Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT : PEMBUATAN PUPUK KOMPOS SEBAGAI PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK RUMAH TANGGA DENGAN MEDIA GALON BEKAS DI DUSUN SALAKAN, BANGUNHARJO, SEWON, BANTUL, YOGYAKARTA Palaastita, Nurma Febriani; Pratama, Ibnu Aldi; Anzukri, Syafira Karin; Safitri, Alysa Nazwa; Kamila, Salsabila Syifa; K, Heru Subaris; Rois, Ibnu
EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2024): EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, April 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/ejoin.v2i4.2589

Abstract

Sampah organik dari sisa kegiatan rumah tangga yang dibuang secara langsung dapat berdampak bagi lingkungan. Salah satu dampak sampah organik yang tidak diolah dengan baik yaitu emisi gas rumah kaca. Untuk itu perlu dilakukan pengolahan. Kegiatan yang dilakukan bertujuan untuk memberikan penyuluhan pada masyarakat tentang pentingnya mengolah sampah organik rumah tangga, terkait dengan TPA Piyungan yang sudah dinyatakan ditutup. Sehingga masyarakat perlu mengolah sampah yang dihasilkan sendiri, untuk mengurangi volume sampah yang dibuang. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan solusi kepada masyarakat untuk memanfaatkan sampah organik rumah tangga menjadi berbagai bentuk, salah satunya adalah kompos. Kegiatan ini terdiri dari diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung. Hasil kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat karena masyarakat sangat berpartisipasi dalam setiap kegiatan
Pelayanan Perbaikan Kualitas Air Bersih Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Ngemplak II Sleman Rois, Ibnu; Amalia, Rizki; Santjoko, Herman; Mutiara, Tintin
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 2 (2025): Mei
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i2.1845

Abstract

The provision of clean and safe drinking water is a fundamental need to support public health. However, in some areas, poor groundwater quality, such as turbidity and high iron content, remains a major issue. This activity aims to address water quality problems in Kalurahan Umbulmartani Kapanewon Ngempak, Sleman Regency, through a community service program with a participatory approach. The activity involved the community in water treatment using a simple filter media consisting of fine sand, zeolite, gravel, and activated charcoal to reduce turbidity and iron levels in the water. The results show that this technique is effective in improving water quality and meeting health standards. Community empowerment through training, socialization, and direct assistance from cadres and related parties successfully enhanced community understanding of the importance of clean water and created positive changes in the independent management of clean water. Collaboration between the Puskesmas, village government, cadres, and local communities played a key role in the success of this program, which also contributed to efforts to prevent stunting in the area.
Sosialisasi Pemilahan Sampah dan Pembentukan Satgas Sampah di Dusun Kadipiro, Kalurahan Ngestiharjo, Kasihan, Bantul Daffa, Muhammad; Chasanah, Munifatul; Umami, Lutfa; Desta, Nabila; Dwi, Dela; Pratama, Fauzan; Rois, Ibnu; Anisatur, Rifka; Yamtana, Yamtana
PENGABDI PENGABDI: VOL. 6, NO.1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v6i1.68078

Abstract

Sampah merupakan salah satu permasalahan kompleks yang dihadapi baik oleh negara berkembang maupun negara maju di seluruh dunia. Permasalahan sampah merupakan permasalahan yang tersebar luas dan merupakan fenomena universal di berbagai negara di dunia. Minimnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pemilahan sampah dan kurangnya fasilitas pengolahan sampah menjadi tantangan besar dalam mengatasi krisis sampah di Yogyakarta.Metode yang digunakan yaitu sosialisasi dengan menyampaikan materi dan diskusi pembentukan satgas. Program sosialisasi ini dilaksanakan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pemilahan sampah dari hilir ke hulu sekaligus pembentukan satgas sampah. Melalui langkah-langkah seperti survei awal untuk mengidentifikasi kebiasaan masyarakat dalam pengelolaan sampah, sosialisasi mengenai pengelolaan sampah, serta pembentukan bank sampah untuk memfasilitasi pemilahan antara sampah organik dan anorganik, program ini bertujuan untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat. Selain itu, inisiasi satuan tugas (satgas) sampah lokal akan memastikan implementasi program berlangsung efektif. Dengan demikian, diharapkan program ini tidak hanya dapat menambah pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan sampah, tetapi juga mengurangi pencemaran lingkungan dan potensi penyakit yang terkait dengan sampah, serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan untuk kualitas hidup yang lebih baik dan lingkungan yang sehat.
Pengaruh Pengolahan Filtrasi Dan Koagulasi Menggunakan Serbuk Biji Kelor Terhadap Penurunan Kadar COD Air Limbah Laundry De Yarist, Fhilomena Grace; Santjoko, Herman; Rois, Ibnu
Buletin Keslingmas Vol 44, No 3 (2025): BULETIN KESLINGMAS VOL. 44 NO. 3 TAHUN 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v44i3.12354

