Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Optimalisasi Metode Pembelajaran: Upaya Peningkatan Pengetahuan Pembelajaran Nutrasetikal pada Penyakit Kardiovaskular Pijaryani, Indri; Taufiqurrahman, Muh
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 5 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 05 Nomer 01 Tahun 2024
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jpmim.v5i01.3015

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran menjadi tantangan bagi Dosen dan Mahasiswa. Dosen harus mengintegrasikan pendekatan pembelajaran baru dan secara aktif melibatkan Mahasiswa untuk menegakkan standar pendidikan yang tinggi. Namun demikian, peserta didik harus memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan metode pelatihan baru. Penting untuk mempertimbangkan minat dan ciri khas inovasi pembelajaran, serta kemajuan yang dicapai dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, karena elemen-elemen ini terus berkembang. Pada proses pelaksanaan pengabdian, metode dilaksanakan dengan model Problem-Based Learning (PBL), yaitu model pembelajaran yang terdiri dari lima tahap: mengorientasikan Mahasiswa pada masalah, mengorganisasikan mahasiswa dalam pembelajaran, membimbing mahasiswa, mengembangkan dan menyajikan produk karya, serta menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Tujuan pembelajaran yang dapat diukur terkait dengan aspek kognitif, dan penilaian pemahaman digunakan sebagai komponen pendekatan penilaian. Tujuan utama media pembelajaran adalah berfungsi sebagai alat pembelajaran yang mengubah suasana, lingkungan sekitar, dan lingkungan belajar.. Media berpotensi merangsang pemikiran Mahasiswa dan meningkatkan pembelajarannya. Mahasiswa cenderung tidak bosan jika menggunakan media dalam pembelajaran. Media pembelajaran memiliki beberapa jenis yaitu, audio, visual, dan audiovisual. Dari ketiga jenis media pembelajaran tersebut, visual melaluai E-modul banyak diminati oleh mahasiwa diikuti oleh audio-visual untuk meningkatkan motivasi Mahasiswa karena tidak membuat Mahasiswa merasakan bosan.
FORMULASI DAN UJI MUTU FISIK KRIM MASKER WAJAH ANTI-AGING FRAKSI DAUN MIANA (Coleus scutellarioides (L) Benth) Silaban Erllin Tirza Stevany; Muh. Taufiqurrahman; Nurillahi Febria Leswana
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Ibnu Sina
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jiis.v10i1.2204

Abstract

One of the natural ingredients that can be used as a cosmetic ingredient is miana leaf (Coleus scutelleroides (L) Benth) which contains flavonoid compounds with antioxidant activity that can be used for skin care. These compounds can prevent free radicals that can cause premature aging. The extraction method was used in this study with 96% ethanol solvent and continued with the fractionation process. The determination of antioxidant activity was determined by calculating the IC50 value where the IC50 value of the ethyl acetate fraction of miana leaves obtained was 27.90 ppm. In the study, a formulation of face mask cream preparations with a variety of active ingredients (0,6; 1,2; 2,4). Evaluation of the preparation was carried out on the physical quality of face mask cream using the cycling test method. Based on the results of stability tests on the four preparations, formula 2 with 1.2 g of active ingredients shows the best formula. Antioxidant testing from F1, F2 and F3 obtained IC50 values of 96.33 ppm, 82.73 ppm, 72.71 ppm. The statistical test of antioxidant activity showed a p<0.05 result which indicates that there is a significant difference between the three formulas. Cycling test showed that the facial mask cream preparation was physically and chemically stable. There was no significant change in color, odor, texture, phase separation, or pH change. Viscosity also remained stable, indicating good shelf life during normal storage.
Pengaruh Konsentrasi Zinc Oxide terhadap Aktivitas dan Mutu Fisik Losion Tabir Surya Berbasis Fraksi n-Heksana Daun Pacar Air (Impatiens balsamina L.). Taufiqurrahman, Muh.; Iju, Sesilia Karolina; Leswana, Nurillahi Febria; Rahim, Abdul; Pijaryani, Indria
Majalah Farmasetika Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v10i2.61952

