Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

TINJAUAN KURIKULUM MATA KULIAH BAHASA INGGRIS PADA PROGRAM STUDI PENERANGAN AERONAUTIKA SEKOLAH TINGGI PENERBANGAN INDONESIA Nurtiara Putri, Shanty; Rosmayanti, Lina
Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Vol 6 No 14 (2013): Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54147/langitbiru.v6i14.452

Abstract

This research war conducted in to analyze relevancy between curriculum of English language with AIS reference and degree of achievement of Aeronautical Informasi (AIS) trainee in English language. Curriculum of English language in AIS Training Division was decribed with reference of ICAO Document 7192 AIS Training Manual and Document 9835 Manual Manual on the Implementation of ICAO Language Proficiency Part II ICAO Language Proficiency.The method used was descriptive method. Data collecting was conducted using projection test of trainee's achievement which are consist of AIS bacth 5 and AIS bacth 6. The result was 27,65%.Based on the of the research, it can be concluded that AIS trainee's achievement in English language can be improved through the improvement of curriculum and syllabus with reference to ICAO requirement, therefore trainees can achieve in ICAO Language Proficiency (ILP) level 3 (Operational).
Kajian Peningkatan Jalan Inspeksi Perimeter di Bandar Udara Adi Soemarmo Boyolali Chaksono, Fanji Trie; Soebagio, Agoes; Rosmayanti, Lina
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.6835

Abstract

Perimeter bandara merupakan area kritis dalam keamanan penerbangan. Studi ini bertujuan untuk menilai kondisi jalan inspeksi perimeter di Bandara Internasional Adi Soemarmo, Boyolali, dan mengeksplorasi upaya perbaikannya. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen, temuan menunjukkan bahwa jalan inspeksi tersebut belum sepenuhnya terhubung dan tidak memenuhi standar teknis seperti lebar, kualitas permukaan, penerangan, dan drainase. Permasalahan ini menghambat efektivitas patroli dan meningkatkan risiko keamanan. Studi ini merekomendasikan perbaikan infrastruktur, pemasangan penerangan dan CCTV, serta peningkatan konektivitas jalan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan keamanan bandara.
Kajian Peningkatan Jalan Inspeksi Perimeter di Bandar Udara Adi Soemarmo Boyolali Chaksono, Fanji Trie; Soebagio, Agoes; Rosmayanti, Lina
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.6835

Abstract

Perimeter bandara merupakan area kritis dalam keamanan penerbangan. Studi ini bertujuan untuk menilai kondisi jalan inspeksi perimeter di Bandara Internasional Adi Soemarmo, Boyolali, dan mengeksplorasi upaya perbaikannya. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen, temuan menunjukkan bahwa jalan inspeksi tersebut belum sepenuhnya terhubung dan tidak memenuhi standar teknis seperti lebar, kualitas permukaan, penerangan, dan drainase. Permasalahan ini menghambat efektivitas patroli dan meningkatkan risiko keamanan. Studi ini merekomendasikan perbaikan infrastruktur, pemasangan penerangan dan CCTV, serta peningkatan konektivitas jalan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan keamanan bandara.
Kajian Penanganan Wildlife Hazard Guna Meningkatkan Keselamatan di Sisi Udara Bandar Udara Sultan Thaha Jambi Aqmar, Eldy Dhafina Frahmandar; Soebagio, Agoes; Rosmayanti, Lina
Jurnal Flight Attendant Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Flight Attendant Kedirgantaraan
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56521/attendant-dirgantara.v7i1.1557

Abstract

Sultan Thaha Jambi Airport is located close to the city center, only two kilometers away, but there are still many forests around it. Due to its strategic but also vulnerable location, it is very common for wild animals to enter the airport area. The purpose of this study was to identify the causal factors and to find out how to handle wild animals at Sultan Thaha Airport. To overcome this problem, a Safety Risk & Quality Control Unit was formed whose task is to ensure the safety and quality of flights at this airport. This study was conducted by direct observation in the field, and collecting data from related documents. The results of this study concluded that the factors causing wildlife hazards at Sultan Thaha Jambi Airport come from internal conditions, such as infiltration ponds, tall grass, bushes, and trees that are habitats for wild animals. External factors include the existence of residential areas, rice fields, garbage dumps, ponds, fish ponds, and forests around the airport that attract wild animals. Internal handling is carried out through habitat management, such as installing fences and pruning vegetation, although it is still in the process of being repaired. External handling involves cooperation with BKSDA, PERBAKIN, authorities, and the community to evict, record, and regulate land use so as not to attract wild animals to the airport area.
Analisis Beban Kerja Petugas Information Service di Bandar Udara Internasional Yogyakarta Wardhana, Pramudika Wisnu; Ubaedillah, Ubaedillah; Rosmayanti, Lina
Jurnal Ground Handling Vol 7 No 1 (2025): Ground Handling Dirgantara
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56521/jgh.v7i1.1540

