Articles
Filial Therapy-based Family for Children Disabilities to Reduce the Family Stress in COVID-19 Pandemic
Setyawati, Dewi;
Al Jihad, Much Nurkharistna;
Alfiyanti, Dera;
Armiyati, Yunie
South East Asia Nursing Research Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : University of Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/seanr.4.4.2022.1-5
Filial therapy is a psychoeducational intervention designed to improve parent-child relationships, reduce problematic behavior in children, and reduce parental stress by including parents as therapeutic agents. Parent access-group sessions are facilitated by therapists who teach adult skills based on play therapy techniques, which parents then implement with their children under the supervision of a facilitator. The objective of this research is to determine differences in family stress between those who do Filial Therapy and those who do not receive Filial Therapy. The method used in this study is a quasi-experimental approach with a non-equivalent pre-post-test approach with a control group. Identification of respondents according to the criteria, namely families with ABK and school-age children with special needs (7-12 years) at SLB Semarang. The instrument used was a questionnaire of Perceived Stress Scale. Before treatment, the average stress level in the control group was higher than that in the intervention group, 17.25 (Standard Deviation ± 5.01). The average stress level in the control and intervention groups before Filial therapy was carried out was relatively the same at 17.25 and 16.87. In contrast, after Filial therapy was performed in both groups, the stress level decreased by 15.62 and 10.00. The analysis using the independent t-test showed differences in the reduction in stress levels in the control and intervention groups before and after Filial therapy (p-value = 0.000). Conclusion: it can be concluded that filial therapy can significantly reduce the stress level of families with children's disabilities.
Aplikasi Terapi Musik Lullaby untuk Stabilisasi Hemodinamika pada Bayi Berat Lahir Rendah
Abidah, Laili;
Alfiyanti, Dera;
Samiasih, Amin
Holistic Nursing Care Approach Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/hnca.v4i2.13058
Bayi berat lahir rendah (BBLR) berisiko mengalami ketidakstabilan suhu(hipotermi), sindrom aspirasi, ketidakstabilan berat badan, hal ini disebabkan karena adanya ketidakstabilan status hemodinamika yang mempengaruhi sirkulasi keseluruh organ. Terapi nonfarmakologis yang mampu menstabilkan hemodinamik pada BBLR yaitu terapi musik lullaby. Studi kasus ini bertujuan untuk melakukan penerapan terapi musik lullaby pada BBLR untuk menstabilkan hemodinamik di Rumah sakit Roemani Muhammadiyah Semarang. Studi kasus ini dilakukan dengan metode deskriptif dengan menerapkan beberapa jurnal mengenai terapi musik lullaby. Terapi musik lullaby adalah terapi mendengarkan musik pada bayi BBLR yang dapat meningkatkan relaksasi, mengurangi presepsi terhadap nyeri, dan memberikan stimulasi suara yang akan mempengaruhi fugsi fisiologi terutama bila bayi mendapatkan tindakan yang memberikan rasa nyeri, mendengarkan musik lullaby melalui speaker aktif selama 45 menit dengan durasi waktu 3 hari berturut – turut serta frekuensi desibel 60 – 70 dB. Hasil dari terapi musik lullaby didapatkan bahwa hari pertama sampai hari ketiga hemodinamika pada bayi mengalami kestabilan. Hemodinamika heart rate pada bayi 1 mengalami kenaikan yang signifikan.
Murrotal Al-Qur’an Menurunkan Kecemasan Pasien Kanker Serviks dengan Kemoterapi
Syukuriyah, Endah;
Alfiyanti, Dera
Ners Muda Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26714/nm.v4i2.8137
Klien penderita kanker serviks yang dilakukan kemoterapi berisiko untuk mengalami masalah psikologis. Dilaporkan bahwa 15-40% wanita mengalami kecemasan setelah di diagnosa kanker serviks. Kecemasan muncul dikarenakan efek yang ditimbulkan oleh kemoterapi seperti rontoknya rambut, kulit keriput dan mual muntah. Terapi murrotal Al-Qur’an adalah salah satu cara mengurangi kecemasan karena dapat menenangkan. Selain itu terapi murrotal dapat mengatasi masalah seperti nyeri. Tujuan studi kasus ini mengetahui penurunan terhadap kecemasan pada pasien kanker serviks yang dilakukan terapi murrotal Al-quran. Metode yang digunakan dalam studi kasus ini adalah deskriptif observasi dengan melakukan asuhan keperawatan. Subyek pada kasus dilakukan terhadap 2 orang klien kanker serviks yang mengalami kecemasan. Klien diberikan terapi murrotal Al-Qur’an selama 30 menit dengan frekuensi 1 kali perhari selama 3 hari. Pengukuran kecemasan dilakukan dengan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) sebelum dan sesudah intervensi. Ada penurunan kecemasan secara signifikan dari kedua kasus dengan penurunan rerata 10,5. Kasus I dari skor 29 yaitu kecemasan berat berkurang menjadi skor 15 yaitu kecemasan ringan, sementara kasus II dari skor 23 yaitu kecemasan sedang berkurang menjadi skor 14 yaitu kecemasan ringan. Murrotal Al-Qur’an sangat efektif terhadap penurunan kecemasan pasien kanker serviks.
