I Dewa Kade Tastra
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 166 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD DI GUGUS VII KECAMATAN SUKASADA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Ni Luh Harumini; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10637

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya motivasi siswa dalam belajar dan rendahnya nilai siswa dalam mata pelajaran IPS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar dan hasil belajar IPS antara siswa kelas V yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think Pair Share dan siswa kelas V yang dibelajarkan dengan pembelajaran yang berpusat pada guru. Rancangan penelitian yang digunakan adalah post test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Gugus VII Kecamatan Sukasada tahun pelajaran 2016/2017. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling. Sebanyak 45 siswa kelas V SD di Gugus VII Kecamatan Sukasada dipilih sebagai sampel. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan tes pilihan ganda. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan uji Manova (Multivariate Analysis of Varians). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) terdapat perbedaan secara siginifikan terhadap motivasi belajar antara siswa kelas V yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think Pair Share dan siswa kelas V yang dibelajarkan dengan pembelajaran yang berpusat pada guru (F hitung sebesar 143,323;sig = < 0,05); 2) terdapat perbedaan secara siginifikan terhadap hasil belajar IPS antara siswa kelas V yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think Pair Share dan siswa kelas V yang dibelajarkan dengan pembelajaran yang berpusat pada guru (F hitung sebesar 11,227, df;sig = < 0,05); 3) terdapat perbedaan secara siginifikan terhadap motivasi belajar dan hasil belajar IPS secara bersama–sama antara siswa kelas V yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Think Pair Share dan siswa kelas V yang dibelajarkan dengan pembelajaran yang berpusat pada guru (F hitung =75.438;sig = < 0,05). Berdasarkan temuan di atas dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Think Pair Share berpengaruh positif terhadap motivasi belajar dan hasil belajar IPS siswa. Kata Kunci : model pembelajaran Think Pair Share, motivasi belajar, hasil belajar IPS The problems of this research were the lack of students’ motivation in learning and the students’ low score in social science. This research was intended to know the difference of learning motivation and social science’s result between 5th grade students taught by Think Pair Share learning model and 5th grade students taught by teacher-centered learning. Research design used in this research was post test only control group design. The population of this research was the 5th grade elementary school students in cluster 7 of Sukasada district academic year 2016/2017. The sample was taken by using simple random sampling technique. 45 5th grade elementary schools students in cluster 7 of Sukasada district were chosen as the sample. The data was collected by questionnaire and multiple choices test. The data collected was analyzed by Manova (Multivariate Analysis of Variants) test. The result of the study showed that there was a significant difference toward learning motivation between 5th grade students taught by Think Pair Share learning model and the 5th grade students taught by teacher-centered leaning (Farithematic is 143,323;sig = < 0,05). It was also found that there was a significant difference in social science learning result between 5th grade students taught by Think Pair Share learning model and the 5th grade students taught by teacher-centered leaning (F arithematic = 11,227, df;sig = < 0,05). Furthermore, it was found that there was a significant difference toward learning motivation and social science learning result concurrently between 5th grade students taught by Think Pair Share learning model and the 5th grade students taught by teacher-centered leaning (F arithematic =75.438;sig = < 0,05). Based on these findings, it can be concluded that Think Pair Share learning model issued positive effects toward learning motivation and social science learning result. keyword : Think Pair Share learning model, learning motivation, social science learning result
Pengaruh Model Pembelajaran Resolusi Konflik Terhadap Motivasi Belajar PKn Pada Siswa Kelas V Gugus VIII Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng Tahun Ajaran 2014/2015 ., Putu Krisiantari; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6187

