Claim Missing Document
Check
Articles

UPAYA MENINGKATKAN PEROLEHAN NILAI SISWA DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR DENGAN TEMA KEGIATAN SEHARI-HARI PADA SISWA KELAS 1 SEKOLAH DASAR pera, agus; ., Mardiana; Tirsa, Aprima
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 3, No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v3i2.78

Abstract

in first grade’s scores in thematic learning by using image as media with daily activities asthe theme. The method used was descriptive method with qualitative research form. Theresults showed that overall use of image media could improve the acquisition of students’scorein thematic learning, as it can be seen that in action 1 with the result as much as 55%results while in action II the value increased to 68%which showed the increment of 13%. Inconclusion, the results of activities carried out using the image media can improve theacquisition of students’ score in thematic learning with the theme of daily activities onstudents infirst grade at Public Elementary School14,OyahKiri, in academic year 2013/2014.Keywords: Acquisition of Learning Outcomes, Image Media, and Thematic Learning.ABSTRAK. Tujuan penelitian ini ialah untuk meningkatkan perolehan nilai siswadalam peeembelajaran tematik menggunakan media gambar dengan tema kegiatansehari-hari pada siswa kelas I Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah metodedeskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwasecara keseluruhan penggunaan media gambar dapat meningkatkan perolehan nilaihasil kegiatan belajar siswa dalam pembelajaran tematik, dapat dilihat pada tindakan1 dengan hasil 55% dan pada tindakan II meningkat menjadi 68% mengalamipeningkatan sebanyak 13%. Hasil kegiatan yang dilakukan menggunakan mediagambar dapat meningkatkan perolehan nilai siswa dalam pembelajaran tematikdengan tema kegiatan sehari-hari pada siswa kelas 1 Sekolah Dasar Negeri Nomor 14Oyah Kiri, tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : Perolehan Hasil Belajar, Media Gambar, dan PembelajaranTematik.
How Law Student Prepare Their Life to Survive? Niravita, Aprila; Sumardiana, Benny; Wedhatami, Bayangsari; Salam, Syukron; Kamal, Ubaidillah; Laskarwati, Batari; Syariefudin, Iqbal
Indonesian Journal of Advocacy and Legal Services Vol 2 No 1 (2020): Legal Protection in Broader Context in Indonesia and Global Context
Publisher : Faculty of Law, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijals.v2i1.36764

Abstract

Character education is an important element in the effort to prepare superior Indonesian human resources, it is of particular concern to be applied especially among students, there is a need for character education because the attitudes and behavior of the people and people of Indonesia now tend to ignore the noble values ​​of Pancasila which are highly respected and should be rooted in everyday attitudes and behaviors, values ​​such as honesty, politeness, togetherness and religious, gradually eroded by foreign cultures that tend to be hedonistic, materialistic, and individualistic, so that the noble character values ​​are ignored in the future if students and young people are not equipped with character education. Law students have their own challenges, especially in the era of globalization. This paper analyzes and illustrates the character strengthening program for law student activists in Semarang State University through several programs, namely public speaking, strengthening student idealism, strengthening advocacy capacitation and human rights assistance and self-motivation. This research is a field research with the object of research as activists of law students who are members of student organizations. This research confirms that the programs for strengthening the character of students experience several obstacles, one of which is the model used and a relatively short time. However, character education for student activists helps students to survive in real life as part of community members.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA) PADA LEMBAGA PERKREDITAN DESA (LPD) DI KECAMATAN SUSUT ., I Gede Eka Putra Mardiana; ., NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak.; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v2i1.4374