Abstract

This study aims to analyze the workload of information service officers at Yogyakarta International Airport (YIA) based on the Manual of Standards (MOS). The research is motivated by the observation that only one officer per shift handles all information-related tasks, which contradicts MOS guidelines requiring a minimum of two officers for airports with fewer than 60 daily flights. The method used is a mixed-method approach combining qualitative and quantitative techniques, including NASA-TLX (Task Load Index) to measure mental workload, along with observations, interviews, and document analysis. Results indicate that the average NASA-TLX score exceeds 80, categorizing the workload as high. The study reveals that excessive multitasking leads to a decline in service quality, increased risk of human error, and potential stress-related issues among personnel. Errors in information dissemination were observed, including incorrect boarding announcements caused by overburdened staff. As a solution, the implementation of a Silent Airport system and better digital information infrastructure is proposed to reduce workload and improve service quality. The study emphasizes the urgency of aligning staffing levels with MOS standards to ensure passenger safety, service efficiency, and institutional compliance.
PENGARUH PRAKTIK APPROACH CONTROL SURVEILLANCE TERHADAP PEMANDUAN LALU LINTAS PENERBANGAN BERBASIS PERFORMANCE-BASED NAVIGATION Siregar, Gusnia; Rosmayanti, Lina; Agustono, Agustono
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 12 No. 3S1 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i3S1.5189

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak praktik Approach Control Surveillance pada pelaksanaan kontrol lalu lintas udara berbasis Performance-based Navigation (PBN). Di Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, peserta pelatihan belum menerima pelatihan PBN, sehingga terjadi ketidaksesuaian dengan tuntutan operasional. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner dan sumber terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik Approach Control Surveillance berjalan cukup dengan skor 69,44%, namun bisa ditingkatkan dengan penerapan PBN pada praktiknya. Pemanduan lalu lintas udara berbasis PBN menunjukkan hasil baik dengan skor 76,25%. Terdapat hubungan sangat kuat antara kedua variabel ini dengan koefisien korelasi 0,845. Uji determinasi menunjukkan 71,4% variabel dependen dipengaruhi oleh variabel independen, dengan pengaruh signifikan (nilai signifikansi 0,000 < 0,05). Penelitian menyarankan pengembangan desain prosedur PBN di Bandara Seahorse sebagai media simulasi dan penambahan pelatihan simulasi PBN dalam silabus untuk meningkatkan kemampuan ATC.
MISSING DEPARTURE MESSAGE ON AIR TRAFFIC CONTROL (ATC) AUTOMATION SYSTEM Praptiningsih, Nunuk; Wagini, Dini; Abimanyu, Yudha; Rosmayanti, Lina; Kalbuana, Nawang
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.24469

Abstract

Air Traffic Services (ATS) Message merupakan salah satu komponen utama yang mendasar dalam pemberian informasi penerbangan. Baik dalam kegiatan pemberian pelayanan navigasi penerbangan maupun operasional maskapai penerbangan. Bentuk formal di antara beberapa komponen ATS Message yang paling penting adalah Departure Message (DEP message). DEP messages wajib dikirimkan setelah suatu penerbangan mengudara dan ATS Unit dari Bandar Udara keberangkatan sebagai unit yang wajib mengirimkan DEP message tersebut sesuai dengan yang diatur dalam penanganan ATS Message pada Dokumen ICAO Doc.4444. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisa dan mencari kendala yang timbul terkait proses pengeloaan dan proses pengiriman DEP message pada ATC Automation System di Jakarta Air Traffic Service Center, serta memberikan solusi terkait tidak terkirimnya DEP message pada Air Traffic Control (ATC) Automation System. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Instrumen penelitian menggunakan wawancara dan observasi langsung untuk mengamati fenomena yang terjadi dan berupaya menemukan solusinya. Penelitian ini menunjukkan bahwa ATC Automation System pada JATSC telah sesuai dengan yang dipersayaratkan dalam standar spesifikasi dan kapabilitas yang ditentukan oleh dokumen yang berlaku. Namun terdapat beberapa kendala operasional yang menyebabkan ATC Automation System di JATSC tidak mengrimkan DEP message secara otomatis sehingga mengakibatkan missing DEP message.