Claim Missing Document
Check
Articles

Enhancing the ability to write poetry and creative thinking skills with rural nature-inspired contextual approach Maria Goreti Rini Kristiantari; I Wayan Widiana; Gde Artawan
International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Vol 12, No 2: June 2023
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijere.v12i2.23194

Abstract

There are still many students who face difficulty in expressing ideas for writing poetry, and not a few students are less motivated in writing literary works in the kind of poetry. The aim of this study was to analyze the effect of learning with a rural nature-inspired contextual approach on the ability to write poetry and creative thinking skills of elementary school students. Quasi-experimental study is used in this study with a non-equivalent pre-test post-test control group design. The research population was all fifth-grade students, totaling 231 students. The sample was taken by random sampling technique, totaling 44 students. Data were collected using a test technique. The test instruments were in the form of a description test and a five-scale non-test instrument. Both instruments have been analyzed for their feasibility quality by testing their validity and reliability. The data analysis technique used MANOVA with the help of SPSS. The results showed that the significance value of the MANOVA test results was 0.000 (<0.0). It means that there is a difference in both partial and simultaneous studies in writing poetry and students’ creative thinking skills who learn by applying a contextual approach inspired by rural nature. So, there is a positive effect of learning with a rural nature-inspired contextual approach on the ability to write poetry and creative thinking skills.
PENERAPAN MEDIA GAMBAR POHON IMAJINASI DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI KELAS VIB SD LABORATORIUM UNDIKSHA Ni Komang Sudiartini; Gde Artawan; I Nyoman Sudiana
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 12 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v12i3.57966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) langkah-langkah pembelajaran yang ditempuh oleh guru dalam menerapkan media pohon imajinasi dalam pembelajaran menulis puisi siswa kelas VI SD Laboratorium Undiksha. (2) kendala yang dihadapi guru. (3) respons siswa terhadap penerapan media pohon imajinasi dalam pembelajaran menulis puisi siswa kelas VI SD Laboratorium Undiksha. Penelitian ini menggunakan rancangan deskripstif kualitatif dan deskritif kuantitatif . Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI SD Laboratorium Undiksha dan guru mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas VI SD Laboratorium Undiksha. Objek dalam penelitian ini adalah penerapan media pohon imajinasi yang merupakan perwujudan dari metode peta pikiran. Data yang diperoleh dikumpulkan dengan beberapa metode yakni: (1) metode observasi, (2) metode wawancara, (3) metode kuisioner untuk. Melihat respon siswa terhadap penggunaan media imajinasi dalam penulisan puisi. Berdasarkan analisis data ditemukan bahwa (1) penerapan media gambar pohon imajinasi pada pembelajaran Bahasa Indonesia materi menulis puisi kelas VI SD Laboratorium Undiksha berlangsung dengan baik, (2) kendala-kendala guru dalam penerapan metode peta pikiran pada pembelajaran bahasa indonesia kelas VI SD Laboratorium Undiksha ialah yang pertama sulitnya mencari topik yang tepat untuk mendukung pembelajaran di kelas, belum dibagikan buku teks bahasa Indonesia edisi terbaru kepada guru dan siswa, membuat pelajaran bahasa Indonesia khususnya dalam pembelajaran menulis puisi menjadi pembelajaran yang menyenangkan dan susahnya guru memberikan motivasi kepada beberapa siswa yang tidak suka dengan pembelajaran sastra, salah satunya adalah menulis teks puisi dan, (3).respons siswa terhadap penerapan media gambar pohon imajinasi di kelas VI SD Laboratorium Undiksha sangat positif (27,9).
REPRESENTASI TOKOH DALAM KUMPULAN CERPEN SAGRA KARYA OKA RUSMINI Wina Hendrayani Putu; Gde Artawan; I Nyoman Yasa
Jurnalistrendi : Jurnal Linguistik, Sastra dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2023): Edisi November 2023
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v8i2.1597

Abstract

This research is a qualitative descriptive study aimed at understanding the representation of character identity in the collection of short stories titled "Sagra" by Oka Rusmini. Data was collected using observation and note-taking methods, with the researcher herself as the research instrument. The data analysis involved data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions.The research findings revealed the representation of character identity in two aspects (1) Caste as the determinant of identity: The caste system plays a significant role in shaping identity and is a commonly found patriarchal culture in various societies. The Sudra caste is negatively viewed by the society around the griya (traditional Balinese house). (2) Hegemony of customs and stratification in Bali. The stratification in Bali is maintained by authoritative traditions, reinforced by familial ethics. Fanaticism is also developed and created by the noble class to legitimize the hegemony that when a woman ascends in caste, she should be respected by fellow Sudras, but her status remains below those of pure Brahmin lineage.
PENERAPAN APLIKASI OLAH KATA PERSUASI DALAM KEHIDUPAN SOSIAL KEMASYARAKATAN Darmayanti, Ida Ayu Made; Artawan, Gde; Artika, I Wayan
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol. 12 No. 2 (2024): Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/stilistika.v12i2.3423

