Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENERAPAM MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENANGGAPI PERTANYAAN PADA SISWA KELAS III UPTD SD INPRES TARUS I Prada, Makrina Feliksia; Djuli, Labu; Sampe, Markus; Robot, Marselus
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4720

Abstract

Penelitian dengan judul “Penerapan Model Pembelajaran Role Playing Untuk Meningkatkan Keterampilan Menanggapi Pertanyaan Pada Siswa Kelas III UPTD SD Inpres Tarus I”, dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan siswa kelas III UPTD SD Inpres Tarus 1 dalam menanggapi pertanyaan, yang disebabkan oleh pembelajaran yang cenderung konvensional dan kurang interaktif. Hal ini berdampak pada keaktifan siswa yang rendah, rasa takut salah, dan kurangnya rasa percaya diri saat berbicara di kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menanggapi pertanyaan siswa kelas III melalui penerapan model pembelajaran role playing. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas III UPTD SD Inpres Tarus 1 yang berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes lisan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model role playing efektif dalam meningkatkan keterampilan menanggapi pertanyaan siswa. Pada tahap awal (pre-test), tingkat ketuntasan belajar siswa hanya 19,23%. Setelah siklus I, ketuntasan meningkat menjadi 61,54%, dan pada siklus II meningkat signifikan menjadi 88,46%. Peningkatan ini terlihat pada aspek keberanian, artikulasi, ketepatan jawaban, dan kesantunan siswa saat menanggapi pertanyaan. Aktivitas guru dan siswa selama pembelajaran juga menunjukkan peningkatan yang baik dari siklus I ke siklus II. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran role playing dapat meningkatkan keterampilan menanggapi pertanyaan pada siswa kelas III UPTD SD Inpres Tarus 1. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi bagi guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, interaktif, dan menyenangkan.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL ROLE PLAY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA TENTANG STRUKTUR CERITA DALAM MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS V UPTD SD INPRES LILIBA Ludji, Sonia Adelin; Fembriani, Fembriani; Sampe, Markus; Djuli, Labu
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4750

Abstract

Penelitian dengan judul “Pengaruh Penggunaan Model Role play Terhadap Hasil Belajar Siswa Tentang Struktur Cerita Dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V UPTD SD Inpres Liliba ”, dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa dalam memahami struktur cerita siswa kelas V UPTD SD Inpres Liliba, yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan kurang melibatkan keaktifan siswa. Hal ini berdampak pada rendahnya pemahaman siswa terhadap unsur unsur cerita serta kurangnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari model pembelajaran role play terhadap hasil belajar siswa pada materi struktur cerita. Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif dengan desain pre-experimental berbentuk one group pretest- posttest design. Subjek penelitian adalah siswa kelas V UPTD SD Inpres Liliba yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes (pretest dan posttest), observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran role playing mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara efektif. Pada tahap awal (pretest), nilai rata-rata siswa masih berada pada angka 71,29 kemudian mengalami peningkatan pada tahap posttest menjadi 83,21 Hal ini menunjukkan adanya perubahan yang signifikan setelah diberikan perlakuan. Berdasarkan hasil uji hipotesis, signifikansi sebesar 0,001 < 0,05, H0 ditolak dan Ha diterima.