Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Dengan Pembuatan Komposter Di Dusun Randubelang, Bangunharjo Fauzana, Fiony; Taskiah, Lissaumi; Ryan F, Muhamad; Shufa Hidayah, Muha; Muhja, Naila Mauhibatul; Rois, Ibnu; Kasjono, Heru Subaris
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/js.v3i1.176

Abstract

Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta saat ini sedang mengalami situasi darurat sampah yang disebabkan karena ditutupnya Tempat Pembuagan Sampah Terpadu (TPSP) Piyungan, Bantul akibat sudah tidak mampu menampung lagi tumpukan sampah. Belum adanya kesadaran masyarakat untuk memilah dan mengolah sampah secara mandiri menjadikan masyarakat sangat bergantung pada TPST Piyungan untuk membuang sampah rumah tangga. Darurat sampah berpotensi menyebabkan masalah kesehatan lingkungan dan gangguan kesehatan masyarakat.Upaya pemberdayaan masyarakat tentang pengolahan sampah bertujuan memicu kesadaran, kemauan, potensi, dan kemampuan masyarakat. Langkah pemberdayaan terdiri dari kegiatan pemapaparn masalah kesehatan, Community Self Survey (CSS), pelatihan kader, dan desiminasi kader. Pemberdayaan dilakukan dengan melakukan penyuluhan dan pelatihan pemilahan sampah dan pembuatan kompos dari embert bekas. Hasil dari pemberdayaan masyarakat menunjukan bahwa kader kesehatan dapat melakukan penyuluhan dan pelatihan kepada masyarakat. Sejalan dengan hasil kegiatan, upaya pemberdayaan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kemauan masyarakat untuk mengolah sampah secara mandiri dimulai dari tingkat rumah tangga.
Pemberdayaan Masyarakat Dengan Pembuatan Biopori Media Galon Di Padukuhan Widoro, Bangunharjo Sisgasari, Nabila Anugrah; Tullazulfa, Fadila; Sari, Devi Ayu Prima; Salsabilla, Lusy Loria Stefani; ‘Aisy, Rona Rohadatul; Kasjono, Heru Subaris; Rois, Ibnu
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/js.v3i1.185

