Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK TWO STAY TWO STRAY (TSTS) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK SISWA KELAS VIII 1 SMP NEGERI 4 TEJAKULA ., Komang Desy Fridayanti; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd; ., Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.4128

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan mendeskripsikan (1) langkah-langkah pembelajaran yang tepat dalam menerapkan pembelajaran kooperatif teknik TSTS untuk meningkatkan keterampilan menyimak siswa, (2) keterampilan menyimak siswa dengan menerapkan pembelajaran kooperatif teknik TSTS, dan (3) respons siswa terhadap penerapan pembelajaran kooperatif teknik TSTS dalam pembelajaran menyimak. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas VIII 1 SMP Negeri 4 Tejakula. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah pembelajaran menyimak, keterampilan menyimak siswa, serta respons siswa mengenai penerapan pembelajaran kooperatif teknik TSTS dalam pembelajaran menyimak. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan (1) metode tes (2) metode observasi, dan (3) metode angket. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif-kualitatif dan deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat empat langkah utama dalam penerapan pembelajaran kooperatif teknik TSTS, (2) keterampilan menyimak siswa kelas VIII 1 SMP Negeri 4 Tejakula meningkat dengan perolehan skor rata-rata refleksi awal yaitu 66 menjadi 72,8 pada siklus I dan menjadi 86,5 pada siklus II, dan (3) siswa memberikan respons sangat positif terhadap penerapan pembelajaran kooperatif teknik TSTS dalam pembelajaran menyimak dengan skor rata-rata respons siswa 44,7 pada siklus I dan menjadi 45,9 pada siklus II.Kata Kunci : kooperatif, TSTS, menyimak Classroom Action Research (CAR) aims to describe (1) the steps in applying appropriate learning TSTS cooperative learning techniques to improve students' listening skills, (2) listening skills of students by implementing cooperative learning techniques TSTS, and (3) the response of students to the TSTS implementation of cooperative learning techniques in teaching listening. The subjects were Indonesian teacher and eighth grade students of SMP Negeri 1 4 Tejakula. Object of this research is learning steps listening, listening skills of students, as well as the student's response on the application of cooperative learning techniques in teaching listening TSTS. Collecting data in this study using (1) the test method (2) the method of observation, and (3) the questionnaire method. The data obtained were analyzed by using descriptive-qualitative and quantitative-descriptive. The results of this study indicate that (1) there are four main steps in the application of cooperative learning techniques TSTS, (2) listening skills of eighth grade students of SMP Negeri 1 4 Tejakula increased with the acquisition of the average score early reflections is 66 to 72.8 in the first cycle and to 86.5 in the second cycle, and (3) students responded very positively to the implementation of cooperative learning techniques in teaching listening TSTS with an average score of a student's response in the first cycle and 44.7 to 45.9 in the second cycle.keyword : cooperative, TSTS, listening
Penerapan Metode Sugesti Imajinasi Menggunakan Media Gambar Berbasis Kearifan Lokal Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Deskripsi pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Pratiwi, Arlina; Nurjaya, I Gede; Asih, Sang Ayu Putu Sri
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v9i1.20318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) penerapan metode sugesti imajinasi menggunakan media gambar berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi, 2) respon siswa kels VII C SMP Negeri 4 Kawan terhadap penerapat metode sugesti imajinasi menggunakan media gambar berbasis kearifan loka. Jenis Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Data dikumpulkan dengan metode tes, angket, dan observasi. Data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitataif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) Rata-rata skor keterampilan menulis teks deskripsi siswa pada siklus I adalah 74,22 dengan persentasenya 74,22%, sedangkan pada siklus II, rata-rata skor keterampilan menulis teks deskripsi siswa adalah 84,38 dengan persentase sebesar 84,38%. 2) terdapat peningkatan persentase kemampuan membaca pemahaman siklus I ke siklus II yaitu sebesar 10,16%, 3) terdapat peningkatan respon siswa setelah penerapan metode sugesti imajinasi menggunakan media gambar berbasis kearifan lokal, dari 74,22% menjadi 84,38%, yang berarti bahwa penerapan metode pembelajaran memperoleh respon yang sangat positif dari siswa. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa metode sugesti imajinasi menggunakan media gambar berbasis kearifan lokal dapat meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi siswa.
