Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENGEMBANGAN WISATA BAHARI BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DI PULAU LAE-LAE, KOTA MAKASSAR Idrus, Idham Irwansyah; Syam, Agus; Mappe, Ulfa Utami; Sunaniah, Sunaniah
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v8i1.58260

Abstract

Community Empowerment was carried out on Lae-Lae Island, Makassar City. Based on the issues identified with the partners, the objectives of this PKM (Community Service Program) were to conduct socialization and training on: 1) The utilization of information technology to introduce and promote marine tourism through a website, and 2) Enhancing knowledge and skills in photography, editing, and creating reviews (captions) for tourism promotion via social media. This activity was conducted in partnership with Pokdarwis, using an empowerment model. The implementation techniques included FGDs (Focus Group Discussions), interactive lectures with Q&A sessions, and demonstrations. The results of the PKM showed the successful achievement of its objectives: participants gained an understanding of the importance of tourism development for improving welfare, recognized the various untapped tourism potentials, acquired knowledge about the use of information technology for marine tourism development, and developed skills in mobile photography, caption writing for marine tourism promotion, and uploading content to social media. Pemberdayaan masyarakat dilaksanakan di Pulau Lae-Lae, Kota Makassar. Berdasarkan permasalahan mitra, maka tujuan PKM ini adalah melakukan sosialisasi dan pelatihan: 1) Pemanfaatan teknologi informasi untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan wisata bahari melalui website, dan 2) Peningkatan pengetahuan dan keterampilan fotografi, editing dan membuat ulasan (caption) untuk promosi wisata melalui media sosial. Kegiatan ini dilaksanakan bermitra dengan Pokdarwis, menerapkan model pemberdayaan. Teknik pelaksanaan dilakukan dengan cara FGD, ceramah dan tanya jawab interaktif, serta demonstrasi. Hasil PKM menunjukkan ketercapaian tujuan pelaksanaan, di mana peserta memiliki kesepahaman mengenai pentingnya pengembangan wisata untuk meningkatkan kesejahteraan, menyadari berbagai potensi wisata yang sebenarnya dimiliki dan belum dikembangkan, peserta memiliki pengetahuan mengenai pemanfaatan teknologi informasi untuk pengembangan wisata bahari, dan memiliki keterampilan dalam hal pengambilan gambar (foto) menggunakan handphone/smartphone, serta terampil membuat caption promosi wisata bahari, dan mengunggahnya di media sosial.
Potret Sosial Pulau Barrang Lompo: Analisis Karakteristik Masyarakat Lokal dan Pendatang Berdasarkan Daerah Asal Mata Pencaharian, Ras, Bahasa, Suku, Kepercayaan, dan Demografi Rahim, Anayah Amelinda; Sari, Inez Veronika; Syamsinar, Syamsinar; Mappe, Ulfa Utami
PREDESTINASI Vol 18, No 1 (2025): 1 Juni: PREDESTINASI
Publisher : Program Studi Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/predestinasi.v18i1.74135

Abstract

Social change and population mobility in coastal areas have created complex interaction dynamics between local and migrant communities, making Barrang Lompo Island an important micro-representation of Indonesia's coastal multiculturalism. This study aims to identify and analyze the social characteristics of local and migrant communities based on regional origin, livelihoods, ethnicity, language, beliefs, and demographic conditions. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and analyzed thematically. The results showed that there is a social division between local people who have high emotional attachment to the island and migrants who come with economic or marriage motivations. Despite different ethnic and linguistic backgrounds, both groups are able to establish harmonious social interactions through the use of the Makassar language and the common religion of Islam as social glue. The findings contribute to the understanding of social integration processes in multiethnic coastal communities and suggest the need for social development policies.  
Pelatihan Pembuatan Tas Manik-Manik pada Perempuan Purna Pekerja Migran Indonesia Anggota Kelompok Peduli Buruh Migran Bangkala Idrus, Idham Irwansyah; Sunaniah, Sunaniah; Mappe, Ulfa Utami; Mario, Mario; Wahda, Muhammad Aksha
INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2025): INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/inovasi.v5i1.71012

