Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STIGMA PADA PENDERITA TB PARU DI KABUPATEN ACEH UTARA 2023 roslaini; suriani
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 2 No 1 (2023): EDISI APRIL 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v2i1.74

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular dan telah menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang menjadi tantangan global. Stigma dimasyarakat serta dukungan keluarga dan masyarakat merupakan hal yang terkait dalam meningkatkan angka kesembuhan bagi penderita TB paru. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan stigma pada penderita TB paru berupa pengetahuan, persepsi, faktor psikologis, dan sosial budaya di Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif secara kuantitatif di Kabupaten Aceh Utara. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan 92 responden dengan analisis menggunakan chi square P<.05 dan dilanjutkan. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan signifikan antara stigma pada penderita TB paru dengan pengetahuan (P <.007), persepsi (P <.027), faktor psikologis (P <.035) dan faktor sosial budaya (P <.006). Faktor paling dominan yang berhubungan dengan stigma. pada penderita paru yaitu faktor sosial budaya dengan (P <.006).
PENERAPAN KOMPRES HANGAT JAHE MERAH UNTUK PENURUNAN NYERI PADA LANSIA DENGAN GOUT ARTHRITIS DI PUSKESMAS MON GEUDONG LHOKSEUMAWE roslaini; suriani
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 2 No 2 (2023): EDISI OKTOBER 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v2i2.89

Abstract

Semakin bertambahnya usia seseoarng maka seluruh tubuh mulai mengalami penurunan, asam urat dapat menyerang siapapun dan gejala utama nya adalah nyeri sendi. Salah satu terapi nonfarmakologi mengatasi nyeri sendi adalah dengan kompres hangat jahe merah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan kompres hangat jahe merah terhadap penurunan nyeri pada lansia penderita gout arthritis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan jumlah subjek studi kasus sebanyak 3 responden lansia yang mengalami gout arthritis . Instrumen yang digunakan yaitu SOP kompres jahe merah hangat , lembar observasi pengukuran skala nyeri Visual Analog Scale (skala raut wajah). Setelah dilakukan tindakan kompres hangat jahe merah sebanyak 1 kali selama 3 hari dalam jangka waktu 30 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 3 responden didapatkan 2 responden mengalami nyeri ringan menjadi tidak nyeri, dan 1 responden mengalami nyeri sedang menjadi nyeri ringan. Hal ini menunjukkan bahwa adanya perubahan sebelum dan sesudah dilakukannya kompres hangat jahe merah. Diharapkan klien dapat mengaplikasikan kompres hangat jahe merah  dalam mengendalikan nyeri untuk mengurangi nyeri sendi yang dialami di Puskesmas Mon Geudong.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUNJUNGAN PERAWATAN ANTENATAL Suriani; Roslaini
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 2 No 2 (2023): EDISI OKTOBER 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v2i2.91

Abstract

Pemeriksaan ANC pada ibu hamil dilakukan minimal empat kali sejak awal kehamilan hingga menjelang persalinan. Penyedia layanan ANC yang paling dekat dengan masyarakat adalah Puskesmas. Puskesmas bertanggung jawab terhadap kesehatan ibu hamil di wilayah kerjanya. Minat ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan ANC di Puskesmas dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah faktor predisposisi yang meliputi pengetahuan, sikap, tradisi dan kepercayaan, tingkat pendidikan dan tingkat sosial ekonomi ibu hamil. Faktor pemungkin (enambling faktor) meliputi ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan, keterampilan dan keterjangkauan. Faktor penguat antara lain sikap dan perilaku petugas kesehatan pemberi pelayanan ANC. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 27 Maret sampai dengan September 2019 di wilayah kerja Puskesmas Cot Girek Kecamatan Cot Girek Kabupaten Aceh Utara. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil pada kehamilan trimester III. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 187 orang. Hasil analisis data bivariat dengan menggunakan uji statistik chi square menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi kunjungan ANC ibu hamil adalah faktor sikap dengan p-value 0,006, fasilitas pelayanan kesehatan desa dengan p-value 0,000 dan peran bidan dengan nilai p-value 0,006. nilai p 0,000. Hasil analisis data multivariat dengan menggunakan uji regresi logistik menunjukkan bahwa faktor yang paling kuat mempengaruhi kunjungan ANC ibu hamil adalah ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan di desa dengan p-value 0,000.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MEDIKASI PADA AGREGAT DEWASA HIPERTENSI DI LHOKSEUMAWE roslaini; Suriani
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 3 No 1 (2024): EDISI APRIL 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v3i1.105