PEMBELAJARAN MENYUNTING TEKS CERITA PENDEK BERDASARKAN KURIKULUM 2013 DI KELAS XI IB 2 SMA NEGERI 1 BLAHBATUH ., Ni Km Tian Kusuma d; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd; ., Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 5, No 3 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v5i3.8761

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran menyunting teks cerita pendek berdasarkan kurikulum 2013 di kelas XI IB 2 SMA Negeri 1 Blahbatuh. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia yang mengajar di kelas XI IB 2 dan siswa kelas XI IB 2 SMA Negeri 1 Blahbatuh. Objek penelitian ini adalah pembelajaran menyunting teks cerita pendek. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan, perencanaan pembelajaran sudah sesuai dengan kurikulum 2013. Akan tetapi, masih memiliki beberapa kelemahan, meliputi (1) alokasi waktu dalam RPP yang dibuat oleh guru seharusnya dicantumkan untuk 2x pertemuan, (2) guru tidak merinci langkah-langkah pembelajaran pada masing-masing pertemuan, (3) guru tidak mencantumkan program pengayaan dan remidi, dan (4) guru kurang mencantumkan tes lisan dan penugasan dalam RPP. Pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru sudah menggunakan pendekatan saintifik. Akan tetapi, masih terdapat ketidaksesuaian antara RPP yang dirancang guru terhadap pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas. Ketidaksesuaian pertama, guru tidak menyampaikan secara sistematis langkah-langkah pembelajaran pada kegiatan inti. Kedua, kegiatan pembelajaran tidak sesuai dengan RPP. Ketiga, program pengayaan dan remidi yang diberikan oleh guru kepada peserta didik. Evaluasi pembelajaran yang dilakukan oleh guru sudah sesuai dengan penilaian autentik. Akan tetapi, masih terdapat kelemahan, yaitu terletak pada rubrik penilaian tes lisan tidak dicantumkan, daftar pertanyaan untuk tes lisan juga belum disediakan, dan daftar pertanyaan tes tertulis juga tidak sesuai dengan RPP.Kata Kunci : pembelajaran, menyunting, teks cerita pendek, kurikulum 2013 This study purpose to describe the planning, implementation, and evaluation of learning text editing short stories based on the curriculum in 2013 in class XI IB 2 Senior High School 1 Blahbatuh. This study used a qualitative descriptive design. The subjects were Indonesian teachers who teach in class XI IB 2 and IB 2 class XI student of Senior High School 1 Blahbatuh. The object of this research is the study of short stories edited text. The data collection methods used were documentation, observation, and interviews. The results of this study showed that the learning plan is in accordance with the curriculum of 2013. However, it still has some drawbacks, including (1) the allocation of time in the RPP (leson plan) made by the teacher should be listed for twice meeting, (2) the teacher did not specify the learning steps in each meeting, (3) the teacher does not list enrichment and remedial programs, and (4) the teacher is not included oral tests and assignments in the RPP (lesson plan). Implementation of learning do by teachers already use a scientific approach. However, still there is a mismatch between the RPP (lesson paln) are designed teachers' teaching practices in the classroom. Incompatibility first, the teacher does not convey systematically learning steps on core activities. Second, learning activities are not in accordance with the RPP (lesson plan). Third, enrichment and remedial programs given by the teacher to the student’s. Evaluation of learning do by teachers is in conformity with the authentic assessment. However, there are still weaknesses, which lies in the assessment rubric oral tests are not listed, the list of questions for the oral test has not been provided, and a list of questions written test is also incompatible with the RPP (leson plan).keyword : learning, editing, text short stories, curriculum 2013
PENGGUNAAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERMEDIA VIDEO PETUALANGAN ANAK “SI BOLANG” UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN PADA SISWA KELAS VII 15 SMP NEGERI 2 SINGARAJA ., Ni Putu Ayu Nila Purmita Sari; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5741

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk (1) mengetahui langkah-langkah efektif penggunaan pendekatan saintifik bermedia video anak “Si Bolang”, (2) mengetahui peningkatan kemampuan siswa menulis cerpen melalui pendekatan saintifik bermedia video anak “Si Bolang”, dan (3) mengetahui respons siswa terhadap penggunaan pendekatan saintifik bermedia video anak “Si Bolang” dalam meningkatkan kemampuan menulis cerpen pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah seorang guru dan siswa kelas VII 15 SMP Negeri 2 Singaraja. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah penggunaan pendekatan saintifik bermedia video anak “Si Bolang”, peningkatan kemampuan siswa menulis cerpen melalui pendekatan saintifik bermedia video anak “Si Bolang”, dan respons siswa terhadap penggunaan pendekatan saintifik bermedia video anak “Si Bolang” dalam meningkatkan kemampuan menulis cerpen. