Claim Missing Document
Check
Articles

Potensi Pengembangan Perwilayahan Komoditas Pertanian Hortikultura Berdasarkan Zona Agroekologi di Kabupaten Pesisir Selatan Pendriansyah, Dimas; Ahyuni, Ahyuni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menyusun perwilayahan komoditas pertanian hortikultura berdasarkan Zona Agroekologi di Kabupaten Pesisir Selatan. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi zona-zona agroekologi, menentukan komoditas hortikultura potensial, dan menghitung luas lahan yang sesuai untuk pengembangan komoditas tersebut di setiap zona. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan pendekatan spasial. Penelitian ini mengintegrasikan data survei lapangan, sekunder, dan uji laboratorium tanah. Analisis meliputi kelerengan, overlay peta, fuzzy kesesuaian lahan, dan Von Thunen. Hasil menunjukkan lima zona agroekologi (II/Dfv, II/Dvf, III/Dfv, III/Dvf, IV/Dvf) cocok untuk hortikultura, dengan zona IV/Dvf (81.603,6 Ha) paling sesuai untuk sayuran. Model Von Thunen mengungkap variasi profitabilitas komoditas manggis, jeruk, dan cabai merah memiliki nilai sewa tanah tertinggi, sementara pepaya bernilai negatif dalam jarak >= 33 km. Analisis lahan potensial mengidentifikasi 90.154,8 hektar untuk tanaman semusim dan 66.975,6 hektar untuk tanaman tahunan.
Pemodelan Spasial Daerah Rawan Konflik Manusia dan Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) di Wilayah Kerja SKW I Balai KSDA Sumatera Barat Nurhamida, Wanda; Ahyuni, Ahyuni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan IUCN harimau sumatera berstatus kritis (Crittically Endangered). Salah satu ancaman terhadap kelestarian harimau sumatera adalah timbulnya konflik yang terjadi antara manusia dan harimau sumatera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran daerah terjadinya konflik, variabel lingkungan apa yang berpengaruh, dan pemodelan daerah rawan konflik manusia dan harimau sumatera menggunakan metode maximum entropy. Tercatat bahwa kejadian konflik tersebar di empat administrasi Kabupaten yaitu Kabupaten Pasaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Pasaman Barat, dan Kabupaten Lima Puluh Kota. Hasil analisis maxent menunjukkan nilai AUC sebesar 0,941. Jarak fragmentasi hutan (57,4%) dan jarak hutan (22%) menjadi variabel lingkungan yang berpengaruh terhadap terjadinya konflik. Kabupaten Pasaman menjadi kabupaten yang berpotensi terjadinya konflik dengan total luas area berpotensi tinggi seluas 35.614 Ha. Kejadian konflik manusia dan harimau sumatera banyak terjadi disekitar perkebunan/pertanian warga yang berbatasan langsung dengan hutan.
Analisis Kemampuan Berpikir Spasial Siswa Menggunakan Peta Pada Materi Posisi Strategis Indonesia dan Potensi Sumber Daya Alam di Kelas XI SMA Negeri 4 Kota Sungai Penuh Viona, Viona; Ahyuni, Ahyuni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir spasial siswa menggunakan peta pada materi posisi strategis Indonesia dan potensi sumber daya alam di kelas XI SMA Negeri 4 Kota Sungai Penuh. Metode penelitian menggunakan teknik eksperimen dengan desain posttest only control group desain. Sampel penelitian adalah kelas XI F sebagai kelas eksperimen dan XI G sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif persentase dan uji-t (independent sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir spasial kelas eksperimen berada pada kategori sedang dengan persentase 53,3% atau berjumlah 16 orang, sedangkan kelas kontrol berada pada kategori sangat rendah dengan persentase 46,4% atau berjumlah 13 orang. Berdasarkan uji Independent Sample T-Test diperoleh taraf signifikan (sig = 0,001 <0,05), artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata kemampuan berpikir spasial siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hal ini terlihat dari rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol, yaitu nilai 75,08 untuk kelas eksperimen dan 59,24 untuk kelas kontrol.
Proses Perkembangan Desa Wisata di Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok (Studi Kasus : Nagari Jawi-Jawi dan Nagari Cupak) Widio Candra, Solid; Ahyuni, Ahyuni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nagari Jawi – Jawi dan Nagari Cupak merupakan daerah yang memiliki potensi desa wisata dengan potensi alam dan budaya yang unik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi bentang alam dan proses perkembangan desa wisata di kedua desa tersebut.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif,dengan analisis satuan geomorfologi Van Zuidam (1985), dan Tourism Area Life Cycle (TALC) oleh Richard Butler (1980).Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nagari Jawi-Jawi memiliki empat satuan geomorfologi, yaitu perbukitan tinggi lereng vulkanik atas, perbukitan tinggi lereng vulkanik tengah, perbukitan tinggi kipas alluvial aktif dan dasar sungai. Sementara itu, Nagari Cupak memiliki dua satuan geomorfologi, yaitu perbukitan tinggi kipas alluvial aktif dan perbukitan kipas alluvial aktif.Proses perkembangan desa wisata di kedua nagari ini berada pada tahap keterlibatan, dengan ciri-ciri atraksi mulai dikembangkan, fasilitas penunjang mulai disediakan, promosi mulai dilakukan, dan jumlah kunjungan mulai meningkat.