Abstract

Biji kelor dengan kandungan senyawa bioaktif rhamonksioloksi benzil isotiosianat mampu mengadsorbsi mineral yang terkandung dalam air limbah suspense dan protein makromolekul yang polielektrolit bermuatan positif yang mampu menetralisir tegangan koloid antar partikel. Berdasarkan pengujian sampel limbah yang dilakukan di Vivie laundry pada januari 2024 diketahui kadar COD sebesar 661,12 mg/l, kadar tersebut tidak memenuhi standar baku mutu Peraturan Daerah Istimewa Yogyakarta No. 7 tahun 2016 sebesar 150 mg/l. Maka diperlukan metode pengolahan filtrasi dengan pasir dan koagulasi menggunakan biokoagulan yaitu serbuk biji kelor. Penelitian dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perlakuan filtrasi dan koagulasi dengan bubuk biji kelor terhadap penurunan kandungan COD pada air limbah laundry. Jenis Penelitian ini adalah Quasi eksperimen, dengan desain penelitian “Pretest and posttest group design”. Penelitian dilakukan pada bulan Juni-Juli 2024. Populasi pada penelitian ini adalah jumlah air limbah laundry sebanyak 10 liter. Sampel pada penelitian yaitu air limbah yang digunakan sebanyak 5 liter. Analisis data menggunakan uji wilcoxon. Kadar COD sebelum perlakuan sebesar 227,26 mg/l, setelah dilakukan pengolahan filtrasi dan koagulasi dengan serbuk biji kelor sebanyak 9 kali pengulangan, kadar COD mengalami penurunan rata-rata sebesar 152,88 mg/l dengan rasio penurunan sebanyak 32,73%. Berdasarkan pengujian satistik dapat disimpulkan bahwa perlakuan koagulasi dengan filtrasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan kandungan COD pada air limbah laundry.
Biodigesters for Wastewater Treatment and Biogas Generation in Poultry Slaughterhouses Suwerda, Bambang; Narto, Narto; Rois, Ibnu; Murti, Aliya Nugrafitra
Gema Lingkungan Kesehatan Vol. 23 No. 4 (2025): Gema Lingkungan Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gelinkes.v23i4.355

Abstract

This study evaluates the integration of a biodigester reactor into the wastewater treatment system at a poultry slaughterhouse to improve effluent quality and produce biogas as an alternative energy source. Wastewater samples were collected before and after biodigester treatment, and the parameters analyzed included Chemical Oxygen Demand (COD), Biological Oxygen Demand (BOD), Total Suspended Solids (TSS), oil and grease, and pH stability. Biogas production was also monitored daily. The results showed significant reductions in COD (from 350 mg/L to 148 mg/L), BOD (from 225 mg/L to 82.4 mg/L), and TSS (from 180 mg/L to 32 mg/L), with average decreases of 57.83%, 63.38%, and 82.1%, respectively. Oil and grease levels decreased by 89.5%, although this reduction did not reach statistical significance (p=0,197). The pH values remained stable within the range of 6.0 to 9.0, supporting optimal microbial activity. Biogas production averaged 7.48 m³/hour in the morning and 6.70 m³/hour in the afternoon, demonstrating the biodigester’s capacity to generate renewable energy. The findings confirm that integrating a biodigester enhances organic pollutant removal efficiency, reduces reliance on fossil fuels, and minimizes wastewater pollution, offering both economic and environmental benefits. However, further optimization is needed to effectively reduce oil and grease concentrations. This study highlights the potential of biodigester technology as a sustainable solution for managing poultry slaughterhouse wastewater, contributing to environmental protection and energy recovery
Penyuluhan dan Penerapan Standard Sanitation Operational Procedure dalam Pencegahan Penyakit Kulit Pada Pekerja Batik di Bantul, Yogyakarta Istighfaroh, Annisa Setyaji; Kasjono, Heru Subaris; Rois, Ibnu
Buletin Keslingmas Vol. 43 No. 3 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO.3 TAHUN 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v43i3.11472