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi, tes, kuesioner, dan wawancara serta menggunakan metode analisis data deskriptif kualitatif-kuantitatif berupa refleksi awal, perencanaan tindakan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi, dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) penggunaan pendekatan saintifik bermedia video anak “Si Bolang” dilakukan dengan beberapa langkah sesuai dengan rencana pembelajaran yang dirancang, (2) penggunaan pendekatan saintifik bermedia video anak “Si bolang” dapat meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa kelas VII 15 SMP Negeri 2 Singaraja, (3) penggunaan pendekatan saintifik bermedia video anak “Si bolang” dalam pembelajaran menulis cerpen mendapat respons sangat positif dari siswa. Peningkatan skor menulis cerpen siswa dapat dilihat dalam perbandingan skor rata-rata klasikal. Sebelum diadakan tindakan, skor rata-rata klasikal 68. Skor tersebut meningkat menjadi 78 pada siklus I. Pada siklus II, skor rata-rata naik lagi menjadi 85.Kata Kunci : menulis cerpen, pendekatan saintifik, media video anak This classroom action research aims to (1) determine effective measures use the scientific approach of media video child "Si Bolang", (2) to increase the ability of students to write short stories through the scientific approach of media video child "Si Bolang", and (3) know the response of students to use the scientific approach of media video child "Si Bolang" in enhancing the ability to write short stories in class VII SMP Negeri 2 Singaraja. The subjects were a teacher and 15 students of class VII SMP Negeri 2 Singaraja. The object of this research is a step-by-step scientific approach to the use of media video child "Si Bolang", increase the ability of students to write short stories through the scientific approach of media video child "Si Bolang", and the response of the students to use the scientific approach of media video child "Si Bolang" in improving the ability to write short stories. This study used data collection methods such as observation, tests, questionnaires, and interviews and analysis method qualitative-quantitative descriptive data in the form of early reflection, action planning, implementation, observation and evaluation, and reflection. The results showed that (1) the use of the scientific approach of media video child "Si Bolang" done with a few steps in accordance with lesson plans designed, (2) use the scientific approach of media video child "Si bolang" can improve students' ability to write a short story class VII 15 SMP Negeri 2 Singaraja, (3) the use of the scientific approach of media video child "Si bolang" in learning to write short stories got a very positive response from students. Improved scores students to write short stories can be seen in a comparison of the average score classical. Prior to the act, the average score of classical 68. The score increased to 78 in cycle I. In the second cycle, the average score rose again to 85.keyword : writing short stories, scientific approach, media video child
SARANA KOHESI DAN KOHERENSI DALAM WACANA BERITA DI SURAT KABAR BALI POST ., Ika Fransiska Dewi; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5949

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) penggunaan kohesi dalam wacana berita di surat kabar Bali Post dan (2) penggunaan koherensi dalam wacana berita di surat kabar Bali Post. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah wacana berita yang bertema ekonomi dan politik pada surat kabar Bali Post yang terbit pada bulan April 2015, sedangkan objek penelitian ini adalah kohesi dan koherensi dalam wacana berita pada surat kabar Bali Post. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) dari 29 berita yang dianalisis, wacana berita di Bali Post menggunakan kohesi sebanyak 430, yang terdiri dari 416 sarana kohesi gramatikal dan 14 sarana kohesi leksikal, sarana kohesi gramatikal terdiri atas 276 referensi atau sebesar 64,2%, 118 konjungsi atau sebesar 27,4%, 19 substitusi atau sebesar 4,4%, dan 3 elipsis atau sebesar 0,7%, sedangkan sarana kohesi leksikal terdiri atas 10 repitisi atau sebesar 2,3%, 2 antonimi atau sebesar 0,5%, 1 sinonimi atau sebesar 0,2%, dan 1 kolokasi atau sebesar 0,2%. (2) Selain itu, wacana berita di Bali Post juga menggunakan koherensi sebanyak 35, yang terdiri atas 17 hubungan sebab-akibat atau sebesar 48,6%, 16 hubungan amplikatif atau sebesar 45,7%, 1 hubungan sarana-tujuan atau sebesar 2,9%, dan 1 hubungan aditif-waktu atau sebesar 2,9%. Jadi, sarana kohesi yang paling banyak digunakan dalam wacana berita di Bali Post adalah referensi dan koherensinya adalah hubungan sebab-akibat. Kata Kunci : kohesi, koherensi, wacana berita This study aimed to describe (1) the usage of cohesion in news discourse in the Bali Post newspaper and (2) the usage of coherence in news discourse in the Bali Post newspaper. In achieving the