Proses Perkembangan Desa Wisata Alahan Panjang dan Desa Wisata Simpang Tanjung Nan Ampek Di Kabupaten Solok Fajri, M.; Ahyuni, Ahyuni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Mengetahui kondisi bentang alam Desa Wisata Alahan Panjang dan Desa Wisata Simpang Tanjung Nan Ampek, (2) Proses perkembangan Desa Wisata Alahan Panjang dan Desa Wisata Simpang Tanjung Nan Ampek, (3) Keterlibatan lembaga masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Alahan Panjang dan Desa Wisata Simpang Tanjung Nan Ampek. Metode yang digunakan yaitu mixed methods. Dengan pengambilan sampel menggunakan total sampling. Berdasarkan hasil penelitian, (1) Kondisi bentang alam Desa Wisata Alahan Panjang dari satuan bentuk lahan denudasional 3, 4, 7, 8, fluvial 2 dan struktural 2. Kondisi bentang alam Desa Wisata Simpang Tanjung Nan Ampek terdiri dari satuan bentuk lahan denudasional 2, 4, 8, fluvial 2 dan struktural 3. (2) Fase perkembangan desa wisata di kedua nagari tersebut masih berada pada fase keterlibatan atau Involvement. (3) Keterlibatan lembaga masyarakat di Desa Wisata Alahan Panjang ikut terlibat dalam mengembangkan, sedangkan Desa Wisata Simpang Tanjung Nan Ampek pengelolaan dilakukan pihak swasta.
Penentuan Zona Agroekologi Untuk Arahan Komoditas Pertanian Tanaman Industri/Perkebunan Di Kabupaten Sijunjung Menggunakan Metode Fuzzy Logic Mayang Sari, Putri; Ahyuni, Ahyuni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui zona agroekologi dan arahan Pengembangan komoditas pada Kabupaten Sijunjung Sumatera Barat menggunakan desain penelitian kuantitatif yang menggunakan metode analisis spasial logika fuzzy. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwasanya terdapat empat zona utama agroekologi: Zona I, Zona II, Zona III, dan Zona IV. Zona II menempati 133.773 hektar (43% dari total luas) yang paling dominan. Analisis ini juga mengidentifikasi lima subzona agroekologi, dengan subzona II/D (lahan kering) menjadi yang paling luas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah kabupaten Sijunjung kondusif untuk tanaman Perkebunan/Perindustrian.
Analisis Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau di Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat Febiola, Rani; Ahyuni, Ahyuni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Kondisi dan sebaran Ruang Terbuka Hijau (RTH) Publik Eksisting di Kecamatan Pasaman (2) Evaluasi Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kecamatan Pasaman ditinjau dari Permen ATR/BPN RI No 14 Tahun 2022. Metode penelitian yang diterapkan yakni deskriptif kuantitatif yang bertujuan guna mengungkapkan keadaan, fenomena, variabel, dan fakta yang terjadi selama penelitian dilakukan dengan menunjukkan realitas yang ada. Hasil penelitian ini menunjukhan bahwa : (1) RTH publik eksisting di Kecamatan Pasaman memiliki luas 10149.22 Ha. Tipologi RTH yang memiliki luas paling tinggi yaitu hutan produksi terbatas seluas 4.793,64 Ha dan yang paling kecil ialah taman RT/RW seluas 0.03 Ha. Persebaran RTH publik eksisting yang memiliki RTH paling luas dalam setingkat Nagari yaitu Nagari Aua Kuniang dengan luas 8.369 Ha, dalam setingkat Jorong yaitu Jorong Pinaga dengan luas RTH publik eksisting seluas 4088.8 Ha (2) Menurut UU No 14 Tahun 2022 tentang Penataan Ruang, harus ada minimal 20% luas wilayah perkotaan yang wajib dialokasikan untuk ruang terbuka hijau. Kecamatan Pasaman membutuhkan ketersediaan RTH seluas 8.914 Ha. Hasil identifikasi jumlah ketersediaan keseluruhan luas ruang terbuka hijau publik eksisting di Kecamatan Pasaman tahun seluas 10.149,22 Ha atau mencapai 22,9% dari luas wilayah kecamatan. Hal mengindikasikan bahwa luas ruang terbuka hijau bisa dikatakan sudah tersedia sesuai kebutuhan dan bahkan sudah melebihi proporsi ruang terbuka hijau seperti yang sudah diatur dalam peraturan-perundangannya. Berdasarkan perbandingan dan ketersediaan RTH setingkat nagari dan jorong terdapat 2 defisit pada tingkat nagari dan 19 defisit pada tingkat jorong.
HUBUNGAN PENDAPATAN DAN PENDIDIKAN ORANG TUA DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI SMA N 1 ULAKAN TAPAKIS KABUPATEN PADANG PARIAMAN TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Susanti, Cendy; Ahyuni, Ahyuni
JURNAL BUANA Vol 7 No 3 (2023): Edisi Pendidikan
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana/vol7-iss3/3022