Abstract

Penelitian ini menguraikan penerapan aplikasi studi olah kata persuasi yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Penerapan studi olah kata ini menggunakan kalimat persuasi yang memiliki makna kalimat yang digunakan untuk memengaruhi seseorang agar berniat mengikuti hal yang disampaikan oleh komunikator. Metode pengumpulan dan analisis data ini memakai studi literatur atau kepustakaan. Adapun pembahasan ini adalah konsep olah kata persuasi ini dimaknai adanya pemakaian kata-kata yang didesain sedemikian rupa oleh pembicara untuk dapat memersuasi atau mengajak atau memengaruhi pendengar agar mau menuruti keinginan si pembicara dan juga adanya upaya pemaknaan secara pragmatis. Contoh aplikasi olah kata persuasi dan makna secara pragmatis adalah Setiap saat kita memberikan perhatian kepada seseorang yang kita cintai tapi nanti saat perayaan Valentine atau hari kasih sayang yang jatuh pada 14 Februari 2024, mari jatuhkan hatimu pada orang yang akan membangun negeri ini untuk menuju Indonesia yang lebih baik. Makna kalimat itu adalah pemilihan umum akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024 dan diharapkan seluruh masyarakat Indonesia melakukan pemilihan dan menggunakan hati nurani dalam memilih calon pemimpin Indonesia.
Tradisi Megibung Di Kabupaten Karangasem Kajian Folklor Putra Gotama, Putu Andyka Andyka; Artika, I Wayan; Artawan, Gde; Paramarta, , I Ketut
Lampuhyang Vol 15 No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v15i2.387

Abstract

Hadirnya revolusi industri 4.0 tidak hanya berdampak pada perubahan kemajuan teknologi, namun juga berdampak pada kebiasaan-kebiasaan yang berlaku di masyarakat. Dampak tersebut mengakibatkan bergesernya nilai-nilai dari beberapa kebudayaan. Pergeseran ini terjadi di seluruh pulau di Indonesia, salah satunya adalah Bali. Setiap kabupaten di Bali sangat kaya dengan tradisi begitu pula halnya dengan Kabupaten Karangasem. Salah satu tradisinya adalah tradisi megibung. Walaupun tradisi megibung ini sarat akan nilai-nilai yang baik, namun seiring perkembangan zaman sekarang ini, tradisi megibung sudah mulai tergantikan posisinya dengan prasmanan. Hal ini disebabkan karena adanya anggapan terhadap nilai-nilai negatif dari tradisi megibung yang mengakibatkan munculnya resistensi dari tradisi tersebut. Oleh karena itu, dalam hal ini akan dibahas mengenai konsep dasar tradisi megibung dan nilai positif, serta negatif dari tradisi megibung. Selanjutnya penelitian ini menggunakan pendekatan empiris. Sementara itu, penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian kualitatif. Metode penentuan subjek yang dipakai dalam penelitian ini adalah sampling nonprobability dengan jenis purposive sampling (sampling yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu). Metode pengumpulan data yang dipakai adalah wawancara dan studi kepustakaan. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara induktif mulai dari Reduksi data, klasifikasi data, display data, interpretasi data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah dapat disimpulkan bahwa megibung memiliki konsep dasar adalah makan bersama. Ada beberapa tata tertib yang mesti diikuti dalam proses megibung yaitu mulai menikmati hidangan ketika sudah dipersilakan oleh pemilik hajatan, tidak boleh mengambil makanan yang berada di depan seseorang, anggota terdiri atas 6-8 orang dalam satu kelompok, memulai dan mengakhiri proses megibung dilakukan bersama-sama, dan dipimpin oleh orang yang dituakan di kelompok tersebut. Tradisi megibung sarat akan nilai-nilai positif, diantaranya adalah nilai kebersamaan, gotong royong, kedisiplinan, demokrasi, toleransi, kekeluargaan, dan religius. Selain nilai positif tersebut di atas, megibung juga memiliki nilai negatif bagi sebagian masyarakat. Nilai negatif ini menyebabkan munculnya resistensi yang mengakibatkan tradisi megibung ini mulai bergeser ke prasmanan. Nilai negatif tersebut antara lain adalah……….
PENERAPAN MODEL FLIPPED CLASSROOM BERBANTUAN BLOG UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS RESENSI SISWA KELAS XI MIPA 3 SMA NEGERI 2 SEMARAPURA Pujayanti, Sang Ayu Nyoman; Artawan, Gde; Yasa, I Nyoman
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v13i1.64874

