Claim Missing Document
Check
Articles

Monitoring Sinkronisasi Tegangan Photovoltaic(Pv)-Grid(Pln) Wilson Silitonga, David; Rahmat, Basuki; Bani Adam, Kharisma
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan beban lisrik dalam sistem interkoneksi bisa mengakibatkan tegangan antar sumber berosilasi, sehingga masing-masing tegangan menjadi tidak sinkron. Lebih lanjut, akibatnya terjadi rugi-rugi daya dalam sistem. Karena itu dalam sistem interkoneksi antar sumber tenaga listrik diperlukan sinkronisasi tegangan antar sumber. Selain itu guna menjaga stabilitas sistem, diperlukan monitor dan kontrol sinkronisasi tegangan dalam sistem interkoneksi antar sumber PV dengan sumber existing (PLN). Melalui penelitian Tugas Akhir ini telah dapat dibuat Prototipe sistem monitoring sinkronisasi tegangan PV inverter - Grid terhadap perubahan beban yang dapat mengakibatkan osilasi tegangan PV dengan Grid(PLN) sehingga menyebabkan rugi-rugi daya. Dengan kondisi prototipe yang sudah dibuat, didapatkan hasil bahwa monitoring frekuensi tegangan antara grid dan PV telah sinkron.Kata kunci— Monitoring, PV, Grid, Tegangan
Analisis Plts Atap On Grid Di Pesantren Al Mukaromah Rafli, Feri; Kurniawan, Ekki; Adam, Kharisma Bani
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemenuhan kebutuhan energi listrik yang dibutuhkan masyarakat salah satunya dapat dilakukan dengan menggunakan energi terbarukan misalnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya atap on-grid. PLTS memanfaatkan intensitas cahaya matahari untuk menghasilkan energi listrik menggunakan teknologi fotovoltaik. Penggunaan PLTS on-grid kini sudah banyak diterapkan di Indonesia, salah satunya adalah penggunaan PLTS atap on-grid di Pesantren Al Mukaromah. Maka dalam penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja dari sistem PLTS yang berada di Pesantren Al Mukaromah dari sisi ekonomi. Parameter nilai ekonomi yang digunakan adalah perhitungan biaya penghematan biaya tagihan listrik yang dibayarkan ke PLN sebelum dan sesudah memakai PLTS dan perhitungan COE. Hasil penelitian tugas akhir ini menunjukkan energi terbarukan yang diwujudkan di Pesantren Al Mukaromah dengan menggunakan sistem PLTS atap on-grid. Setelah pengujian performansi di Pesantren Al Mukaromah, sistem tersebut layak digunakan dengan total energi sebesar 2.953 kWh/tahun, performance ratio sebesar 76%, dan iradiasi yang diterima dalam setahun mencapai 1.464,2 kWh/m2 . Potensi energi surya di Pesantren Al Mukaromah dikatakan cukup efektif dilihat dari sisi ekonominya, dengan COE sebesar Rp 1.665,7/kWh.Kata kunci— PLTS on-grid, penghematan tagihan listrik, COE, energi produksi.
Economic Dispatch Pada Sistem Kelistrikan JAMALI Menggunakan Algoritma Particle Swarm Optimization Devano, Riandra; Raharjo, Jangkung; Adam, Kharisma Bani
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

— Economic dispatch (ED) adalah salah satu yang utama dari sebuah permasalahan dalam optimalisasi sistem tenaga listrik. Tujuan utama dari economic dispatch (ED) adalah membuat jadwal yang optimal untuk semua pembangkit listrik agar dapat menghasilkan biaya minimum. Penelitian ini mengusulkan penggunaan metode algoritma pengoptimalan canggih yang dikenal sebagai Particle Swarm Optimization (PSO). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa metode yang diusulkan dapat mengungguli metode optimasi lainnya. Tes dilakukan untuk menghitung ED dari 42 pembangkit di Jawa Madura Bali (Jamali) dengan sistem kelistrikan yang terdiri dari thermal dan pembangkit listrik tenaga air. Setelah dilakukan pengujian dengan beberapa kasus, algoritma Particle Swarm Optimization (PSO) berhasil melakukan pencarian biaya operasional minimum (Economic Dispatch) pada kasus beban sebesar 8378,972 MW didapatkan biaya operasional sebesar Rp 2,000,808,617Kata kunci— Economic dispatch , Particle Swarm Optimization, Pembangkit Listrik Jawa Madura Bali.
