Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

KINERJA DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA DALAM PEMBINAAN BADAN USAHA MILIK DESA DI KABUPATEN MERANGIN PROVINSI JAMBI Septian Adi Putra; Sadu Wasistiono; H. Ali Hanafiah Muhi
VISIONER : Jurnal Pemerintahan Daerah di Indonesia Vol 14 No 1 (2022): Visioner: Jurnal Pemerintahan Daerah di Indonesia
Publisher : Alqaprint Jatinangor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jv.v14i1.526

Abstract

Kabupaten Merangin masih banyak terdapat desa yang belum memiliki BUMDes sejumlah 69 Desa dan BUMDes yang tidak aktif berjumlah 78 BUMDes, artinya lebih dari 70 persen dari 205 yang belum memiliki BUMDes DPMD selaku Dinas yang diberikan kewenangan berdasarkan peraturan Bupati No. 38 Tahun 2016 untuk melakukan pembinaan BUMDes melalui program dan kegiatannya yang telah dilaksanakan. Oleh karena itu penelitian ini berjudul kinerja DPMD dalam pembinaan BUMDes di Kabupaten Merangin. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dan menggunakan teori kinerja menurut Dwiyanto dan analisis strategi dengan menggunakan analisis SWOT. Adapun hasil penelitian ini yaitu: kinerja DPMD dalam pembinaan BUMDes di Kabupaten Merangin belum baik dilihat dari beberapa indikator Produktivitas belum seluruh Desa mempunyai BUMDes hal tersebut disebabkan oleh kekurangan anggaran dan rendahnya kapasistas aparatur desa dalam menggali potensi dan kurangnya dukungan masyarakat. Indikator resposibilitas belum lengkap dilihat dari belum adanya SOP, rencana aksi atau jadwal pembinaan per desa dan belum adanya peraturan Bupati mengatur pembinaan BUMDes. Indikator responsivitas belum memenuhi kebutuhan atau keperluan pengurus BUMDes dan Kepala Desa karena materi pembinaan yang diberikan masih bersifat umum. Indikatorakuntabilitas kinerja DPMD dalam pembinaan BUMDes belum mencapai terbaik atau AA bahkan adanya perbedaan alokasi anggaran pembinaan BUMDes dengan pembinaan lembaga kemasyarakatn desa yang sangat banyak. indikator kualitas layanan pembinaan yang diterima oleh pemerintah Desa dan pengurus BUMDes belum berdampak besar terhadap kemajuan BUMDes bahkan BUMDes yang ada banyak berskal kecil. Terdapat lima faktor internal startegis dan lima faktor Eksternal Strategi. Kemudian terdapat dua strategi DPMD. Adapun saran peneliti memberikan tiga saran untuk meningkatkan kinerja DPMD dalam Pembinaan Badan Usaha Milik Desa di Kabupaten Merangin.
Implementation of the Preparation of Local Government Implementation Reports (LPPD) by the Government Section of the Regional Secretariat of West Sumba Regency Martinus Brasen Saba; Sadu Wasistiono; Layla Kurniawati
INFOKUM Vol. 13 No. 03 (2025): Infokum
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the fact that the preparation of LPPD reports in West Sumba Regency is still not optimal. The purpose of this research is to analyze and determine the implementation of the preparation of the Regional Government Administration Report (LPPD) by the Government Section of the Regional Secretariat of West Sumba Regency. The theory used in this research is the theoryImplementation of policyAccording to Edward III (1980), there are five indicators, namely communication, resources, andisposition;and structure birocracy.Then using descriptive qualitative methods. The data sources used are primary data and secondary data. Data collection techniques through observation, interviews and documentation. Data analysis methods with data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this study indicate that the Implementation of the preparation of the Regional Government Administration Report (LPPD) by the Government Section of the Regional Secretariat of West Sumba Regency. In the Communication indicator, it is still not optimally carried out by the Regional Secretary of West Sumba Regency, this is proven based on the results of the study that the communication carried out has not been consistent in compiling the LPPD report in West Sumba Regency. In the resource indicator, it is still inadequate, proven based on data on the number of apparatus of the Regional Secretariat of West Sumba Regency, it is still inadequate in maximizing the preparation of the LPPD report. In the disposition and bureaucratic structure indicators, it has been implemented quite well, proven based on the results of research related to the preparation of the LPPD report in West Sumba Regency. Inhibiting FactorsImplementation of the preparation of the Regional Government Administration Report (LPPD) by the Government Section of the Regional Secretariat of West Sumba Regencynamely the still limited number of human resources and budget allocation.
KEPEMIMPINAN KARAKTERISTIK TNI AU: ANALISIS EFEKTIFITAS KESIAPAN SERTA KOMITMEN ORGANISASIONAL, STRUKTURASI ADAPTIF, RESPONSIBILITAS DAN AKUNTABILITAS DINAMIS UNTUK KESEJAHTERAAN ANGGOTA TNI AU (Studi Kasus di Koopsud I Jakarta) Mujianto Mujianto; Sadu Wasistiono; Tjahya Supriana; Musa Hubeis
Jurnal Academia Praja Vol 6 No 1 (2023): Academia Praja : Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan, dan Administrasi Publik
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jap.v6i1.1156

