Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

SENI KOMUNIKASI YANG DIRINDUKAN OLEH GENERASI Z Sumiati, Imas; Rosana, Mira; Sulaeman, Dedi
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/d1ccxc19

Abstract

Keterampilan berbicara di depan umum atau Public Speaking masih belum sepenuhnya dimiliki oleh para siswa. Keengganan tampil di depan publik ini akibat rendahnya rasa kepercayaan diri, dan minimnya penguasaan teknik berbicara di depan umum. Ketidakmampuan ini menyebabkan komunikasi yang seharusnya efektif, menjadi tergradasi. Bahkan seringkali terjadi kesalahpahaman komunikasi di depan publik. Kesalahpahaman ini didokumentasikan dan tersebar di dunia maya. Hal tersebut kami sebagai Tim Pengabdian berinisiatif untuk melakukan kegiatan mengenai Publik Speaking di SMA 4 Pasundan Bandung. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertujuan untuk meningkatkan kemampuan   berbicara   siswa   di   depan   kelas   dan   di   depan   umum, meningkatkan   kemampuan dalam   menyampaikan   gagasan   atau   pendapat,   motivasi   belajar   serta kepercayaan  diri. Keterampilan berbicara di depan umum atau Publik Speaking masih belum sepenuhnya dimiliki oleh para siswa. Oleh sebab itu, terlaksananya kegiatan Pengabdian ini kami mengharapkan output dari siswa/i di SMA 4 Pasundan Bandung bisa meningkatkan kemampuan berkomunikasi yang baik dan meningkatkan motivasi belajar serta kepercayaan diri siswa/i baik di kelas, di lingkungan sekolah, di luar lingkungan sekitar maupun di lingkungan kerjanya kelak.
Pola Struktur dan Koordinasi Pentahelix dalam Kebijakan Ruang Terbuka Hijau di Kota Bandung Imas Sumiati; Aulia, Farras
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol. 10 No. 2 (2024): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/pencerah.v10i2.5229

Abstract

Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bandung tidak dapat terwujud jika masing-masing pihak bekerja secara mandiri. Dengan kata lain kerjasama antar pihak pentahelix dalam kebijakan penempatan ruang terbuka hijau di Kota Bandung sangatlah penting. Rekomendasi untuk Pemerintah Kota Bandung agar lebih berani untuk mengambil langkah baru di bidang pengadaan alun-alun hijau dengan melakukan pembelian lahan agar fenomena pengalihan lahan dapat dicegah sedini mungkin. Secara keseluruhan, Ruang Terbuka Hijau bukan hanya dikelola oleh satu instansi, akan tetapi dikelola oleh instansi teknisi yang mana dibutuhkan untuk menjalankan pengelolaan Ruang Terbuka Hijau sesuai Peraturan Daerah No. 7 Tahun 2011 tentang pengelolaan Ruang Terbuka Hijau di Kota Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pola koordinasi Pentahelix pada penataan ruang terbuka hijau di Kota Bandung. Dengan berlandaskan regulasi RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) yang mana keseluruhan wilayah baik lahan dikelola oleh Dinas Tata Ruang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi. Maka dalam saran ini diperuntukan kepada pemerintah daerah Kota Bandung untuk merealisasikan jejaring kebijakan dalam SKPD yang terstruktur dan komprehensif sehingga menghasilkan kinerja yang akuntabel dan terkoordinir antar instansi masing–masing.
Kualitas Pelayanan Inovasi Sipesat Di Kabupaten Sumedang Sumiati, Imas; Ridwan, Muhamad; Abdul Qodir Zaelani, Nurfadillah; Aulia, Farras; Meirina, Nadia Putri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.10167