Optimasi Daya Reaktif Untuk Tegangan Pada Pv Inverter Di Gedung Deli Sinaga, Yosua; Adam, Kharisma Bani; Suratman, Fiky Yosef
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daya reaktif adalah daya yang muncul diakibatkan oleh komponen pasif di luar resistor yang merupakan daya rugi- rugi atau daya yang tidak diinginkan. Tantangan untuk pemanfaatan daya yang tersedia bisa tercukupi, dibutuhkan daya rekatif dalam sistem tenaga listrik secara optimal. Dalam jaringan distribusi, integrasi sistem PV menyebabkan aliran daya terbalik yang menciptakan kenaikan tegangan jaringan. Pada kasus daya PV lebih tinggi dari beban, aliran daya aktif terbalik menyebabkan tegangan jaringan naik. Reverse flow juga mempengaruhi power factor di setiap bus yang terhubung pada setiap beban. Untuk menjaga voltase dan power factor pada batasnya dan memaksimalkan daya aktif sistem PV, overvoltage control (OVC) desain akan diperlihatkan dari ETAP. Dalam tugas akir ini pengendali yang menggunakan tegangan dari sistem PV untuk menjaga stabilatas dan power factor pada tingkat yang ditentukan tanpa melebihi kapasitas PV dan reaktif batas dayanya. Dua simulasi kontrol OVC ETAP dibuat untuk menganalisa jaringan listrik supaya bisa menghindari masalah tegangan lebih.OVC dengan menempatkan pengendali tegangan oleh inverter dan menempatkan tegangan pada beban mimiliki selisih sebesar 143 kVar.Kata Kunci: inverter, fotovoltaik, overvoltage Control, daya reaktif.
Optimasi Emission Dispatch Penjadwalan Pembangkit Daya Pada Sistem Kelistrikan JawaMadura-Bali Menggunakan Algoritma Particle Swarm Optimization Leksmana, Alviandra Pratama; Raharjo, Jangkung; Adam, Kharisma Bani
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Emission Dispatch merupakan sebuah upaya untuk menghasilkan nilai emisi dari setiap unit pembangkit agar menghasilkan keluaran emisi yang paling minimum. Setiap daya yang dimasukan sesuai dengan permintaan dari demand yang telah ditentukan dengan memperhatikan nilai batasan minimum dan maksimum agar tidak melanggar dari batasan minimum dan maksimum dari setiap generator. Untuk menghasilkan hasil yang optimal metode Particle Swarm Optimization digunakan untuk mengkalkulasikan masalah optimasi dari setiap generator sehingga menghasilkan biaya operasional dan emisi yang optimal sesuai dengan permintaan daya. KataKunci : Emisi Dispatch, Particle Swarm optimization.