Abstract

Penggunaan teknologi dalam menunjang sistem membawa pengaruh hampir semua aspek dalam pengelolaan bisnis termasuk dalam pengelolaan Lembaga Perkreditan Desa (LPD). LPD adalah lembaga perkreditan desa yang merupakan badan usaha keuangan milik desa yang melaksanakan kegiatan usaha di lingkungan desa dan untuk krama desa. Adapun tujuan pendirian LPD adalah untuk mendorong pembangunan ekonomi masyarakat desa melalui tabungan serta penyaluran modal, memberantas ijon dan gadai gelap, menciptakan pemerataan dan kesempatan berusaha bagi warga desa serta meningkatkan daya beli berupa kelancaran peredaran uang di desa. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan tentang pengaruh faktor keterlibatan pemakai, kemampuan teknik personal, ukuran perusahaan, dukungan manajemen puncak, formalisasi pengembangan sistem, pelatihan dan pendidikan pemakai, dan keberadaan dewan pengarah baik secara simultan maupun parsial terhadap kinerja sistem informasi akuntansi pada LPD di Kecamatan Susut. Hasil uji secara parsial menunjukan bahwa kepuasan pemakai SIA (Y) di Kecamatan Susut variabel yang berpengaruh signifikan adalah faktor keterlibatan pemakai SIA (X1), dukungan manajemen puncak (X4). Sedangkan secara simultan yang berpengaruh signifikan adalah aktor keterlibatan pemakai SIA (X1), kemampuan teknik personal (X2), ukuran perusahaan (X3), dukungan manajemen puncak (X4), formalisasi pengembangan sistem (X5), pelatihan dan pendidikan pemakai (X6), dan keberadaaan dewan pengarah (X7). Kata Kunci : Lembaga Perkreditan Desa (LPD), faktor-faktor SIA, kinerja SIA Support the uae of the system had an impact on almost all aspects of business managemen including the management of rural credit instutions (LPD). LPD is a village credit instutions which are village-owned financial enterprises conducting businisswith in the village and to the village of credit.As for the porpuse of establishing the LPD is to enourage rural economic development through savings and capital distribution, bonded and pledge to eradicate the dark, creating equity and business opportunities for the village as well as increase the purchasing power of thr smooth circulationof money in the village. This study aims to answer the problem of the influence of user involvement, the ability of the technique, the size of the company, top management support, training systems development and formalitazion of user education, and the influence of the presence of the council either simultaneously or partially on the performance of accounting information systems on the LPD in the district. Partiat test results show that satifaction in the district wore SIA shrinkage is a significant variable influencing factor SIA user involvement, top management support. while simultaneously significant factor affecting user involvement SIA, personal technical, copability of company, size formalitazion of labor, management support, system development and the existence oftraining and education steering communittee. keyword : Rural credit instutions, The factor SIA, SIA perfomance
Kebijakan Formulasi Penegakan Hukum Pidana Serta Hak Asasi Manusia Pada Pemanfaatan Lingkungan dan Sumber Daya Alam oleh Perusahaan Multinasional Sumardiana, Benny
Seminar Nasional Hukum Universitas Negeri Semarang Vol. 1 No. 1 (2015): Kesiapan Sistem Hukum Sumber Daya Alam Indonesia dalam Menghadapi Era Masyaraka
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/snhunnes.v1i1.478

Abstract

Modernisasi dan pembangunan telah membawa banyak bencana bagi lingkungan hidup dan kemanusiaan, dalam hal ini, lingkungan hidup ditafsirkan secara konvensional. Lingkungan hidup dianggap sebagai obyek. Perspektif ini mamandang dan menempatkan lingkungan hidup sebagai obyek yang berkonotasi komoditi dan dapat dieksploitasi untuk semata menunjang pembangunan. Lingkungan hidup sebagai sebuah sistem tentu tunduk pada sebuah sistem hukum alam yang ditakdirkannya. Sistem tersebut dapat belangsung dengan seimbang, jika kualitas komponen di dalamnya tetap berjalan stabil. Sebagai sebuah sistem kehidupan, maka lingkungan hidup merupakan sebuah kehidupan yang terdiri dari kehidupan masa lalu, kehidupan masa kini, dan kehidupan masa yang akan datang.
EFEKTIFITAS PENANGGULANGAN ANCAMAN PENYEBARAN PAHAM EKSTRIM KANAN YANG MEMICU TERORISME OLEH POLRI DAN BNPT RI Sumardiana, Benny
Law Research Review Quarterly Vol 3 No 2 (2017): L. Research Rev. Q. (May 2017) "Supervision of Immigration in the Control of Radi
Publisher : Faculty of Law Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.956 KB) | DOI: 10.15294/snh.v3i1.20927