Abstract

Kualitas pelayanan inovasi sipesat yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Sumedang masih belum optimal. Hal ini didasarkan dari temuan yang dilakukan peneliti bahwa kualitas pelayanan yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial belum efektif, hal ini terlihat dari pelayanan yang tidak efektif, tindaklanjutnya sangat lama, serta rumit menjadi permasalahan yang harus segera dicari solusinya oleh Dinas Sosial, terlebih sosialisasi yang dilakukan belum optimal serta hanya disosialisasikan kepada fasilitator desa, sehingga informasi terkait inovasi sipesat ini belum sampai secara menyeluruh kepada masyarakat. Dari hasil penelitian diketahui bahwa ditemukan 2 tema, 7 kategori dan 63 code dalam Kualitas Pelayanan Inovasi Sipesat di Dinas Sosial Kabupaten Sumedang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan naratif. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Informan dalam penelitian ini meliputi: Pejabat fungsional Dinas Sosial dan Puskesos Desa Mekar Rahayu. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data model interaktif (Miles dan Huberman) yang terdiri dari beberapa komponen yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan alat bantu software Atlas.ti versi 9.
Analisis Kinerja Pada Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Dinas Ketenagakerjaan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Majalengka Sumiati, Imas; Prawira, Tegar Saghaf
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15792

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi performa Sub Bagian Umum dan Kepegawaian di Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Majalengka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja belum optimal, disebabkan oleh kurangnya kemampuan pegawai dalam memahami tugas, keterbatasan sumber daya manusia, dan manajemen waktu yang kurang efektif. Beberapa pegawai juga tidak mematuhi jam kerja yang ditentukan, sehingga terjadi keterlambatan dalam penyelesaian tugas. Penelitian ini menemukan 2 tema, 8 kategori, dan 69 kode terkait analisis kinerja di instansi tersebut. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan fenomenologi dengan teknik kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan kajian literatur, dengan informan kunci meliputi Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian serta Pengelola Kepegawaian. Analisis data menggunakan software Atlas.ti versi 9.
E-Government Pelayanan Administrasi Persidangan di Bagian Hukum dan Persidangan Sekretariat DPRD Kabupaten Garut Sumiati, Imas; Kusmayanto, Zidan
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 6 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v6i2.338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan E-Government dalam pelayanan administrasi persidangan di Bagian Hukum dan Persidangan Sekretariat DPRD Kabupaten Garut. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh tuntutan reformasi birokrasi dan perkembangan teknologi informasi yang menuntut adanya pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian diketahui bahwa ditemukan 2 tema meliputi: Kapasitas SDM dan Transformasi Digital, 11 kategori meliputi: Dukungan pimpinan, kebijakan SOP, pengelolaan e-government, kualitas pegawai, literasi digital pegawai, lingkungan kerja digital, digital persidangan, kondisi infrstruktur, dokumen dan informasi, manfaat e-government, adaptasi teknologi dan 75 code dalam E-government Pelayanan Administrasi Persidangan di Bagian Hukum dan Persidangan Sekretariat DPRD Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pendekatan fenomenologi dengan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi dan studi kepustakaan. Informan dalam penelitian ini meliputi : Sekretaris, Kasubag Hukum dan Persidangan, Staff Bagian Hukum dan Persidangan, serta Anggota Dewan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data model interaktif (Miles dan Huberman) yang terdiri dari beberapa komponen yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan alat bantu Software Atlas.ti versi 9.
Kualitas Pelayanan E-KTP pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di Kota Bandung Sumiati, Imas
AKSIOMA : Jurnal Sains Ekonomi dan Edukasi Vol. 1 No. 3 (2024): AKSIOMA : Jurnal Sains, Ekonomi dan Edukasi
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/8rshrs05