Abstract

This study aims to determine whether there is a relationship between income and parental education on student learning outcomes. This type of research is quantitative with Multiple Linear Regression Method. The population of this research is the students of class XI majoring in Social Studies in the academic year 2021/2022 as many as 80 students with a sample of 80 students using "total sampling". Based on the results of the study, it was concluded that income did not have a positive effect, and education did not have a positive effect on student learning outcomes, while income and parental education simultaneously did not affect student learning outcomes. The results of the calculation of the multiple regression formula between the X_1 variable have a positive value of 1.344 and a significant level of 0.195 > 0.05, meaning that the income variable has no effect. The X_2 variable has a negative value of - 0.215, and a significant level of 0.554 > 0.05, meaning that the education variable has no significant positive effect. The contribution of parents' income and education is only 2.2% to student learning outcomes, while 97.8% is influenced by other factors not examined in this study such as internal factors of interest, talent, motivation, learning methods, and external factors of the school environment, environment its people.
PERKEMBANGAN USAHA PENGOLAHAN BIJI KOPI ARABIKA DI KABUPATEN KERINCI TAHUN 2017-2022 Arfandi, Habib; Ahyuni, Ahyuni
JURNAL BUANA Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana/vol8-iss3/3497

Abstract

Research objectives: 1) Distribution patterns of Arabica Coffee Bean Businesses, 2) Development of Arabica Coffee Bean Businesses in terms of Capital, Labor and Sales 3) How Far Are Arabica Coffee Bean Business Sales in Kerinci Regency in 2017-2022. This research is a type of quantitative descriptive research using neighbor-nearest analyst analysis techniques, descriptive percentages, and spatial analysis of buffering. The results of this study: 1) The distribution pattern of Arabica Coffee Bean Processing Businesses in Kerinci Regency which was analyzed by the Average Nearest Neighbor in the ArcGIS Application obtained the Nearest Neighbor Ratio value of 1.836266, so the distribution pattern of Arabica Coffee Bean Processing Businesses has a dispersed or uniform pattern. 2) Development of Arabica Coffee Bean Processing Business in Kerinci Regency in 2017-2022 in terms of capital, labor and income. The Arabica Coffee Bean Business in Kerinci Regency, which has 7 industrial business points, the average capital issued now from its inception is Rp. 6,000,000-Rp. 25,000,000. The workforce used by each industry is only 7-25 people and with sales being the target market for the initial establishment of the business, namely local exports, domestic and international exports. 3) Sales of Processed Arabica Coffee Beans in the Market Sales of Processed Arabica Coffee Beans are marketed by means of distributors, which is for the target market to reach foreign/foreign exports such as Belgium, Japan, Germany and countries where coffee is one of their needs food Keywords: Distribution Pattern. Development. Nearest Neighbor Ratio. Arabica Coffee Beans
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN KOMODITAS UNGGULAN KOTA PARIAMAN Aldeta, Abellia Fanny; Ahyuni, Ahyuni
JURNAL BUANA Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana/vol8-iss3/3603

