Claim Missing Document
Check
Articles

Desain Dan Implementasi Harmonisa Meter Berbasis Mikrokontroler Arduino Erdinda Candrama Handitya Mahawardana; Ekki Kurniawan; Kharisma Bani Adam
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan berkembangnya perangkat elektronik, kegunaan dan fungsi dari perangkat tersebut akan bertambah juga. Untuk bisa bekerja secara optimal, perangkat tersebut membutuhkan daya yang stabil. Akan tetapi pada kenyataanya, masih jarang ditemui perangkat elektronik bekerja secara optimal meskipun daya yang diterima stabil dan besar. Hal ini disebabkan oleh adanya faktor beban non linear. Faktor ini membuat suatu distorsi untuk gelombang tegangan dan arus pada rangkaian yang disebut dengan harmonik. Harmonik yang ada biasa diukur dengan skala Total Harmonic Distortion (THD). Untuk bisa mengukur THD tersebut diperlukan alat yang bernama Harmonisa Meter. Namun alat yang dimaksud masih relatif mahal. Pada Tugas akhir ini telah dirancang suatu alat harmonisa meter. Alat ini dapat mengukur nilai tegangan dan arus yang ada pada suatu rangkaian. Dengan demikian dapat digunakan untuk mengukur seberapa besar nilai daya distorsi dan THD yang ada pada suatu rangkaian. Prinsip kerja alat ini adalah dengan menggunakan keluaran dari sensor arus dan tegangan sebagai referensi untuk dianalisa menggunakan transformasi diskrit fourier. Alat ini juga dirancang menggunakan Mikrokontroler Arduino. Sinyal yang dihasilkan oleh sensor - sensor tersebut akan diolah menggunakan Arduino sehingga keluaran dari Arduino dapat berupa nilai daya distorsi dan THD yang diukur. Nilai daya distorsi dan THD yang keluar akan ditampilkan di LCD yang juga diproses oleh Arduino. Setelah dilakukan perancangan dan pengujian dari tugas akhir ini, didapatkan bahwa pada pengukuran tegangan AC, alat ukur memiliki tingkat akurasi sebesar 99,68% sedangkan pada pengukuran arus, alat ukur memiliki tingkat akurasi sebesar 99,97%. Pada pengukuran nilai Total Harmonic Distortion (THD) dengan beban berbeda, alat ukur perancangan memiliki tingkat akurasi sebesar 95,75%. Sedangkan pada pengukuran nilai Total Harmonic Distortion(THD) dengan waktu berbeda, alat ukur meliki tingkat akurasi sebesar 99,88%. Kata Kunci : Harmonisa Meter, Total Harmonic Distortion, Daya Distorsi, Mikrokontroler Arduino.
Perancangan Dan Implementasi Electronic Load Controller Dengan Menggunakan Proportional Integratif Kontroler Muhammad Firdaus; Mas Sarwoko Suraatmadja; Kharisma Bani Adam
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tugas akhir ini dengan judul Perancangan dan Implementasi Electronic Load Controller pada Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro dengan menggunakan Proportional Integratif Kontroller. ElectronicLo ad� Control (ELC) adalah suatu unit kontrol yang digunakan pada Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Penggunaan Proportional Integratif bertujuan untuk meningkatkan kecepatan respon dan juga untuk menghilangkan kesalahan steady state. Electronic Load Control menggunakan generator sinkron. Alat ini digunakan untuk menjaga frekuensi jaringan agar tetap pada harga presetnya. Electronic Load Controller mengatur daya dummy load ketika daya yang mengalir ke beban berubah-ubah. Pada tegangan keluaran dari generator pada Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro, Electronic Load Controller ini menjaga tegangan agar tetap konstan. Electronic Load Controller menjaga daya keluaran dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (generator). Jika ada perubahan pada beban, Electronic Load Controller mengatur daya yang mengalir ke ballast (dummy load) secara elektronik, yaitu dengan melakukan pencacahan gelombang tegangannya. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat Electronic Load Controller yang bekerja secara efektif dalam sistem untuk mendapatkan pengembalian tegang\ an secara konstan. Tegangan yang dIitentukan adalah sebesar 12 Volt. Kecepatan respon dan error steady st \ate merupakan parameter yang diuku /r untuk menilai kinerja suatu sistem kendali. Dengan menggunakan trial d ' I an error konstanta kendali Kp, KiI' masing-masing sebesar Kp=0,8 dan I I Ki=1. I I Kata Kunci : Electronic Load Controlle Ir (ELC) , Kontrol PI (ProportionalI-Integral), PLTMH.
