Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PENGEMBANGAN PRODUK KREATIF: WAFEL PISANG COKLAT MERAH DAN BAKSO PISANG SEBAGAI ALTERNATIF CEMILAN SEHAT INOVATIF Mendo, Andi Yusniar; Abdul, Irawati; Yantu, Irwan
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i2.5101

Abstract

Pengolahan pisang menjadi produk olahan inovatif merupakan solusi strategi untuk meningkatkan nilai tambah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Desa Haya-Haya, Gorontalo. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas produk, kapasitas produksi, serta strategi pemasaran olahan pisang seperti wafel pisang coklat merah dan bakso pisang melalui pelatihan teknis, pengadaan alat produksi, dan pendampingan promosi digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kualitas produk yang lebih konsisten dan higienis, peningkatan kapasitas produksi dengan alat yang lebih modern, serta optimalisasi pemasaran melalui media sosial dan strategi promosi terintegrasi. Pendekatan partisipatif yang digunakan berhasil memberdayakan masyarakat secara menyeluruh, meskipun masih terdapat kendala dalam pengelolaan pemasaran digital dan keterbatasan sarana produksi. Rekomendasi pengembangan selanjutnya mencakup peningkatan teknologi produksi dan pelatihan pemasaran digital secara intensif guna mendukung keinginan buruk. Program ini memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pengembangan usaha kecil berbasis potensi lokal.
Pengaruh Modal Usaha dan Tenaga Kerja Terhadap Output IKM Pangan Minyak Kelapa di Provinsi Gorontalo Amelia Yunus; Irawati Abdul; Ivan R. Santoso
Economic Reviews Journal Vol. 4 No. 3 (2025): Economic Reviews Journal
Publisher : Masyarakat Ekonomi Syariah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mrj.v4i3.794

Abstract

This research examines the influence of business capital and labor on the output of Small and Medium Industries (IKM) in the coconut oil food sector in Gorontalo Province. The main focus is directed at the contribution of business capital assistance provided by the regional government since 2021. The research uses panel data from 70 IKM assisted by the Gorontalo Province Department of Cooperatives, SMEs, Industry and Trade during the 2018–2023 period. The analysis was carried out using the multiple linear regression method using the Random Effect Model approach, which was determined based on the Chow, Hausman and Lagrange Multiplier tests. The estimation results show that business capital has a positive and significant effect on SME output, while labor has a positive but not significant effect on output. These findings have the implication that government intervention in the form of capital assistance contributes significantly to increasing SME output, and its effectiveness can be strengthened through improving the quality of the workforce.
Analisis Faktor-Faktor Mempengaruhi Pendapatan Pedagang Di Tempat Pelelangan Ikan Kelurahan Tenda Kota Goronralo Hulopi, Sartin S.; Canon, Syarwani; Abdul, Irawati
Celebes Journal of Community Services Vol. 4 No. 2 (2025): June - November
Publisher : STIE Amkop Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apasaja faktor – faktor dan seberapa besar pengaruh faktor tersebut terhadap pendapatan pedagang di tempat pelelangan ikan Kelurahan Tenda Kota Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode pendekatan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan dengan instrumen angket yang diajukan secara tertulis kepada 46 pedagang di tempat pelelangan ikan Kelurahan Tenda Kota Gorontalo. Metode analisis data penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan data panel yang terdiri dari data time series dan data cross section dan menggunakan aplikasi eviews. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Modal berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap pendapatan pedagang pasar pelelangan Kelurahan Tenda Kota Gorontalo. (2) Jam Kerja berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap pendapatan pedagang pasar pelelangan Kelurahan Tenda Kota Gorontalo. (3) Lokasi berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap pendapatan pedagang pasar pelelangan Kelurahan Tenda Kota Gorontalo. Dan (4) Modal, jam kerja, dan lokasi berpengaruh signifikan secara simultan terhadap pendapatan pedagang pasar pelelangan Kelurahan Tenda Kota Gorontalo.
Kontribusi Usahatani Cengkeh Terhadap Pendapatan Rumah Tangga Di Desa Saibuah Kecamatan Posigadan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan Thaib, Moh Syarif Abd; Mopangga, Herwin; Abdul, Irawati
As-Syirkah: Islamic Economic & Financial Journal Vol. 4 No. 2 (2025): As-Syirkah: Islamic Economic & Financial Journal 
Publisher : Ikatan Da'i Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56672/g0qpcd76