Penerapan Gel Lidah Buaya Pada Diapers Dermatitis Anak Yang Dirawat di Ruang PICU
Nuryati, Eka;
Alfiyanti, Dera;
Mariyam, Mariyam
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 7 (2024): Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development G
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pasien di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU), mengalami gangguan mobilisasi daneliminasi secara mandiri sehingga memerlukan diapers. Penggunaan diapers terlalu lama dapatmenyebabkan diapers dermatitis. Gel lidah buaya digunakan untuk perawatan diaper dermatitis.Kandungan lupeol, asam salisilat, nitrogen urea, fenol pada lidah buaya membantu memperbaiki jaringankulit, melembabkan kulit, dan membunuh mikroba yang kontak kulit. Studi kasus ini bertujuan untukmenerapkan gel lidah buaya terhadap penurunan skor diaper dermatitis sebagai terapi non farmakologis.Metode studi desain deskriptif dengan pendekatan single case. Subjek studi kasus adalah pasien yangmengalami diaper dermatitis berjumlah 4 subjek studi didapatkan secara acak. Intervensi dilakukansebanyak 3 kali sehari selama 6 hari. Studi kasus ini menunjukan bahwa ke-4 subjek studi setelah perawatanperianal pengolesan gel lidah buaya mengalami penurunan skor diapers dermatitis scale yang awal mulaiskor 2,5 – 3 termasuk kategori sedang sampai berat menjadi kategori ringan dengan rata-rata penurunanskor 1,5 setelah penerapan gel lidah buaya, dan dinilai dengan dermatitis scale. sehingga dapat disimpulkanbahwa gel lidah buaya efektif dalam mengatasi masalah keperawatan diapers dermatitis. Kata Kunci : Lidah buaya, Diaper dermatitis, Perawatan perianal
PKM COHESI Collaborative Health Scientific Activities: Sikat Gigi Pagi dan Malam Senyum Sehat Setiap Saat
Mariyam , Mariyam;
Chanif, Chanif;
Pohan, Vivi Yosafianti;
Alfiyanti, Dera
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 5 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59837/jpmba.v3i5.2724
Kebiasaaan menjaga kebersihan gigi dan mulut perlu ditanamkan pada anak. Anak usia sekolah memiliki risiko mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut. Sikat gigi kurang dari dua kali sehari dapat menyebabkan terjadinya karies gigi. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan anak usia sekolah tentang kesehatan gigi dan mulut pada sswa kelas 3 SDIT Assalam Bandungan. Pengabdian masyarakat dilaksanakan pada jumat, 20 Juni 2025 di SDIT Assalam Bandungan. Kegiatan pengabdian masyarakat diawali dengan koordinasi dengan sekolah, penandatanganan kesepakatan kegiatan, dan pendidikan kesehatan. Pendidikan kesehatan dilaksanakan dengan metode ceramah dan demontrasi menggunakan alat peraga. Media yang digunakan adalah poster, pop up book, dan alat peraga gigi. Pendidikan kesehatan diikuti oleh 25 siswa. Materi yang disampaikan antara lain macam-macam gigi anak, proses gigi bisa berlubang, makanan yang baik dan buruk untuk kesehatan gigi dan cara menjaga kesehatan gigi dan mulut serta demostrasi bagaimana cara menyikat gigi yang baik dan benar. Setelah diberikan penjelasan tentang kebersihan gigi dan mulut, dilakukan evaluasi dengan memberikan beberapa pertanyaan. Mayoritas anak telah mampu mengenal macam-macam gigi 95%, mayoritas juga telah mampu menyebutkan cara menjaga kebersihan gigi dan mulut. Siswa juga berani maju ke depan untuk praktik cara menyikat gigi yang baik dan benar.