Perancangan Dan Implementasi Sistem Kontrol Kecepatan Dan Pengereman Pada Mobil Listrik Menggunakan Kontrol Logika Fuzzy Fajar Fendrian Syahputra; Angga Rusdinar; Kharisma Bani Adam
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan kenderaan bermotor khususnya mobil belakangan ini meningkat. Data dari kepolisian yang dirilis tahun 2009, rata-rata 20.000 nyawa melayang per tahun akibat kecelakaan mobil. Menurut riset yang dilakukan oleh National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) penyebab utama kecelakaan adalah faktor human error yaitu kehilangan kosentrasi dan kelelahan. Sehingga diperlukan suatu alat yang mampu membantu manusia dalam mengemudikan mobil sehingga kecelakaan dapat dikurangi. Dalam penelitian ini, dibangun sistem kontrol kecepatan dan pengereman yang berkonsep mengatur kecepatan dan jarak antar mobil depan. Sistem ini dapat mengurangi atau menambahkan kecepatan sesuai dengan jarak antar mobil depan. Sebagai input sistem ini menggunakan sensor XL-MaxSonar-EZ atau RPLidar A1M1 yang berfungsi untuk mengetahui posisi jarak mobil dengan mobil didepan. Arduino TFT LCD touch screen sebagai input jarak dan kecepatan maksimum. Sistem ini juga menggunakan rotary encoder untuk membaca kecepatan mobil. Keempat input tersebut akan diolah Arduino Mega dengan metode fuzzy logic control dan PI control, sehingga menghasilkan output fuzzy berupa PWM dan jarak. Tujuan akhir dari penelitian ini adalah menghasilkan prototype sistem kontrol kecepatan dan pengereman pada mobil listrik yang dapat mengatur jarak otomatis sesuai dengan jarak antar mobil depan yang sudah ditentukan dan menambahkan atau mengurangi kecepatan mobil sesuai jarak maksimal yang ditentukan. Dengan adanya sistem ini pengemudi dapat terbantu untuk mengendalikan kenderaannya sehingga dapat mengurangi tingkat kecelekaan akibat hilangnya kosentrasi dalam menngemudi. Dari hasil yang didapatkan, sensor jarak yang cocok untuk sistem ini adalah sensor XL-MaxSonar-EZ. Sensor XL-MaxSonar-EZ ini dapat membaca objek mobil dengan baik. Semakin besar nilai PWM yang diberikan untuk rangkaian DAC, semakin cepat juga perputaran motor. Semakin besar nilai PWM yang diberikan untuk buck converter, semakin baik pengereman regeneratif. Kata kunci: Mobil Listrik, Rotary Encoder, Kontrol, Kecepatan, Pengereman Regeneratif, Motor BLDC, XL- MaxSonar-EZ, RPLidar A1M1, PI control
Rancang-bangun Sitem Pengontrolan Beban Pada Dc Power House Azizar Rakhman; Ekki Kurniawan; Kharisma Bani Adam
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi listrik merupakan salah satu energi yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia. Terdapat sekitar 20 persen penduduk Indonesia yaitu sebanyak sepuluh juta kepala keluarga yang tersebar di berbagai daerah terpencil tidak dapat menikmati listrik. Ketidakjangkauan daerah terpencil membuat penyaluran listrik yang tidak merata. Untuk itu diperlukan sumber listrik yang dapat dihasilkan oleh alam. Sumber daya alam yang mudah didapatkan pada daerah terpencil adalah cahaya matahari. Diperlukan panel surya untuk mengubah sinar matahari menjadi sumber listrik. Penggunaan daya yang tidak teratur dapat mengakibatkan baterai akumulator cepat rusak dan daya yang dihasilkan panel surya akan cepat habis. Maka dari itu diperlukan pengontrolan beban agar daya dapat disalurkan secara teratur. Selain itu dibuat sebuah penjadwalan terhadap beban yang akan digunakan. Penjadwalan dengan metoda look up table akan mudah dipahami oleh masyarakat umum, karena prinsip kerja yang tidak rumit. Terdapat