Abstract

Penelitian ini mengkaji praktik manajerial serta kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh manajemen puncak TNI AU dalam proses dan praktiknya untuk mensejahterakan anggotanya melalui dimensi kepemimpinan karakteristik, kesiapan organisasional, komitmen organisasional, strukturasi adaptif, akuntabilitas dinamis, dan kesejahteraan sosial. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif etnografi. Ruang lingkup penelitian meliputi organisasi TNI AU Koopsud 1 Jakarta secara keseluruhan. Penelitian menggunakan tiga tingkatan informan (3 pembuat kebijakan, 12 pelaksana kebijakan, dan 17 penerima kebijakan), memperhatikan reliabilitas, validitas dan kredibilitas data informan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) kepemimpinan karakteristik mampu mengoptimalkan kesejahteraan para anggota TNI AU; (2) kepemimpinan karakteristik di TNI AU telah menguatkan kesiapan dan komitmen organisasional dalam penyejahteraan personel TNI AU; (3) kepemimpinan karakteristik mampu mengoptimalkan kinerja organisasi melalui aspek strukturasi adaptif; (4) kepemimpinan karakteristik mampu mengoptimalkan kinerja secara akuntabilitas dinamis; (5) aspek formulasi dan sasaran strategik untuk manajemen sumber daya manusia didasari atas kapasitas kepemimpinan karakteristik; (6) kepemimpinan karakteristik penting untuk menjalankan prosedur, sistem dan untuk menjadi dasar pembuatan kebijakan.
BAGAIMANA OPEN GOVERNMENT DITERAPKAN DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH? (Sebuah Analisis dengan Menggunakan Soft Systems Methodology) Premilasari Premilasari; Sadu Wasistiono; Hadi Prabowo; Hyronimus Rowa; Alma'arif Alma'arif
Jurnal Academia Praja Vol 6 No 1 (2023): Academia Praja : Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan, dan Administrasi Publik
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jap.v6i1.1422

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menggambarkan aspek-aspek open government dalam perencanaan pembangunan daerah dan menganalisis perencanaan pembangunan yang ideal dalam mengadopsi aspek-aspek open government. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan Soft Systems Methodology (SSM). Teknik analisis data dengan menggunakan analisis CATWOE (Customer, Actor, Transformation, Weltanschaung, Owner, dan Environment). Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Perencanaan pembangunan daerah sudah secara alamiah telah mengadopsi aspek-aspek dari OG yaitu partisipasi, trnasparansi, dan kolaborasi namun belum dilakukan secara sengaja (by design) sehingga penetapan program kegiatan dalam RAPBD tidak sesuai dengan hasil musrenbang; 2) Adanya jaminan transparansi dalam setiap proses perencanaan pembangunan dan maksimasi penggunaan TIK menjadi syarat diadopsinya aspek-aspek OG dalam perencanaan pembangunan yang ideal. Penelitian ini juga merekomendasikan dilakukannya penelitian khusus terkait OG dan pengayaan konsep partisipasi dan transparansi.