Abstract

Penerapan model Flipped Classroom berbantuan Blog, diterapkan dikarenakan penggunaan model pembelajaran problem based learning belum maksimal. Tujuan penelitian ini, yaitu: mendeskripsikan pelaksanaan penerapan model Flipped Classroom berbantuan Blog, kemampuan siswa menulis teks resensi, dan respons siswa terhadap penerapan model Flipped Classroom berbantuan Blog dalam pembelajaran menulis teks resensi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dan siswa kelas XI MIPA 3. Objek penelitian, yaitu penerapan model Flipped Classroom berbantuan Blog, kemampuan siswa menulis teks resensi, dan respons siswa terhadap penerapan model Flipped Classroom berbantuan Blog. Rancangan penelitiannya, yaitu refleksi awal, perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Metode pengumpulan data dengan metode observasi, portofolio, penugasan, dan kuesioner. Analisis data dengan metode deskriptif kualitatif, teknik analisis kuantitatif, dan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Flipped Classroom berbantuan Blog dapat dilakukan dalam tiga kegiatan yaitu: kegiatan Prakelas, kegiatan Di Kelas, dan kegiatan Di Luar Kelas dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran menulis teks resensi, kemampuan siswa menulis teks resensi mengalami peningkatan setelah diterapkan model Flipped Classroom berbantuan Blog, dan respons siswa tergolong “sangat baik” terhadap penerapan model Flipped Classroom berbantuan Blog dalam pembelajaran menulis teks resensi.
SASTRA TRADISIONAL UYE-UYE ANANAK (NYANYIAN RAKYAT) DI MADURA KEPULAUAN SEPANJANG, KECAMATAN SAPEKEN, KABUPATEN SUMENEP : ANALISIS FUNGSI DAN NILAI SOSIAL Khairah, Muslimatul; Artawan, Gde; Nurjaya, I Gede
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v13i1.65048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai–nilai sastra lisan nyanyian rakyat,  untuk mendeskripsikan fungsi sosial sastra lisan nyanyian rakyat. Penelitian ini dilakukan di daerah Madura, Kepulauan Sepanjang, Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep Proveinsi Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deksriptif kualitatif dengan subjek penelitian yaitu sastra lisan nyanyian rakyat di Kepulauan Sepanjang Kecamata Sapeken Kabupaten Sumenep. Objek penelitian ini adalah nilai-nilai, dan fungsi sosial sastra lisan nyanyian rakyat di Kepulauan Sepanjang Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep. Data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, rekaman, mencatat, transkripsi, dan transliterasi. Dari penelitian yang dilakukan di Kepulauan Sepanjang Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep dengan menganalisis 2 jenis sastra lisan nyanyian rakyat  yaitu sastra lisan nyanyian rakyat nyanyian anak dan sastra lisan nyanyian rakyat permainan anak, jumlah sastra lisan nyanyian rakyat yang didapat yaitu sastra lisan nyanyian rakyat berjenis nyanyian anak ada 6 ( enam) dan sastra lisan nyanyian rakyat berjenis permainan anak ada 5 ( lima ) jumlah keseluruhan ada 11 ( sebelas) sastra lisan nyanyian rakyat di Kepulauan Sepanjang. Sebelas sastra lisan nyanyian rakyat tersebut masing – masing memiliki nilai dan fungsi sosial yang berbeda antara sastra lisan nyanyian rakyat yang satu dengan yang lain. Nilai –nilai yang terkandung dalam sastra lisan nyanyian rakyat memiliki 3 nilai yaitu Sebagai hiburan, Sebagai alat pendidikan anak-anak, Sebagai alat pemaksa dan pengawas agar norma-norma masyarakat akan selalu dipatuhi anggota kolektif. Fungsi sastra lisan nyanyian rakyat di Kepulauan Sepanjang Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep memiliki lima yaitu yang Nilai Hidup Bersatu, Nilai keberanian hidup, Nilai adil terhadap orang lain, Nilai kerealistisan hidup, dan  Nilai kejujuran.
INFERIORITAS DAN PERLAWANAN PEREMPUAN DALAM NOVEL NADIRA KARYA LEILA S. CHUDORI: INFERIORITY AND WOMEN'S RESISTANCE IN THE NOVEL NADIRA BY LEILA S. CHUDORI Widayanti, Ni Made Dewi Ayu; Yasa, I Nyoman; Artawan, Gde
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 14 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v14i2.81578