Abstract

Pelayanan E-KTP adalah salah satu inovasi pelayanan publik yang bertujuan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat dalam proses perolehan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP). Kualitas pelayanan E-KTP memiliki dampak yang signifikan terhadap kemampuan pegawai yang terlibat dalam penyelenggaraannya serta kepuasan pegawai yang merupakan faktor penting dalam menjaga produktivitas dan efektivitas layanan publik. Kemampuan pegawai dalam mengoperasikan sistem E-KTP dan memberikan pelayanan yang efisien berperan penting dalam meningkatkan kepuasan pegawai. Peningkatan kemampuan pegawai dapat diwujudkan melalui pelatihan, pendidikan, dan pengembangan karir yang sesuai dengan tuntutan pekerjaan. Upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan ini harus dimulai dengan investasi dalam pengembangan kemampuan pegawai, serta pembangunan lingkungan kerja yang mendukung kepuasan pegawai. Hal ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan membantu menciptakan pelayanan publik yang lebih efisien dan responsif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pegawai dalam mengoperasikan sistem E-KTP dan memberikan pelayanan yang efisien berperan penting dalam meningkatkan kepuasan pegawai. Pegawai yang merasa memiliki kompetensi yang cukup dalam menjalankan tugasnya cenderung lebih puas dengan pekerjaan mereka. Selain itu, kebijakan yang mendukung pengembangan kompetensi pegawai juga berkontribusi positif terhadap kualitas pelayanan E-KTP.Peningkatan kemampuan pegawai dapat diwujudkan melalui pelatihan, pendidikan, dan pengembangan karir yang sesuai dengan tuntutan pekerjaan. Dalam hal ini, kebijakan pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan akan mendukung peningkatan kualitas pelayanan E-KTP. Sebagai hasilnya, kualitas pelayanan E-KTP yang tinggi akan memenuhi harapan masyarakat dan membantu dalam meningkatkan kepercayaan terhadap pemerintah.Hal ini dapat memberikan manfaat bagin masyarakat dan membantu menciptakan pelayanan publik yang lebih efisien dan responsif.
Improving the Effectiveness of the Healthy, Natural, and Economical (SAE) Hunting Program in Margasari Village, Buah Batu District, Bandung City Sumiati, Imas; Martiawan, Rudi; Salamah, Dedeh Siti; Fadillah, Mella Nur
Unram Journal of Community Service Vol. 6 No. 3 (2025): September
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v6i3.1184

Abstract

The Buruan SAE program is a program by the Bandung City Government through the Bandung City Food Security and Agriculture Office, which is unique in that it utilizes home gardens or idle land for planting. By utilizing home garden land, the Buruan SAE activity becomes a suitable innovation for addressing food issues. In its implementation, the effectiveness of the SAE Hunting Program in RW 10, Margasari Village, Buah Batu District, is not yet optimal, and there are several obstacles, such as limited land and the need to overcome technical support to optimize the program's results. The solutions offered are continuous education and socialization, continuous monitoring and evaluation, and optimizing the use of existing land.
ANALISIS SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI PRESENSI DALAM PRESPEKTIF BUDAYA KERJA DI KOTA BANDUNG Sumiati, Imas; Poerwantika, Tine Ratna; Mulyan, Yayan
Jurnal Academia Praja Vol 3 No 01 (2020): Academia Praja : Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan, dan Administrasi Publik
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jap.v3i01.155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi administrsai presensi, melengkapi kebijakan yang sudah ada menjadi lebih optimal,dalam meningkatan budaya kerja ASN yang lebih kondusif dan menghargai waktu serta menyadarkan semua pekerjaan adalak kewajiban dan betuk dari ibadah. menemukan solusi dari masalah yang ditemui dilokasi penelitian terkait sistem informasi administrasi presensi. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode penelitian kombinasi dengan menggunakan Model Sequantial Explanatory, dimana peneliti mengembangkan hasil penelitian dari satu metode dengan metode lainnya. Metode ini dikatakan Sequantial Explanatory karena penggunaan metode kombinasi secara berurutan, dicirikan dengan analisis data kuantitatif pada tahap pertama dan diikuti dengan analisis data kualitatif pada tahap kedua. Berikut ini tahapan sequantial explanatory design sebagai berikut : 1. Proses Analisis Data Kuantitatif, 2. Proses Analisis Data Kualitatif. Dari hasil analisis data menunjukan bahwa Analisis sistem adminsitrasi persensi merupakan sistem informasi yang dapat memepengaruhi pegawai dalam menjalankan kewajibannya dalam peningkatan kinerja dan beban kerjanya, dalam masalah ini dari setiap unit analisis telah sesuai dilakukan dan dijalankan terutama masalah kinerjanya, sistem informasi administrasi presensi berpengaruh terhadap perubahan kinerja ASN kota bandung yang mewakili kewilayahan kecamatan buah batu, yang mewakili instansi otonom dinas koperasi usaha kecil menengah dan untuk lembaga teknis Kesbangpol dan BKPP, terlihat berpengaruh tetapi hanya sebatas pengaruh dari ASN tanggungjawab terkait takut dipotong tunjangannya belum pada perubahan karakter dalam bekerja merupakan suatu kewajiban.