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model resolusi konflik dan konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Gugus VIII Kecamatan Banjar tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 120 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No. 1 Munduk yang berjumlah 20 orang dan siswa kelas V SD No. 2 Munduk yang berjumlah 17 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tehnik pengumpulan data non tes yaitu kuisioner motivasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar PKn yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model resolusi konflik dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional (ttabel 2,042 > thitung 11,3). Perbandingan hasil perhitungan rata-rata motivasi belajar PKn siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model resolusi konflik adalah 132 lebih besar dari rata-rata motivasi belajar PKn siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional adalah 117. Hal ini berarti penerapan model resolusi konflik berpengaruh terhadap motivasi belajar PKn siswa kelas V semester genap tahun pelajaran 2014/2015 di SD Gugus VIII Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng. Kata Kunci : Model Resolusi konflik, Motivasi Abstract The purpose of this study to find out the motivasion differencesin studing CIvic between the student who used resolution conflick model and those student who used konvensional model. This study is quasi experiment research. The population of this study were 120 student in five grade of VIII cluster elementary school in Banjar district in academic year 2014/2015. The sample of this study were 20 student of SN No. 1 Munduk and 17 student from SD No. 2 Munduk. The data ghatering used in this study is using questionnaire. Then, the data were analyzed by using descriptive and inferention (t- test) statistics. This study find cut the significant differences between the students who used resolution conflict model and the conventional model ttable 2,042 > tarithemetic 11,3). The mean of motivation study of the students who used resolution conflict were 132 higher from who those who used konventional model. It means the resolution conflict models is significantly in fluence the student motivation in studying Civic in five grade student of VIII cluster elementary school in Banjar district in academic year 2014/2015. keyword : Resolutions conflict model, Motivation
PENERAPAN METODE PENUGASAN DENGAN TEKNIK KERJA KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Ni Luh Sridarsini; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2596

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas dan hasil belajar IPA siswa. Berdasarkan permasalahan tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA pada siswa kelas V semester I SD N 3 Tinga-Tinga Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 melalui penerapkan metode penugasan dengan teknik kerja kelompok. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V semester 1 SD N 3 Tinga-Tinga sebanyak 34 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat kali pertemuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan tes. Data yang didapatkan dari metode observasi adalah data tentang aktivitas belajar dan data yang didapatkan dari metode tes adalah data tentang hasil belajar IPA selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Data hasil penelitian menunjukkan pada siklus I aktivitas belajar siswa mencapai 74,7% dan hasil belajar siswa mencapai 61,05%. Pada siklus II aktivitas belajar siswa mencapai 81,4% dan hasil belajar siswa mencapai 83,1%. Dengan demikian aktivitas belajar dan hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD N 3 Tinga-Tinga dengan diterapkannya metode penugasan dengan teknik kerja kelompok mengalami peningkatan. Kata Kunci : Metode Penugasan, Aktivitas Belajar, Hasil Belajar The problem in this study is the low activity and student learning outcomes IPA. Based on these problems, this research aims to improve science learning activities and outcomes in the first semester of fifth grade students of SD N 3 Tinga-Tinga Gerokgak Buleleng regency school year 2013/2014 through the assignment method to apply the techniques of group work. Type of research is a classroom action research subjects were students of class V Semester 1 SD N 3 Tinga-Tinga many as 34 people. This study was conducted in two cycles , each cycle consisting of four meetings. Data collection in this study was conducted using observation and tests. Data obtained from observation method is data on learning activities and the data obtained from the test method is science learning outcome data were then analyzed by quantitative descriptive techniques. The data results showed in the first cycle of student learning activities reached 74.7% and the learning outcomes of students reached 61.05%. In the second cycle activity reached 81.4% of student learning and student learning outcomes reached 83.1%. Thus the learning activities and learning outcomes in class V IPA SD N 3 with Tinga-Tinga assignment method with the application of techniques of group work has increased.keyword : Assignment Method, Learning Activity, Learning Outcomes