Abstract

Proses pewarnaan merupakan salah satu kegiatan yang berbahaya karena zat pewarna kimia menetes di kulit terutama pada tangan. Dari 38 pembatik di Sentra Batik Giriloyo Bantul terdapat 22 pembatik (57,9%) mengalami penyakit kulit (dermatitis) dan 16 pembatik (42,1%) tidak mengalami keluhan penyakit kulit. Pembatik mengalami keluhan di kulit terutama bagian karena aktivitas yang terus-menerus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penyuluhan kesehatan dan penerapan SSOP pada pekerja terhadap tingkat pengetahuan dan tindakan pencegahan penyakit kulit pada pembatik warna sintetis di Sentra Batik Giriloyo Bantul. Penelitian ini bersifat Quasi eksperiment dengan desain penelitian Pre-test Post-test with control Group. Semua data dianalisis menggunakan statistic, dengan uji Shapiro wilk dan Mann-Whitnney. Populasi pada penelitian ini adalah pekerja batik bagian pewarnaan sintetis di Sentra Batik Giriloyo sebanyak 30 orang dengan teknik purposive sampling.  Penyuluhan Kesehatan yang dilakukan menggunakan metode kelompok kecil atau diskusi. SSOP (Sanitation Standard Operating Procedures) merupakan salah satu prosedur yang penting untuk menjamin kegiatan hygiene dan sanitasi di suatu industri. Hasil penelitian ini yaitu pemberian penyuluhan kesehatan menggunakan metode kelompok kecil mampu meningkatkan pengetahuan pembatik warna sintetis sebesar 21%. sedangkan pembatik warna sintetis yang tidak diberikan penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan sebesar 5%. Penerapan SSOP jika disertai dengan penyuluhan dapat meningkatkan kesadaran pembatik warna sintetis dalam upaya pencegahan penyakit kulit sebesar 12%, sedangkan pembatik warna sintetis yang hanya diberikan penerapan SSOP hanya meningkat 4%. Penyuluhan dan penerapan SSOP dapat meningkatkan pengetahuan dan tindakan pencegahan penyakit kulit pada pekerja bagian pewarnaan sintetis di Sentra Batik Giriloyo Bantul, Yogyakarta. 
Pengaruh Waktu Kontak Filtrasi Media Resin Kation dan Zeolit terhadap Kesadahan Air Sumur Gali Kurniani, Icha Intan; Amri, Choirul; Haryono, Haryono; Rois, Ibnu
Buletin Keslingmas Vol. 43 No. 3 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO.3 TAHUN 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v43i3.11711

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan yang dilaksanakan pada 28 Juli 2023 di Dusun Gampeng RT 02, Triwidadi, Pajangan, Bantul didapatkan kesadahan sebesar 390 mg/L termasuk kesadahan sementara. Saat dilihat secara fisik, air sumur yang sadah setelah direbus berwarna keruh, terdapat endapan putih pada gelas dan apabila dididihkan akan membentuk kerak pada cerek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu kontak yang efektif filtrasi media resin kation dan zeolit dalam menurunkan kadar kesadahan air sumur gali. Penelitian bersifat Quasi Experiment dengan desain penelitian One-Group Pre Test-Post Test Design. Besar sampel sebanyak 18 sampel dengan teknik pengambilan yaitu grab sampling pada bulan Maret 2024. Hasil pemeriksaan dilakukan uji normalitas data, uji One Way Anova, uji Paired Sample t-Test dan LSD. Berdasarkan hasil pemeriksaan kesadahan didapatkan hasil penurunan dengan waktu kontak 10 menit sebesar 23,3%, 20 menit sebesar 34% dan 30 menit sebesar 56,16%. Hasil uji statistic menggunakan uji One Way Anova dengan nilai Sig 0,001 maka ada pengaruh filtrasi media resin kation dan zeolit terhadap kesadahan air sumur gali. Hasil uji Paired Sample t-Test didapatkan pada setiap waktu kontak nilai sig (2-tailed) <0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan kadar kesadahan sebelum dan setelah perlakuan. Dari hasil uji LSD waktu kontak yang efektif filtrasi media resin kation dan zeolit dalam menurunkan kadar kesadahan air sumur gali adalah 30 menit. Waktu kontak yang efektif filtrasi media resin kation dan zeolit terhadap kadar kesadahan air sumur gali sesudah dilakukan filtrasi yaitu selama 30 menit dengan penurunan sebesar 56,16%.
Pengaruh Pengolahan Filtrasi Dan Koagulasi Menggunakan Serbuk Biji Kelor Terhadap Penurunan Kadar COD Air Limbah Laundry De Yarist, Fhilomena Grace; Santjoko, Herman; Rois, Ibnu
Buletin Keslingmas Vol. 44 No. 3 (2025): BULETIN KESLINGMAS: VOL. 44 NO. 3 TAHUN 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v44i3.12354

