Claim Missing Document
Check
Articles

Penentuan Zona Agroekologi Untuk Arahan Komoditas Pertanian Tanaman Industri/Perkebunan Di Kabupaten Sijunjung Menggunakan Metode Fuzzy Logic Mayang Sari, Putri; Ahyuni, Ahyuni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui zona agroekologi dan arahan Pengembangan komoditas pada Kabupaten Sijunjung Sumatera Barat menggunakan desain penelitian kuantitatif yang menggunakan metode analisis spasial logika fuzzy. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwasanya terdapat empat zona utama agroekologi: Zona I, Zona II, Zona III, dan Zona IV. Zona II menempati 133.773 hektar (43% dari total luas) yang paling dominan. Analisis ini juga mengidentifikasi lima subzona agroekologi, dengan subzona II/D (lahan kering) menjadi yang paling luas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah kabupaten Sijunjung kondusif untuk tanaman Perkebunan/Perindustrian.
Analisis Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau di Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat Febiola, Rani; Ahyuni, Ahyuni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Kondisi dan sebaran Ruang Terbuka Hijau (RTH) Publik Eksisting di Kecamatan Pasaman (2) Evaluasi Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kecamatan Pasaman ditinjau dari Permen ATR/BPN RI No 14 Tahun 2022. Metode penelitian yang diterapkan yakni deskriptif kuantitatif yang bertujuan guna mengungkapkan keadaan, fenomena, variabel, dan fakta yang terjadi selama penelitian dilakukan dengan menunjukkan realitas yang ada. Hasil penelitian ini menunjukhan bahwa : (1) RTH publik eksisting di Kecamatan Pasaman memiliki luas 10149.22 Ha. Tipologi RTH yang memiliki luas paling tinggi yaitu hutan produksi terbatas seluas 4.793,64 Ha dan yang paling kecil ialah taman RT/RW seluas 0.03 Ha. Persebaran RTH publik eksisting yang memiliki RTH paling luas dalam setingkat Nagari yaitu Nagari Aua Kuniang dengan luas 8.369 Ha, dalam setingkat Jorong yaitu Jorong Pinaga dengan luas RTH publik eksisting seluas 4088.8 Ha (2) Menurut UU No 14 Tahun 2022 tentang Penataan Ruang, harus ada minimal 20% luas wilayah perkotaan yang wajib dialokasikan untuk ruang terbuka hijau. Kecamatan Pasaman membutuhkan ketersediaan RTH seluas 8.914 Ha. Hasil identifikasi jumlah ketersediaan keseluruhan luas ruang terbuka hijau publik eksisting di Kecamatan Pasaman tahun seluas 10.149,22 Ha atau mencapai 22,9% dari luas wilayah kecamatan. Hal mengindikasikan bahwa luas ruang terbuka hijau bisa dikatakan sudah tersedia sesuai kebutuhan dan bahkan sudah melebihi proporsi ruang terbuka hijau seperti yang sudah diatur dalam peraturan-perundangannya. Berdasarkan perbandingan dan ketersediaan RTH setingkat nagari dan jorong terdapat 2 defisit pada tingkat nagari dan 19 defisit pada tingkat jorong.
HUBUNGAN PENDAPATAN DAN PENDIDIKAN ORANG TUA DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI SMA N 1 ULAKAN TAPAKIS KABUPATEN PADANG PARIAMAN TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Susanti, Cendy; Ahyuni, Ahyuni
JURNAL BUANA Vol 7 No 3 (2023): Edisi Pendidikan
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana/vol7-iss3/3022

Abstract

This study aims to determine whether there is a relationship between income and parental education on student learning outcomes. This type of research is quantitative with Multiple Linear Regression Method. The population of this research is the students of class XI majoring in Social Studies in the academic year 2021/2022 as many as 80 students with a sample of 80 students using "total sampling". Based on the results of the study, it was concluded that income did not have a positive effect, and education did not have a positive effect on student learning outcomes, while income and parental education simultaneously did not affect student learning outcomes. The results of the calculation of the multiple regression formula between the X_1 variable have a positive value of 1.344 and a significant level of 0.195 > 0.05, meaning that the income variable has no effect. The X_2 variable has a negative value of - 0.215, and a significant level of 0.554 > 0.05, meaning that the education variable has no significant positive effect. The contribution of parents' income and education is only 2.2% to student learning outcomes, while 97.8% is influenced by other factors not examined in this study such as internal factors of interest, talent, motivation, learning methods, and external factors of the school environment, environment its people.
PERKEMBANGAN USAHA PENGOLAHAN BIJI KOPI ARABIKA DI KABUPATEN KERINCI TAHUN 2017-2022 Arfandi, Habib; Ahyuni, Ahyuni
JURNAL BUANA Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana/vol8-iss3/3497