PENERAPAN MEDIA GAMBAR SERI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI PADA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR NEGERI 5 SUDAJI KECAMATAN SAWAN ., I Komang Muliantara; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan menulis narasi pada siwa kelas III di Sekolah Dasar Negeri 5 Sudaji setelah diterapkannya media gambar seri dalam proses pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas III dengan jumlah 15 orang. Objek penelitiannya adalah kemampuan menulis narasi. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan teknik (1) analisis statistik deskriptif, (2) analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan menulis narasi siswa, pada siklus I rata-rata hasil keterampilan menulis narasi sebesar 65% dengan kreteria cukup, mengalami peningkatan pada siklus II yaitu rata-rata hasil sebesar 77% berada pada kategori tinggi dengan peningkatan sebesar 12%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan media gambar seri dapat meningkatkan keterampilan menulis narasi kelas III Sekolah Dasar Negeri 5 Sudaji. Kata Kunci : media gambar seri, keterampilan menulis narasi. This study aimed at improving the student’s competency in writing narration at third grade of Sekolah Dasar Negeri 5 Sudaji after applied the picture series media in learning process. This study was a classroom action based research. In which the study was conducted in two cycles. The subjects of this study were third grade student, with amount fifteen students. The object of this study was the competency in writing narration. In this study the researcher used observation method. The data was gathered, after that would be analyzed by two techniques: 1) descriptive statistic analysis, 2) quantitative descriptive. The result study showed the improvement of student competency in writing narration. The student means score in the cycle I was 65%. It could be categorized enough criteria while the mean score in cycle II was 77 %. It could be categorized as high score with improvement 12% .Regarding to the data obtained in this study it could be concluded that the application of picture series media could improve the student’s competency in writing a narration at third grade in Sekolah Dasar Negeri 5 Sudaji.keyword : picture series media, narration writing competency
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Ni Wayan Santiani; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10826

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa kelas V SD yang dibelajarkan dengan model Problem Bassed Learning berbantuan media konkret dan siswa kelas V SD yang dibelajarkan dengan pembelajaran yang berpusat pada guru. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas V SD di Gugus I Kecamatan Petang, dengan jumlah siswanya 100 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling. Pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar dengan soal pilihan ganda berjumlah 35 butir. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa kelas V SD yang dibelajarkan dengan model Problem Bassed Learning berbantuan media konkret dan siswa kelas V SD yang dibelajarkan dengan pembelajaran yang berpusat pada guru (thitung = 3,62 ; ttabel = 2,02). Siswa yang dibelajarkan dengan model Problem Bassed Learning berbantuan media konkret memperoleh rata-rata hasil belajar yaitu 20,45 berada pada kategori tinggi. Sedangkan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran yang berpusat pada guru memperoleh rata-rata hasil belajar yaitu 15,31 berada pada kategori sedang. Jadi model Problem Bassed Learning berbantuan media konkret berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA. Kata Kunci : hasil belajar, IPA, media konkret, model PBL The purpose of this research is to recognize the difference results science between students of fifth grade of Elementary School who followed the Problem Bassed Learning model aided concrete media and the students of fifth grade of Elementary School who followed the teacher-centered learning. This research is a quasi experimental research. The populations on this research are all fifth grade of Elementary School in Gugus I Kecamatan Petang, which students amount 100 peoples. The sample of this research is determined by random sampling technique. In collecting the data the written test were given through a multiple choices tests comprising of 35 items. The data were analyses using a descriptive statistic and t-test. The result of this research shows that there is the difference result science between students of fifth grade of Elementary School who followed the Problem Bassed Learning model aided concrete media and the students of fifth grade of Elementary School who followed the teacher-centered learning (tarithmetic = 3,55 ; ttable = 2,02). Average score of the students who follow Problem Bassed Learning model aid concrete media is 20,45 it is considered to be high category. Whereas the students who follow the teacher-centered learning is 15,31 it is considered to be intermediate category. In this research Problem Bassed Learning model aid concrete media is has an positif effect for the result of the science.keyword : learning results, science, concrete media, PBL model
