Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Peningkatan Literasi Digital melalui Workshop Desain dan Koding Aplikasi Web bagi Siswa SMA di Kota Pekanbaru Edo Arribe; Doni Winarso; Setyawan Ardhi Wijaya; Rizka Hafsari; Wide Mulyana; Risnal Diansyah; Aryanto Aryanto; Syahril Syahril; Elsi Titasari Br Bangun
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v5i2.584

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan teknologi digital menuntut generasi muda memiliki keterampilan dalam desain dan pengembangan aplikasi web. Namun, banyak siswa SMA sederajat di Kota Pekanbaru yang masih kurang memahami bidang ini akibat keterbatasan kurikulum dan akses pelatihan. Tujuan: Workshop ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar kepada siswa mengenai konsep desain User Interface , User Experienxe (UI/UX) dalam pembuatan aplikasi berbasis web. Metode: Workshop ini berlangsung dalam dua hari, mencakup pengenalan desain UI/UX, pelatihan koding dasar, implementasi JavaScript, serta praktik pembuatan proyek aplikasi web secara kelompok. Pre-test dan post-test dilakukan  untuk untuk evaluasi dan mengukur pemahaman siswa. Hasil: Hasil post-test yang dilakukan menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman menjadi lebih baik 75,56%. Peserta mampu menyelesaikan proyek akhir dengan baik, beberapa di antaranya menunjukkan kreativitas dalam mengembangkan fitur tambahan. Kesimpulan: Kesimpulannya, workshop ini memberikan manfaat signifikan bagi siswa SMA dalam meningkatkan keterampilan digital mereka.
Persepsi Mahasiswa Pendidikan Informatika Terhadap Pembelajaran Daring Kewarganegaraan Universitas Muhammadiyah Riau Erika Anggraini Indah; Wide Mulyana; Ammara Diani Yusuf; Ibnu Ardian
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2592

Abstract

This study aims to examine students’ perceptions of online learning in the Citizenship Education course, identify the challenges they face, and explore their understanding of civic values during the learning process. The method used is descriptive qualitative, with data collected through open-ended interviews with students of the Informatics Education Study Program at the Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Muhammadiyah Riau. The findings indicate that students are generally able to participate in lectures; however, limited interaction with lecturers becomes an obstacle that affects their understanding of the material. Other challenges include unstable internet connectivity and decreased learning motivation. Nevertheless, students are still able to internalize civic values through creative assignments that are relevant to daily life. Thus, online learning continues to make a positive contribution to shaping students’ character and awareness as active and responsible citizens in the digital era.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengkaji persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran daring pada mata kuliah Kewarganegaraan, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta pemaknaan mereka terhadap nilai-nilai kewarganegaraan selama proses tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara terbuka kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan Informatika di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Riau. Temuan menunjukkan bahwa mahasiswa umumnya mampu mengikuti perkuliahan, tetapi terbatasnya interaksi dengan dosen menjadi kendala yang mempengaruhi pemahaman materi. Tantangan lainnya meliputi kualitas jaringan internet yang tidak stabil dan motivasi belajar yang menurun. Meski demikian, mereka tetap dapat menginternalisasi nilai kewarganegaraan melalui tugas yang kreatif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, perkuliahan secara daring tetap memberikan kontribusi positif dalam membentuk karakter dan kesadaran mahasiswa sebagai warga negara yang aktif dan bertanggung jawab di era digital.
Penerapan TOGAF ADM untuk Pemodelan Blueprint Arsitektur Enterprise pada SMK Berinfrastruktur TI Minim Mulyana, Wide; Noviana, Noviana; Putri, Zelviannisa; Asniwati, Asniwati; Wahyuna, Nurul
JURNAL FASILKOM Vol. 16 No. 2 (2026): Jurnal FASILKOM (teknologi inFormASi dan ILmu KOMputer)
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jf.v16i2.11643

Abstract

The integration of information and communication technology (ICT) in education is increasingly important, yet many vocational secondary schools (SMK) in Indonesia still lack adequate IT infrastructure and enterprise architecture planning. SMK Sulthan Muazzam Syah Pekanbaru, accredited “C” by the National Accreditation Board (BAN), is one such institution that operates without a systematic IT blueprint to guide technological development. This research aims to design an enterprise architecture-based IT blueprint for the school using The Open Group Architecture Framework Architecture Development Method (TOGAF ADM), covering six phases selected from the full TOGAF ADM cycle: Preliminary, Architecture Vision, Business Architecture, Information Systems Architecture, Technology Architecture, and Opportunities & Solutions. Data were collected through structured interviews with five key stakeholders and direct observation. The results produced four main architectural artifacts: an enterprise architecture blueprint encompassing business, data, application, and technology domains; three entity-relationship diagrams for the online admissions, e-learning, and academic information systems; phased technology infrastructure recommendations, including hardware and network topology upgrades; and a seven-stage, three-month system implementation roadmap. This study contributes an operational enterprise architecture model for resource-constrained vocational schools in Indonesia, addressing a gap in prior TOGAF ADM research that has largely focused on universities and private organizations. The proposed blueprint has the potential to serve as a reference governance framework for similar institutions undergoing ICT transformation, although its transferability to other contexts still needs to be tested empirically.