Abstract

Masyarakat Indonesia saat ini sedang menghadapi kondisi darurat adanya penyebaran paham ekstrim. Paham ekstrim yang dimaksud disini adalah pemikiran yang berlebihan atas suatu aliran sehingga menyebabkan loyalis atau penganutnya dapat bersikap berbeda dengan masyarakat umum yang hanya menganut nilai Pancasila. Hal tersebut diperparah dengan pemaksaan terhadap anggota masyarakat lainnya untuk sama-sama menganut aliran atau paham yang dianut. Paham tersebut bila dibiarkan dipahami oleh masyarakat yang secara pengetahuan dan kedewasaan yang belum siap akan mengakibatkan pada lahirnya penganut-penganut paham ekstrim yang mau berbuat apapun untuk mempertahankan atau menyebarkan aliran pemikiran yang dianutnya. Konsep pemikiran ‘ekstrim kanan’ sendiri merupakan satu kelanjutan dari rasa semangat beragama yang sangat kuat, yang ditindaklanjuti dengan berbagai relasi sosial dan politik. Penganut aliran pemikiran ini memandang agama menjadi sumber motivasi pribadi, kelompok, bangsa dan negara. Kelompok yang hendak menerapkan ajaran agama secara paripurna sebagaimana diperintahkan oleh agama dipandang sebagai suatu nilai positif. Penulis menilai maraknya tindak terorisme dikarenakan masifnya penyebaran paham ekstrim yang dapat mempengaruhi dan memprovokasi masyarakat. Masifnya penyebaran paham ekstrim ini salah satunya adalah disebabkan lemahnya pengawasan serta pencegahan oleh penegak hukum yang dalam hal ini perhatian khusus penulis tujukan pada institusi POLRI dan BNPT yang memiliki kewenangan secara langsung menangani terorisme dari segi dampak dan juga pencegahannya. Penulisan ini menggunakan Metode Yuridis Normatif dalam menganalisis permasalahan, mengkaji penyebaran paham ekstrim dan kaitannya dengan perbuatan pidana terorisme yang dilakukan oleh masyarakat dengan peraturan-peraturan yang ada dan teori-teori pakar hukum terkait diharapkan nantinya akan dapat memberikan masukan secara keilmuan atau pertimbangan pada pemerintah maupun pemangku kebijakan agar dapat mengambil keputusan yang tegas dan tepat. Ketegasan pemerintah dalam menangani kejahatan terorisme yang dilakukan oleh pelaku teroris sangat dibutuhkan. Perlu ada formulasi khusus kebijakan hukum pidana dalam menangani penyebaran paham ekstrim ini karena tindak pidana terorisme ini juga disebabkan oleh adanya penyebaran paham ekstrim yang tidak terbendung dalam masyarakat utamanya pemikiran paham ekstrim kanan, tentunya bila formulasi yang diambil tidak tepat justru akan menyebabkan semangat penanggulangan tindak pidana terorisme saat ini hanya akan menjadi usaha yang sia-sia.
Policy on the Formulation of Criminal Law Enforcement and Human Rights in the Utilization of the Environment and Natural Resources by Multinational Companies Sumardiana, Benny
Law Research Review Quarterly Vol 1 No 1 (2015): L. Research Rev. Q. (February 2015) "Legal Aspects in ASEAN Economic Community Pa
Publisher : Faculty of Law Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/snh.v1i01.21465

Abstract

Modernization and development have brought many disasters to the environment and humanity, in this case, the environment is interpreted conventionally. The environment is considered as an object. This perspective views and places the environment as an object that connotes commodities and can be exploited to merely support development. The environment as a system is certainly subject to a natural legal system it is destined. The system can run in a balanced manner, if the quality of the components inside it continues to run stable. As a living system, the environment is a life that consists of past life, present life, and future life.
PENGARUH PENERAPAN METODE MIMICRY MEMORIZATION TERHADAP EFEKTIFITAS PENINGKATAN HAFALAN AL-QUR’AN PADA LANSIA DI MAJELIS UMMAHAT ISHLAHUNNISA’ NGEBEL YOGYAKARTA -, Mardiana
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2018): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g.couns.v3i1.80

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) Mengetahui dan memahami karakteristik santri lansia dalammeningkatkan hafalan Al-Qur’an di Majelis Ummahat Ishlahunnisa’ Ngebel Yogyakarta;2) Mengetahui perbedaan peningkatan hafalan pada lansia antara kelompok intervensidengan kelompok kontrol; 3). Mengetahui pengaruh penerapan metode MimicryMemorization terhadap efektivitas peningkatan hafalan Al-Qur’an pada lansia di majelisUmmahat Ishlahunnisa’ Ngebel Yogyakarta. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif, denganmetode Quasy ekperimen nonequivalent control group design. Jumlah sampel 36responden diperoleh dengan teknik purvose sampling. Analisis data dalam penelitian inimenggunakan distribusi frekuensi, uji Paired T-Test dan uji Independent T-Test. Hasilpenelitian: 1) Mimicry Memorization efektif digunakan responden yang mengalamigangguan penglihatan, Mimicry Memorization dapat digunakan meskipun respondensering mengalami lupa; 2) Terjadi peningkatan jumlah hafalan dari kelompok intervensimaupun kelompok kontrol, kelompok intervensi Mimicry Memorization menunjukanhasil yang signifikan; 3) Terdapat pengaruh penerapan metode Mimicry Memorizationterhadap efektifitas peningkatan hafalan Al-Qur’an pada lansia di Majelis UmmahatIshlahunnisa’ Ngebel Yogyakarta.Kata kunci: mimicry memorization, lansia, peningkatan hafalan al-qur’an
PRODUKSI IKAN BANDENG DALAM PENERAPAN TEKNOLOGI DI DESA PABBENTENGAN MARUSU KABUPATEN MAROS -, Mardiana; -, Fatmawati
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 16 No. 3 (2016): Ecosystem Vol 16 No 3, Oktober-Desember 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