Abstract

The purpose of this study was to determine, (1) how much income from clove farming to the income of farmer households in saibuah village, posigadan district, south bolaang mongondow regency, (2) how much contribution clove farming to the income of farmer households in saibuah village, posigadan district, south bolaang mongondow regency. This research was conducted from july to september. The type of research used is a survey research type, where samples are taken from one population to be asked for the required data. The results of the study showed (1) clove farming income to household income of Rp. 11,384,386, (2) the contribution of clove farming to household income of farmers in Saibuah Village, Posigadan District, South Bolaang Mongondow Regency of 79.21% obtained from the comparison between the average total income of clove farming of Rp. 11,384,386 minus the average income of farmer households of Rp. 14,371,890 and multiplied by 100%, from the contribution value above it is stated that the contribution of clove farming to household income of farmers in Saibuah Village, Posigadan District, South Bolaang Mongondow Regency provides a very large contribution or >50%. this is because the average value of clove farming income is higher than the average value outside the agricultural sector and outside clove farming.
Faktor Penentu Kesehatan dan Kemiskinan di Sulawesi: Bukti dari SUSENAS Indonesia 2023 Akib, Fitri Hadi Yulia; Irawati Abdul; Nadiah Putri Cecar Rasyid; Nur Pongoliu
Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien) Vol. 5 No. 05 (2025): Vol. 5 No. 05 (2025): Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien)
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jasmien.v5i05.1684

Abstract

Kemiskinan di Indonesia masih belum merata di seluruh wilayah, dengan Sulawesi mengalami tingkat kemiskinan yang terus-menerus lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nasional. Studi ini menyelidiki kontribusi indikator kesehatan seperti keluhan kesehatan, asuransi kesehatan, kebiasaan anggota rumah tangga merokok, dan status disabilitas terhadap status kemiskinan di Sulawesi. Dengan menggunakan mikrodata representatif nasional dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) Maret 2023 yang mencakup 40.561 responden, termasuk 7.037 yang tergolong miskin, analisis regresi logistik diterapkan untuk memeriksa hubungan antara faktor kesehatan dan kemiskinan. Hasilnya menunjukkan bahwa disabilitas secara signifikan meningkatkan kemungkinan hidup dalam kemiskinan, dengan rasio peluang 1,38 (p=0,014). Sebaliknya, keluhan kesehatan (OR=0,84, p<0,001), kepemilikan asuransi kesehatan (OR=0,74, p<0,001), dan kebiasaan anggota rumah tangga merokok (OR=0,65, p<0,001) berasosiasi negatif dengan kemiskinan. Meskipun cakupan asuransi kesehatan sesuai dengan harapan, asosiasi yang berlawanan dengan intuisi antara keluhan kesehatan dan kebiasaan merokok menyoroti efek distortif dari pengukuran kemiskinan berbasis pengeluaran, yang mengklasifikasikan rumah tangga dengan pengeluaran lebih tinggi, termasuk untuk layanan kesehatan dan tembakau, sebagai rumah tangga non-miskin, terlepas dari kerentanan mereka. Diagnostik model mengonfirmasi kesesuaian yang memadai, dengan akurasi klasifikasi 82,65% dan nilai-p Hosmer Lemeshow sebesar 0,3056, meskipun daya penjelasnya masih rendah (Pseudo R²=0,0073). Temuan ini menekankan perlunya kerangka kerja kemiskinan multidimensi yang menggabungkan pengeluaran kesehatan dan non-produktif untuk mengukur kesejahteraan secara lebih akurat. Implikasi kebijakan meliputi penguatan cakupan asuransi kesehatan, penerapan langkah-langkah pengendalian tembakau, dan promosi pembangunan inklusif disabilitas untuk mengurangi ketimpangan struktural. Studi ini berkontribusi pada literatur dengan menyediakan bukti spesifik wilayah dari Sulawesi, memajukan pemahaman tentang determinan kesehatan dalam dinamika kemiskinan, dan menawarkan panduan untuk intervensi kebijakan yang terarah.
Analisis Kontribusi Retribusi Pasar Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Gorontalo Pulukadang, Putri Ayimi; Olilingo, Fahrudin Zain; Abdul, Irawati
Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien) Vol. 5 No. 06 (2025): Vol. 5 No. 06 (2025): Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien)
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jasmien.v5i06.1704

Abstract

This study aims to analyze the contribution and effectiveness of market levies to Local Own-Source Revenue (PAD) in Gorontalo Regency. Market levies are one component of PAD that has great potential, but their realization is often below the set target. This study uses a descriptive quantitative approach with secondary data in the form of market levy and PAD revenue reports for Gorontalo Regency from 2019 to 2024. The analysis technique used is contribution and effectiveness analysis. The results show that the contribution of market levies to PAD in Gorontalo Regency is very low, with an average contribution of less than 1% per year. However, the effectiveness of market levy collection shows varying results. In some years, the effectiveness is relatively high, even exceeding 100%, while in other years it is still below the target. Factors that influence these achievements include the level of trader compliance, the efficiency of the collection system, the quality of market facilities, and supervision from the local government. The conclusion of this study is that market levies have not made a significant contribution to the Gorontalo Regency's PAD. Therefore, strategic efforts are needed to optimize management and collection in order to increase regional revenue in a sustainable manner.
Pemberdayaan UMKM Berbasis Potensi Pesisir melalui Inovasi Kewirausahaan di Desa Molotabu Canon, Syarwani; Mopangga, Herwin; Abdul, Irawati; Santoso, Ivan Rahmad; S. Dai, Sri Indriyani; Yulia Akib, Fitri Hadi; Mulyati, Yenni; Hasan, Yusrin S.; Katili, Annisa P.; Jacobus, Refinna Cesari
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7121