dua buah look up table yaitu look up table 100%, dan look up table 30%. Relai diperlukan untuk memutus dan menyambungkan beban secara otomatis. Modul RTC akan membuat penjadwalan menjadi lebih praktis. Penggunaan beban sumber listrik arus searah akan membuat daya yang dihasilkan tidak mengalami loss yang sangat besar. Hasil yang diperoleh dari sistem adalah tegangan maksimal panel surya sebesar 20,93Volt, yaitu pada pukul 12.45WIB. Pengontrolan dengan menggunakan look up table berjalan sesuai dengan yang diinginkan. Daya yang dihasilkan oleh panel surya selama satu hari yaitu sebesar 181,800155Watt-hour, dengan konsumsi daya sebesar 306,0634Watthour. Daya yang disimpan pada baterai akumulator sebesar 112,736305 Watt-hour, sedangkan daya yang disalurkan oleh baterai akumulator selama satu hari sebesar 216,63835 Watt-hour dalam keadaan cerah sepanjang hari. Sistem bekerja sesuai dengan kapasitas baterai pada saat itu. Dengan adanya DC power house ini permasalahan kelistrikan daerah dapat teratasi. Kata kunci: Panel surya, relai, modul RTC
Perancangan Dan Implementasi Sistem Penyimpanan Baterai Dengan Metode Perturb And Observe Pada Dc Power House Asrian Pane; Ekki Kurniawan; Kharisma Bani Adam
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan suatu wilayah membutuhkan peranan energi untuk dapat berkembang dengan baik, khususnya energi listrik. Namun, sampai saat ini masih banyak daerah di Indonesia yang masih terisolasi oleh listrik yang disebabkan oleh letak geografisnya. DC Power House merupakan salah satu solusi yang dapat digunakan untuk mengatasi daerah yang tidak mendapat aliran listrik. Sumber DC Power House tersebut berasal dari bahan bakar non- fosil yang dapat dipebaharui. Sumber yang digunakan yaitu energi matahari karena Indonesia merupakan salah satu negara yang dilalui oleh garis khatulistiwa sehingga iklim di Indonesia terbagi menjadi 2 yaitu musim hujan dan musim kemarau. Pada saat musim kemarau DC power house akan sangat berguna, karena dapat mengalirkan arus maksimal pada waktu pagi hari sampai sore hari, yaitu pada jam 6 pagi hinggan pukul 6 sore. Pada tugas akhir ini, selain dapat digunakan pada siang hari DC Power House juga dapat digunakan pada malam hari dengan menggunakan baterai accumulator 50 AH-12 volt sebagai sumber. Sehingga, DC Power House dapat menjadi sumber energi selama 24 jam. DC Power House ini dirancang dengan menggunakan pengontrol baterai secara otomatis untuk mengatur tegangan dan arus yang masuk dari panel surya. Posisi dari pengontrol otomatis ini ditempatkan diantara sel surya dan baterai. Hal ini digunakan untuk menjaga pengisian tegangan yang tepat pada baterai. Sistem pengisian baterai secara otomatis ini menggunakan Mikrokontroller ATMega 32 dan aplikasi PWM. Sehingga, sistem akan mengatur secara otomatis saat baterai akan melakukan pengisian dan pemakaian. Tujuan dari tugas akhir ini adalah membuat sistem penyimpanan baterai otomatis yang mampu mengontrol baterai secara otomatis saat melakukan pengisian dan pemakaian sehingga DC Power House dapat digunakan sebagai sumber energi listrik selama 24 jam. Kata Kunci : Energi Terbarukan, DC Power House, kontrol baterai otomatis, panel surya, baterai
Rancang Bangun Mppt Boost Converter Pada Pompa Air Tenaga Surya Evin Astian Suri; Ekki Kurniawan; Kharisma Bani Adam