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi konsentrasi Zinc Oxide (ZnO) terhadap aktivitas dan mutu fisik losion sunscreen berbasis fraksi n-heksana daun pacar air (Impatiens balsamina L.). Ekstraksi fraksi n-heksana dilakukan untuk memperoleh senyawa aktif yang berpotensi sebagai agen fotoprotektif alami. Losion Sunscreen diformulasikan dengan berbagai konsentrasi ZnO, kemudian dilakukan uji Sun Protection Factor (SPF) secara in vitro serta evaluasi mutu fisik, termasuk homogenitas, daya sebar, dan stabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi ZnO dalam formulasi losion berbanding lurus dengan peningkatan nilai SPF, menunjukkan efektivitasnya dalam melindungi kulit dari sinar UV. Evaluasi mutu fisik menunjukkan bahwa semua formulasi memiliki homogenitas yang baik dan tidak mengalami pemisahan fase. Daya sebar losion cenderung menurun seiring dengan peningkatan konsentrasi ZnO, tetapi masih berada dalam rentang yang dapat diterima. Uji stabilitas menunjukkan bahwa formulasi tetap stabil dalam penyimpanan tanpa perubahan warna, bau, atau adanya endapan. Kesimpulannya, losion sunscreen berbasis fraksi n-heksana daun pacar air dengan ZnO memiliki potensi sebagai produk fotoprotektif alami. Pemilihan konsentrasi ZnO yang optimal sangat penting untuk mendapatkan keseimbangan antara efektivitas perlindungan sinar UV dan mutu fisik losion yang baik. 
FORMULASI DAN UJI KARAKTERISTIK PANGAN FUNGSIONAL BISKUIT KOMBINASI TEPUNG RUMPUT LAUT (Eucheuma cottoni) DAN TEPUNG IKAN GABUS (Ophiocephalus striatus) Putri, Dian Cantika; Rahim, Abdul; Taufiqurrahman, Muh
Kieraha Medical Journal Vol 7, No 1 (2025): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v7i1.9987

Abstract

Pangan fungsional merupakan salah satu inovasi kesehatan untuk menurunkan stunting di Indonesia. Salah satu pangan fungsional yang dapat dibuat yaitu biskuit. Rumput laut mengandung Karbohidrat, Protein, Serat, Mineral, Vitamin A dan C, Antioksidan dan Karagenan. Ikan gabus mengandung protein, albumin, asam amino dan mineral. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik fisik dan kimia dari formula biskuit kombinasi tepung rumput laut dan tepung ikan gabus. Metode yang dilakukan dengan membuat Formula biskuit yang terdiri dari 3 formula dengan perbandingan (0,5 tepung rumput laut  : 1,5 tepung ikan gabus), (1 tepung rumput laut  : 1 tepung ikan gabus) dan (1,5 tepung rumput laut : 0,5 tepung ikan gabus) lalu digunakan metode jenis kuantitaif secara eksperimental antara lain, menganalisis data organoleptik yang dilakukan oleh  30 responden dengan menguji rasa, warna, aroma dan tekstur. Selain itu, dilakuakn analisa kadar air menggunakan oven dengan suhu 105C, analisa kadar abu total dan kadar abu tidak larut asam menggunakan tannur dengan suhu 600 C. Hasil penelitian menujukkan bahwa formula biskuit kombinasi memliki karateristik ialah formula 3 dengan presentase 85,33% merupakan formulasi yang paling disukai oleh panelis dibandingkan dua formula lainnya baik dari warna, aroma, rasa dan tekstur. Evaluasi kadar air mendapatkan presentase 0,13%; 0,81% dan 0,57 % ketiga formula tersebut memenuhi standar mutu Standar Nasional Indonesia (SNI). Evaluasi kadar abu total yang memenuhi standar mutu ada terdapat pada formula 2 dengan presentse 1,11%. Evaluasi kadar abu tidak larut asam belum ada yang memenuhi standar mutu Standar Nasional Indonesia (SNI).Kata kunci: Biskuit, Ikan Gabus, Pangan fungsional, Rumput Laut, Tepung
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RSUD KUDUNGGA KAB. KUTAI TIMUR TAHUN 2024 MZ, Sariati; Taufiqurrahman, Muh; Simanullang, Raymon
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.47693