Abstract

Sulawesi Selatan adalah salah satu provinsi pengirim terbesar Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Malaysia, di mana Kelurahan Bangkala merupakan kantong migran di Kota Makassar. Tingginya biaya kebutuhan hidup, rendahnya pendidikan dan kurangnya keterampilan sebagai faktor utama perempuan di Bangkala melakukan migrasi ke Malaysia. Di sisi lain mereka rentan mengalami berbagai tindak kekerasan, penindasan, eksploitasi, hingga terjebak dalam perdagangan orang (trafficking).   Tujuan PKM yaitu: (1) Memberikan pengetahuan kepada perempuan Purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) anggota KPBMB mengenai pemanfaatan manik-manik dan bahan lainnya sebagai sumber mata pencaharian; (2) Memberikan keterampilan membuat tas dengan bahan dasar manik-manik kepada perempuan Purna PMI anggota KPBMB; (3)  Membuka kesempatan penghasilan bagi perempuan Purna PMI anggota KPBMB melalui jejaring pemasaran. Metode pelaksanaan dalam bentuk penyuluhan, demonstrasi dan praktek yang diadakan selama dua hari. Hasil evaluasi yang dilakukan menunjukkan bahwa mitra memiliki pemahaman yang baik mengenai potensi ekonomi kerajinan dari bahan manik-manik, dan memiliki keterampilan membuat tas manik-manik. Selain itu, mitra memiliki keyakinan dapat mengembangkan keterampilan tersebut sebagai sumber pendapatan rumah tangga melalui pengembangan usaha
Partisipasi Warga Meningkatkan Kewarganegaraan Ekologis Melalui Lorong Wisata Kota Makassar Amsal, Bahrul; Mario, Mario; Mappe, Ulfa Utami; Sunaniah, Sunaniah
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 5, Nomor 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjser.v5i1.73668

Abstract

Artikel ini bertujuan menguraikan konsep kewarganegaraan ekologis melalui partisipasi warga dalam program lorong wisata Kota Makassar. Fokus utama penulisan artikel ini adalah analisis partisipasi warga yang berdimensi kewarganegaraan ekologis melalui kegiatan lorong wisata di Kota Makassar. Pendekatan penulisan menggunakan deskripsi kualitatif yang menyajikan data terkait dengan konsep kewarganegaraan ekologis yang meningkatkan kesadaran lingkungan dengan memanfaatkan lorong. Penelitian ini pertama mengeksplorasi konsep lorong wisata yang diimplementasikan di lokasi penelitian dengan melihat partisipasi warga sebagai bahan kajiannya. Kedua, melalui implementasi lorong wisata secara tidak langsung meningkatkan kesadaran lingkungan warga kota sesuai dengan makna dari kewarganegaraan ekologis. Hasil artikel ini menunjukkan lorong wisata berdampak kepada perubahan image lorong terutama dari sisi fisik dan UMKM. Temuan lainnya adalah melalui konsep lorong wisata, warga yang berpatisipasi meningkatkan kesadaran lingkungan melalui perannya sebagai warga kota melalui konsep kewarganegaraan ekologis.
PENINGKATAN PHBS MELALUI KETERAMPILAN MEMILAH DAN MENGELOLA SAMPAH RUMAH TANGGA DI PULAU LAE-LAE KOTA MAKASSAR Mappe, Ulfa Utami; Idrus, Idham Irwansyah; Amsal, Bahrul; Syam, Agus; Hafid, Umy Qalzum
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 02 (2025): Volume 02 Nomor 02 (Mei 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilakukan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat Pulau Lae-Lae dalam memilah dan mengelola sampah rumah tangga. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan metode sosialisasi dan pelatihan. Sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memilah sampah sesuai jenisnya. Sedangkan pelatihan dilakukan untuk meningkat pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah organik rumah tangga seperti kulit buah dan sisa sayuran menjadi eco-enzyme yang dapat digunakan sebagai produk ramah lingkungan untuk kebutuhan rumah tangga. Pelaksanaan yang kegiatan melalui tahap: (1) persiapan; (2) perencanaan; (3) pelaksanaan; dan (4) evaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi PkM menunjukkan terkait sosialisasi PHBS dan pemilhan sampah 100% peserta mendapatkan pengetahuan dan akan mulai mempraktekkan hal-hal sederhada yang dapat dilakukan dalam mempraktekkan perilaku hidup bersih dan sehat di rumah termasuk memilah sampah rumah tangga. Sedangkan, terkait pelatihan pembuatan eco-enzyme 100% peserta mendapatkan pengetahuan terkait pembuatan eco-enzyme dan manfaatnya.
Pengetahuan Ekologi Lokal dan Praktik Penangkapan Ikan Nelayan di Pulau Barrang Lompo, Kota Makassar. Idrus, Idham Irwansyah; Ismail, Ashari; Mappe, Ulfa Utami; Salwia, Salwia
Society Vol 13 No 1 (2025): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v13i1.812