Abstract

Pemberdayaan masyarakat adalah upaya meningkatkan kemampuan dan potensi yang dimiliki masyarakat sehingga masyarakat dapat mewujudkan jati diri harkat dan martabatnya secara maksimal untuk bertahan dan mengembangkan diri secara mandiri baik di bidang ekonomi, sosial, agama dan budaya. Kondisi persampahan di Yogyakarta memasuki tingkat darurat sampah. Sampah adalah sisa kegiatan sehari hari manusia atau proses alam yang berbentuk padat atau semi padat berupa zat organik atau anorganik bersifat dapat terurai atau tidak dapat terurai yang dianggap sudah tidak berguna lagi dan dibuang ke lingkungan, banyaknya sampah yang tertumpuk dapat dikurangi dengan membuat biopori. Biopori merupakan ruang atau pori dalam tanah, bentuk biopori menyerupai liang dan bercabang-cabang sehingga sangat efektif dalam menyalurkan air dan udara ke dan di dalam tanah. Pembuatan biopori sisa sampah organik dipilih untuk pemberdayaan masyarakat melalui hasil diskusi prioritas masalah tertinggi oleh warga Dukuh Widoro. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar masyarakat mengetahui cara menangani masalah darurat sampah. Kegiatan ini menggunakan metode yang terdiri dari Community Self Survey (CSS), pelatihan kader dan diseminasi kader. Dalam kegiatan ini mahasiswa sebagai fasilitator memberikan pelatihan kepada kader sehingga kader dapat menyampaikan mengenai biopori kepada masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat mewujudkan kemampuan dan kemandirian masyarakat
Intervensi Booklet Bermarkah terhadap Peningkatan Perilaku Pencegahan Leptospirosis pada Ibu Rumah Tangga Nurmalytasari, Na'wa; Kasjono, Heru Subaris; Rois, Ibnu; Sugianto, Sugianto
Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia Vol. 9, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Leptospirosis remains a public health concern in Indonesia, including in Bantul Regency. Data from Sewon I Public Health Center (Puskesmas) indicate a high incidence of cases, particularly among housewives who are considered a high-risk group. Effective education is essential to improve leptospirosis prevention behavior. This study aimed to determine the effect of a marked booklet as an innovative health education medium on improving knowledge, attitudes, and preventive actions against leptospirosis among housewives. The study used a quasi-experimental design with a pre-test and post-test control group approach. A total of 60 respondents were divided into two groups, namely the experimental group, which received education using the marked booklet, and the control group, which received education through lectures. Instruments used included questionnaires and checklists. The results showed no significant differences in baseline characteristics between the two groups (p > 0.05). After the intervention, the experimental group showed significant improvements in knowledge (100% in the good category), attitude (increased to 70% in the good category), and preventive action (100% in the good category), with p-values < 0.05. In conclusion, the marked booklet was effective in improving leptospirosis prevention behavior and is recommended as an effective educational medium. Keywords : Marked Booklet, Health Education, Leptospirosis Prevention
Pengaruh Variasi Ukuran Media Arang Aktif Cangkang Kelapa Sawit terhadap Penurunan Kadar Besi dan Kekeruhan pada Air Sumur Sani, Fajar Mavira; Haryono, Haryono; Rois, Ibnu; Mulyaningsih, Tri
Jurnal Sanitasi Profesional Indonesia Vol 6 No 02 (2025): Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Water is a fundamental necessity for human life and is required to comply with both quality and quantity standards. Excessive iron (Fe) content and turbidity can negatively impact life. An alternative effort to reduce Fe and turbidity levels exceeding quality standards is filtration using palm shell activated carbon. This study aims to investigate the effect of varying particle sizes of activated carbon made from oil palm shell on the reduction of iron (Fe) content and turbidity in well water. This study employed a quasi-experimental design with a Pre-Test – Post-Test Without Control Group. The research object was well, located in Ngumbul, Tamanan, Bantul. Three variations of palm shell activated carbon media were used: Filter A: 1 cm, Filter B: 0.5 cm, Filter C: 0.2 cm, each with three repetitions per variation, which was then followed by inferential analysis. Descriptive analysis showed reductions in Fe and turbidity as follows: Filter A – Fe 1.22 mg/L and turbidity 43.97 NTU, Filter B – Fe 1.15 mg/L and turbidity 38.22 NTU, Filter C – Fe 1.27 mg/L and turbidity 43.97 NTU. The result of the One-Way ANOVA test showed that there was no significant effect of the variation in the particle size of activated carbon made from oil palm shell on the reduction of iron content and turbidity. Palm shell activated carbon is effective in reducing iron (Fe) content and turbidity in well water.
Implementasi Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability (CHSE) Daya Tarik Wisata Taman Pintar Yogyakarta Tahun 2025 Utomo, Fadlillah Reo; Kasjono, Heru Subaris; Sugianto, Sugianto; Rois, Ibnu
JURNAL NASIONAL PARIWISATA Vol 16, No 1 (2026): Jurnal Nasional Pariwisata
Publisher : Pusat Studi Pariwisata Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jnp.111656

Abstract

The COVID-19 pandemic had a significant impact on the tourism sector in Indonesia. As part of the recovery efforts, the government introduced the Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE) standards to ensure the safety, health, and comfort of tourists. Taman Pintar Yogyakarta, an educational tourism destination certified with CHSE, has experienced a notable increase in visitor numbers over the past three years. This study aims to examine the implementation of CHSE standards at the tourist attractions within Taman Pintar Yogyakarta in 2025. A descriptive method with a mixed approach was applied, using observation, interviews, and documentation for data collection. The research instrument employed was a checklist based on the Indonesian National Standard (SNI) 9042:2021. The findings revealed that none of the ten tourist attractions at Taman Pintar Yogyakarta fully met all CHSE indicators. Eight attractions fulfilled 48 out of 49 indicators (98%), while the other two fulfilled 47 indicators (96%). The most common shortcomings were related to safety indicators, particularly the unavailability of assembly point maps, as well as cleanliness facilities such as toilets that were not functioning properly.
Peta Risiko Stunting Berbasis Kualitas Air Tanah: Studi Epidemiologi Spasial di Kapanewon Kalasan Amalia, Rizki; Rois, Ibnu; Rochmalia, Fitri; Utami, Annisa Putri; Santjoko, Herman
Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM) Vol.8 No.1 (2026) : Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM)
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jkmm.v8i1.20686