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Panel surya sebagai jenis pembangkit listrik terbaharukan di masa datang akan semakin memiliki peranan penting sebagai pengganti energi fosil atau energi tak terbaharukan. Namun dalam aplikasinya secara konvensional panel surya mempunyai kekurangan yakni memiliki efisiensi yang rendah, hal ini dikarenakan karakteristik V-I sel surya yang tidak linier terhadap pembebanan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi daya listrik yang dihasilkan oleh panel surya, seperti besarnya tingkat intensitas cahaya dan suhu kerja dari panel surya. Secara umum, terdapat titik yang unik pada kurva V-I atau kurva V-P, yang dinamakan Maximum Power Point (MPP). Dimana pada titik tersebut, solar sel bekerja pada efisiensi maksimum dan menghasilkan daya keluaran paling besar. Letak dari MPP tidak diketahui, tetapi dapat dicari, dengan menggunakan perhitungan atau algoritma penjejak. Oleh karena itu algoritma Maximum Power Point Tracker (MPPT) dibutuhkan untuk menjaga titik kerja solar sel agar tetap bekerja pada titik MPP. Dalam Tugas Akhir ini akan dirancang suatu alat berbasis mikrokontroller untuk mengoptimalkan kerja dari panel surya dengan cara mencari titik MPP (Maximum Power Point) dengan algoritma Incremental Conductance, kemudian mengimplementasinya menjadi tegangan output dari panel surya dan menjadi input untuk boost converter yang dikontrol dengan PWM (Pulse Width Modulation), sehingga dapat menghasilkan tegangan yang maksimal untuk selanjutnya menjadi input untuk inverter. Tugas Akhir ini diharapkan dapat tercipta sebuah pompa air yang tidak membutuhkan sumber listrik PLN. Sistem yang diimplementasikan dalam tugas akhir ini diharapkan bisa digunakan dalam berbagai kondisi. Terutama pada satu daerah dimana tidak terdapat sumber listrik. Karena bagi masyarakat air merupakan kebutuhan yang sangat penting. Kata Kunci: Panel surya, MPPT, Incremental Conductance, Boost Converter
Rancang Bangun Dan Implementasi Buck Boost Converter Dengan Maximum Power Point Tracking Menggunakan Metode Perturb And Observe Ridwansyah Moraliwa Akbar; Iswahyudi Hidayat; Kharisma Bani Adam
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Catu daya arus searah (DC) adalah sebuah piranti elektronika yang berguna sebagai sumber daya untuk piranti lain berupa daya listrik yang memiliki aliran elektron dari suatu titik yang energi potensialnya tinggi ke titik lain yang energi potensialnya lebih rendah. Dalam mendesain rangkaian konverter yang efisien sangat ditekankan untuk menggunakan sistem Maximum Power Point Tracking (MPPT). MPPT merupakan pengontrol secara elektronis yang membuat rangkaian konverter dapat beroperasi pada daya maksimum. Dengan menggunakan algoritma pencarian Perturb and Observe (P&O), melakukan pencarian terhadap daya optimum pada rangkaian konverter akan sangat mungkin didapat. Perturb and Observe akan memodifikasi tegangan atau arus operasi sampai mendapatkan daya maksimum pada output, sistem akan meningkatkan daya saat daya yang masuk dari catu daya mulai menurun, proses ini akan berlangsung hingga mendapatkan titik daya maksimum, dengan demikian nilai daya output akan berosilasi di sekitar daya maksimum sampai stabil. Buck boost converter yang akan mendukung sistem pencarian daya maksimum tersebut karena konverter ini merupakan rangkaian elektronika yang digunakan untuk menaikkan dan menurunkan tegangan atau arus pada sistem. Penelitian ini menghasilkan sebuah rangkaian converter buck boost yang dapat beroperasi dengan baik pada rentang tegangan input 6 volt sampai 20 volt. Penggunaan algoritma P & O menghasilkan efisiensi daya yang maksimal pada rentang 60% sampai 90%. Kata kunci : Buck boost converter, MPPT, Perturb and Observe, efisiensi daya.