How Law Student Prepare Their Life to Survive? Niravita, Aprila; Sumardiana, Benny; Wedhatami, Bayangsari; Salam, Syukron; Kamal, Ubaidillah; Laskarwati, Batari; Syariefudin, Iqbal
Indonesian Journal of Advocacy and Legal Services Vol 2 No 1 (2020): Legal Protection in Broader Context in Indonesia and Global Context
Publisher : Faculty of Law, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijals.v2i1.36764

Abstract

Character education is an important element in the effort to prepare superior Indonesian human resources, it is of particular concern to be applied especially among students, there is a need for character education because the attitudes and behavior of the people and people of Indonesia now tend to ignore the noble values ​​of Pancasila which are highly respected and should be rooted in everyday attitudes and behaviors, values ​​such as honesty, politeness, togetherness and religious, gradually eroded by foreign cultures that tend to be hedonistic, materialistic, and individualistic, so that the noble character values ​​are ignored in the future if students and young people are not equipped with character education. Law students have their own challenges, especially in the era of globalization. This paper analyzes and illustrates the character strengthening program for law student activists in Semarang State University through several programs, namely public speaking, strengthening student idealism, strengthening advocacy capacitation and human rights assistance and self-motivation. This research is a field research with the object of research as activists of law students who are members of student organizations. This research confirms that the programs for strengthening the character of students experience several obstacles, one of which is the model used and a relatively short time. However, character education for student activists helps students to survive in real life as part of community members.
PENGGUNAAN INTERNET CERDAS SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA HATE SPEECH PADA REMAJA (DIDASARKAN SURAT EDARAN KAPOLRI NO. SE/6/X/2015 TENTANG PENANGANAN UJARAN KEBENCIAN) Sumardiana, Benny
Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia (Indonesian Journal of Legal Community Engagement) JPHI Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jphi.v1i01.27278

Abstract

Penyampaian hate speech atau ujaran kebencian dalam pengabdian ini secara khusus berfokus pada media sosial yang saat ini secara luas digunakan oleh masyarakat. Diketahui bahwa saat ini penggunaan media sosial tidak memiliki ruang batas, pengguna dapat secara bebas memanfaatkan apa yang ada didalamnya. Segala fungsi tersedia di ruang yang dikenal dengan istilah dunia maya ini. Bisa digunakan untuk bisnis online, entertaint, informasi, komunikasi di dunia maya yang dapat menghubungkan seluruh pengguna internet di dunia sehingga jarak tidak lagi terasa. Pada pengguna media internet di Indonesia sendiri hate speech atau ujaran kebencian biasanya dilakukan pada aplikasi media sosial yang familiar di masyarakat seperti Facebook, twitter, instagram, dsb. Serta ada juga media dengan konten video seperti youtube. Ujaran kebencian yang menyebar didunia maya semakin mengkhawatirkan, tidak terbatasnya ruang bagi pengguna internet membuat perbuatan tersebut bisa menyasar siapapun menjadi korban maupun pelakunya. Tujuan pengabdian ini adalah membekali pemahaman terhadap masyarakat pengguna internet terutama anak remaja mengenai dampak buruk dan hukuman yang mengancam dari perbuatan ujaran kebencian atau hate speech di media sosial. Masyarakat pengguna internet saat ini berpikir bahwa media sosial masih berfungsi pada area-area yang bersifat kesenangan dan cenderung lebih personal sedangkan fungsi lain yang produktif tidak banyak dimanfaatkan. Pengabdian ini menggunakan sosialisasi, games, dan training motivasi sebagai suatu strategi yang efektif untuk menanamkan kesadaran pada khalayak sasaran akan bahaya dampak dari tindak pidana ujaran kebencian atau hate speech serta kejahatan mayantara lainnya oleh pengguna media sosial, sehingga pada akhir pengabdian dapat dicapai khalayak sasaran yang dapat menggunakan media internet dengan lebih cerdas, produktif, bermanfaat baik bagi masyarakat dan dapat dipertanggung-jawabkan.