Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Peningkatan Ketrampilan Masyarakat Desa Ilodulunga Kecamatan Anggrek Dalam Pemanfaatan Alat Pasca Panen dan Produk Olahan Rumput Laut Botutihe, Sjahril; Evi Sunarti Antu; Ika Okhtora Angelia; Asri Silvana Naiu; Irawati Abdul; Selvi
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v7i2.2736

Abstract

Pengembangan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan alat pasca panen dan mengolah hasil rumput laut memiliki peran penting dalam meningkatkan ekonomi lokal, terutama di daerah pesisir seperti Desa Ilodulunga, Kecamatan Anggrek. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam menggunakan teknologi pasca panen rumput laut dan menciptakan produk olahan yang memiliki nilai jual. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi alat, dan pelatihan pembuatan produk olahan rumput laut yakni es krim, mie, keripik, karaginan dan permen jelly. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan masyarakat dalam menggunakan alat pasca panen untuk proses pengeringan dan pencucian rumput laut secara efisien. Selain itu, masyarakat juga berhasil membuat beberapa produk olahan rumput laut yang bernilai ekonomis dan berpotensi menjadi produk unggulan daerah. Partisipasi aktif peserta dalam setiap sesi pelatihan menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap peluang usaha dari rumput laut. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat Desa Ilodulunga mampu mengoptimalkan hasil panen rumput laut dan menciptakan sumber pendapatan baru melalui diversifikasi produk olahan.
Analisis Pertumbuhan dan Perubahan Struktur Ekonomi di Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2018 - 2022 Bayu Dwi Cahya Pelealu; Herwin Mopangga; Irawati Abdul
Economic Reviews Journal Vol. 3 No. 4 (2024): Economic Reviews Journal
Publisher : Masyarakat Ekonomi Syariah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mrj.v3i4.571