Abstract

Biji kelor dengan kandungan senyawa bioaktif rhamonksioloksi benzil isotiosianat mampu mengadsorbsi mineral yang terkandung dalam air limbah suspense dan protein makromolekul yang polielektrolit bermuatan positif yang mampu menetralisir tegangan koloid antar partikel. Berdasarkan pengujian sampel limbah yang dilakukan di Vivie laundry pada januari 2024 diketahui kadar COD sebesar 661,12 mg/l, kadar tersebut tidak memenuhi standar baku mutu Peraturan Daerah Istimewa Yogyakarta No. 7 tahun 2016 sebesar 150 mg/l. Maka diperlukan metode pengolahan filtrasi dengan pasir dan koagulasi menggunakan biokoagulan yaitu serbuk biji kelor. Penelitian dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perlakuan filtrasi dan koagulasi dengan bubuk biji kelor terhadap penurunan kandungan COD pada air limbah laundry. Jenis Penelitian ini adalah Quasi eksperimen, dengan desain penelitian “Pretest and posttest group design”. Penelitian dilakukan pada bulan Juni-Juli 2024. Populasi pada penelitian ini adalah jumlah air limbah laundry sebanyak 10 liter. Sampel pada penelitian yaitu air limbah yang digunakan sebanyak 5 liter. Analisis data menggunakan uji wilcoxon. Kadar COD sebelum perlakuan sebesar 227,26 mg/l, setelah dilakukan pengolahan filtrasi dan koagulasi dengan serbuk biji kelor sebanyak 9 kali pengulangan, kadar COD mengalami penurunan rata-rata sebesar 152,88 mg/l dengan rasio penurunan sebanyak 32,73%. Berdasarkan pengujian satistik dapat disimpulkan bahwa perlakuan koagulasi dengan filtrasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan kandungan COD pada air limbah laundry.
Pemetaan Rumah Sehat berdasarkan Faktor Kesehatan Lingkungan di Dukuh Sumuran, Palbapang, Bantul Maghfiroh, Dessy Lailatul; Rosadianty, Debriela Salvarina; Tullazulfa, Fadila; N. Putri, Ajeng Ramadanti; Rois, Ibnu
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol. 6 No. 3 (2024): November
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v6i3.814

Abstract

A map is a representation of the earth's surface reduced to two dimensions, allowing efficient observation of the extent of the earth. Thematic maps present specific data in relation to specific topography. Remote sensing uses technology for processing data without direct contact with objects. The GPS Essential and ArcGIS applications help in creating distribution maps, providing way points with GPS Essential makes it easier to determine locations accurately. In the world of environmental health, mapping activities in the work area of the Bantul I Community Health Center are needed to produce mapping of the health status of homes and make it easier for sanitarians to take action. By having a map of the health status distribution of houses in Dukuh Sumuran, Palbapang Village, Kapanewon Bantul, Bantul Regency, it can make it easier for sanitarian employees to take further action regarding health problems in Dukuh Sumuran, Palbapang, Bantul, Bantul Regency. The aim and benefits of this remote sensing activity are to collect data about natural resources and their surroundings such as the distribution of healthy houses in Sumuran Hamlet which is obtained in relation to the type of clean water facilities, type of family latrines, waste water disposal facilities, waste management, the presence of larvae and history of diseases such as ISPA, dengue fever, diarrhea and other diseases. The method used in this activity is observation and interviews followed by analysis in the form of a spatial map with the ArcGis application and determining coordinate points with essential GPS. From this activity, it can be concluded that there are 81 healthy houses and 19 less healthy houses in the target area. There are houses that do not have sanitation facilities (latrine and SPAL) and several components of a healthy house do not meet the requirements.
Penanganan Sampah Organik Sisa Dapur Dengan Metode Losida Di Dusun Denggung, Tridadi, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Adzani, Vinda Mefa; Pratiwi, Elsa Ena; Arif, Wahyu Ahmad; Larasati, Yolanda; Fitria, Adinda Yolan; Herawati, Lucky; Rois, Ibnu
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v1i2.131

