Claim Missing Document
Check
Articles

IDENTIFIKASI RAGAM HIAS TRADISIONAL ACEH BESAR Raehana, Rina; ., Fitriana; ., Novita
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 6, No 2 (2021): MEI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ragam hias Aceh Besar merupakan motif peninggalan di masa peradabannya. Seiring perkembangan zaman, banyak motif yang sudah jarang diterapkan dan sangat sedikit yang mengetahui dan memahami makna motif. Adanya pengelompokkan motif menjadi lebih mudah dalam mengenal simbol pada motif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi ragam hias tradisional Aceh Besar dan menjelaskan makna simbolis dari ragam hias tradisional Aceh Besar. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian empat responden, dua orang yang mengetahui filosofi dari motif Aceh Besar, satu orang yang mengetahui motif pada tenun songket dan satu orang yang mengetahui motif pada rumah Aceh. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui studi kepustakaan, observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengolahan data berupa lembar pedoman wawancara yang disesuaikan dengan kepentingan dari tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan identifikasi ragam hias motif Aceh Besar yaitu motif flora terdiri dari, motif Pucok Reubong, Bungong Keupula, Bungong Jeumpa, Bungong Seulanga, Bungong Meulu, Oun Ranub, Oun Labu, Oun Muroung, Oun Ubi, Oun Paku, Boh Aneuh. Motif fauna yaitu motif Gigo Darut, Sisik Naga, Sisik Uleu, Bungong Aneuk Abiek, Bungong Ek Leuek. Motif cosmos/alam yaitu motif Awan Meucanek, Bulan Bintang. Makna simbolis motif mengandung arti yang dapat diterapkan dalam kehidupan, seperti motif Pinto Aceh memiliki makna keterbukaan masyarakat Aceh dalam menerima pendatang yang berkunjung ke Aceh.Kata kunci: Ragam Hias, Aceh Besar, Songket, Rumah Aceh.
PENERAPAN MOTIF BUSANA ETNIK ACEH PADA BUTIK VINNEL GALLERY Safitri, Ivonna; Dewi, Rosmala; ., Fitriana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 3 (2019): AGUSTUS
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber ide dan inspirasi penerapan motif etnik Aceh pada busana Butik Vinnel Gallery, mengidentifikasi keunikan motifnya serta mengemukakan proses yang dilakukan dalam menyelesaikan busana bernuansa motif etnik Aceh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Proses analisis data dengan mereduksi data, penyajian data, ferifikasi untuk penarikan kesimpulan. Subjek berjumlah 9 (sembilan) orang yang terdiri dari pengelola butik, 2 orang pengrajin, 1 orang penjahit dan 5 orang pelanggan Vinnel Gallery. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah busana yang diproduksi pada Butik Vinnel Gallery. Hasil penelitian menunjukkan sumber ide dan inspirasi penerapan motif etnik Aceh terinspirasi dari keindahan ragam hias motif etnik Aceh. Warna yang bervariasi dan perpaduan motif rempelis yang unik menjadi daya tarik busana dengan penerapan motif etnik Aceh dan proses yang berbeda menggunakan teknik cap dan canting tulis merupakan inovasi dan kreatifitas pengelola dalam menciptakan produk yang dapat diterima dan disukai masyarakat terutama pecinta fashion. Desainer sebagai trendsetter industri busana agar dapat mengkreasikan, mengembangkan dan menciptakan busana bernuansa motif etnik Aceh dengan gaya yang lebih modern sehingga masyarakat luas lebih mencintai produk lokalKata Kunci : Motif, Busana etnik Aceh, Butik Vinnel Gallery
POLA PENGASUHAN ORANG TUA BAGI ANAK YANG BERPRESTASI DI SMP NEGERI 6 BANDA ACEH Maulina, Iza; Ahmad, Anizar; ., Fitriana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 1, No 2 (2016): NOVEMBER
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola pengasuhan merupakan interaksi antara orang tua dan anak. Interaksi yang dimaksud adalah cara orang tua mendidik, membimbing, melindungi anak untuk mencapai kedewasaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pengasuhan yang diterapkan orang tua bagi anak yang berprestasi di SMP Negeri 6 Banda Aceh, dan upaya orang tua dalam menunjang prestasi anak di SMP Negeri 6 Banda Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Responden terdiri atas 10 orang. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pola pengasuhan yang diterapkan bersifat otoritatif dimana orang tua memberikan kebebasan kepada anak untuk berkreasi dan memberi pendapat mengenai berbagai hal sesuai dengan kemampuan anak dengan batasan, pengawasan dan kendali pada tindakan anak. Namun ada juga yang bersifat otoritarian dimana orang tua bersikap tegas kepada anak. Upaya orang tua dalam menunjang prestasi anak dengan cara selalu menyempatkan waktu untuk mendampingi anak belajar, memotivasi anak untuk perkembagan belajar, menyedikan fasilitas belajar, membuat jadwal belajar, menjaga pola makan yang sehat dan bergizi. Simpulan pola pengasuhan keluarga tidaklah sama satu dengan yang lain hal ini dipengaruhi oleh latar belakang keluarga yang berbeda-beda. Orang tua menerapkan kedisiplinan, menjadi teladan bagi anak-anaknya, menjaga komunikasi, memberi kasih sayang, serta memberikan penghargaan, dan pengawasan terhadap anak.. Disarankan, dalam menerapakan pola pengasuhan hendaknya orang tua dapat menerapkan pola pengasuhan yang humanis dan cenderung kearah otoritatif. Bagi sekolah dapat berkerja sama dengan orang tua agar prestasi anak di sekolah lebih optimal.Kata Kunci: Pola Pengasuhan Orang Tua, Anak Berprertasi
UPAYA PENGUSAHA TOKO FASHION OFFLINE DALAM MEMPERTAHANKAN USAHANYA MENGHADAPI BISNIS FASHION ONLINE Shima, Sheha; ., Fadhilah; ., Fitriana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 3 (2019): AGUSTUS
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di zaman modern ini menjadikan hidup masyarakat dipenuhi dengan segala kemudahan, salah satunya adalah hadirnya bisnis fashion online. Bisnis fashion online mampu memberikan keuntungan bagi pelanggannya, seperti harga produk yang murah, mampu dijangkau dimana dan kapan saja serta memberikan kemudahan berbelanja bagi pelanggan. Hal ini tentunya berdampak negatif bagi para pengusaha yang menjalankan usahanya melalui toko fashion offline, seperti angka penjualan menurun yang diakibatkan oleh sepinya pelanggan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui teknik observasi, wawancara yang mendalam dan dokumentasi. Subjek penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan memilih 8 orang responden yang termasuk dalam empat kategori, yaitu pengusaha toko fashion offline busana wanita, pria, anak-anak dan aksesoris. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian/ display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan oleh pengusaha fashion offline dalam mempertahankan usahanya menghadapi bisnis fashion online adalah dengan melakukan strategi pemasaran yang baik yaitu menawarkan produk dengan kualitas terbaik kepada pelanggan dan harga yang bervariasi serta memberikan pelayanan secara prima kepada pelanggan seperti menyediakan produk yang diminati, melayani pelanggan dengan ramah, sabar, bertutur kata dengan sopan dan tidak mempersulit pelanggan demi mempertahankan usahanya menghadapi bisnis fashion online dengan tujuan untuk menarik kembali minat pelanggannyaKata Kunci: Fashion Offline, Fashion Online, Upaya
MAKNA SIMBOLIS RAGAM HIAS TRADISIONAL PADA RUMAH ADAT KABUPATEN ACEH SELATAN DI PKA RATU SAFIATUDDIN Sahputra, M. Andika; ., Fitriana; ., Novita
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 3, No 3 (2018): AGUSTUS
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ragam hias tradisional yang terdapat pada anjungan Aceh Selatan dan mengetahui arti dari masing-masing ragam hias tradisional yang terdapat di anjungan Aceh Selatan di Taman Ratu Safiatuddin. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan enam subjek penelitian yang terdiri dari dua tokoh adat di Kecamatan Tapak Tuan dan Kecamatan Menggammat, pengurus Dekranas Aceh Selatan dan tiga penjaga rumah adat Aceh Selatan di Taman Ratu Safiatuddin. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dukumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ragam hias yang terdapat pada rumah adat Aceh Selatan di Taman Ratu Safituddin merupakan perwakilan dari tiga suku yaitu suku Aceh (ragam hias bungong jeumpa, bungong silimeng, bungong meulu, awan mecanek), suku Aneuk Jamee(ragam hias buah pala, lok talo, daun teratai, bungong lawang, aka memanjek, dan naga baralih, dan Suku Klut terdiri dari ragam hias bulung nilam, bulung cabai, bulung terkei, kalok paku, payung panji, dan ragam hias tombak raja. Makna simbolis memiliki nilai penting yang dapat diterapkan dalam keseharian baik dari suku dan kebudayaannya bagi kehidupan. Pada setiap ragam hias memiliki nasehat- nasehat yang baik untuk dipahami. Diharapkan agar generasi muda mengetahui mengenai adat dan budaya mereka sendiri sehingga tetap terjaga dan tidak terlupakan oleh perkembangan zaman.