Abstract

A country's continuous rise towards improvement over a certain period of time is the process of economic growth. The elements that make up a country's economic structure function to regulate a country's household and are referred to as the economic structure: household, business, government, economic system, input market, and output market. The economics of each of these parts is different. Input markets (for goods and services), output markets (for households, businesses, governments, and economic systems) are components of the economy. This research aims to find out how much economic growth there has been and whether there has been a change in the economic structure of Central Sulawesi Province in the 2018-2022 period. The research uses quantitative research methods, using secondary data, obtained through PDRB Data for Central Sulawesi Province. Analysis methods include Location Quontien (LQ) Analysis and Structural Checks Index (SCI) Analysis. The research findings indicate that from 2018 to 2022, Central Sulawesi Province experienced significant shifts, identifying five key sectors that dominated economic growth. The mining and quarrying sector, along with the processing industry, served as the primary drivers, while the agriculture, forestry, and fishery sectors showed important contributions despite fluctuations. The water supply and waste management sector, although its contribution was low, exhibited stable growth, and the government administration sector also positively contributed with consistent growth. Thus, it can be concluded that there has been a structural change in the economy of Central Sulawesi over this five-year period. The secondary sector has emerged as a driving force behind the economic structural changes in the region, as indicated by an increase in the Sectoral Contribution Index (SCI) year by year, despite declines in the primary and tertiary sectors. This change reflects a shift in resource allocation increasingly directed toward the secondary sector as the main pillar of the regional economy.
EVALUASI PENGEMBANGAN DESA WISATA BERBASIS DESA MANDIRI Mamonto, Nadila Natasya; Canon, Syarwani; Abdul, Irawati
Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan Vol 2, No 2 (2024): JSEP VOL. 2 NO. 2, DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jsep.v2i2.29158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana evaluasi pengembangan Desa Wisata Berbasi Desa Mandiri. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dalam mengungkapkan fakta-fakta yang ada dari data yang diperoleh. Data yang diperoleh. Data dalam penelitian ini bersifat data primer yang bersumber dari hasil wawancara dan kuesioner yang disebarkan pada Pengelola tempat wisata dan pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Wisata Sawah Huntu Selatan memiliki kekuatan dalam pemandangan eksotis, kemudahan aksesibilitas, dan dukungan pemerintah, tetapi ada kelemahan dalam fasilitas toilet dan pro-kontra dari masyarakat. Peluangnya terletak pada menjadikannya destinasi rekreasi keluarga dan wisatawan lokal, sementara ancaman melibatkan persaingan dan kebutuhan fasilitas yang lebih baik. Strategi pengembangan yang direkomendasikan melibatkan peningkatan fasilitas dan promosi yang lebih baik, serta melibatkan pemerintah desa dan pemuda lokal dalam pengelolaan dan pengembangan destinasi. Meskipun terdapat hambatan, seperti dampak pandemi COVID-19, potensi dan peluang yang dimiliki desa ini masih dapat diwujudkan dengan strategi yang tepat. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan desa wisata berbasis desa mandiri membutuhkan pemahaman konsep yang kuat, dukungan pemerintah yang serius, serta partisipasi aktif masyarakat setempat. Dengan upaya yang tepat, Desa Wisata Sawah Huntu Selatan dapat memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat dan menciptakan perekonomian mandiri di daerah tersebut.Top of FormKata Kunci: Evaluasi, Pengembangan; Desa Wisata
ANALISIS PENYALURAN KREDIT UMKM TERHADAP JUMLAH UMKM DI PROVINSI GORONTALO Kanaa, Nasrun B; Abdul, Irawati; Bumulo, Frahmawati
Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan Vol 2, No 2 (2024): JSEP VOL. 2 NO. 2, DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jsep.v2i2.29154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Penyaluran Kredit UMKM terhadap Jumlah UMKM di provinsi Gorontalo. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari Dinas Perindustrian dan perdagangan Provinsi Gorontalo, Yang di peroleh dari 6 Kabupaten/Kota di Provinsi Gorontalo. Penelitian Ini menggunakan Analisis Regresi Linear Sederhana data Panel dengan menggunakan Model Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Penyaluran Kredit Berpengaruh Negatif dan signifikan terhadap jumlah UMKM di Provinsi Gorontalo. Artinya bahwa setiap peningkatan Penyaluran Kredit, maka dapat menurunkan Jumlah UMKM di Provinsi Gorontalo. Akan tetapi hal itu tidak bisa dijelaskan secara nyata, sebab nilai probabilitas dari Penyaluran Kredit tidak kurang dari kepercayaan 10 persen. Sehingganya dapat disimpulkan bahwa Penyaluran Kredit Berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Jumlah UMKM di Provinsi Gorontalo.Kata Kunci: Penyaluran Kredit; Jumlah UMKM
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) KOTA GORONTALO Prayoga, Dandy Setia; Abdul, Irawati; Dai, Sri Indriyani S
Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan Vol 3, No 2 (2025): VOLUME 3 NOMOR 2 ,SEPTEMBER, 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jsep.v3i2.35260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Pengaruh Modal, Lokasi dan Pelatihan Terhadap Pendapatan Usaha Mikro Kecil dan menengah (UMKM). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data Primer yang Bersumber dari 51 responden. Penelitian Ini menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1). Modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan UMKM di Kota Gorontalo. Artinya setiap peningkatan sebesar 1 satuan Modal dapat meningkatkan Pendapatan UMKM.  Hal tersebut mampu dijelaskan secara nyata. 2). Lokasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Pendapatan UMKM di Kota Gorontalo. Artinya setiap peningkatan sebesar 1 satuan nilai lokasi dapat menurunkan Pendapatan UMKM.  Hal tersebut mampu dijelaskan secara nyata. 3). Pelatihan berpengaruh Positif dan tidak signifikan terhadap Pendapatan UMKM di Kota Gorontalo. Artinya setiap peningkatan sebesar 1 satuan Modal dapat meningkatkan Pendapatan UMKM. Akan tetapi, peningkatan tersebut belum mampu dijelaskan secara Statistik.Kata Kunci: Modal; lokasi; pelatihan dan pendapatan UMKM
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kunjungan Wisatawan Dan Dampaknya Terhadap Pendapatan Masyarakat Di Objek Wisata Vila Kencana Boalemo Bida, Arisna Pristiana P; mopangga, Herwin; Abdul, Irawati
Jurnal Economic Resource Vol. 8 No. 2 (2025): September - February
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/jer.v8i2.2018