Abstract

Hipertensi masih tetap menjadi salah satu penyebab kematian dan kecacatan utama di seluruh dunia. Risiko memburuknya hipertensi dapat dikurangi dengan manajemen terapi pengobatan yang efektif, yaitu patuh terhadap obat antihipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis factor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan medikasi pada aggregate dewasa dengan hipertensi di Kota Lhokseumawe. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak  140 responden agregat dewasa dengan hipertensi di kota Lhokseumawe. Model Adaptasi Roy digunakan sebagai kerangka teori. Kuesioner SSQ-6, DASS-42, dan MMAS-8 digunakan sebagai instrument penelitian ini. Analisa statitisk yang digunakan untuk menguji determinan kepatuhan medikasi adalah Regresi logistik multivariat. Hasil penelitian menunjukkan stimulus fokal yang berhubungan dengan kepatuhan medikasi adalah lama menderita hipertensi (p=0,000), frekuensi minum obat harian (p=0,002), kunjungan berobat ulang (p=0,000), dan keteraturan pemeriksaan tekanan darah (p=0,000). Stimulus kontekstual yang berhubungan dengan kepatuhan medikasi adalah jumlah obat hipertensi harian (p=0,045) dan diet khusus (p=0,003), dan stimulus residual berupa dukungan sosial berhubungan dengan kepatuhan medikasi (p=0,012). Faktor yang paling dominan berhubungan dengan kepatuhan medikasi pada responden adalah stimulus fokal berupa kunjungan berobat ulang dengan nilai odds rasio 16,007 (95% CI: 4,754-53,899). Kesimpulannya adalah faktor penentu kepatuhan medikasi yang paling signifikan adalah stimulus fokal berupa kunjungan berobat ulang. Sehingga direkomendasikan peningkatan home visit oleh petugas Puskesmas, mengingat juga puskesmas merupakan ujung tombak dalam Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK).
PENGARUH SENAM YOGA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI Suriani; Roslaini
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 3 No 1 (2024): EDISI APRIL 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v3i1.108

Abstract

Latar Belakang: Lansia merupakan usia yang beresiko tinggi terhadap penyakit - penyakit degeneratif seperti penyakit Jantung Koroner (PJK), hipertensi, diabetes mellitus, rematik, dan kanker. Salah satu penyakit yang sering dialami oleh lansia adalah hipertensi. Hipertensi sering disebut sebagai pembunuh terselubung. Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh senam yoga terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Desa Pasir Penjengakan Aceh Tenggara tahun 2023. Jenis Penelitian: Jenis penelitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian pre eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Populasi: Populasi dalam penelitian ini berjumlah 25 lansia. Pengambilan Sampel: Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan tehnik Total  Sampling Metode Pengumpulan data: dilakukan dengan cara diperoleh langsung dari hasil wawancara menggunakan kuesioner dan observasi oleh peneliti secara langsung kepada responden di Desa Buket hagu Aceh Utara  Hasil Penelitian: hasil uji Paired T Test didapatkan adanya perubahan tekanan darah sistolik dan diastolik diperoleh hasil p-value 0,000 (< 0,05). bahwa ada pengaruh senam yoga  terhadap penurunan tekanan darah pada lansia yang menderita hipertensi. Kesimpulan: Senam yoga dapat menurunkan tekanan darah pada lansia, diharapkan lansia dapat melakukan senam yoga secara rutin sehingga dapat menetralkan tekanan darah pada lansia.  
PENERAPAN TERAPI OZON DALAM MENURUNKAN TINGKAT INFEKSI TERHADAP LUKA DIABETES DIKLINIK ALHUDA WOUNDCARE Suriani; Roslaini; Fadila Putri
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 3 No 2 (2024): EDISI OKTOBER 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v3i2.127

Abstract

Ulkus kaki diabetik sangat rentan terhadap infeksi dan menimbulkan risiko amputasi anggota tubuh. Terapi ozon merupakan molekul yang sangat kuat yang dapat mengidentifikasi bakteri, sehingga baik digunakan untuk pengobatan infeksi kronis terutama disebabkan oleh patogen yang resisten antibiotik yang dapat menghambat proses penyembuhan luka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengurangi tingkat infeksi pada pasien diabetes dengan melakukan teknik terapi ozon. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan jumlah responden dalam sebanyak 3 sampel dengan diagnosa ulkus diabetes. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner (leg ulcer measurement tool lumt) dan SOP teknik terapi ozon. Hasil studi kasus ini diketahui perawatan luka dengan menggunakan terapi ozon dapat menguragi infeksi pada pasien ulkus diabetes melitus selama selang 3 hari, terdapat bahwa adanya pengaruh terapi ozon terhadap fase penyembuhan luka diabetik pada pasien diabetes melitus diklini alhuda wound care. Kesimpulannya dengan perawatan luka menggunakan terapi ozon secara teratur dapat mencegah infeksi pada pasien ulkus diabetikum. Saran diharapakan kepada klinik alhuda wound care untuk sering menerapkan teknik terapi ozon agar infeksi pada luka kaki diabetes melitus cepat berkurang.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NISAM ACEH UTARA Roslaini; Suriani; Salsabila
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 3 No 2 (2024): EDISI OKTOBER 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58435/jka.v3i2.128