Abstract

Adanya penempatan posisi laki-laki yang lebih tinggi (superior) dibandingkan dengan perempuan yang memiliki posisi lebih rendah (inferior) di masyarakat menjadi salah satu penyebab ketidaksetaraan yang terjadi antara laki-laki dengan perempuan. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk memberi ruang interpretasi sehubungan dengan adanya perempuan yang mengalami penginferioritasan dan memberikan apresiasi karya sastra novel. Sedangkan, secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peristiwa penginferioritasan perempuan, perlawanan perempuan, dan konteks sosial inferioritas perempuan yang terdapat dalam novel Nadira karya Leila S. Chudori. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif, dengan sumber data yang sekaligus menjadi subjek penelitian yaitu karya sastra novel Nadira karya Leila S. Chudori. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu metode dokumentasi dengan teknik membaca, mengutip, dan mencatat. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu (1) peristiwa penginferioritasan perempuan dalam novel Nadira karya Leila S. Chudori, (2) perlawanan perempuan dalam novel Nadira karya Leila S. Chudori, (3) konteks sosial inferioritas perempuan yang terdapat dalam novel Nadira karya Leila S. Chudori.
Narrating in Cooperative Learning Integrated Reading and Composition (CIRC) Learning in Elementary School to Improve Reading Skills Artawan, Gde
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.341 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v9i2.25270

Abstract

The current real condition in Indonesia, reading has not become a daily culture of society, especially for the students. For the students, reading is not something fun to be done even on the contrary it becomes something boring and saturating. This study aimed at examining the effect of the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) learning model assisted by a fairytale toward students' reading skills. This study was a quasi-experimental study designed in a non-equivalent post-test only control group. The population of this study was 98 students. The sample of this study was the fifth grade of Kaliuntu 3 Elementary School, with 23 students and the fifth grade of Kaliuntu 2 Elementary School with 18 students, determined by random sampling technique. Reading skill test in the form of an objective test of 25 questions was used as the instrument. The obtained data were analyzed using inferential statistical analysis (t-test). Based on the results of the t-test calculation, tcount was greater than ttable (tcount 4.31> ttable 2.042) so H0 was rejected and Ha was accepted. It means that there are significant differences in reading skills between the groups of students who are taught using Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) learning models assisted by fairy tales and the groups of students who were taught using conventional learning. Based on the average value it was known that the average value of the experimental group was greater than the control group. Thus, it can be concluded that the fairytale assisted Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) learning model has a positive effect on students' reading skills in elementary school students. This finding will have implications that is, to improve students' reading skills at the elementary school can be done by using a CIRC learning model assisted by fairy tales assisted by fairy tales.
THE STUDY OF FEMINISM IN THE NOVEL NAYLA BY DJENAR MAESA AYU Kusumaningrum, Ni Ketut Veri; Rasna, I Wayan; Artawan, Gde
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.626 KB) | DOI: 10.23887/jppsh.v3i1.17361