goal, the researcher used a qualitative descriptive design. The subject in this study was a news discourse on the theme of economics and politics in the Bali Post newspaper which published in April 2015 and the objects of this study were the cohesion and coherence in news discourse in the Bali Post newspaper. Data collection method used in this study was documentation method. The data were analyzed using qualitative descriptive technique. The results of this study were (1) based on 29 news which have been analyzed, the news discourse in the Bali Post newspaper used cohesion as many as 430, consisting of 416 grammatical cohesion means and 14 lexical cohesion means. Grammatical cohesion means consisted of 276 references or 64.2%, 118 conjunctions or 27.4%, 19 substitutions or 4.4%, and 3 ellipsis or 0.7%, while lexical cohesion means consisted of 10 repetitions or 2.3%, 2 antonyms or 0.5 %, 1 synonymy or 0.2%, and 1 collocation or 0.2%. (2) Moreover the news discourse in the Bali Post also used coherence as many as 35, consisting of 17 cause and effect relationship or 48.6%, 16 amplikatif relationship or 45.7%, 1 purpose relationship or 2, 9%, and 1 for time additives relationship or 2.9%. Thus, the cohesion means which widely used in news discourse in the Bali Post newspaper was the reference and the coherence means which widely used was cause and effect relation.keyword : cohesion, coherence, news discourse
BENTUK DAN FUNGSI TINDAK TUTUR SLOGAN VARIAN IKLAN POND’S DI TELEVISI SWASTA ., Nova Avidia Ananda; ., Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk tindak tutur slogan varian iklan Pond’s di televisi swasta, dan (2) mendeskripsikan fungsi tindak tutur slogan varian iklan Pond’s di televisi swasta. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah slogan varian iklan Pond’s. Objek penelitian ini adalah bentuk dan fungsi tindak tutur pada slogan varian iklan Pond’s. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode simak dengan teknik dasar yaitu teknik sadap dan teknik lanjutan yaitu teknik simak bebas libat cakap (SBLC), teknik rekam dan catat. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode padan dengan teknik dasar yaitu teknik pilah unsur penentu (PUP). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 20 slogan iklan yang diteliti, 18 slogan mengandung bentuk tindak tutur deklaratif tidak langsung dan 2 slogan mengandung bentuk tindak tutur imperatif. Dari 20 slogan yang diteliti, 18 slogan mengandung fungsi tindak tutur komisif dan 2 slogan mengandung fungsi tindak tutur direktif. Hal ini berarti bentuk tindak tutur slogan yang dominan adalah deklaratif tidak langsung. Fungsi tindak tutur yang dominan adalah komisif.Kata Kunci : tindak tutur, slogan, iklan, Pond’s The purposes of this study are (1) to describe the form of tag line Pond’s advertising variants speech act in Indonesian private television, and (2) to descibe the function of tag line Pond’s advertising variants speech act in Indonesian private television. This study uses descriptive qualitative design. The subject of this study is Pond’s advertising tag line. The object of this study is the form and the function of tag line Pond’s advertising variants speech act. The method that used in collecting data were listening method that refer to the basic data of tapping techniques and advanced techniques of ably involved free tapping techniques, records and record techniques. Analysis of the data in this study used unified method that refer to the basic data of element decisive sorting techniques. The results showed that of the 20 studied advertising slogan, 18 of slogan contained indirect declarative form of speech act and 2 slogan contained imperative form of speech act. Of the 20 studied advertising slogan, 18 of slogan contained commissive function of speech act and 2 slogan cantained directive function of speech act. This means that the form of dominant tag line speech act was indirect declarative. The function of dominant speech act was commissive.keyword : speech act, tag line, advertising, Pond’s
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER NOVEL SEPATU DAHLAN KARYA KHRISNA PABICHARA DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENGAJARAN PENDIDIKAN KARAKTER SEKOLAH DI INDONESIA ., Ni Luh Lina Agustini Dewi; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3438

