Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PROGRAM KONSERVASI MANGROVE MELALUI PENANAMAN DAN PENAMAAN JENIS DI EKOWISATA PANTAI SUJONO Tambunan, Muhammad Iqbal H.; Iqbal , Muhammad; Efendi, Zulfan; Humayra, Sekar Mala
Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. 4 No. 2 (2025): Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Madani
Publisher : LPPM Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jpmm.v4i2.3959

Abstract

Ekosistem Mangrove berperan penting dalam keseimbangan ekosistem pesisir. Fungsi Mangrove melindungi garis pantai dari abrasi dan memiliki daya serap carbon dan polutan. Ekowisata Pantai Sujono memiliki kawasan Mangrove yang bisa dimanfaatkan sebagai sarana edukasi lingkungan. Tujuan kegiatan pengabdian ini diharapkan masyarakat semakin bertambah pengetahuannya terkait Mangrove disekitar ekowisata Pantai Sujono. Metode yang digunakan dengan pendekatan langsung (direct approach). Penanaman Mangrove sebagai upaya pelestarian. Adanya identitas Mangrove di Pantai Sujono sebagai bentuk memperkenalkan jenis-jenis tanaman pada wisatawan yang berkunjung, sehingga dengan adanya informasi tersebut menambah pengetahuan dan membentuk kepeduliannya terhadap ekosistem Mangrove di Pantai Sujono. Kegiatan penanaman Mangrove sebagai bentuk keperdulian terhadap ekosistem dan juga sebagai cara dalam mengatasi kerusakan ekosistem Mangrove. Penanaman dilakukan dengan membangun pemahaman masyarakat dalam memperhatikan jenis bibit dan zonasi agar upaya pelestarian hutan Mangrove dilakukan melalui pengelolaan yang seimbang.
Pengaruh Penggunaan Variasi Bahan Kimia Repulping Aid dalam Penghilangan Resin Wet Strength pada Tisu High Wet Tensile Susantini, Ni Njoman Manik; Iqbal , Muhammad
Journal of Research and Education Chemistry Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jrec.2025.vol7(2).25119

Abstract

Penggunaan resin wet strength pada pembuatan tisu menimbulkan gumpalan serat (white spot) saat limbah produk tisu (broke) diolah kembali (repulping). White spot ini dapat dihilangkan dengan menggunakan bahan kimia repulping aid yang bersifat oksidatif seperti hidrogen peroksida, natrium hipoklorit serta sodium dichlorotriazine dehydrate. Dengan menggunakan ke tiga repulping aid ini akan ditentukan bahan mana yang paling tepat digunakan pada repulping broke high tensile tissue. Metode yang digunakan adalah dengan meninjau dosis optimum dan save time yang dihasilkan. Sebagai sampel digunakan broke towel tissue dengan wet strength 350 gf/ 25 mm. Eksperimen repulping menunjukkan white spot paling rendah diberikan sodium dichlorotriazine dehydrate dengan dosis 5 kg/ton pada putaran 3000 rpm. Save time yang didasarkan pada nilai refining adalah 44,3% pada penggunaan hidrogen peroksida 5% dengan pH 11, natrium hipoklorit dengan dosis 2,5% memiliki save time 49,8% dan sodium dichlorotriazine dehydrate dengan save time sebesar 72,8%.
Sosialisasi Dampak Moda Transportasi Pribadi Terhadap Kemacetan dan Lingkungan di SMPN 28 Bandar Lampung Oktavia, Amelia Oktavia; Dinar Erliyan, Tiza; Ashabul Qahfi, Andi; Iqbal , Muhammad
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik Vol 5 No 01 (2026): Edisi Juni Tahun 2026 Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UMKENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/anoa.v5i01.1726

Abstract

Pertumbuhan mobilitas di sektor pendidikan sering kali tidak diimbangi dengan infrastruktur yang memadai, seperti yang terjadi di SMP Negeri 28 Bandar Lampung yang konsisten mengalami kemacetan parah dan tingginya risiko kecelakaan bagi siswa akibat absennya rekayasa lalu lintas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merumuskan perencanaan sistem transportasi yang adaptif dan aman melalui pengaplikasian ilmu teknik sipil serta peningkatan literasi keselamatan jalan (road safety awareness). Metode pelaksanaan yang digunakan adalah penyuluhan interaktif berbasis media visual PowerPoint (PPT) yang diukur menggunakan instrumen evaluasi pre-test dan post-test. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kognitif siswa yang sangat signifikan setelah diberikan intervensi edukasi kontekstual. Hal ini dibuktikan secara empiris melalui kenaikan nilai rata-rata akumulatif peserta dari angka 89% pada pre-test menjadi 98% pada post-test. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa intervensi edukasi terbukti efektif membangun kesadaran kritis siswa mengenai dampak negatif penggunaan transportasi pribadi yang tidak tertib. Sebagai keberlanjutan program, direkomendasikan adanya realisasi fisik berupa perancangan teknis Zonasi Selamat Sekolah (ZOSS) yang komprehensif melalui sinergi antara pihak sekolah dengan instansi terkait demi menjamin keselamatan akses harian siswa.
RESPON PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L.) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK KANDANG AYAM DAN INTERVAL WAKTU PENYIRAMAN Iqbal , Muhammad; Barus , Henry N.; Syamsiar
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 14 No 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/hg6m1h50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk takaran pupuk kandang ayam yang optimal dan interval penyiraman yang optimal terhadap pertumbuhan kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Singa, Kecamatan herlang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan yang berlangsung pada bulan Maret hingga Juni 2021. Parameter yang diukur adalah tinggi bibit, diameter batang, jumlah daun, luas daun parsial, volume akar, panjang akar, berat kering dan interval waktu penyiraman. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor perlakuan, pemberian pupuk kandang ayam sebagai faktor pertama dengan 4 taraf perlakuan serta interval waktu penyiraman sebagai faktor kedua dengan tiga perlakuan sehingga menghasilkan 4 x 3 perlakuan atau 12 perlakuan dengan kombinasi diulang tiga kali. Perlakuan pemberian pupuk kandang ayam berpengaruh sangat nyata terhadap parameter tinggi tanaman, volume akar, panjang akar, berat kering dan efisiensi penggunaan air. Adapun perlakuan interval waktu penyiraman dan kombinasi kedua perlakuan tidak memberikan pengaruh pada pertumbuhan bibit kakao. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang ayam dengan perbandingan takaran dengan tanah yaitu 1:1 merupakan perlakuan terbaik dan interval waktu penyiraman pada pembibtan kakao cukup disiram tiga hari sekali.