Claim Missing Document
Check
Articles

Decision Tree Algorithms in Water Quality Classification: A Comparative Study of Random Forest, XGBoost, and C5.0 Shofiana, Dewi Asiah; Caniadi, Melan; Sholehurrohman, Ridho; Aristoteles
Science and Technology Indonesia Vol. 10 No. 4 (2025): October
Publisher : Research Center of Inorganic Materials and Coordination Complexes, FMIPA Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26554/sti.2025.10.4.999-1011

Abstract

Safe drinking water is more than a convenience; public health officials often call it a cornerstone of survival. United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) reported that, shockingly, roughly two billion people still drink water that is neither clean nor tested. Pathogenic bacteria from human feces and livestock waste taint roughly 70% of available sources, creating a silent epidemic. Scientists express water quality into five levels: poor, marginal, fair, good, and excellent – named as the Water Quality Index (WQI) designed by the Canadian Council of Ministers of the Environment (CCME). This research measured the performance of three decision-tree classifiers, including Random Forest, XGBoost, and C5.0 to predict water quality. The preprocessing pipeline was thorough, involving label encoding, use of synthetic minor over-sampling technique (SMOTE) for balancing imbalanced classes, and an exploratory phase to examine outliers and irregularities within the dataset. According to the findings, Random Forest finished at an impressive test result with 98% of accuracy. XGBoost and C5.0 follows close behind at about 96%, but the latter turned out to be the fastest, edging out both XGBoost and Random Forest, making C5.0 a preferable when a time-sensitive or emergency decision is needed. In short, this research highlights the importance of modern preprocessing tools combined with machine learning algorithms in monitoring water quality.
PERBEDAAN KADAR HEMOGLOBIN (HB) SEGERA DIPERIKSA DAN DITUNDA SELAMA 6 JAM PADA SUHU KULKAS 4-8°C MENGGUNAKAN HEMATOLOGY ANALYZER Indah Sari; Aisah Oktavia; Aristoteles, Aristoteles
jurnal kesehatan terapan sains dan teknologi Vol 2 No 1 (2024): Journal Health Applied Science And Technology (JHAST)
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/jhast.v2i1.26

Abstract

Background: Hematology examination is an examination carried out to determine the condition of the blood and its components in the blood. Blood consists of erythrocytes, leukocytes, platelets, and a yellowish liquid called plasma. Hemoglobin is a tetrameric protein of erythrocytes that binds to non-protein molecules, namely iron porphyrin compounds called heme. Hemoglobin has an important role in the transportation system in the human body, the main thing is to transport oxygen to all tissues and the second is to move carbon dioxide from peripheral tissues to respiratory organs. Hemoglobin levels can be measured using an automatic cell counter (hematology analyzer) which directly measures hemoglobin levels. Purpose: To find out the difference between immediate and delayed blood tests for 6 hours at 4-8 to hemoglobin levels using Hematology Analyzery. Research Methods: The type of research conducted in this research is cross sectional. samples used were 30 samples in the UPTD Puskesmas tebing tinggi. The hemoglobin level was checked using a Hematology analyzer. Results: in the study, it was found that hemoglobin levels were immediately checked with an average of 13.51 gr/dL while hemoglobin levels were delayed for 6 hours at 4-8 obtained an average hemoglobin level of 11.33 gr/dL Conclusion: on examination of hemoglobin immediately and delayed 6 hours at a temperature of 4-8 there was a decrease of 2.18 gr/dl.
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN KESIAPAN MENGIKUTI PROSES BELAJAR MAHASISWA S1 KEPERAWATAN SEMERTER IV STIKES MUHAMMADIYAH PALEMBANG Maya Fadlilah; Aristoteles Aristoteles; Bella Pebyana
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 1 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v11i1.573