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Sepatu Dahlan karya Khirsna Pabichara (2) mengetahui relevansi novel Sepatu Dahlan terhadap pengajaran pendidikan karakter sekolah di Indonesia. Jenis penelitian yang tergolong penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan data apa adanya dan menjelaskan data tersebut dengan kalimat-kalimat kualitatif. Subyek penelitian adalah novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara, sedangkan objeknya adalah nilai-niai pendidikan karakter dalam novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara serta relevansi novel Sepatu Dahlan terhadap pengajaran pendidikan karakter sekolah di Indonesia. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) nilai-nilai karakter yang terkandung dalam novel Sepatu Dahlan ada 14 yaitu, nilai karakter religius, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, jujur, mandiri, rasa ingin tahu, dan tanggung jawab , (2) terdapat relevansi atau hubungan yang terkait antara nilai-nilai pendidikan karakter novel Sepatu Dahlan terhadap pengajaran pendidikan karakter sekolah di Indonesia. Jadi dalam novel Sepatu Dahlan terdapat nilai-nilai karakter yang dapat dikaitkan dengan pengajaran pendidikan karakter sekolah di Indonesia Kata Kunci : nilai, karakter, relevansi, dan pengajaran This study aimed at (1) finding out the character education value in Sepatu Dahlan novel written by Khrisna Pabichara and (2) finding out the relevance of Sepatu Dahlan novel toward the teaching of character education at school in Indonesia. This study was descriptive qualitative stud, in which the data were described qualitatively. The subject of the study was Sepatu Dahlan novel written by Khrisna Pabichara. The object of the tudy were the character education value in Sepatu Dahlan novel and the relevancy of Sepatu Dahlan novel toward the teaching of character education at school in Indonesia. The method of data collection used in this study was documentation. Then, the data were analyzed descriptively. The findings of the study showed that (1) there were 14 values of character education in Sepatu Dahlan novel such as religious, tolerant, discipline, hard work, creative, appreciating achivement, friendly, /communicative, avid reader, care for the environment, social care, honest, independent, courious, and responsible, (2) there was relevancy between the values of character education in Sepatu Dahlan novel and the theaching of character education at school in Indonesia. So, in Sepatu Dahlan novel, there were character values which was relevant to the teaching pf character education at school in Indonesia.keyword : : value, character, relevancy, and teachig
AKTIVITAS BALAI BAHASA BALI DALAM MEWUJUDKAN PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN BIDANG KEBAHASAAN SERTA KESASTRAAN INDONESIA DI BALI ., Komang Try Pradnya Paramitha Dewi; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12013

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji (1) program kerja Balai Bahasa Bali dalam mewujudkan pembinaan dan pengembangan bidang kebahasaan serta kesastraan Indonesia di Bali (2) implementasi program kerja Balai Bahasa Bali dalam mewujudkan pembinaan dan pengembangan bidang kebahasaan serta kesastraan Indonesia di Bali dan (3) evaluasi program kerja Balai Bahasa Bali dalam mewujudkan pembinaan dan pengembangan bidang kebahasaan serta kesastraan Indonesia di Bali. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah Balai Bahasa Bali. Objek penelitian pada penelitian ini adalah aktivitas yang dilakukan Balai Bahasa Bali dalam mewujudkan pembinaan dan pengembangan bidang kebahasaan serta kesastraan Indonesia di Bali. Hasil penelitian ini adalah (1) Ada dua kecenderungan Balai Bahasa Bali dalam usaha pembinaan dan pengembangan bidang kebahasaan serta kesastraan Indonesia, yakni menyelenggarakan penilaian dan mengadakan lokakarya, (2) implementasi kerja Balai Bahasa Bali sudah memenuhi empat tahap kegiatan, yaitu tahap pendahuluan, tahap pengembangan, tahap kulminasi, dan tindak lanjut, dan (3) Evaluasi telah memenuhi komponen-komponen yang perlu dievaluasi antara lain meliputi pencapaian tujuan dan ketepatan tujuan dan isi materi pelatihan. Kata Kunci : Kata kunci: balai bahasa, aktivitas, program kerja, implementasi, dan evaluasi This study aimed at assessing 1) the work program of Balai Bahasa Bali in actualizing the coaching and development of language field and Indonesian literature in Bali, 2) the implementation of Balai Bahasa Bali work program in actualzing the coaching and development of language field and Indonesian literature in Bali, and (3 the evaluation of Balai Bahasa Bali work program in actualizing the coaching and development of language field and Indonesian literature in Bali. This study used descriptive qualitative design. The subjects of this study were Balai Bahasa Bali in actualizing the coaching and development of language field and Indonesian literature in Bali. The results of this study were it was found that 1) there were two tendencies of Balai Bahasa Bali in the effort of coaching and develoving the language field and Indonesian literature, namely conducting assesment and helding workshop, 2) the implementation of Balai Bahasa Bali work program had fulfilled four stages of activity, namely the introduction stage, development stage, culmination stage, and follow up, 3) the evaluation had met the components that need to be evaluated including the achievement the objective and the accuracy of the objective and the content of the training materials. keyword : Key words: Balai Bahasa, activity,work program, implementation, and evaluation.