Abstract

Marine ecosystems in small coastal and island communities play a vital role in sustaining local livelihoods. This study adopts a phenomenological approach, following the Stevick-Colaizzi-Keen method, to examine the forms of local ecological knowledge (LEK) held by fishermen on Barrang Lompo Island and how this knowledge informs their fishing practices. Drawing on Coleman’s Rational Choice Theory, the findings demonstrate that fishing behavior is shaped by ecological knowledge acquired through prolonged environmental interaction and passed down through generations. Rituals, traditions, and the use of ecologically responsive fishing gear are not merely cultural expressions; they are part of rational decision-making shaped by factors such as financial resources, anticipated returns, type of catch, availability of labor and equipment, market demand, pricing, and risk assessment. The choice to use or refrain from using fish bombs, for instance, reflects deliberate reasoning grounded in both experience and ecological insight. This study offers a sociological perspective on fishermen’s motivations and knowledge systems, contributing to the broader conservation discourse and highlighting the importance of knowledge transmission for fostering sustainability within fishing communities.
Peningkatan Ketahanan Keluarga melalui Pemanfaatan Teknologi dalam Produksi Abon Ikan Tuna Sinar Harapan Pulau Lae-Lae Idrus, Idham Irwansyah; Mappe, Ulfa Utami; Sunaniah, Sunaniah; Mario, Mario; Amsal, Bahrul
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/d3jkac27

Abstract

Kondisi sosial ekonomi komunitas nelayan di Pulau Lae-Lae tidak jauh berbeda dengan kondisi komunitas nelayan di wilayah lain yang identik dengan tingginya angka kemiskinan. Kondisi yang berkaitan dengan ketahanan keluarga, di mana salah satu komponen ketahanan keluarga adalah ketahanan fisik. Bentuk optimalisasi pemenuhan nafkah rumah tangga nelayan, yaitu melalui pelibatan anggota keluarga. Salah satu bentuk pelibatan tersebut yaitu melalui pembentukan Kelompok Sinar Harapan Pulau Lae-Lae yang dikelola oleh ibu-ibu istri nelayan. Berdasarkan kondisi dan permasalahan mitra, maka tujuan kegiatan  ini adalah melakukan pelatihan dan pendampingan dalam hal peningkatan pengetahuan dan keterampilan pembuatan Abon Ikan Tuna dengan menggunakan teknologi yaitu spinner (mesin peniris minyak). Hasil kegiatan menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra, serta meningkatnya kapasitas produksi Abon Ikan Tuna. Penggunaan spinner berkontribusi pada efisiensi, efektifitas, higienitas dan kualitas produksi Abon Ikan Tuna kelompok Sinar Harapan Pulau Lae-Lae. Jika sebelumnya menggunakan alat manual untuk meniriskan minyak, mitra hanya mampu memproduksi 4 kg bahan per-hari, maka penggunaan spinner saat pelatihan mampu memproduksi bahan sebanyak 10 kg hanya dalam waktu 4 jam.
Kampanye Sustainable Fashion di Akun @dinoaugusto dan Peningkatan Kesadaran Lingkungan Pengguna Media Sosial Instagram Mappe, Ulfa Utami; Sadriani, Andi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 12, Nomor 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v1i2.73601