Abstract

Latar belakang: Kualitas air tanah yang rendah sering dikaitkan dengan risiko kejadian stunting melalui mekanisme paparan kronis terhadap polutan lingkungan. Data Puskesmas Kalasan menunjukkan prevalensi risiko stunting sebesar 8,59%. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pola kualitas air tanah (Kesadahan, Mangan, Nitrit, dan E. coli) serta hubungannya dengan risiko stunting di Kapanewon Kalasan melalui pendekatan spasial dan uji statistik. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan analisis spasial dan statistik. Kualitas air tanah diukur melalui uji laboratorium pada parameter Kesadahan, Mangan (Mn), Nitrit (NO_2), dan E. coli. Sebaran kualitas air dan distribusi kasus stunting dipetakan menggunakan ArcGIS. Hubungan antar variabel dianalisis menggunakan uji Chi-Square pada 90 responden balita. Hasil: Dari 90 balita yang diteliti, 23 (25,6%) dikategorikan berisiko stunting. Hasil uji kualitas air menunjukkan adanya sampel yang melampaui baku mutu kesehatan lingkungan, khususnya pada parameter Mangan (8 sampel) dan kontaminasi E. coli (6 sampel). Analisis statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis sumber air (p=0,887) maupun keberadaan bakteri E. coli (p=0,518) dengan risiko stunting pada balita di wilayah penelitian. Namun, analisis spasial mengidentifikasi pola konsentrasi polutan air tanah yang tinggi di Kelurahan Selomartani dan Tirtomartani. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat parameter kualitas air tanah yang belum memenuhi baku mutu di Kapanewon Kalasan, variabel tersebut tidak terbukti sebagai determinan tunggal yang berhubungan secara signifikan dengan risiko stunting. Faktor lain seperti perilaku higiene keluarga dan asupan nutrisi makro kemungkinan memiliki peran yang lebih dominan, sehingga intervensi pencegahan stunting perlu dilakukan secara multisektoral.
Co-Authors Adzani, Vinda Mefa Agus Kharmayana Rubaya Alfran, Muhammad Novian Amalia Hapsari, Citra Ananda, Dilla Sekar Andani, Maulina Dwi Anisatur, Rifka Anzukri, Syafira Karin Arif, Wahyu Ahmad Astrinadia, Dena Azillia Prameswara, Kirana Noor Bambang Suwerda, Bambang Cahyani, Latifa Dian Chasanah, Munifatul Choirul Amri Daffa, Muhammad Dany, Muhammad Daffa De Yarist, Fhilomena Grace Desta, Nabila Dewanti, Feby Sukma Dimasadra, Waldana Dwi, Dela Dwisukmana, Ismy Putri Fauzana, Fiony Fitria, Adinda Yolan Haryono Haryono Herman Santjoko, Herman Heru Subaris Kasjono, Heru Subaris Istighfaroh, Annisa Setyaji K, Heru Subaris Kamila, Salsabila Syifa Kurniani, Icha Intan Larasati, Yolanda Lucky Herawati Maghfiroh, Dessy Lailatul Mareta, Melinda Ayu Maulinda Rahmawati Muhja, Naila Mauhibatul Mukarromah, Fitri Isti 'Anatul Murti, Aliya Nugrafitra Mutiara, Tintin N. Putri, Ajeng Ramadanti Narto Narto, Narto Nugraha, Cahyani Puspita Nugraheni, Ratih Mutiara Nurmalytasari, Na'wa Palaastita, Nurma Febriani Permata Putri, Bunga Arya Pranoto, P Pratama, Fauzan Pratama, Ibnu Aldi Pratiwi, Elsa Ena Rahmasari, Anindya ramadhani, fadhila veby Rizki Amalia Rochmalia, Fitri Rosadianty, Debriela Salvarina Ryan F, Muhamad Safitri, Alysa Nazwa Salsabilla, Lusy Loria Stefani Sani, Fajar Mavira Sari, Devi Ayu Prima Shufa Hidayah, Muha Sisgasari, Nabila Anugrah Siti Hani Istiqomah Sugianto Sugianto Taskiah, Lissaumi Tri Mulyaningsih Tullazulfa, Fadila Umami, Lutfa Utami, Annisa Putri Utomo, Fadlillah Reo Yamtana Yamtana, Yamtana Yuniati, Walim Regita ‘Aisy, Rona Rohadatul