Meningkatkan Keterampilan Menulis Karangan Deskripsi Melalui Kegiatan Belajar di Luar Kelas dengan Pendekatan Kontekstual pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Sukasada ., Nilla Godvany; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 6, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v6i1.9293

Abstract

Penelitian tindakatan kelas ini bertujuan untuk mengetahui (1) langkah-langkah peningkatan keterampilan menulis karangan deskripsi melalui kegiatan belajar di luar kelas dengan pendekatan kontekstual, (2) hasil belajar keterampilan menulis karangan deskripsi melalui kegiatan belajar di luar kelas dengan pendekatan kontekstual, dan (3) respons siswa terhadap penggunaan peningkatan keterampilan menulis karangan deskripsi melalui kegiatan belajar di luar kelas dengan pendekatan kontekstual pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sukasada. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VII D SMP Negeri 1 Sukasada. Objek penelitian ini adalah peningkatan keterampilan menulis karangan deskripsi melalui kegiatan belajar di luar kelas dengan pendekatan kontekstual pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sukasada. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, dan angket/kuesioner. Ada empat prosedur dalam penelitian tindakan kelas, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) langkah-langkah pendekatan kontekstual melalui kegiatan belajar di luar kelas dilakukan dengan baik oleh guru, dari kegiatan awal hingga kegiatan akhir. (2) Terjadinya peningkatan hasil belajar siswa melalui kegiatan belajar di luar kelas dengan pendekatan kontekstual, yaitu pada siklus 1 sebesar 78,86, pada siklus 2 sebesar 86,95. (3) Siswa merespons positif terhadap kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan, yaitu ketika guru menerapkan pendekatan kontekstual melalui kegiatan belajar di luar kelas. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa dalam menulis karangan deskripsi dapat ditingkatkan melalui kegiatan belajar di luar kelas dengan pendekatan kontekstual. Untuk itu, disarankan kepada guru Bahasa Indonesia agar menggunakan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran menulis deskripsi melalui kegiatan belajar di luar kelasKata Kunci : karangan deskripsi, outdoor, dan pendekatan kontekstual This classroom action research aims to find out (1) step by step description of essay writing skills improvement through learning activities outside the classroom with a contextual approach, (2) the learning outcomes descriptions essay writing skills through activities outside of the classroom learning with contextual approach, and (3) The students' response to the use of essay writing skills improvement through the description of learning activities outside the classroom with a contextual approach in class VII SMP Negeri 1 Sukasada. The research subjects were teachers and students of class VII SMP Negeri 1 Sukasada. The object of this study is the description essay writing skills improvement through learning activities outside the classroom with a contextual approach in class VII SMP Negeri 1 Sukasada. Data collection method used is the method of observation, testing, and questionnaires. There are four procedures in classroom action research, namely planning, action, observation, and reflection. The results showed that (1) a step by step approach through contextual learning activities outside the classroom to do well by the teachers, from the beginning to the end of activities activities. The improvement of student learning outcomes through activities outside the classroom learning with contextual approach, ie in cycle 1 at 78.86 in cycle 2 at 86.95. (3) students responded positively to the learning activities that have been implemented, ie when teachers apply the contextual approach through learning activities outside the classroom. Based on the results of research and discussion, we can conclude that the results of students in essay writing descriptions can be enhanced through learning activities outside the classroom with a contextual approach. For that, it is suggested to Indonesian teachers to use a contextual approach in learning to write descriptions through learning activities outside the classroom.keyword : essay descriptions, outdoor, and contextual approach