Abstract

This research aims to determine (1) the narrative structure of novel Nayla by Djenar Maesa Ayu, (2) the role of women figure in the novel Nayla by Djenar Maesa Ayu, (3) the struggle of women figure in the novel Nayla by Djenar Maesa Ayu. This research uses feminism study with qualitative research. The data was collected by using library research. The library method was used at finding out the data in the novel Nayla by Djenar Maesa Ayu and in other literature which supports this research. The analyzed data are narrative structure, the role of women figure and the struggle of women figure in the novel Nayla by Djenar Maesa Ayu. The data were analyzed through the stage of reduction, presentation and data collection. The subject of this research is the novel Nayla by Djenar Maesa Ayu, the object of this research is the narrative structure, the role of women figure and the struggle of women figure in the novel Nayla by Djenar Maesa Ayu. The result of this research refers to (1) The Narrative structure in the novel Nayla by Djenar Maesa Ayu was include figure, characterization, plot and background. (2) The role of women figure in the novel Nayla by Djenar Maesa Ayu was found in the social domain, domestic and public. (3) The struggle of women figure in the novel Nayla by Djenar Maesa Ayu was manifested by struggling in maintaining in the status as women, the struggle in maintaining the gender. The form of feminism was described in the novel Nayla as never surrender, not dependent to the parents, and behaves deviate. Novel Nayla to present the relationship of gender that leads to a superior. Novel Nayla as the main character show business to make a women who has the dignity of which is equivalent to the men. Based on the results of analysis and advice for women in order to improve the quality of the field of education, domestic, and the public so that gender equality can be achieved.
Co-Authors ., ANAK AGUNG KETUT PUTRI LISTIARI ., Eni Nur Anita ., Hasyamuddin Hadi ., I GUSTI NGURAH AGUNG SUPADMA YASA ., I Wayan Agus Wiratama ., I WAYAN SUMERTA ., Ida Bagus Made Anabiwesa ., Made Wik Milantini ., NI KADEK OKTAVIANA ., NI LUH BUDI ARTINI ., NI MADE EVA PRISTIAN ., NI MADE HEMAYANTI WIDARI ., NI MADE SUARNITI ., Ni Putu Vina Novita Sari ., Ni Wayan Widya Kumalayanti ., Pt Bagus Gd Putra ., Putu Agus Artayasa ., TITAN RATIH BESTARI ., Titin Rahmaniah AAIN Marhaeni Adelia, Sita Anak Agung Ayu Rahatri Ningrat . Anisa, Siti Nur Antari, Ni Putu Veni Darmayanti, Ni Putu Lily DEWA MADE TIRTA . Eni Nur Anita . Gede Arta Sujana Putra Gede Gunatama Gunarianta, Komang Gusti Ayu Nyoman Juliartini . Hasyamuddin Hadi . I Gede Nurjaya I Gusti Ayu Putu Pradnyani I Gusti Putu Suastika . I KADEK SURYA KENCANA . I Ketut Paramarta I Komang Agus Aryanta . I KOMANG RIKA ADI PUTRA . I Komang Sugi Partawan . I KOMANG TENGAH . I Made Astika I Made Suartana . I MADE SUJANA . I Made Werdi Atmaja . I Made Werdi Atmaja ., I Made Werdi Atmaja I Made Wijana . I Nengah Martha I Nengah Suandi I Nyoman Kutha Ratna I Nyoman Suarka I Nyoman Weda Kusuma I Nyoman Yasa I Nyoman Yasa I Wayan Agus Wiratama . I Wayan Artika I Wayan Budi Setiawan . I WAYAN SUARDIKA . I Wayan Wendra I Wayan Widiana Ida Bagus Made Anabiwesa . Ida Bagus Made Ludy Paryatna Ida Bagus Putrayasa Ida Bagus Sutresna Kadek Vera Pratiwi . Kadek Wirahyuni KETUT ARDANA . Khairah, Muslimatul Komang Ayu Agustina . Komang Ayu Agustina ., Komang Ayu Agustina Komang Dewangga Adi Sutra . Komang Gunarianta Komang Krisna Kumarawati . Kusumaningrum, Ni Ketut Veri M. Husain . M. Husain ., M. Husain M.Hum ., PROF.DR. I NENGAH SUANDI, M.Hum M.Pd Prof. Dr. I Nyoman Sudiana . Made Sri Indriani Made Wik Milantini . Mardani, Ni Komang Maria Goreti Rini Kristiantari Mia anggun Puspitasari Ni Kadek Lestari . NI KADEK PUSPITA DEWI . Ni Komang Mardani Ni Komang Rai Nuratni . Ni Komang Sudiartini NI KOMANG WEDAYANTHI . Ni Luh Ariastini . Ni Made Candra Kusuma Dewi . Ni Made Dian Dwi Jayanti . NI MADE MARTINI . Ni Made Rai Wisudariani Ni Made Rinayanthi Ni Putu Desy Damayanthi . Ni Putu Febri Yuliani . Ni Putu Febri Yuliani ., Ni Putu Febri Yuliani Ni Putu Veni Antari Ni Putu Vina Novita Sari . Ni Wayan Lindayani Ni Wayan Lindayani, Ni Wayan Ni Wayan Rinawati . Ni Wayan Rinawati ., Ni Wayan Rinawati Ni Wayan Sriani . Ni Wayan Widya Kumalayanti . Nyoman Dantes Nyoman Tri Purnamijayanthi . Paramarta, , I Ketut Pradnyana, I Wayan Gede Pradnyani, I Gusti Ayu Putu Prof. Dr. I Made Gosong,M.Pd . Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd . Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum . Prof. Dr. I Wayan Rasna,M.Pd . Pt Bagus Gd Putra . Pujayanti, Sang Ayu Nyoman Putra Gotama, Putu Andyka Andyka Putu Agus Artayasa . Putu Gede Ari Pradana . Sang Ayu Putu Sriasih Santiadi, Ni Kadek Putri Siti Nur Anisa Sri Anjani Suci Suparmi Sujana Putra, Gede Arta Titan Ratih Bestari . Titin Rahmaniah . Widayanti, Ni Made Dewi Ayu Wina Hendrayani Putu Wisnu, I Wayan Gede