Abstract

Pendahuluan : Tidur merupakan kebutuhan dasar yang dibutuhkan oleh setiap individu. Perubahan pola prilaku dan gaya hidup dapat mempengaruhi kualitas tidur, khususnya pada mahasiswa. Kualitas tidur yang buruk dapat mempengaruhi proses belajar karena mengantuk dan lelah akibat kurang tidur, sehingga mengakibatkan terganggunya kesiapan dalam proses belajar. Berdasarkan studi pendahuluan yang peneliti lakukan, kepada 15 orang mahasiswa/i PSIK STIKes Muhammadiyah Palembang yang diwawancarai, di dapatkan bahwa 6 orang memiliki kualitas tidur baik dan 9 orang lainnya memiliki kualitas tidur kurang baik, dikarenakan tidur yang larut malam. Kebiasaan yang menyebabkan mereka tidur larut yaitu memainkan handphone dan laptop sebelum tidur. Sedangkan, untuk kesiapan mengikuti proses belajar di dapatkan 8 orang memiliki kesiapan belajar baik, 7 orang memiliki kesiapan belajar cukup, dikarenakan tidur larut malam, tidak sarapan, kurang konsentrasi saat mengikuti proses belajar (mengobrol dan memainkan handphone) dan mengantuk di kelas. Hal tersebut dapat mempengaruhi proses belajar mahasiswa.Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan kuantitatif. Tehnik sampling adalah Quota Sampling pada mahasiswa S1 Keperawatan semester IV yang berjumlah 91 orang dari populasi 118 orang. Hasil Penelitian : dari hasil penelitian didapatkan ada 24 responden yang memiliki kualitas tidur baik dengan hasil 17 responden memiliki kesiapan belajar baik dan 7 responden memiliki kesiapan belajar kurang baik. Sementara itu, ada 67 responden yang memiliki kualitas tidur buruk, 29 responden diantaranya memiliki kesiapan belajar baik dan 38 responden lainnya memiliki kesiapan belajar kurang baik. Berdasarkan uji statistik dengan menggunakan uji Chi Square diperoleh nilai p value = 0,038 (p value ≤ 0,05), artinya  diterima. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan kesiapan mengikuti proses belajar mahasiswa/i S1 Keperawatan semester IV.
KORELASI UMUR DAN JENIS KELAMIN DENGAN PENYAKIT HIPERTENSI DI EMERGENCY CENTER UNIT RUMAH SAKIT ISLAM SITI KHADIJAH PALEMBANG 2017 Aristoteles Hasan
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 3, No 1 (2018): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v3i1.576