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 50 orang, yang dipilih menggunakan teknik quota accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan program SPSS, meliputi uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, dan regresi linier sederhana. Secara parsial hasil penelitian ini menunjukan, variabel pendapatan wisatawan berpengaruh positif dan signifikan sebesar 29,3%, sedangkan fasilitas berpengaruh positif pada tingkat signifikansi 10% (sekitar 60,7%). Sementara itu, variabel biaya perjalanan, lama perjalanan, dan harga tiket objek wisata lain tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kunjungan. Sedangkan secara simultan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa seluruh variabel bebas secara simultan berpengaruh signifikan terhadap tingkat kunjungan yang menunjukkan bahwa koefisien determinasi (R²) sebesar 0,303, yang berarti 30,3% variasi tingkat kunjungan dapat dijelaskan oleh variabel pendapatan wisatawan, biaya perjalanan, lama perjalanan, fasilitas, dan harga tiket objek wisata lain, sedangkan sisanya 69,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Hasil uji F menghasilkan nilai Fhitung = 3,833 dengan signifikansi 0,006 (< 0,05),. Selanjutnya, hasil regresi linier sederhana menunjukkan bahwa tingkat kunjungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan masyarakat, di mana setiap peningkatan satu satuan tingkat kunjungan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sebesar 19,8%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendapatan wisatawan dan fasilitas wisata merupakan faktor dominan yang mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar Objek Wisata Vila Kencana Boalemo
ANALISIS PENGARUH INDUSTRIALISASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI GORONTALO Djubu, Mohamad Rein; Abdul, Irawati; Dai, Sri Indriyani S
Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan Vol 3, No 3 (2025): VOLUME 3, NOMOR 3, DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jsep.v3i3.36584

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh nilai tambah dan penyerapan tenaga kerja di sektor industri terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Gorontalo selama periode 2014–2023. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari BPS dan teknik analisis regresi data panel, hasil menunjukkan bahwa baik nilai tambah maupun penyerapan tenaga kerja berdampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Nilai tambah industri belum memberikan kontribusi signifikan karena terbatasnya diversifikasi produk, inovasi, serta pemanfaatan sumber daya. Sementara itu, dominasi tenaga kerja berproduktivitas rendah di industri mikro, ketidaksesuaian keterampilan, dan rendahnya adopsi teknologi menjadi faktor utama lemahnya kontribusi tenaga kerja terhadap ekonomi. Temuan ini menegaskan pentingnya transformasi industri melalui peningkatan kualitas SDM, pemanfaatan teknologi, dan penguatan struktur industri agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.Kata Kunci: Industrialisasi, Pertumbuhan Ekonomi, Nilai Tambah, Penyerapan Tenaga Kerja.
Analysis Of The Influence Of Economic Factors On The Divorce Rate In Gorontalo Province Dama, Suriyanti; Saleh, Sri Endang; Abdul, Irawati
Economics and Digital Business Review Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v7i1.3627

Abstract

This study examines the partial and simultaneous effects of unemployment, education, and poverty on divorce rates in Gorontalo Province. Using an associative quantitative approach, the research analyzes seven years of secondary time-series data (2018–2024) obtained from the Central Statistics Agency (BPS) of Gorontalo Province. The study applies panel data regression to evaluate relationships among variables. The findings show that unemployment significantly influences divorce rates, indicating that higher unemployment is associated with a greater likelihood of divorce. Education level has a significant negative effect, meaning higher educational attainment tends to reduce divorce occurrences. Poverty demonstrates a significant positive effect, suggesting increased poverty elevates divorce risk. Simultaneously, unemployment, education, and poverty jointly exert a significant influence on divorce rates, confirming that divorce represents a multidimensional social phenomenon shaped by interacting economic and social conditions over time. These results highlight the importance of integrated policy interventions, including employment expansion, educational improvement, and poverty alleviation programs, to reduce family instability. Future research is recommended to incorporate cultural and psychological variables to better understand regional variations in marital dissolution.
Analysis of the Impact of Infrastructure Development on Economic Growth in Eastern Indonesia Balahanti , Nur Nadya T.; Abdul, Irawati; Payu, Boby Rantow
Economics and Digital Business Review Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v7i1.3632

Abstract

Economic growth is understood as a continuous process towards better economic conditions, reflected in increasing output per capita in the long term and is known as part of the concept of *Modern Economic Growth*. This study uses a quantitative approach with an associative-causal design to examine the effect of education, health, electricity, and water infrastructure on economic growth in Eastern Indonesia. Secondary data were obtained from BPS, including indicators of education, health, Susenas, and GRDP ADHK in 13 provinces during the 2020–2023 period. The analysis was conducted through panel data regression using Stata software, with the model selection stage through the Chow and Hausman tests to obtain a Fixed Effect Model with cluster-robust standard errors as the best model. The estimation results show high explanatory power with an R² value of 0.72 and a significant F test, so that all independent variables simultaneously affect economic growth. Partially, education and health infrastructure have negative and insignificant coefficients, indicating that the benefits of both are more long-term and are influenced by the quality of graduates, job market compatibility, and increased labor productivity. Electricity infrastructure shows a significant positive impact at the 10 percent level, although it remains limited due to the dominance of the primary sector and small-scale businesses. Meanwhile, drinking water infrastructure is considered the strongest variable, with a significant positive impact at the 5 percent level, due to its ability to improve public health, reduce household time and costs, and directly boost productivity and economic activity.