Abstract

Masalah lingkungan hidup merupakan hal yang sangat kompleks, salah satu masalah di Indonesia yang sampai saat ini masih menjadi masalah serius dan sering diperdebatkan adalah masalah sampah. Dampak yang ditimbulkan oleh sampah menjadi masalah kesehatan lingkungan yang dapat mempengaruhi derajat kesehatan manusia. Sampah yang biasa dihasilkan dari kegiatan dapur merupakan sampah sisa makanan atau disebut sebagai sampah organik sisa dapur. Pada kegiatan pengabdian masyarakat muncul inovasi untuk menyelenggarakan kegiatan edukasi penanganan sampah organik dan praktik pembuatan Lobang Sisa Dapur (LOSIDA) dengan sasaran ibu – ibu kader di Dusun Denggung. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi penumpukan sampah organik dan meningkatkan pengetahuan warga tentang pengelolaan sampah organik. Melalui kegiatan ini diharapkan warga di Dusun Denggung dapat mengelola sampah organik sisa dapur menjadi lebih berguna dan bermanfaat.
Co-Authors Adzani, Vinda Mefa Agus Kharmayana Rubaya Alfran, Muhammad Novian Amalia Hapsari, Citra Ananda, Dilla Sekar Andani, Maulina Dwi Anisatur, Rifka Anzukri, Syafira Karin Arif, Wahyu Ahmad Astrinadia, Dena Astuti, Ambarwati Widadaning Astuti, Yunita Dwi Azillia Prameswara, Kirana Noor Bambang Suwerda, Bambang Cahyani, Latifa Dian Chasanah, Munifatul Choirul Amri Daffa, Muhammad Dany, Muhammad Daffa De Yarist, Fhilomena Grace Desta, Nabila Dewanti, Feby Sukma Diantoro, Lukman Heru Dimasadra, Waldana Dwi, Dela Dwisukmana, Ismy Putri Fauzana, Fiony Fitria, Adinda Yolan Haryantin, Nada Shafa Nur Haryono Haryono Herman Santjoko, Herman Heru Subaris Kasjono, Heru Subaris Istighfaroh, Annisa Setyaji K, Heru Subaris Kamila, Salsabila Syifa Kurnia, Selvia Tri Kurniani, Icha Intan Larasati, Yolanda Lucky Herawati Maghfiroh, Dessy Lailatul Mareta, Melinda Ayu Maulinda Rahmawati Muhja, Naila Mauhibatul Mukarromah, Fitri Isti 'Anatul Murti, Aliya Nugrafitra Mutiara, Tintin N. Putri, Ajeng Ramadanti Nadifa, Afrizal Safrin Narto Narto, Narto Nugraha, Cahyani Puspita Nugraheni, Ratih Mutiara Nurkhasanah, Eny Nurmalytasari, Na'wa Palaastita, Nurma Febriani Pangarsa, Darum Sidiq Setya Permata Putri, Bunga Arya Pranoto, P Pratama, Fauzan Pratama, Ibnu Aldi Pratiwi, Elsa Ena Rahmasari, Anindya ramadhani, fadhila veby Rizki Amalia Rosadianty, Debriela Salvarina Ryan F, Muhamad Safitri, Alysa Nazwa Salsabilla, Lusy Loria Stefani Sani, Fajar Mavira Sari, Devi Ayu Prima Shufa Hidayah, Muha Sisgasari, Nabila Anugrah Siti Hani Istiqomah Sri Muryani, Sri Sri Puji Ganefati Sugianto Sugianto Taskiah, Lissaumi Tri Mulyaningsih Tullazulfa, Fadila Umami, Lutfa Yamtana Yamtana, Yamtana Yuniati, Walim Regita ‘Aisy, Rona Rohadatul