ANALISIS FONOTAKTIK POLA PENYUKUAN KATA TUTURAN GURU BAHASA INDONESIA DAN SISWA KELAS XI IPB DALAM DISKUSI ANTARKELOMPOK DI SMA NEGERI 1 NUSA PENIDA ., Ni Putu Gita Mertasih; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kelompok kata yang mengalami perubahan pelafalan dan pola suku kata dari segi fonotaktik pada tuturan guru dan siswa kelas XI IPB, (2) jenis fonem dan pola suku kata bahasa Indonesia yang paling banyak mengalami perubahan pola secara fonotaktik, (3) penyebab terjadinya perubahan pola suku kata secara fonotaktik dalam diskusi antar kelompok pada pembelajaran bahasa Indonesia kelas XI IPB di SMA N 1 Nusa Penida. Untuk mencapai tujuan itu, penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah (1) guru bahasa bahasa Indonesia, dan (2) siswa kelas XI IPB. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode observasi dan metode wawancara. Data yang diperoleh di analisis dengan menggunakan model analisis deskriptif kualitatif melalui (1) identifikasi data, (2) klasifikasi data, (3) penyajian data, dan (4) penarikan simpulan. Hasil penelitian ini 1. kata yang mengalami perubahan pelafalan adalah kata murit, mongomentari, gak, kalok, males, dan denger, dan perubahan pola suku kata yaitu kata drama, praktek, trampil, strategi, struktur, dan stres. 2. jenis fonem dan pola suku kata bahasa Indonesia yang paling banyak mengalami perubahan pola secara fonotaktik adalah fonem vokal /a/ dan pola suku kata serapan. 3. Penyebab terjadinya perubahan pola suku kata secara fonotaktik adalah terjadi proses morfologi yaitu adanya pemunculan fonem. Selain itu, penyebab lain yang terjadi adanya karena kurangnya antusias guru dan siswa dalam berbahasa lisan yang baik dan benar. Disarankan hasil penelitian ini dapat bermakna dalam pembelajaran berbahasa, khususnya dalam pembelajaran bahasa Indonesia.Kata Kunci : lafal, suku kata, fonotaktik This study aimed to describe (1) a group of words which change the pronunciation and the pattern of syllables in terms fonotaktik the speech of teachers and students of class XI IPB, (2) types of phonemes and patterns of syllables Indonesian most widely changing patterns in fonotaktik, (3) the cause of the change in the pattern of syllables in fonotaktik in discussions between groups at study Indonesian IPB XI classes in SMA N 1 Nusa Penida. To achieve that goal, this study used a qualitative descriptive study design. Subjects of this study were (1) Indonesian language teacher, and (2) a class XI student of IPB. The method used in data collection is a method of observation and interview methods. The data obtained were analyzed using qualitative descriptive analysis model through (1) the identification of the data, (2) classification of data, (3) presentation of data, and (4) drawing conclusions. 1. The results of this study were to change the pronunciation of the word is the word murit, mongomentari, gak, Kalok, lazy, and heard, and changes in the pattern of syllables that words play, practice, skilful, strategy, structure, and stress. 2. The types of phonemes and syllables Indonesian pattern most experienced changes in fonotaktik pattern is phoneme vowel / a /, and the pattern of syllables uptake. 3. The cause of the changing patterns of syllables in fonotaktik is a process that is the morphological appearance of phonemes. In addition, other causes that occur are because of the lack of enthusiasm of teachers and students in the language spoken is good and right. Suggested results of this study can be meaningful in language learning, especially in learning Indonesian.keyword : pronunciation, syllable, phonotactics