Rancang Bangun Konverter Photovoltaic Dan Taksiran Daya Photovoltaic Untuk Dc Power House Tommy Aditya Putra; Ekki Kurniawan; Kharisma Bani Adam
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampai zaman sekarang bahan bakar listrik yang digunakan berupa energi yang tidak dapat diperbaharui, maka dari itu diperlukan energi alternatif untuk mengganti bahan bakar konvensional menjadi bahan bakar dengan energi yang terbarukan. Salah satunya adalah dengan menggunakan matahari. Untuk mengkonversi tenaga matahari menjadi energi listrik dibutuhkan sebuah alat, yaitu sel surya atau photovoltaic (PV). PV dapat dianalogikan seperti sebuah alat dengan dua terminal atau sambungan, yang apabila bekerja pada malam hari seperti dioda dan saat terkena cahaya matahari dapat menghasilkan tegangan. Keluaran dari PV yaitu tegangan DC. Tegangan tersebut sangat bergantung pada intensitas cahaya, Untuk itu diperlukan sebuah metode agar tegangan keluaran PV dapat maksimum. Fixed Voltage MPPT (Maximum Power Point Tracking) adalah sebuah metode yang akan memaksa PV bekerja pada tegangan tetap yang dapat diatur agar daya keluaran tegangan dapat maksimum. Fixed Voltage MPPT tersebut akan dibantu oleh rangkaian konverter DC-DC yang berupa DC Chopper tipe buck-boost, sebuah mikrokontroler dan sensor tegangan. Sebelumnya mikrokontroler telah terisi program Fixed Voltage MPPT dengan metode PI (Proportional Integrative). Tujuan akhir dari penelitian ini adalah membuat efisiensi tegangan keluaran PV ke beban dapat maksimum. Dan juga dengan adanya DC Power House ini dapat digunakan pada rumah yang terisolasi dan jauh dari keramaian kota. Kata kunci : Photovoltaic, DC Chopper tipe buck-boost, Fixed Voltage MPPT, PI (Proportional Integrative)
Desain Dan Implementasi Emulated Model Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro Dengan Pi Kontroller Perdana Azna Arifian; Mas Sarwoko Suraatmadja; Kharisma Bani Adam
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan adanya perkembangan teknologi yang ada saat ini dan adanya potensi pembangkit listrik terutama potensi tenaga air yang melimpah, oleh karena itu dikembangkanlah pembangkit listrik skala kecil dengan memanfaatkan tenaga air yang disebut pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH). Pembangkit listrik tenaga mikro-hidro merupakan salah satu energi alternative yang sangat mungkin untuk dikembangkan di negara-negara dengan sumber tenaga air yang tersebar luas seperti Indonesia. Untuk mempermudah dalam penelitian Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro ini, dibutuhkan emulated model PLTMH. Tugas akhir ini menggambarkan keadaan PLTMH yang sebenarnya. Kontrol yang dipakai adalah kontol PI (Proportional Integratif), PI kontroller merupakan kontroler yang berfungsi untuk menentukan kepresisian (kestabilan) suatu sistem instrumentasi dengan karakteristik umpan balik. Konverter yang digunakan berupa buck boost converter, yang mampu menaikan dan menurunkan tegangan input. Hasil dari tugas akhir ini berupa tegangan yang konstant dari buckboost. Kata Kunci : energi listrik, tenaga air, PLTMH,PI controller,buckboost converter.