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien rawat jalan terhadap pelayanan kefarmasian di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSUD Kudungga Kab. Kutai Timur dan apakah sudah sesuai dengan waktu tunggu yang telah ditetapkan karena jika tidak sesuai maka bisa mengakibatkan penurunan pasien dan banyaknya complain yang bisa berpengaruh pada nama baik rumah sakit. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan secara cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan variabel penelitian responsiveness, assurance, tangible, empathy, dan reliability. Analisis data menggunakan analisis deskriptif yang terbagi atas analisis univariat dan bivariat yang bertujuan untuk menggambarkan data yang disajikan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSUD Kudungga sangat berpengaruh signifikan terhadap tingkat kepuasan pasien dengan nilai Pvalue = 0,000 dimana jika Pvalue < nilai 0,05 , maka ada hubungan yang signifikan antara variabel independent dan variabel dependen.
Formulasi dan Evaluasi Masker Peel Off Ekstrak Daun Bayam Merah (Amarathus tricolor L) sebagai Anti Aging Menggunakan Metode DPPH (1,1-Diphenyl-2-picryhydrazyl) Istiqomah, Nor; Taufiqurrahman, Muh; Oklyan, Risny
Majalah Farmasetika Vol 10, No 5 (2025)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v10i5.66146

Abstract

penuaan kulit merupakan proses biologis alami yang dapat dipercepat oleh paparan radikal bebas, sehingga memicu kerusakan sel kulit, penurunan elastisitas, dan pembentukan keriput. Antioksidan berperan penting dalam menetralkan radikal bebas, sehingga potensial digunakan sebagai agen anti-aging. Daun bayam merah (Amaranthus tricolor L.) diketahui mengandung flavonoid, polifenol, dan vitamin C yang memiliki aktivitas antioksidan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan serta mengevaluasi mutu fisik masker peel off berbasis ekstrak daun bayam merah, sekaligus menilai aktivitas antioksidannya dengan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl). Masker diformulasikan dengan variasi konsentrasi ekstrak (F0 = tanpa ekstrak, F1 = 5%, F2 = 7,5%, dan F3 = 10%). Evaluasi mutu fisik mencakup uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, waktu kering, serta stabilitas penyimpanan. Aktivitas antioksidan ditentukan melalui perhitungan nilai IC₅₀ dan dibandingkan dengan vitamin C sebagai kontrol positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun bayam merah positif mengandung flavonoid, tanin, dan alkaloid. Seluruh formula masker peel off memiliki pH dalam rentang aman untuk kulit (4,2–5,7) dan daya lekat >1 detik. Formula F3 menunjukkan waktu kering sedikit lebih lama (±24 menit), namun masih sesuai standar kosmetik topikal. Uji aktivitas antioksidan memperlihatkan bahwa formula F3 memiliki nilai IC₅₀ sebesar 42,002 ppm, tergolong kategori antioksidan kuat, serta mendekati efektivitas vitamin C (IC₅₀ = 2,640 ppm). Masker peel off ekstrak daun bayam merah, khususnya pada konsentrasi 10% (F3), berpotensi sebagai sediaan kosmetik anti-aging dengan aktivitas antioksidan tinggi dan stabilitas fisik yang baik.
Pengolahan Bumbu Dapur yang Berkhasiat, Aman dan Bermutu sebagai upaya Peningkatan Imunitas Tubuh melalui Pembuatan Minuman Herbal Taufiqurrahman, Muh.; Agus, Adhe Septa Ryant
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 10 No 3 (2025): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v10i3.1340