Optimization of Grid-connected PV System for Renewable Energy Utilization in Railways Sabrina , Zahra; Adam, Kharisma Bani; Sugiana, Ahmad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The high electricity demand at railway stations is still largely supplied by fossil-based PLN power plants so its contributing to resulting in carbon emissions. To support the energy transition towards the 2060 Net Zero Emission target, utilizing renewable energy is a strategic solution, one of which is through on-grid solar power plants (PLTS). This study analyzes the implementation of an on-grid solar power plant (PLTS) at Padalarang Station by determining the optimal PV system size using MATLAB simulations with input from load data, solar radiation potential, and Indonesian regulations. Economic feasibility was assessed through Net Present Value (NPV), Return on Investment (ROI), and Payback Period (PP). Results show that a 25 kWp PV system with a 25 kW inverter yields an NPV of Rp378,029,480, ROI of 117.76%, and a payback period of 24 years, proving the system technically and economically feasible to support emission reduction and reduce electricity costs at the station. Keywords: Photovoltaic, On-grid, Railway Station, NPV, Renewable Energy
Simultaneous Hydroponic Nutrient Control Automation System Based on Internet of Things Adidrana, Demi; Iskandar, Ade Rahmat; Nurhayati, Ade; Suyatno, -; Ramdhani, Mohamad; Adam, Kharisma Bani; Ardianto, Rizki; Ekaputri, Cahyantari
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/joiv.6.1.865

Abstract

Hydroponic is one of the solutions of gardening methods using water as a nutrition medium. Usually, maintaining hydroponic plant quality and water nutrients are done manually and require human efforts, such as the degree of acidity or wetness (pH), TDS (Total Dissolved Solids), and nutrient temperature. With the Internet of Things technology, we can automate hydroponic control by measuring the nutrients' TDS, pH, and temperature values and controlling water nutrition by pump nutrition needs for hydroponic plants. This research uses the NFT (Nutrient Film Technique) for the hydroponic system and uses lettuce as the nutrition parameter. The lettuce parameters are pH, TDS, and Water Temperature equal to the sensor we used in the proposed IoT system. The condition has 27 classifications, and we use this classification as a reference in decision-making, using the K-Nearest Neighbor (KNN) algorithm to activate the actuator. We improve the simultaneous actuator from previous research with specified intervals and duration to achieve ideal nutritional conditions. The other improvement is that we collect more data and more testing times. The accuracy was 91.2%, with k = 3. From the evaluation results, the accuracy of KNN is quite high and has an advantage, which has better accuracy than the other algorithms and can activate actuator simultaneously. We conclude that the hydroponic nutrient automation system using the Internet of Things method is ready for real planting use with this improvement.
Co-Authors - Suyatno Achmad, Rivo Rivaldo Ade Nurhayati, Ade Ade Rahmat Iskandar Adi Soeprijanto Aditya Pratama Ahmad Qurthobi Ahmad Sugiana Altha Muhammad Zaqi Angga Rusdinar Anggawijaya, Arizsatrio Ardianto, Rizki Arif Faturrachman Arif Indra Irawan ARIS HARTAMAN Asrian Pane Azizar Rakhman Bandiyah Sri Aprillia Basuki Rahmat Masdi Siduppa Bhaskara Perteka Yuda, Putu Krishna Brahmantya Aji Pramudita Cahyantari Ekaputri Demi Adidrana Desri Kristina Silalahi Devano, Riandra Dewanata, Deni Wahyu Efri Suhartono Ekki Kurniawan Elfarizi, Sayid Huseini Erdinda Candrama Handitya Mahawardana Erna Sri Sugesti Evin Astian Suri Fajar Fendrian Syahputra Fakhri Rahmatullah Faturrachman, Arif Fiky Y. Suratman Hermagasantos Zein Husayn Aththar Adhari I Gede Putu Oka Indra Wijaya Irwan Purnama Isti Laili Nurqolbiah Iswahyudi Hidayat Jales Saputra, Dewangga Jangkung Raharjo Kemal Muhammad Rais Khilda Afifah Latief, Noval Ramadhana Leksmana, Alviandra Pratama Marbun, Jeremia Jordan Mardauntung, Kevin Manase Mas Sarwoko Suraatmadja Mohamad Ramdhani Muhammad Firdaus Muhammad Hablul Barri Perdana Azna Arifian Porman Pangaribuan Pratama, Fadlih Abdi Putri, Inne Rineko Rafli, Feri Rafli, Salman Alfa Rahmatullah, Fakhri Ratna Mayasari Riandanu Aldy Sadewo Ridha Muldina Negara Ridwansyah Moraliwa Akbar Rifqy Assariy Victory Riri Lazzoria Eka Putri Rizka Fadhilla Idham Sabrina , Zahra Sayid Huseini Elfarizi Setiananda, Dermawan Sinaga, YOSUA Sony Sumaryo Sri Astuti Sri Astuti Sugiana, Eng Ahmad Sularto, Rafi Fadyan Ananda Taufan Umbara Tommy Aditya Putra Wan Muhammad Faizal Wilson Silitonga, David Yuni Rizki Linggasari Yustika, Lindiasari Martha