Perancangan Kendali Satu Siklus Pada Konverter Daya DC/DC Kemal Muhammad Rais; Irwan Purnama; Kharisma Bani Adam
eProceedings of Engineering Vol 8, No 6 (2021): Desember 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konverter merupakan sebuah alat yang dapat menghasilkan sistem pengubah tegangan dan suplai daya. Tegangan keluaran yang konstan adalah hal yang sangat penting untuk menghasilkan suplai daya yang diharapkan. Perubahan tegangan keluaran dipengaruhi oleh berbagai macam faktor pengganggu, salah satunya beban yang berubah dan ripple yang besar. Pada penelitian tugas akhir ini akan dirancang sebuah purwarupa konverter SEPIC beserta sistem kendali tegangan outputnya. Tegangan output dari konverter menjadi parameter untuk dikendalikan. Dengan cara menggunakan teknik kendali satu siklus pada rangkaian agar gangguan pada tegangan input tidak akan mempengaruhi tegangan keluar setiap satu siklus penyakelaran. Dari hasil eskperimen yang dihasilkan, output tegangan mendekati nilai set point 15 Volt yang sudah ditentukan Dari hasil pengukuran pada saat transient, rise time yang dicapai yaitu 10 ms dengan settling time 72 ms, overshoot sebesar 16.1 V, dan steady state error sebesar ± 0.3 V atau 0.05 % dari set point. Ini menunjukan bahwa teknik kendali satu siklus bisa digunakan sebagai kendali tegangan konverter sepic. Kata Kunci : Konverter Sepic, Tegangan, Kendali Satu Siklus
Co-Authors - Suyatno Achmad, Rivo Rivaldo Ade Nurhayati, Ade Ade Rahmat Iskandar Adi Soeprijanto Aditya Pratama Ahmad Qurthobi Ahmad Sugiana Altha Muhammad Zaqi Angga Rusdinar Anggawijaya, Arizsatrio Ardianto, Rizki Arif Faturrachman Arif Indra Irawan ARIS HARTAMAN Asrian Pane Azizar Rakhman Bandiyah Sri Aprillia Basuki Rahmat Masdi Siduppa Bhaskara Perteka Yuda, Putu Krishna Brahmantya Aji Pramudita Cahyantari Ekaputri Demi Adidrana Desri Kristina Silalahi Devano, Riandra Dewanata, Deni Wahyu Efri Suhartono Ekki Kurniawan Elfarizi, Sayid Huseini Erdinda Candrama Handitya Mahawardana Erna Sri Sugesti Evin Astian Suri Fajar Fendrian Syahputra Fakhri Rahmatullah Faturrachman, Arif Fiky Y. Suratman Hermagasantos Zein Husayn Aththar Adhari I Gede Putu Oka Indra Wijaya Irwan Purnama Isti Laili Nurqolbiah Iswahyudi Hidayat Jales Saputra, Dewangga Jangkung Raharjo Kemal Muhammad Rais Khilda Afifah Latief, Noval Ramadhana Leksmana, Alviandra Pratama Marbun, Jeremia Jordan Mardauntung, Kevin Manase Mas Sarwoko Suraatmadja Mohamad Ramdhani Muhammad Firdaus Muhammad Hablul Barri Perdana Azna Arifian Porman Pangaribuan Pratama, Fadlih Abdi Putri, Inne Rineko Rafli, Feri Rafli, Salman Alfa Rahmatullah, Fakhri Ratna Mayasari Riandanu Aldy Sadewo Ridha Muldina Negara Ridwansyah Moraliwa Akbar Rifqy Assariy Victory Riri Lazzoria Eka Putri Rizka Fadhilla Idham Sabrina , Zahra Sayid Huseini Elfarizi Setiananda, Dermawan Sinaga, YOSUA Sony Sumaryo Sri Astuti Sri Astuti Sugiana, Eng Ahmad Sularto, Rafi Fadyan Ananda Taufan Umbara Tommy Aditya Putra Wan Muhammad Faizal Wilson Silitonga, David Yuni Rizki Linggasari Yustika, Lindiasari Martha