Abstract

Penguatan imunitas tubuh masyarakat dapat dilakukan melalui pemanfaatan bahan alam, khususnya bumbu dapur yang memiliki khasiat sebagai minuman herbal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Persatuan Dharma Wanita Provinsi Kalimantan Timur dalam mengolah tanaman obat menjadi minuman kesehatan yang aman, bermanfaat, dan mudah diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan mengenai kandungan bahan aktif dan manfaat rempah-rempah, praktik langsung pembuatan minuman herbal, serta evaluasi menggunakan angket dan kuis singkat untuk menilai pemahaman peserta. Materi yang disampaikan difokuskan pada prinsip keamanan, higienitas, serta efektivitas penggunaan rempah-rempah seperti jahe, kunyit, dan belimbing dalam pembuatan minuman kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pemahaman peserta mengenai manfaat dan cara pengolahan herbal sesuai kaidah keamanan pangan. Antusiasme peserta terlihat melalui keaktifan dalam diskusi, keberanian mengajukan pertanyaan, serta ketekunan saat praktik pembuatan minuman herbal. Selain itu, peserta menyatakan minat yang tinggi untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh di rumah, baik untuk konsumsi keluarga maupun peluang usaha kecil berbasis produk jamu dan minuman herbal. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik dapat menjadi sarana efektif dalam memperluas wawasan dan kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan melalui pemanfaatan bahan alam. Keberhasilan kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pelaksanaan program serupa secara berkelanjutan guna mendukung gaya hidup sehat berbasis kearifan lokal. Strengthening community immunity can be achieved through the utilization of natural ingredients, particularly kitchen spices that have properties beneficial as herbal drinks. This community service program aimed to enhance the knowledge and skills of the members of the Dharma Wanita Association of East Kalimantan Province in processing medicinal plants into safe, beneficial, and practical health beverages. The implementation methods included educational sessions on the active compounds and health benefits of spices, hands-on herbal drink preparation, and evaluation using questionnaires and short quizzes to assess participants’ understanding. The material focused on food safety principles, hygiene, and the effectiveness of using spices such as ginger, turmeric, and starfruit in making health drinks. The results showed a significant increase in participants’ understanding of the benefits and proper processing of herbal ingredients in accordance with safety standards. Participants demonstrated high enthusiasm through active discussions, eagerness to ask questions, and diligence during the practical herbal drink preparation. Furthermore, participants expressed strong interest in applying the knowledge gained at home, both for family consumption and as potential small-scale business opportunities based on herbal drinks and traditional jamu products. These findings indicate that practice-based training can serve as an effective medium to broaden public awareness and independence in maintaining health through the use of natural ingredients. The success of this activity is expected to encourage the continuous implementation of similar programs to promote a healthy lifestyle grounded in local wisdom.
Evaluasi Pengelolaan Obat Tahap Pengadaan, Penyimpanan dan Distribusi di Instalasi Farmasi RSUD I.A.Moeis Kota Samarinda Tahun 2024 Helena Aritonang; Muh. Taufiqurrahman; Raymon Simanullang
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Agustus - September 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i3.1152