Abstract

The aim of this research is to identify the flagship commodities and analyze the suitability of land for the flagship commodity subsector of food crops and plantations in the city of Pariaman. This research employs a quantitative descriptive method. The determination of flagship commodities utilizes parameters such as the production output of food crops and plantations in the city of Pariaman, as well as the productivity of food crops and plantations in the city of Pariaman. For land suitability assessment, matching and comparing characteristics such as temperature, root media (encompassing drainage and texture), nutrient retention, and slope are conducted using ArcGIS 10.8 software to determine the suitability of land for coconut and rice paddy cultivation. The research findings indicate that the flagship commodities of Pariaman City are rice paddy and coconut crops. There are four categories for rice paddy land suitability: highly suitable covering 95.7636 hectares (0.92%), moderately suitable covering 3,054.34 hectares (29.45%), marginally suitable covering 3,221.83 hectares (31.06%), and not suitable covering 4,000.25 hectares (38.56%). As for the coconut commodity, there are four categories: highly suitable covering 1,082.88 hectares (10.44%), moderately suitable covering 495.33 hectares (4.78%), marginally suitable covering 4,787.26 hectares (46.15%), and not suitable covering 3,995.5 hectares (38.51%).
Co-Authors Adeko, WR afrillia tri cahyani Afriyadi, Afriyadi ahmad asriful fauzi ahmad rafan rafan Ainul Karim Aldeta, Abellia Fanny Aldhy Rahman Fajar Alfonsus Jimmy Hutabarat Alifah Tahsya amalia ramadhani ruslan Anggi Pumar anisa mardiah Annisa Nolvi Warni Aqilla Fadia Utari Arfandi, Habib Asalat, Abiyyu Faruq Asharafi, Fithratul Assyaroh Meidini Putriana Azwirda Aziz bambang wiranto wiranto Burhamidar, AH Dea Syamsaputri, Arrahmah Dedi Hermon Devi Irmayani Saiser Endah Purwaningsih Fadhilla Oktari Fadhly, A Fadila, Rima Fadillah, Rizky Febiola, Rani Febriandi Febriandi, Febriandi Feby Arinda Fitrah Andika Riyadhno fitri aji Fitri, Julia Gilang Muhammad Dzaki Gilang Samudra Hadian Resky Aisyah Hafiz Jannesman Hamdi Nur Hamidah, Putri Harizona Aulia Rahman Hayati, Zahrotal Hidayat, Rizki Atthori Indah Purwati IRSA GUNAWAN Januarman Januarman Jhorgy Harlen Julio Kurnia Illahi Lisa Lisa Mawarni M. Fajri, M. Mayang Sari, Putri Meri Novia Roza Mimi Yulia putri Mimi Minarti Minarti Mokhtar, Ernieza Suhana Muhammad Alfindo Muhammad Andika Rachman Muhammad Danil Ihsan Muhammad Hanif Muhammad Irsyad Muhammad Kabul Rahman Muhammad Ridho Naufal Muhammad Akram Nuraini, Riska Ayu Nurhamida, Wanda Pendriansyah, Dimas Prabowo, Aris Pratama, Cindia Putra Mondia, Hafief Putra, Beben Graha Putra, Leon Emdika rahayu putri ningsy Rahmanelli Rahmanelli Rahmat Ilham Rahmawati, Zahara Ramadhan, Ravidho Rana, Rana Ratna Wahyu Kusuma Arum Ratna Wilis Rauf Diratama, Fahrul Recha Ardianti Rery Novio Ririn Eriska Rivo Saputra Rizky Prabowo Robet Triarjunet Saftriko, Rakhes Saputra, Nickola Satria M Fajar Satrima, Ega Dira selfia zalna Silvi Widya Rahmi Sirait, Elyasabeth sispandi saputra siti hamia ulfa Sri Mariya stella carolina Suci Purnama Sari SUCI RAHMA DANI Surtani Surtani Susanti, Cendy Swantry, N Syafri Anwar Syaifullah Urrahman Syamsul Arifin Syofiah, Yena Syaidah Syukriyah Syukriyah Tri Agustia Veronicha Briliani Viona viona, Viona Wan Moh Jaafar, Wan Shafrina Widio Candra, Solid Widya Prarikeslan Yesryl Nela Frendos Yurni Suasti