Abstract

Research objectives: 1) Distribution patterns of Arabica Coffee Bean Businesses, 2) Development of Arabica Coffee Bean Businesses in terms of Capital, Labor and Sales 3) How Far Are Arabica Coffee Bean Business Sales in Kerinci Regency in 2017-2022. This research is a type of quantitative descriptive research using neighbor-nearest analyst analysis techniques, descriptive percentages, and spatial analysis of buffering. The results of this study: 1) The distribution pattern of Arabica Coffee Bean Processing Businesses in Kerinci Regency which was analyzed by the Average Nearest Neighbor in the ArcGIS Application obtained the Nearest Neighbor Ratio value of 1.836266, so the distribution pattern of Arabica Coffee Bean Processing Businesses has a dispersed or uniform pattern. 2) Development of Arabica Coffee Bean Processing Business in Kerinci Regency in 2017-2022 in terms of capital, labor and income. The Arabica Coffee Bean Business in Kerinci Regency, which has 7 industrial business points, the average capital issued now from its inception is Rp. 6,000,000-Rp. 25,000,000. The workforce used by each industry is only 7-25 people and with sales being the target market for the initial establishment of the business, namely local exports, domestic and international exports. 3) Sales of Processed Arabica Coffee Beans in the Market Sales of Processed Arabica Coffee Beans are marketed by means of distributors, which is for the target market to reach foreign/foreign exports such as Belgium, Japan, Germany and countries where coffee is one of their needs food Keywords: Distribution Pattern. Development. Nearest Neighbor Ratio. Arabica Coffee Beans
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN KOMODITAS UNGGULAN KOTA PARIAMAN Aldeta, Abellia Fanny; Ahyuni, Ahyuni
JURNAL BUANA Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana/vol8-iss3/3603

Abstract

The aim of this research is to identify the flagship commodities and analyze the suitability of land for the flagship commodity subsector of food crops and plantations in the city of Pariaman. This research employs a quantitative descriptive method. The determination of flagship commodities utilizes parameters such as the production output of food crops and plantations in the city of Pariaman, as well as the productivity of food crops and plantations in the city of Pariaman. For land suitability assessment, matching and comparing characteristics such as temperature, root media (encompassing drainage and texture), nutrient retention, and slope are conducted using ArcGIS 10.8 software to determine the suitability of land for coconut and rice paddy cultivation. The research findings indicate that the flagship commodities of Pariaman City are rice paddy and coconut crops. There are four categories for rice paddy land suitability: highly suitable covering 95.7636 hectares (0.92%), moderately suitable covering 3,054.34 hectares (29.45%), marginally suitable covering 3,221.83 hectares (31.06%), and not suitable covering 4,000.25 hectares (38.56%). As for the coconut commodity, there are four categories: highly suitable covering 1,082.88 hectares (10.44%), moderately suitable covering 495.33 hectares (4.78%), marginally suitable covering 4,787.26 hectares (46.15%), and not suitable covering 3,995.5 hectares (38.51%).
Efektivitas Penggunaan Aplikasi Kahoot Sebagai Media untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman dan Evaluasi Geografi Siswa Putra, Leon Emdika; Ahyuni, Ahyuni
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v6i3.27165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui penggunaan aplikasi Kahoot untuk kemampuan pemahaman dan evaluasi geografi siswa dan 2) Mengetahui efektivitas aplikasi Kahoot dalam kemampuan pemahaman dan evaluasi geografi siswa kelas X di MAN 1 Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif berbasis eksperimen semu. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling sehingga menghasilkan dua kelompok sampel yang masing-masing terdiri dari 35 dan 25 siswa, yaitu kelas X Fase E 3 sebagai kelompok eksperimen yang melakukan pembelajaran dengan aplikasi Kahoot dan kelas X Fase E 11 sebagai kelompok kontrol yang melakukan pembelajaran dengan metode konvensional. Data dikumpulkan melalui lembar pretest dan posttest untuk mengetahui hasil belajar siswa, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis, dan uji n-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor hasil belajar dari hasil uji hipotesis (uji t) signifikan 0,033 0,05, yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan terdapat pengaruh signifikan penggunaan aplikasi Kahoot terhadap hasil belajar geografi siswa Fase E di MAN 1 Bukittinggi. Diperkuat dengan uji N-Gain Score, kelas eksperimen memperoleh nilai sebesar 60,37% dan kelas kontrol sebesar 43,55%, sehingga penggunaan aplikasi Kahoot sebagai media evaluasi lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman siswa pada mata pelajaran Geografi.
Strategi Kognitif Siswa Dalam Menjawab Soal Hots C4 Geografi: Antara Fakta Dan Konsep Rana, Rana; Ahyuni, Ahyuni
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7337