Abstract

Pengadaan, penyimpanan dan distribusi obat merupakan faktor penting dalam pengelolaan obat. Ketidaklancaran pengelolaan obat dapat memberi dampak negatif terhadap rumah sakit. Dampak pengadaan, penyimpanan, dan distribusi yang tidak optimal mengakibatkan terjadinya kekosongan obat yang mempengaruhi pada pelayanan terhadap pasien dan stok obat yang melewati masa kadaluwarsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan obat pada tahap pengadaan, penyimpanan dan distribusi obat di Instalasi Farmasi RSUD I.A.Moeis Samarinda sesuai dengan indikator WHO, Pudjaningsih dan Kemenkes. Pengambilan data dengan observasi mengamati langsung kepada subjek penelitian dengan menggunakan lembar indikator pengelolaan obat, telaah dokumen tahun 2024 dan melakukan wawancara kepada kepala instalasi farmasi. Hasil penelitian pada tahap pengadaan yaitu persentase frekuensi kesalahan faktur sebesar 0% dan pada tahap penyimpanan yaitu persentase kecocokan antara obat dengan kartu stok sebesar 100%, persentase nilai obat kadaluwarsa sebesar 0,7%, persentase stok mati sebesar 1,74%, pada tahap distribusi yaitu persentase obat yang diserahkan 100%, persentase obat yang dilabeli benar sebesar 100%, rata-rata waktu tunggu pasien untuk resep obat non racikan sebesar 15 menit dan untuk resep obat racikan sebesar 27 menit.
PEMBERDAYAAN UMKM KELURAHAN SUNGAI KAPIH MELALUI INOVASI PANGAN FUNGSIONAL JAMUR TIRAM FORTIFIKASI DAUN PANDAN UNTUK MENDUKUNG SDG’S3 Leswana, Nurillahi Febria; Taufiqurrahman, Muh; Hutagalung, Remita Ully
Jurnal Pepadu Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i4.8313

Abstract

This community service program in Sungai Kapih Village, Samarinda City, was implemented to strengthen the capacity of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) through the development of functional food innovations based on oyster mushrooms (Pleurotus ostreatus) fortified with pandan leaves (Pandanus amaryllifolius). The program was motivated by the limited product diversification and underutilization of local ingredients as sources of functional food. A participatory approach was applied, consisting of needs assessment, socialization on the concept of functional food, technical training, production and packaging assistance, as well as monitoring and evaluation. The results showed significant improvements in participants’ knowledge of functional foods and technical skills in producing oyster mushroom–pandan fortified products, such as noodles and nuggets. Pre-test and post-test evaluations revealed an increase in processing skills from 40% to 80%, and a rise in positive attitudes toward innovation from 35% to 85%. The developed products demonstrated higher nutritional value and better sensory attributes, offering strong market potential and enhancing MSME competitiveness. Beyond economic benefits, this innovation also contributes to public health, as oyster mushrooms provide protein, fiber, and bioactive compounds, while pandan leaves enrich antioxidant properties and sensory appeal. The program aligns with the Sustainable Development Goal (SDG) 3 on Good Health and Well-Being, while simultaneously supporting local food security and sustainable community empowerment  
Compliance Analysis of Vaccine Storage and Distribution at the Samarinda Pharmacy Installation in December 2024 Pamungkas, Asih Rahayu; Taufiqurrahman, Muh.; Simanullang, Raymon
MEDFARM: Jurnal Farmasi dan Kesehatan Vol 14 No 2 (2025): Medfarm: Jurnal Farmasi dan Kesehatan
Publisher : LPPM Akafarma Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48191/medfarm.v14i2.592

Abstract

Vaccines are very susceptible to damage, so vaccine management requires special handling. Vaccines if handled not according to the provisions can cause damage to the vaccine so that it reduces or eliminates the potential, and can even cause post-immunization adverse events when administered. The objective of this study is to assess the compliance of immunization vaccine storage and distribution at Samarinda Pharmacy Installation with the Good Distribution Practices (GDP) Guidelines of 2020 and Guidelines for Vaccine Management in Healthcare Facilities of 2021 for the period December 2024. This research approach is qualitative research. Qualitative research is presented in descriptive form. Data collection was carried out by observation using a checklist, document observation in 2024 and interviews with the pharmacist in charge. The population in this study were all immunization vaccines stored at the Samarinda Pharmacy Installation. The results obtained will be compared with the guidelines of good distribution practice and the guidelines for vaccine management in health facilities. Based on the results of the study conducted at Samarinda Pharmacy Installation, the compliance of vaccine storage was 67% based on the GDPN Guidelines of 2020 and 94% based on the Guidelines for Vaccine Management in Healthcare Facilities of 2021. The compliance rate of vaccine distribution was 83% based on the GDP Guidelines of 2020 and 100% based on the Guidelines for Vaccine Management in Healthcare Facilities of 2021.