Abstract

Pengabdian ini menelaah pemberdayaan UMKM pesisir di Desa Molotabu melalui inovasi kewirausahaan berbasis sumber daya lokal. Dengan pendekatan kualitatif melalui survei dan wawancara mendalam, pengabdian ini mengkaji perubahan pengetahuan, keterampilan, dan perilaku kewirausahaan sebelum dan sesudah program. Hasil menunjukkan peningkatan pada diversifikasi produk, literasi keuangan, dan pemasaran digital, memungkinkan peserta meningkatkan kualitas produk, menerapkan praktik higienis dan efisien, serta memanfaatkan media sosial dan e-commerce. Program terintegrasi meliputi inovasi produk, manajemen keuangan sederhana, dan branding dengan promosi digital efektif mengatasi hambatan struktural dan kultural UMKM pesisir. Analisis juga mengungkap peningkatan partisipasi perempuan dan penguatan jejaring bisnis lokal yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Pengabdian ini memperkaya literatur dengan menghubungkan penguatan kapasitas, transformasi perilaku, dan pengembangan jejaring sebagai fondasi pemberdayaan ekonomi pesisir, serta merekomendasikan kajian lanjutan untuk menilai dampak ekonomi jangka panjang dan adaptasi pasar digital.
INTEGRATING ENTREPRENEURSHIP EDUCATION INTO MSME DEVELOPMENT: A STRATEGIC MODEL FOR ENHANCING HUMAN RESOURCE QUALITY AND VILLAGE ENTREPRENEURSHIP IN GORONTALO REGENCY Hinelo, Raflin; Abdul, Irawati; Selvi, Selvi; Machmud, Rizan; Asnawi, Melan Angriani; Hasan, Yusrin S.; Win, Thinzar
JURNAL EKONOMI PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jepk.v13n2.p301-320

Abstract

The low quality of human resources, exacerbated by a lack of access to structured entrepreneurship education, is a critical barrier to the development of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). Acknowledging education as a fundamental driver of change, this study aims to formulate a strategic model for MSME development by integrating educational approaches to improve the quality of human resources (HR) and foster village entrepreneurship areas in Gorontalo Regency. A descriptive explanatory research method was employed, utilizing the Analytical Hierarchy Process (AHP) for analysis. Data were collected through focus group discussions and structured questionnaires administered to a panel of 21 experts, including MSME practitioners, government officials, and educational experts. The AHP results indicate that expanding access to practical entrepreneurship education and training is a primary strategy, underpinning the top priority of market access (weight: 0.417). This is followed by the core factor of human resource quality (0.271), which is directly addressed through educational interventions. Technology and innovation (0.147), government affirmative policies (0.131), and infrastructure support (0.035) complete the hierarchy. Consequently, the key policy implications are deeply rooted in education. It is recommended that local governments collaborate with educational institutions and the private sector to develop curricula for ongoing community-based education and training programs.
Determinants of Micro, Small and Medium Enterprises (SMEs) Performance Bakari, Said Moh Agus B; Abdul, Irawati; Dai, Sri Indriyani S.
Gorontalo Development Review Volume 7 Nomor 1 April 2024
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/golder.v0i0.3189

Abstract

This study aims to analyze the influence of capital, human resources and technology on the performance of micro, small and medium enterprises (SMEs) in Gorontalo City.  The analysis method uses multiple linear regression with a crossection approach. The data used in this study was primary data sourced from 30 respondents. The results of this study show that: 1) capital has a negative insignificant effect on the performance of SMEs; 2) human resources have a positive insignificant effect on MSME performance and 3) technology has a significant positive effect on SMEs performance. This study provides practical implications for the government as a policy maker in an effort to improve the performance and empowerment of SMEs, especially in Gorontalo City.  
Does Minimum Wage Reduces Gender Inequality in Indonesia? Abdul, Irawati; Hasan, Yusrin S.; Yulia Akib, Fitri Hadi
Economics Development Analysis Journal Vol 13 No 1 (2024): Economics Development Analysis Journal
Publisher : Economics Development Department, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edaj.v13i1.74808

Abstract

Gender inequality is a persistent challenge in many societies, reflecting disparities in access to resources, opportunities, and decision-making power between men and women. One policy area that has garnered significant attention in the quest for gender equality is the minimum wage. By setting a wage floor for all workers, minimum wage policies aim to enhance the economic well-being of low-income individuals, a group in which women are often overrepresented. However, the relationship between minimum wage policies and gender inequality is complex, and its impact remains a subject of extensive debate and research. This research investigates the impact of annual minimum wage policy changes in Indonesia on gender inequality using a dynamic panel data approach encompassing 34 provinces over eight years (2015-2022). Contrary to expectations, the results suggest that both in the short and long run, minimum wage policy increases gender inequality. This highlights the complexity of the relationship between minimum wage adjustments and gender dynamics, underscoring the need for nuanced policy design to ensure gender equality in labor market outcomes.