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV DI GUGUS V KECAMATAN SAWAN ., Ni Luh Sri Sumewati; ., Drs. I Dewa Kade Tastra, M.Pd.; ., Drs. I Nyoman Murda, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 6, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i1.13106

Abstract

Penelitian eksperimen semu ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan media lingkungan sekitar dan siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di Gugus V Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2016/2017. Populasi penelitian ini adalah kelas IV di Gugus V Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian berjumlah 23 orang siswa kelas IV SD Negeri 1 Sangsit dan 26 orang siswa kelas IV SD Negeri 8 Sangsit. Instrumen penelitian ini berupa tes hasil belajar IPA. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa thit = 5,88 dan ttab = 2,021. Hal ini berarti bahwa thit > ttab. Artinya, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan media lingkungan sekitar dan siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Dari rata-rata ( ), diketahui ( ) kelompok eksperimen sebesar 19,02 dan ( ) kelompok kontrol sebesar 14,08. Hal ini berarti bahwa ( ) eksperimen > ( ) kontrol. Dengan demikian model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan media lingkungan sekitar berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di Gugus V Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe TGT, media lingkungan sekitar, hasil belajar This quasi experimental research was aimed to find out the difference of science achievement between students who learnt science by using cooperative learning type TGT model combined with environmental media and students who learnt by using conventional learning. This research was designed as post test only control group design. The population of this research was fourth grade students in cluster V Sawan sub-districtin academic year 2016/2017. The samples of this research were fifth grade students which consisted of 23 students of SD N 1 Sangsit and 26 students of SD N 8 Sangsit. The instrument that was used in this study was test. Data that were obtained were analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic (T-test). The result of the analysis was thit = 5,88 and ttab =2,021. It meant that thit > ttab. The analysis showed that there was significant difference of science achievement between students who learnt science by using cooperative learning type TGT model combined with environmental media and students who learnt by using conventional approach. The average ( ) of students achievement showed that the average of experiment group was 19,02 and the average of control group was 14,08. Which meant that the average ( ) of experiment group > the average ( ) of control group. Thus, cooperative learning type TGT model combined with environmental media influenced the science achievement of fourth grade students in cluster V Sawan sub-district in academic year 2016/2017.keyword : cooperative learning model type TGT, environmental media, learning result
Penerapan Model Pembelajaran Quantum Untuk Meningkatkan Akttivitas dan Hasil Belajar IPA Kelas V Semester Ganjil Sekolah Dasar Negeri 3 Sukawana Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli Tahun Pelajaran 2013/2014 ., I Wayan Sutawan; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs. Gede Raga, M.Si
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2822

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA di kelas V SD Negeri 3 Sukawana.Penelitian ini bertujuan, (1) Untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar IPA pada saat penerapan Model Pembelajaran Quantum pada siswa Kelas V SD Negeri 3 Sukawana Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli Tahun Ajaran 2013/2014, (2) Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA pada saat penerapan Model Pembelajaran Quantum pada siswa Kelas V SD Negeri 3 Sukawana Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Sukawana tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 28 orang siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dan masing-masing siklus terdiridari 3 kali pertemuandan 2 kali pertemuan.Data mengenai aktivitas belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dan data tentang hasil belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes esay. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase aktivitas belajar IPA siswa dari siklus I yaitu sebesar 53,4% dan pada siklus II sebesar 70,6%. Jadi dari siklus I ke siklus II terjadi peningkatan yaitu sebesar 17,2 % sedangkan rata-rata persentase hasil belajar siswa yang dicapai siswa dari siklus I sebesar 50,35% yang berada pada kategori cukup dan pada siklus II sebesar 86,42% berada pada kategoris angat baik Jadi dari siklus I kesiklus II terjadi peningkatan rata-rata persentase hasil belajar IPA siswa sebesar 36,07%.Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis Quantum dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 3 Sukawana tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : pembelajaran Quantum, aktivitas, hasil belajar, IPA The problem in this study is the low activity and student learning outcomes in learning. The purpose of this study is, ( 1 ) To determine the increase in activity at the time of application of learning science Quantum Learning Model on Class V students of SD Negeri 3 Sukawana Subdistrict Kintamani Bangli Regency Academic Year 2013/2014 , ( 2 ) To determine the increase in science learning outcomes at the time of application of Quantum learning Model on Class V students of SD Negeri 3 Sukawana district of Kintamani Bangli Regency Academic Year 2013/2014 . This research is action research with research subjects are fifth grade students of SD Negeri 3 Sukawana academic year 2013/2014, amounting to 28 students . This study was conducted in II cycles and each cycle consists of 3 meetings and 2 meetings. Data collected about students' learning activities using observation sheets and data on student learning outcomes were collected using essay tests . The results of the analysis of this study showed that the percentage of science students ' learning activities of the I cycle is equal to 53.4 % and the II cycle was 70.6 % . So from the I cycle to the II cycle there is an increase in the amount of 17.2 % while the average percentage of student learning outcomes achieved by students of the I cycle of 50.35 % which is in the category enough and the II cycle was 86.42 % are in very good categorical So of cycles I to the cycle II increased the average percentage of science students' learning outcomes by 36.07 % .results showed that the application of Quantum based learning model can enhance science learning activities and outcomes elementary School V grade students of SD Negeri 3 Sukawana academic year 2013/2014. Key words : Quantum learning , activity , learning outcomes , IPA keyword : Quantum learning , activity , learning outcomes , IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYINGTERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA KELAS V SD SELAT GUGUS VII,KECAMATAN SUKASADA,KABUPATEN BULELENG TAHUN AJARAN 2014/2015 ., Mada Oka Mahendra; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs. I Nyoman Jampel,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan metode pembelajaran Role Playing dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPA.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V di SD Gugus VII Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng semester ganjil tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah enam kelas dengan jumlah siswa 101 siswa. Sampel penelitian ditetapkan sebanyak 2 kelas dengan jumlah 35 siswa, yang ditentukan dengan cara simplerandom sampling. Data kemampuan hasil belajar dikumpulkan dengan tes hasil belajar berbentuk uraian. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan uji-t dengan bantuan program Microsoft Excel 2007 for Windows.Semua pengujian statistik dilakukan pada taraf signifikansi 5%.Hasil analisis data menunjukkan bahwa hasil belajar kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan metode Role Playing berada pada kualifikasi baik (M=33,45; SD=4,76), sedangkan hasil belajar kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional berada pada kualifikasi cukup (M=27,5; SD=6,477). Hasil uji-t menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan metoede Role Playingdan hasil belajar kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung=3,42> ttabel=2,021; db=40).Hal ini berarti bahwa hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan metode Role Paying lebih baik daripada hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional. Kata Kunci : metode Role Playing, konvensional, dan hasil belajar This research is to know difference between study result of the student who study using Role playing metode approach and students who study using conventional study in sains subject. The research is false experiment with post test only control group design plan. This research population is all of 5tn grader student in SD gugus VII Sukasada, Buleleng, academic year 2014/2015 which has 6 classes and 101 students. The sampel is 2 classes with 42 students, which be gotten by simplerandom sampling. The data was collected by essay. Data is analyzed by descriptive statistic and t-test by Microsoft Excel 2007 for Windows. All test was done in 5% significancy level. The result shows that students who study using Role Playingis metode in good qualification (M=33,45; SD=4,76), meanwhile students who study by conventional sytem are in enough qualification (M=27,5; SD=6,477). T-test result shows that there is a difference between studying using Role playing metode conventional system (tcount=3,42> ttable=2,021; db=40). It means that Role playing is better then conditional usay.keyword : Role playing metode, conventional, studying result