Co-Authors ., Anak Agung Alit Sanjaya ., Desak Nyoman Sri Yogini ., Elly Khalimah ., Holifatul Hasanah ., Hurul Aini ., Kadek Agus Dwi Ermawan ., Kadek Ayu Dwi Handayani ., Komang Desy Fridayanti ., Komang Indra Kurniawan ., Komang Try Pradnya Paramitha Dewi ., Ni Km Tian Kusuma d ., Ni Luh Maherni ., Ni Made Sri Witari ., Ni Md Mita Anggraeyani ., Ni Putu Ana Yuspidayanti ., Nilla Godvany ., Prof. Dr. I Nengah Suandi, M.Hum. ., Putu Ayu Hana Indah Cahyani ., Siti Nurlailatul As Adah Aini, Harul Aisyaturradhiah . Anak Agung Alit Sanjaya . Arlina Pratiwi Asih, Sang Ayu Putu Sri Astari, Ni luh Umi Cahyani, Kadek Putri Cahyani, Made Novia Desak Nyoman Sri Yogini Desak Nyoman Sri Yogini . Dewa Ayu Putu Winda Suari . Dewa Ayu Putu Winda Suari ., Dewa Ayu Putu Winda Suari Dewa Gede Acharya G.P. . Dewa Gede Acharya G.P. ., Dewa Gede Acharya G.P. Dewa Putu Ramendra Dewi, Luh Listya Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd . Elly Khalimah . Gde Artawan Gede Gunatama Gede Wira Bayu Ginting, Dios Kaspari Gita Wulandari Harul Aini Hesty Wahyu Asima Holifatul Hasanah . Hurul Aini . I Dewa Gede Budi Utama I Gusti Ayu Agung Manik Wulandari I Kadek Rai Suwena I Made Astika I Made Tegeh I Nengah Martha I Nyoman Yasa I Wayan Artika I Wayan Wendra I Wayan Widiana Ida Ayu Putu Purnami Ida Bagus Made Ludy Paryatna Ida Bagus Putra Manik Aryana Ida Bagus Putrayasa Ida Bagus Rai, S.S., M.Pd . Ika Fransiska Dewi . Ika Fransiska Dewi ., Ika Fransiska Dewi Indrawati, I Gusti Ayu Putri Indrawati K. Theresia Laksmi Savitri Kadek Adi Wira Permata . Kadek Agus Dwi Ermawan . Kadek Ayu Dwi Handayani . Kadek Wirahyuni Kemit, Esterina Meriahta Br Khairah, Muslimatul Komang Desy Fridayanti . Komang Indra Kurniawan . Komang Try Pradnya Paramitha Dewi . Lestari, Ni Kadek Suci Luh Ade Yuningsih Luh Ayu Tirtayani Luh Ekarini . M.Pd Drs. I Nyoman Seloka Sudiara . M.Pd Prof. Dr. I Nyoman Sudiana . M.Pd S.S. Ida Bagus Rai . Made Sri Indriani Maria Made Iis Hermawati . Mila Sintia Mochamad Dana Irwantha . Muhammad Hasby Nengah Suandi Ni Kadek Ratih Vidiawati Ni Kadek Sri Wedari . Ni Ketut Suliavitri Niranjani Ni Km Tian Kusuma d . Ni Komang Cahayuningsih . Ni Komang Widya Santi Ni Luh Lina Agustini Dewi . Ni Luh Maherni . Ni luh Umi Astari Ni Made Ari Puja Astiti . Ni Made Ari Puja Astiti ., Ni Made Ari Puja Astiti Ni Made Ermadwicitawati Ni Made Rai Wisudariani Ni Made Sri Witari . Ni Md Mita Anggraeyani . NI NENGAH RAMIANI . Ni Pt. Ayu Ratih Ni Putu Ana Yuspidayanti Ni Putu Ana Yuspidayanti . Ni Putu Ayu Nila Purmita Sari . Ni Putu Ayu Nila Purmita Sari ., Ni Putu Ayu Nila Purmita Sari Ni Putu Ayu Ratih . Ni Putu Gita Mertasih . Ni Putu Gita Mertasih ., Ni Putu Gita Mertasih Ni Putu Pande Trisna Yuni Paramitha . Nilla Godvany . Nova Avidia Ananda . Nova Avidia Ananda ., Nova Avidia Ananda Noviana, Putu Wiwin Paryatna, Ida Bagus Ludy Pratiwi, Arlina Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd . Prof. Dr. I Nengah Suandi, M.Hum. . Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum . Prof. Dr. I Wayan Rasna,M.Pd . Putu Agus Sanjaya . Putu Ayu Hana Indah Cahyani . Putu Indra Christiawan PUTU LENNA AGUSTINI . Putu Sri Laksmi Dewi Raden Mohamad Herdian Bhakti Ratih, I Dewa Ayu Gede Suwari Ratih, Ni Pt. Ayu Resmawan, Kade Gita Satya Sang Ayu Putu Sri Asih Sang Ayu Putu Sriasih Santi, Ni Komang Widya SAP Sriasih Sarmita, Made Sintia, Mila Siti Nurlailatul As Adah . Suandi, Nengah Sulistianti, Mei Lia Surayani . Surayani ., Surayani Suwena, I Kadek Rai Tantri, Ade Asih Susiari Vidiawati, Ni Kadek Ratih Yogini, Desak Nyoman Sri Yudini, Devi Sandra Yuningsih, Luh Ade Yuspidayanti, Ni Putu Ana