Abstract

Kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS) pada domain analisis (C4) merupakan tuntutan penting dalam pembelajaran geografi abad ke-21, namun implementasinya masih menghadapi tantangan, khususnya pada keselarasan antara pembelajaran dan asesmen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis capaian HOTS C4 siswa serta keterkaitannya dengan strategi kognitif yang digunakan dalam menjawab soal geografi pada materi interaksi keruangan desa kota. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data berasal dari hasil ulangan harian dan angket strategi kognitif siswa kelas XII di SMAN 3 Bukittinggi dengan jumlah sampel 132 siswa. Instrumen berupa soal esai level C4 yang dinilai menggunakan rubrik analitik berbasis konsep geografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kategori pemahaman rendah cenderung menggunakan strategi berbasis fakta, hafalan, dan pengetahuan spontan, sedangkan siswa dengan kategori pemahaman tinggi lebih dominan menggunakan konsep geografi dalam proses analisis. Selain itu, ditemukan perbedaan skor antara penilaian guru dan rubrik berbasis konsep, yang mengindikasikan bahwa penilaian tanpa indikator konseptual berpotensi menggelembungkan estimasi kemampuan C4. Penelitian ini menyimpulkan bahwa capaian HOTS C4 dalam pembelajaran geografi sangat ditentukan oleh aktivasi konsep geografi serta keselarasan antara tujuan pembelajaran, strategi pengajaran, dan desain asesmen. Temuan ini menegaskan pentingnya penggunaan rubrik analitik berbasis konsep untuk mengukur kemampuan analisis secara lebih valid dan diagnostik.
EDUKASI MITIGASI BENCANA BANJIR UNTUK MEMBANGUN SEKOLAH TANGGUH BENCANA DI NAGARI PELANGAI Febriandi, Febriandi; Anwar, Syafri; Afdhal, Afdhal; Ernawati, Ernawati; Rahmi, Lailatur; Mariya, Sri; Aulia, Beni; Pertiwi, Mentari Dian; Vratiwi, Septiana; Ahyuni, Ahyuni; Novio, Rery; Susetyo, Bigharta Bekti; Yudita, Annisa
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.33540