PENGARUH MODEL TTW BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA SD KELAS IV ., I Gede Jano Ariasa; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5680

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran TTW berbantuan media gambar dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV semester genap SD di Gugus VIII Kecamatan Buleleng. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan rancangan non equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas IV SD di Gugus VIII Kecamatan Buleleng, yang berjumlah 5 kelas dengan siswa 131 orang.Sampel penelitian ini yaitu kelas IV SD No. 1 Paket Agung dengan jumlah siswa 44 orang dan kelas IV SD No. 2 Paket Agung dengan jumlah siswa 42 orang, yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Instrumen pada penelitian ini yaitu lembar observasi dan tes menulis. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t).Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran TTW berbantuan media gambar dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, dengan nilai thitung sebesar 35,71 dan ttab sebesar 2,000. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran TTW berbantuan media gambar terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD di Gugus VIII Kecamatan Buleleng.Kata Kunci : TTW, hasil belajar The purpose of this study was to determine whether there is a significant difference in learning outcomes between group that learned by a learning model TTW and aided drawing media with groups of students who followed the conventional learning in the second semester of the fourth grade students in Cluster VIII SD Buleleng, Buleleng in Academic Year 2014/2015. This study is a quasi experimental design with non equivalent post test and only control group design. The population was fourth grade in Cluster VIII Buleleng, amounting to 5 classes with 131 students. Samples of this research that fourth grade No. 1 Package Court with the number of students 44 and fourth grade No. 2 Package Court with the number of students 42 students, which is determined by simple random sampling technique. Instruments in this study was the observation sheet and test writing. The data obtained were analyzed in two stages, namely the descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis (t-test). The results showed that there were differences in learning outcomes between groups of students that learned with a learning model TTW aided drawing media with a student group that learned with conventional learning, with a tvalue of 35.71 and ttab 2,000. Based on these results, it can be said that there was significant influence learning model TTW and aided drawing media on learning outcomes of fourth grade students in Cluster VIII Buleleng District. keyword : TTW, learning outcomes
Pengaruh Model Problem Based Instruction (PBI) Terhadap Prestasi Belajar IPS Siswa Kelas V SD di Gugus V Kecamatan Sukasada Tahun Pelajaran 2013/2014 ., Ida Ayu Widia Hari; ., Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd.; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2558

Abstract

Masalah yang sering dihadapi dalam pembelajaran Ilmu pengetahuan sosial adalah proses pembelajaran masih kurang bermakna karena metode yang digunakan pada saat pembelajaran masih menggunakan metode ceramah. Sehubungan dengan itu maka tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar IPS antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model PBI (problem based instruction) dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas V SD Gugus V Kecamatan Sukasada. Penelitian ini adalah penelitian populasi yang melibatkan siswa kelas V di SD No 1 Panji dan kelas V di SD No. 2 Panji. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu menggunakan Posstest Only Control Group Design. Variabel bebas berupa model PBI (problem based instruction) dan variabel terikat adalah prestasi belajar IPS. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus V Kecamatan Sukasada, tahun pelajaran 2013/2014. Sampel pada penelitian adalah siswa kelas V SD No.1 Panji sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD No. 2 Panji sebagai kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik undian. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik test pilihan ganda. Teknik analisis data dengan menggunakan uji t. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji “t” di atas diketahui thitung = 5,82 dengan db = 45 dan taraf signifikansi 5%diketahui ttabel = 2,014. Dari hasil perhitungan tersebut diketahui thitung > ttabel ini berarti hasil penelitian signifikan. Kata Kunci : PBI (problem based instruction), prestasi belajar The main problem that is often faced in social science learning is that the process is still less effective because the method used mainly lecturing method. For that reason, the purpose of this research is to find out the difference of the learning perfomance between the social science group who attended Problem Based Instruction Learning method and the group of students who attended the conventional learning method in grade V of the group V elementary school, in Sukasada regency. This research used population method which involved the elemantary school students of grade V Panji state in SD No. 1 Panji and SD No. 2 Panji. I used posttest only control group design. The independent variabel model was Problem Based Instruction and the dependent variabel was the learning performance of social science class. The population of the research was all elementary students of grade V in group V in Sukasada regency for academic year of 2013/2014. The sampel of the research was the grade V students in SD No. 1 Panji as the experiment group and grade V students in SD No. 2 Panji as the control group. The sample technique used was the sampling technique. The data collection technique used was the multiple choice test. The data analysis technique was t-test. Based on the data analysis result using t-test, it was found that the t-count is 5,82 with db= 45 and the level of significance was 5% and the t-tabel is 2.014. From the result of the calculation it was found that the t-count is higher than t-tabel¬, which meant that the research was significant. keyword : problem based instruction, learning achievement
Co-Authors ., Bq.Fitri Hurianti ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Gede Ardiasa ., Gede Kusuma Yasa ., Gst.Pt.Oka Sugiarta ., Heru Adikusuma ., I Gede Agus Raka Putrawan ., I Kadek Darma Yoga Andika Wirayana ., I Kadek Sri Putra ., I Komang Ragil Saputra ., I Made Aditya Purnama ., I Made Andika Dwipayana ., I Made Palguna Yasa ., I Made Palguna Yasa ., I Made Sariana ., I Md Vicky Gusnawan ., I Pt Vina Sila Parwata ., I Putu Eka Sujaya ., I Putu Eka Sujaya ., Ida Bagus Nyoman Adnyana Surya ., Ida Bagus Nyoman Adnyana Surya ., Istikhori Auzan ., Kadek Adi Ariana ., Kadek Pendiartawan ., Kadek Pendiartawan ., Kadek Urip Kurniawan ., Kadek Urip Kurniawan ., Ketut Evi Sriwindayani ., Ketut Evi Sriwindayani ., Made Apri Praditya ., Made Dedy Sumardana ., Made Dedy Sumardana ., Made Yuni Paramita ., Megasepa Duade Bekagema ., Megasepa Duade Bekagema ., Moh Hisyam ., Moh. Mahrus ., Moh. Mahrus ., Nancy Maria Cicilia Pusung ., Nancy Maria Cicilia Pusung ., Ni Kadek Meileni ., Ni Kadek Risna Dewi ., Ni Kadek Risna Dewi ., Ni Luh Harumini ., Ni Luh Sri Sumewati ., Ni Made Yosi Rosiana ., Ni Putu Ayu Laksmini ., Ni Putu Wegawati ., Ni Wayan Santiani ., Pramita Yuni Astari ., Pramita Yuni Astari ., Putu Desy Kompyang Sari Utami ., Rima Isti Navisha Bekagema, Megasepa Duade Bekagema, Megasepa Duade Bhujangga Ayu Putu Priyudahari ., Bhujangga Ayu Putu Priyudahari Dadek Arywiantari ., Dadek Arywiantari Desak Ketut Marta Sari Dewi . Desak Putu Parmiti Dewa Nyoman Sudana Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Gede Arsa Wijaya . Gede Dedy Dharmayasa ., Gede Dedy Dharmayasa Gede Suriadhi . Hisyam, Mohamad I Dewa Agung Ratna Prabarini ., I Dewa Agung Ratna Prabarini I Gede Jano Ariasa ., I Gede Jano Ariasa I Gede Margunayasa I Gede Putu Adhiyasa Surya Pratama . I Gusti Lanang Agung Kartika Putra . I Gusti Ngurah Japa I Kadek Suartama I Ketut Bayu Agus Chandra Kamajaya ., I Ketut Bayu Agus Chandra Kamajaya I Ketut Gading I Komang Agus Hartawan . I Komang Muliantara . I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Citra Wibawa I Made Tegeh I Nyoman Gunawan . I Nyoman Jampel I Putu Budi Yoga Pratama . I Putu Eka Sugiantara . I Putu Giri Yuda Putra . I Putu Sukariasa . I WAYAN MULIANA . I Wayan Sutawan . I Wayan Widiana Ida Ayu Tika Jembari ., Ida Ayu Tika Jembari Ida Ayu Widia Hari . Ida Bagus Komang Juni Ardika ., Ida Bagus Komang Juni Ardika Ignatius I Wayan Suwatra Jersey Elianti Kertina Kayun . Kadek Ayu Marhaendy T.KSP ., Kadek Ayu Marhaendy T.KSP Kadek Suartawan ., Kadek Suartawan Ketut Pudjawan Ketut Suciani M.Erg. Dra. Ni Nengah Madri Antari . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Mada Oka Mahendra . Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Mahadewi, Luh Putu Putrini Metariawan, Gede Metariawan, Gede Mohammad Akhyar Maulana . Muhammad Fredey Mercury ., Muhammad Fredey Mercury Ni Kade Ayu Nita Yustari . Ni Kadek Dewi Martiani . Ni Ketut Ertamini Ni Luh Gede Sri Yuliastini ., Ni Luh Gede Sri Yuliastini Ni Luh Sridarsini . Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Putu Ariyanti . Ni Putu Mega Cahyani Dewi ., Ni Putu Mega Cahyani Dewi Ni Wayan Arini Ni Wayan Desi Darmayanti . Ni Wayan Rati Nice Maylani Asril Nyoman Dantes Praditya, Made Apri Praditya, Made Apri Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Putu Budi Susila . Putu Eka Udayana . Putu Krisiantari ., Putu Krisiantari Putu Yadi Santika Dana ., Putu Yadi Santika Dana Saputra, I Komang Ragil Saputra, I Komang Ragil Yasa, Gede Kusuma Yasa, Gede Kusuma