Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Beban Pendinginan Pada Kereta TMC PPI Madiun Budiarto, Balla Wahyu; Oktaria, Dhina Setyo
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3563

Abstract

Penelitian ini menganalisis beban pendinginan pada kereta Track Motor Car (TMC) PPI Madiun, sebuah sarana belajar yang dilengkapi dengan sistem Air Conditioning (AC) dari PT INKA. Sistem pendingin ini dirancang untuk menjaga suhu ruang penumpang antara 22°C hingga 26°C sesuai dengan standar pelayanan minimum di Indonesia. Beban pendinginan dipengaruhi oleh suhu lingkungan, struktur ruang, serta aktivitas penumpang. Penelitian ini menggunakan metode CLTD (Cooling Load Temperature Difference) untuk menghitung beban sensibel dan laten, termasuk beban dari udara luar, peralatan listrik, dan infiltrasi. Selain itu, penelitian ini menghitung nilai OTTV (Overall Thermal Transfer Value) untuk menilai perpindahan panas pada kereta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai OTTV pada TMC PPI adalah 21,844 W/m², yang masih memenuhi standar SNI 03-6389-2000. Total beban pendinginan yang dihitung, termasuk faktor keamanan 10%, adalah sebesar 4,719 kW, yang masih dapat diakomodasi oleh dua unit AC yang terpasang dengan kapasitas masing-masing 4,05 kW. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sistem AC yang terpasang pada kereta TMC PPI telah memenuhi kebutuhan pendinginan secara efektif.
Improving Digital Literacy of Village Communities in Indonesia through Information Technology-Based Community Service Programs Budiarto, Balla Wahyu; Karyadi, Sugeng; Wasiran, Wasiran; Pratiwi, Ratih; Irwan, Dedy
Unram Journal of Community Service Vol. 5 No. 3 (2024): September
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v5i3.716

Abstract

This Community Service Program (PKM) aims to improve the digital Literacy of rural communities in Indonesia through information technology-based Training. This activity was conducted online and involved 50 participants with a varied basic understanding of digital technology. Interactive training methods using the Zoom application and mentoring via WhatsApp are carried out to ensure participants can understand and practice the training material, especially in social media and e-commerce. The Training results showed a significant improvement in the participants' abilities. Before the Training, only 20% of participants could use social media, and 15% could take advantage of e-commerce. After the Training, this figure increased to 85% and 70%, respectively. Although there are challenges in the form of limited internet access in some regions, the provision of materials that can be accessed offline helps participants in the learning process. This program increases digital Literacy and contributes to improving the local economy through digital marketing of village products. With positive results, this program can be replicated in other regions to empower the community through information technology. This study shows that the right digital training approach can significantly impact Literacy and economic empowerment in rural communities.
Edukasi Internet Sehat dan Aman untuk Pencegahan Kejahatan Siber pada Remaja Fajri, T. Irfan; Selviana, Renita; Budiarto, Balla Wahyu; Eldo, Handry; Suryadi, Dikky
CivicAction: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Artikel Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SORATEKNO PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59696/civicaction.v1i3.263

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong meningkatnya intensitas penggunaan internet pada kalangan remaja. Di sisi lain, tingginya aktivitas digital tersebut turut memunculkan berbagai risiko keamanan, seperti penipuan daring, pencurian data pribadi, perundungan siber, penyebaran konten negatif, hingga praktik rekayasa sosial yang berpotensi mengarah pada kejahatan siber. Kondisi ini menunjukkan pentingnya program edukasi internet sehat dan aman sebagai upaya preventif untuk meningkatkan literasi digital serta membangun perilaku bermedia yang bertanggung jawab. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja mengenai keamanan berinternet, pengelolaan privasi digital, serta langkah-langkah perlindungan diri dari ancaman kejahatan siber. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyuluhan, diskusi interaktif, simulasi kasus, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup etika bermedia digital, identifikasi modus kejahatan siber yang umum terjadi, penguatan keamanan akun melalui kata sandi kuat dan autentikasi ganda, kewaspadaan terhadap tautan mencurigakan, serta strategi penanganan ketika mengalami insiden keamanan digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan setelah mengikuti program edukasi, yang tercermin dari kenaikan skor post-test dibandingkan pre-test, serta meningkatnya kemampuan peserta dalam mengenali potensi risiko dan menentukan tindakan pencegahan yang tepat. Selain itu, remaja menunjukkan respons positif terhadap kegiatan melalui keterlibatan aktif selama sesi dan meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga jejak digital. Dengan demikian, program edukasi internet sehat dan aman efektif sebagai langkah penguatan literasi digital remaja dan dapat dijadikan model kegiatan pengabdian berkelanjutan untuk mendukung pencegahan kejahatan siber di lingkungan sekolah maupun komunitas.