Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Penerapan Good Corporate Governance Pada PT Bio Farma (Persero) Yuliana; T. Zaskya Azhar Azaddin; Radiansyah; Ahmad Wahyudi Zein
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Good Corporate Governance (GCG) is a corporate governance system aimed at enhancing company value sustainably through the implementation of the principles of transparency, accountability, responsibility, independence, and fairness. Inconsistent implementation of GCG can create opportunities for fraud and reduce the trust of investors and stakeholders. This study aims to analyze the implementation of Good Corporate Governance principles at PT Bio Farma (Persero), one of the strategic State-Owned Enterprises (SOEs) in the life sciences sector. The research method used is qualitative with a case study approach, utilizing secondary data obtained from the official website of PT Bio Farma (Persero). The analysis is conducted descriptively on company policies, organizational structure, and corporate governance practices related to GCG principles. The results indicate that PT Bio Farma (Persero) has implemented GCG principles fairly well through information transparency, clear division of duties and responsibilities, compliance with laws and regulations, risk management, and fair treatment of stakeholders. Nevertheless, the implementation of GCG still needs to be continuously improved to more optimally support company performance and business sustainability amid global competition. Keywords: Good Corporate Governance, Corporate Governance, State-Owned Enterprise, PT Bio Farma, Transparency Abstrak Good Corporate Governance (GCG) merupakan sistem tata kelola perusahaan yang bertujuan untuk meningkatkan nilai perusahaan secara berkelanjutan melalui penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran. Penerapan GCG yang tidak konsisten dapat membuka peluang terjadinya kecurangan (fraud) serta menurunkan kepercayaan investor dan pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip Good Corporate Governance pada PT Bio Farma (Persero) sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) strategis di bidang lifescience. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, menggunakan data sekunder yang diperoleh dari website resmi PT Bio Farma (Persero). Analisis dilakukan secara deskriptif terhadap kebijakan, struktur organisasi, serta praktik tata kelola perusahaan yang berkaitan dengan prinsip-prinsip GCG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Bio Farma (Persero) telah menerapkan prinsip-prinsip GCG secara cukup baik melalui keterbukaan informasi, kejelasan pembagian tugas dan tanggung jawab, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, pengelolaan risiko, serta perlakuan yang adil terhadap pemangku kepentingan. Meskipun demikian, penerapan GCG masih perlu ditingkatkan secara berkelanjutan agar dapat lebih optimal dalam mendukung kinerja perusahaan dan keberlanjutan usaha di tengah persaingan global. Kata kunci: Good Corporate Governance, Tata Kelola Perusahaan, BUMN, PT Bio Farma, Transparansi
Keandalan Suplai Air Baku Sungai Krueng Seulimeum untuk Pengembangan Instalasi Pengolahan Air Kecamatan Seulimeum Kabupaten Aceh Besar Agus Dian Syahril; Juanda; Hasrina Sari; Radiansyah
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ibukota Kecamatan (IKK) Seulimeum Kabupaten Aceh Besar saat ini beroperasi dengan kapasitas terpasang 10 L/detik melalui Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang dibangun tahun 2004. Kapasitas tersebut tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan, ditandai dengan adanya 337 Sambungan Rumah (SR) tidak aktif serta tingkat kehilangan air (NRW) sekitar 10%. Seiring pertumbuhan penduduk dan rencana perluasan layanan ke Kecamatan Kuta Cot Glie yang belum memiliki SPAM, diperlukan peningkatan kapasitas sebesar 40 L/detik. Penelitian ini bertujuan menganalisis proyeksi kebutuhan air minum hingga 5 tahun ke depan serta mengevaluasi keandalan sumber air baku Sungai Krueng Seulimeum. Metode yang digunakan meliputi analisis hidrologi dengan model FJ Mock untuk simulasi debit aliran, perhitungan evapotranspirasi dengan metode Penman modifikasi, serta proyeksi kebutuhan air berdasarkan standar Permen PU No. 18/2007. Hasil analisis menunjukkan total kebutuhan air mencapai 44 L/detik dengan 4.382 SR pada tahun 2030. Debit andalan Q90 Sungai Krueng Seulimeum dibandingkan dengan kebutuhan tersebut menjadi dasar penilaian keandalan suplai. Studi ini menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas SPAM Seulimeum sebagai solusi strategis regional sekaligus memastikan keberlanjutan suplai air baku untuk mendukung pelayanan masyarakat.