Abstract

Produk fesyen saat ini menjadi kebutuhan bagi masyarakat modern. Penggunaan produk fesyen mestinya secara bijak dan sesuai dengan kebutuhan. Akan tetapi, pada realitasnya, penggunaan produk fesyen justru digunakan untuk memenuhi keinginan dan mengikuti trend yang diciptakan oleh pasar sehingga produksi fesyen menjadi sangat cepat atau dikenal dengan istilah fast fashion tanpa mempertimbangkan dampak lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana sustainable fashion yang dilakukan di media sosial Instagram @dinoaugusto. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Lokus penelitian adalah media sosial Instagram. Pengumpulan data dilakukan dengan mengamati pesan, interaksi, dan respon audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampanye dilakukan di akun media sosial Instagram @dinoaugusto dengan membagikan konten edukasi berupa video mengenai bahaya lingkungan produk fast fashion yang dapat menimbulkan limbah sejak produksi hingga konsumsinya, penggunaan produk fesyen secara bijak dengan memilih produk fesyen yang sustain serta menormalisasi penggunaan produk secara berulang, melakukan konsumsi produk fesyen secara bijak dengan membeli sesuai kebutuhan serta memilih bahan yang ramah terhadap lingkungan. Efek kampanye yang dilakukan terhadap kesadaran lingkungan pengguna instagram yakni audiens pada pengetahuan (mendapatkan pemahaman baru), sikap (tindakan evaluasi), dan perilaku (menerapkan penggunaan produk sustainable fashion).
Solidaritas Sosial, Media, dan Pengorganisasian Aksi Kolektif (Studi Kasus Komunitas Nelayan Pulau Lae-Lae dalam Konteks Reklamasi) Idrus, Idham Irwansyah; Mappe, Ulfa Utami; Sunaniah, Sunaniah
The Journal of Society and Media Vol. 9 No. 2 (2025): Digital Expression and Solidarity Media
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jsm.v9n2.p578-600

Abstract

This study aims to identify the mechanisms of social‑media use, primarily Instagram and WhatsApp groups, in building social awareness on Lae‑Lae Island, and to analyse the role of social media in organising collective actions of the Lae‑Lae Island fishermen community. The reclamation plan triggers resistance because it is perceived to threaten both the marine ecosystem and the livelihoods of residents. This research employs a qualitative approach, utilising a case-study method, which involves in-depth interviews with eight key informants purposively selected, participant observation in both physical and digital spaces, and document analysis of content and visuals. The study is analysed using resource-mobilisation theory and relational network‑solidarity theory. Findings show that the media play an important role in facilitating the formation of social solidarity among the fishing community. Social media shape collective identity, become a space for sharing information and joint narratives that strengthen the consensus against reclamation, and also serve as a digital mobilisation tool for organising collective actions. The synergy between solidarity networks, activists, NGOs, students, the Kawal Pesisir alliance, and community members supported by media communication strategies strengthens the fishermen community’s capacity to mobilise resources, formulate demands, influence public opinion, and sustain the anti‑reclamation movement on Lae‑Lae Island.
Permukiman Kumuh Di Kota Makassar: Sebuah Tinjauan Sosiologis Mappe, Ulfa Utami; Hafid, Umy Qalzum; Amandaria, Riri
PREDESTINATION: Journal of Society and Culture Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 No.2 Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/prd.v6i2.63354

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permukiman kumuh di Kota Makassar. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan denga mencari data yang telah terdokumentasi terkait pemukiman kumuh di Kota Makassar. Analisis data dilakukan melalui tahap; reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat miskin di Kota Makassar masih tinggal di permukiman kumuh. Data dianalisis dengan teori kemiskinan John Friedman. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa persoalan utama yang perlu diselesaikan berkaitan dengan permukiman kumuh di Kota Makassar adalah kemiskinan. Akses yang setara pada basis kekuatan sosial merupakan cara untuk menyelesaikan fenomena kemiskinan ini. Karena ketika secara masyarakat dapat mengakses basis kekuatan sosial secara merata, maka kemiskinan dapat menurun dan masyarakat miskin dapat meningkatkan taraf hidupnya. Dengan begitu, kemungkinan meluasnya permukiman kumuh pun semakin kecil.