Abstract

Aktivitas fisik pada lansia memberikan dampak terhadap kekuatan otot polos jantung sehingga denyutan pada jantung dapat kuat dan teratur. Aktivitas fisik secara teratur dapat mencegah dan mengobati penyakit tidak menular seperti hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan aktivitas fisik pada lansia dengan hipertensi wilayah kerja Puskesmas Nisam di Aceh Utara. Penelitian ini adalah jenis kuantitatif dengan disain analitik pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Responden dalam penelitian ini sebanyak 221 lansia dengan hipertensi di Puskesmas Nisam Aceh Utara. Instrumen Penelitian yang digunakan adalah kuesioner International Physical Activity Questionare (IPAQ) Hasil penelitian didapatkan adanya hubungan yang signifikan pada variabel jenis kelamin (p< .005), jumlah keluarga (p< .005). Variabel jenis kelamin dan jumlah keluarga sangat mempengaruhi aktivitas fisik pada lansia dengan hipertensi. Diharapkan Puskesmas dan pihak terkait dapat memperhatikan faktor – faktor yang dominandalm hal aktivitas fisik lansia dengan hipertensi tersebut dan dapat mengimplementasi intervensi untuk meningkatkan aktivitas fisik pada lansia dengan hipertensi.
The Using of Jigsaw Technique in Writing Narrative Text (Study Case First Semester of STIKOM Tunas Bangsa Pematangsiantar) Ika Purnama Sari; Purba, Anita; Nasution, Asmarani; Roslaini; Khairunnisa Sormin, Rizky; Setiawati; Anggraini, Yanti
JELLT (Journal of English Language and Language Teaching) Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36597/jellt.v8i1.17017

Abstract

The jigsaw is the technique that can be used in many different ways to increase the involvement of students in their own learning. Jigsaw technique can create an effective learning environment. By the jigsaw technique, the students are divided into groups. The groups consist of 5-6 students. The purpose of this research is to study the effect of jigsaw technique on the academic performance of the students in writing narrative. The research has been performed on first semester students of STIKOM Tunas Bangsa Pematang Siantar. The researcher wanted to find out whether or not Jigsaw Technique can increase the students writing skill and to analyze the classroom situation when the Jigsaw Technique is implemented in writing class. This research used CAR and composed for two or more cycles then it observed and evaluated to identify all facts including the success and the failure of the action. After the implementation of jigsaw Technique in every cycle, the students’ writing scores were getting better. It can be seen from the result of students’ average score Cycle 1 was 46.86 and Cycle 2 was 82.23. It can be concluded that Jigsaw Technique can increase their ability in writing narrative text.
PENGARUH LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP SELF EFFICACY PADA ANAK REMAJA : lingkungan sosial terhadap self efficacy suriani; Alhuda; Dedy Ahmady; Roslaini
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe Vol. 7 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54460/jifa.v7i2.46

Abstract

The social environment is one that influences a person to take action and changes for each individual. Self-efficacy continues to develop and can change with increasing age, increasing experience and expanding the social environment. Children begin to learn from the environment and their friends at play. The process of forming self-efficacy at school age is cognitively formed and developing. The general objective is to identify the influence of the social environment on self-efficacy in adolescents at SMP N 7 Baktiya, kabupaten Aceh Utara. This type of research is analytic, the design used is a cross-sectional study. Total population is 59 students of SMP N 7 Baktiya, Kabupaten Aceh Utara. The sample used is total sampling. The results obtained p-value 0.051 by doing the Chi-square test. There is no relationship between the influence of the social environment on self-efficacy in adolescents at SMP N 7 Baktiya Kabupaten Aceh Utara. Researcher's suggestions increase knowledge about the influence of the social environment, school environment and self-efficacy on adolescents. Increase the number of variables studied, increase the number of samples for the sake of enriching scientific knowledge and so on.
PENERAPAN TEKNIK PURSED LIP BREATHING PADA PENURUNAN SESAK NAFAS TERHADAP PASIEN ASMA BRONKIAL Suriani; Roslaini; Liza Phonna
Jurnal Kesehatan Akimal Vol 4 No 2 (2025): EDISI OKTOBER 2025
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit asma ditandai dengan peradangan, peningkatan responsivitas terhadap berbagai rangsangan, dan obstruksi jalan napas yang dapat muncul kembali secara spontan atau memerlukan pengobatan yang tepat. Asma pada Indonesia termasuk dalam daftar penyebab utama kesakitan dan kematian. Tindakan non farmakologis yang diberikan pada pasien dengan asma yaitu menggunakan latihan pernapasan. Salah satu latihan pernapasan yang bisa dilakukan yaitu pursed lip breathing. Pursed lip breathing adalah latihan pernapasan yang berfungsi mengurangi sumbatan pernapasan pada pasien asma. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan Asuhan Keperawatan  dengan Penerapan teknik Pursed Lip Breathing dalam penurunan Sesak Napas pada pasien Asma Brokial. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif, proses pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Responden penelitian ini terdiri dari 3 pasien dengan riwayat asma bronkial. Pola napas pasien diukur dengan respiratory rate dan saturasi oksigen. Setelah dilakukan teknik pursed lip breathing selama 3 hari, didapatkan hasil respiratory rate dan saturasi oksigen dari ketiga responden membaik dari rata-rata respiratory rate 30x/menit menjadi 20x/menit dan rata-rata saturasi oksigen dari 95% menjadi 98%. Evaluasi terakhir yang dilakukan selama tiga hari yaitu sesak napas berkurang, RR menurun, SpO2 meningkat, dan klien mampu mengatur pola pernapasan