Abstract

Abstrak Menurut World Health Organization (WHO) batas normal tekanan darah adalah  120 - 140 mmHg tekanan sistolik dan 80 - 90 mmHg tekanan diastolic. Didiagnosis hipertensi bila tekanan darahnya lebih dari 140/90 mmHg. Secara umum, laki-laki memiliki prevalensi hipertensi yang lebih tinggi dibandingkan wanita.Tujuan Penelitian ini adalah diketahuinya hubungan antara umur  dan jenis kelamin, dengan Penyakit Hipertensi di emergency center unit  Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang Tahun 2017.Desain penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Dimana tehnik pengambilan sampel secara non probability sampling (purposive sampling), sampel dalam penelitian adalah pasien yang datang ke emergency center unit  Rumah Sakit Siti Khadijah Palembang dengan usia dari 17 tahun  sampai  ≥ 60 tahun,dan jumlah sampel yang didapatkan sebanyak 30 responden.  Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2017 - Januari 2018. Analisa data dilakukan  dengan analisa univariat dan bivariat untuk analisa bivariat menggunakan uji chi square dengan tingkat kemaknaan 95% dan dengan α (0,005).Berdasarkan analisis univariat  didapatkan sebanyak 17 responden (56,7%) dengan penyakit hipertensi, 18 responden  (60%) dengan  umur tua (30 tahun sampai ≥ 60 tahun), dan sebanyak 16 responden  (53,3%) dengan  jenis kelamin laki-laki. Berdasarkan hasil uji statistic Chi Square didapatkan p value (0,001)  yang berarti ada hubungan umur dengan penyakit Hipertensi dan didapatkan p value (0,001) yang berarti ada hubungan jenis kelamin dengan penyakit Hipertensi di emergency center unit  Rumah Sakit Siti Khadijah Palembang Tahun 2017.Diharapkan perawat pelaksana di emergency center unit  Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan kegawat daruratan Kata Kunci                           : Umur, Jenis Kelamin dan Penyakit HipertensiDaftar Pustaka                    : 21 (2006-2017)
Co-Authors A. H. Bernando A. Nizam Syahiib Ade Apriantari Aditya Prayoga Admi Syarif Aflaha Asri Agatha Beny Himawan Ahmad Amirudin Ahmad Julio Rizky Ahyarudin Aini Robby Rodliyah Airlangga Sani Cahya Margaliu Aisah Oktavia Alya Samira Rahmaputri Amelda Amelda Amelya, Citra Andrian, Rico Angga Ramadhan Prasetyo Anggara, Bambang Ari Anggi Puspitasari Anindya Rahmadini Anisa Raden Anjelina, Angel Annisa Putri Nabila Aqshal Dwi Setiawan Arbi Hidayatullah Ardhika Praseda Ageng Putra ARDIANSYAH ARDIANSYAH Ardye Amando Pratama Ariq Rafii Utama Aristoteles Aryanti Dwiastuti Aulia Putri Ariqa Awfa Rizqon Akhyar Ayuning Rizqi Rahmayanti Bastian Bastian Bastian Bastian Bella Pebyana Cahlia Kurnia Caniadi, Melan Dani Cristian Danzen Hangga Permana Dedy Miswar Desrizal Dwi Ayu Deswita Sari Didik Kurniawan Dinda Fitrialoka Dwi Sakethi Dwi Sakethi Dwi Sakethi, Dwi Dyah Mila Prambudiningtyas Efendi, Nur Eka Febriansyah, Febi Eka Kasymir Erika Fadia Salsabila Evania Intiha Falah, Naufal Anbial febi eka febriansyah, febi eka Galih Imam Widangga Gina Septia Rizki Giovanni Albertine Hutauruk Heningtyas, Yunda Heri Satria Heri Satria Heriyanto, Husnah, Arifa Al Ika Arthalia Wulandari Ilman, Igit Sabda Indah Sari Indah Sari Indra Gumay Febryano Indri Eka Yasami Ira Hariati Br Sitepu Irawati, Anie Rose Jani Master Jihan Aferiansyah Junaidi Junaidi Kalwa, Ayu Niara Kurnia Agung Laksono Kurnia Muludi Kurnia Muludi Kusuma, Abie Perdana Lidwina Amelia Lis Nur Ajijah Lisa Suarni Lolyta Mutiara Putri Lukito, Wisnu Lumbanraja, Favorisen R Martinus Martinus Maulida Melvina Putri Maya Fadlilah Melda Suryani Mohamad Ilham Nurfaizi Monique Permata Sari Santoso Mudinillah, Adam Muhamad Zaki Renaldi Muhammad Chaidar Ali Muhammad Fahmi Albaihaqi Muhammad Fakhri Robbani Muhammad Fathan Kurniawan Mulyono Mulyono Mutiara Putri Adisa Nadia Ayu Wulandari Nadila Rizqi Muttaqina Nitami Sari Noval Aditya Marlon Noviyanti Noviyanti Nurhidayanti Nurhidayanti Parabi, M. Iqbal Pondo Purniawan Pratama, Rinaldo Adi Pratiwi, Cahya Yulia Putri Ayu Penita Putri, Anggi Restu Radix Suharjo Rahmat Safe'i Rara Diantari Raras Silviana Rian Kurniawan Ridho Sholehurrohman Rifki Wardana Rigasmi Ihklayani Rika Ningtias Azhari Riska Aprilia Risna Damayanti Rizki Agung Permana Rizky Pratama Rosa, Ervina Sabila Rusyda Salma Dara Cantika Sapto Kuncoro Sasmita Ningrum Selvira Setiadi, Rifan Sholehurrohman, Ridho Sintiya Paramitha Suarni, Lisa Suripto Dwi Yuwono Swarna Darma Syah, Firman Syangap Diningrat Sitompul Syifa Hera Assegaf Tarkono Tarkono Taufik, Rahman Timotius Pascha Tiyara Saghira Tri Rizky Putra Tristiyanto Tristiyanto Unang Mulkhan Utami, Detri Dipa Vio Deka Ananda Wardiyanto Wardiyanto Wardiyanto Wardiyanto Wartariyus, Wartariyus Widiarti Widiarti Widya Puspitarani Desiyanti Wirawan, Nasywa Nathania Yarmaidi Yarmaidi Yarmaidi Yarmaidi Yarmaidi Yarmaidi Yarmaidi Yoga Gustama Yohana Tri Utami YOHANA TRI UTAMI, YOHANA TRI Zahra, Rizka Aulia Zuhri Nopriyanto