secara bertahap. Dengandemikian dibutuhkan kesiapan guru dalam menyusun, melaksanakan sertamengembangkannya. Penelitian ini bertujuan mengetahui kesiapan dan kendala yangdihadapi Guru Program Pendidikan Otomotif SMK di Kota Semarang. Permasalahanyang diteliti mencakup kesiapan Guru SMK Swasta di Semarang melaksanakan KTSP,kendala yang dihadapi dan cara mengatasinya. Penelitian ini menggunakan metodepenelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan datanya menggunakan teknikwawancara, observasi, dan dokumentasi. Guru SMK Swasta di Kota Semarang belumseluruhnya siap menghadapi KTSP karena belum seluruhnya memahami KTSP. MeskiKelas X dan XI sudah menggunakan KTSP namun untuk kelas XII masih menggunakanKBK. Guru menilai KBK dan KTSP cenderung sama meskipun ada sejumlah perbedaan.Kendala dalam pemberlakuan KTSP terutama berkaitan dengan proses pemahamankurikulum itu sendiri. Kendala lainnya adalah KTSP disusun oleh tim sehingga tidaksemua guru ikut serta secara langsung dalam proses penyusunan dan pengembangannya.Upaya terpenting untuk mengatasi kendala tersebut adalah mengadakan rapat guru untukmemecahkan persoalan, mengirim guru mengikuti penataran KTSP serta pelatihan terkaitdengan pembelajaran lainnya.Kata kunci : KTSP keahlian otomotif, Kesiapan dan kendala
PENGARUH SARANA DAN PRASARANA BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR  MATA PELAJARAN ALAT UKUR     Setiadi , -; Eko, Budiarso; Suwahyo, -
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2008)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan  dalam  penelitian  ini  adalah  seberapa  besar  pengaruh  sarana  dan  prasarana  praktik belajar  dengan    hasil  belajar  mata  diklat    alat  ukur,  dan  berapakah  besaran  kontribusinya.  Populasi  dalam penelitian  ini  adalah  85  orang  siswa  kelas  I  program  keahlian  teknik  mekanik  otomotif.  Pengambilan  sampel sebanyak  62  orang  siswa  menggunakan  Normogram  Harry  King  dengan  teknik  random  sampling.  Metode pengumpulan  data menggunakan  dokumentasi,  observasi  dan  tes.  Hasil  penelitian menunjukkan  ada  pengaruh antara sarana dan prasarana belajar terhadap hasil belajar sebesar 0,6886 (kuat). Hasil penelitian juga menunjukan kondisi  sarana  dan  prasarana  praktik  belajar  sebesar  71,83%  dalam  kategori  baik, maka  prestasi  belajar  siswa dalam alat ukur  linier yang diperoleh masuk dalam kategori baik. Besaran kontribusi pengaruh yang terjadi pada sarana dan prasarana praktik terhadap hasil belajar alat ukur liner adalah 47,42%.Kata kunci: Sarana, prasarana, praktikum, alat ukur The  problem  containing  in  this  research  is  how  much  the  effect  of  study  practice  facilities  and infrastructures  toward  study  result  in  measuring  tool  training  subject  is,  and  how  much  the  contribution magnitude  is. The population of  the research was about 85  first graders of automotive mechanical skill program. The sample of it was approximately 62 students using Normogram Harry King with random sampling  technique. Data was collected using methods such as documentation, observation, and test. Research result shows that study facilities and infrastructures brings around 0,6886 toward study result (strong). Other result is that study facilities and infrastructures are 71,83% in good category. Hence, students’ study achievements using linier measuring tool are also in good category. The magnitude of effect happening in practice facilities and infrastructures toward study result using linier measuring tool is about 47,42%.Keywords: facilities, infrastructures, practice, measuring tool