Abstract

Abstrak: Bencana banjir merupakan salah satu ancaman utama yang dihadapi oleh masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di nagari Pelangai. Sekolah-sekolah di wilayah ini menjadi salah satu institusi yang paling terdampak akibat bencana banjir, yang mengakibatkan terganggunya proses belajar mengajar, kerusakan sarana dan prasarana pendidikan, serta meningkatnya risiko bagi keselamatan siswa dan tenaga pendidik pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan edukasi mitigasi bencana banjir untuk membangun sekolah tangguh bencana di nagari pelangai bertujuan untuk menerapkan model edukasi mitigasi bencana banjir yang sesuai dengan karakteristik wilayah dan kebutuhan sekolah di nagari Pelangai. Dengan adanya program ini, sekolah diharapkan dapat menjadi lebih tangguh dalam menghadapi bencana banjir, sehingga proses pendidikan dapat tetap berjalan dengan baik meskipun dalam kondisi darurat. Mitra dalam program ini terbagi menjadi dua, pertama warga sekolah MTsN 12 Pesisir Selatan sebanyak 35 orang, dan masyarakat nagari Pelangai sebanyak 48 orang. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan meningkatnya pengetahuan siswa tentang mitigasi bencana banjir, peningkatan kesiapan sekolah dalam menghadapi bencana melalui penyusunan rencana kontinjensi dan pelaksanaan simulasi bencana, serta kemampuan siswa dan warga sekolah dalam memberikan respon cepat terhadap peringatan dini yang disimulasikan. Peningkatan pengetahuan siswa dan masyarakat di evalusi menggunakan angket wawancara dan observasi. Hal ini akan menjadikan sekolah tersebut menjadi sekolah tangguh bencana. Selain itu, peningkatan pemahaman tentang mitigasi bencana banjir sebanyak 80%, keterlibatan mitra dalam program sebanyak 86%, kemapuan praktik simulasi evakuasi sebanyak 71% dan kepuasan mitra terhadap program sebanyak 83%. terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap kode-kode peringatan dini bencana dan simulasi bencana sebanyak 89%.Abstract: Flood disasters are one of the main threats faced by communities in various regions of Indonesia, including the nagari of Pelangai. Schools in this region are among the institutions most affected by flood disasters, which disrupt the teaching and learning process, damage educational facilities, and increase risks for the safety of students and educators. Community service aimed at providing education on flood disaster mitigation to build disaster-resilient schools in the nagari of Pelangai aims to implement a flood disaster mitigation education model that aligns with the characteristics of the area and the needs of schools in the nagari of Pelangai. With this program, schools are expected to become more resilient in facing disasters floods, so that the educational process can continue to run well even in emergency conditions. The partners in this program are divided into two, first the school community of MTsN 12 Pesisir Selatan consisting of 35 people, and the community of Nagari Pelangai consisting of 48 people. The results of this service show an increase in students' knowledge about flood disaster mitigation, an increase in the school's preparedness for facing disasters through the development of contingency plans and the implementation of disaster simulations, as well as the ability of students and school staff to respond quickly to simulated early warnings. The increase in knowledge of students and the community is evaluated using interview questionnaires and observations. This will make the school a disaster resilient school. In addition, there is an increase in understanding of flood disaster mitigation by 80%, involvement of partners in the program by 86%, ability to practice evacuation simulations by 71%, and partner satisfaction with the program by 83%. There has been an increase in public knowledge regarding disaster early warning codes and disaster simulations by 89%.
Co-Authors Adeko, WR Afdhal Afdhal afrillia tri cahyani Afriyadi, Afriyadi ahmad asriful fauzi ahmad rafan rafan Ainul Karim Aldeta, Abellia Fanny Alfonsus Jimmy Hutabarat amalia ramadhani ruslan Anggi Pumar anisa mardiah Aqilla Fadia Utari Arfandi, Habib Assyaroh Meidini Putriana Azwirda Aziz bambang wiranto wiranto Beni Aulia, Beni Bigharta Bekti Susetyo Burhamidar, AH Dea Syamsaputri, Arrahmah Dedi Hermon Devi Irmayani Saiser Dzaki, Gilang Muhammad Endah Purwaningsih Ernawati Ernawati Fadhilla Oktari Fadhly, A Fadila, Rima Febiola, Rani Febriandi Febriandi, Febriandi Feby Arinda Fitrah Andika Riyadhno fitri aji Fitri, Julia Gilang Samudra Hadian Resky Aisyah Hamdi Nur Hamidah, Putri Harizona Aulia Rahman Hayati, Zahrotal Hidayat, Rizki Atthori IRSA GUNAWAN Jannesman, Hafiz Januarman Januarman Kurnia Illahi Lailatur Rahmi Lisa Lisa Mawarni M. Fajri, M. Mayang Sari, Putri Mentari Dian Pertiwi Meri Novia Roza Mimi Yulia putri Mimi Minarti Minarti Mokhtar, Ernieza Suhana Muhammad Alfindo Muhammad Danil Ihsan Muhammad Hanif Muhammad Irsyad Muhammad Kabul Rahman Muhammad Ridho Naufal Muhammad Akram Nuraini, Riska Ayu Nurhamida, Wanda Pendriansyah, Dimas Pratama, Cindia Putra Mondia, Hafief Putra, Beben Graha Putra, Leon Emdika Rachman, Muhammad Andika rahayu putri ningsy Rahmanelli Rahmanelli Rahmat Ilham Rahmawati, Zahara Ramadhan, Ravidho Rana, Rana Ratna Wahyu Kusuma Arum Ratna Wilis Rauf Diratama, Fahrul Recha Ardianti Rery Novio Ririn Eriska Rivo Saputra Rizky Prabowo Robet Triarjunet Saputra, Nickola Satria M Fajar Satrima, Ega Dira selfia zalna Silvi Widya Rahmi Sirait, Elyasabeth sispandi saputra siti hamia ulfa Sri Mariya stella carolina Suci Purnama Sari SUCI RAHMA DANI Surtani Surtani Susanti, Cendy Swantry, N Syafri Anwar Syaifullah Urrahman Syamsul Arifin Syofiah, Yena Syaidah Syukriyah Syukriyah Tri Agustia Veronicha Briliani Viona viona, Viona Vratiwi, Septiana Wan Moh Jaafar, Wan Shafrina Warni, Annisa Nolvi Widio Candra, Solid Widya Prarikeslan Yesryl Nela Frendos Yudita, Annisa Yurni Suasti