Penyuluhan Gizi Seimbang Pada Orang Tua Balita Melalui Media Barcode Interaktif Di Wilayah Kerja Posyandu Mekarsari: Penyuluhan Gizi Seimbang Pada Orang Tua Balita Melalui Media Barcode Interaktif Di Wilayah Kerja Posyandu Mekarsari
Anggraeni, Priska Nandya;
Ethicawati, Sulfi;
Widyastuti, Anggraeni;
Riyana, Oktrida;
Alfiyanti, Dera
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini
Publisher : Ruang Ide Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58516/eef2a232
Toddlers are an age group vulnerable to nutritional problems due to an underdeveloped immune system, making them in need of a balanced nutritional intake to support growth and development. A lack of parental knowledge particularly among mothers—regarding the principles of balanced nutrition is one of the contributing factors to the high prevalence of malnutrition and stunting in toddlers, including in RW 11, Palebon Subdistrict, Pedurungan District. The aim of this activity was to improve parents’ knowledge and understanding of the importance of balanced nutrition through health education using interactive barcode-based media. The methods used included face-to-face counseling, nutritional status assessments at the local Posyandu (integrated health post), and the provision of digital educational materials accessible via QR Code. Evaluation was carried out through Q&A sessions and assessments of participants’ understanding before and after the counseling. The results showed a significant increase in parents’ knowledge of the concept of balanced nutrition, sources of nutritious food, and how to meet children's nutritional needs. Parents were able to explain the material presented and demonstrated a change in attitude when choosing healthy food for their toddlers. In conclusion, nutrition counseling using interactive barcode media proved effective in increasing parents’ knowledge and attitudes, and can serve as an innovative alternative for preventing nutritional problems such as stunting in the community.
Pemanfaatan Scan Barcode Dalam Penyuluhan Kesehatan Hipertensi Untuk Lansia: Studi Kasus di Posyandu Mekarsari: Pemanfaatan Scan Barcode Dalam Penyuluhan Kesehatan Hipertensi Untuk Lansia: Studi Kasus di Posyandu Mekarsari
Purnaningrum, Ambar;
Annis, Chanifa Fitria;
Pratiwi, Ririn Indah;
Alfiyanti, Dera
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini
Publisher : Ruang Ide Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58516/dkmbyv51
Hypertension is a major health problem among the elderly, with high prevalence and often undetected due to limited knowledge and access to information. Health education innovations using digital technology, such as barcode (QR code) scanning, are needed to improve the effectiveness of counseling. This study aimed to evaluate the impact of hypertension education using barcode scanning on elderly knowledge at Posyandu Mekarsari. The method combined lectures, group discussions, leaflets, and QR code media integrated with digital educational materials, accompanied by blood pressure measurement and supportive activities such as light exercise. Evaluation was conducted using pre-test and post-test among 10 elderly participants. The results showed a significant increase in knowledge levels, from the majority in the moderate category (80%) before the intervention to the majority in the high category (90%) after the intervention. These findings demonstrate that the use of barcode scanning is effective in improving elderly knowledge and awareness regarding the prevention and management of hypertension, while also strengthening the role of posyandu as a health education center. It is recommended that this program be further developed with continuous training to ensure optimal use of technology by the elderly.
Pengaruh terapi back massage terhadap kualitas tidur anak selama hospitalisasi
Linda Kurniawati;
Dera Alfiyanti;
Amin Samiasih;
Maryam
Link Journal of Nursing Vol 2 No 1 (2025): May : Journal of Nursing
Publisher : CV LINK Education Publication
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63425/journalofnursing.v1i2.51
Pendahuluan: Hospitalisasi merupakan suatu kondisi dimana anak diharuskan untuk dirawat di rumah sakit agar mendapatkan perawatan yang lebih intensif. Dampak adanya hospitalisasi menjadi lingkungan baru bagi anak. Kualitas tidur merupakan suatu kepuasan tidur seseorang yang memperlihatkan perasaan Lelah, gelisah, lesu, sering menguap dan mengantuk. Tidur ditandai dengan adanya keadaan rileks. Tujuan: mengetahui pengaruh terapi back massage terhadap kualitas tidur anak selama hospitalisasi. Metode: Quasi Eksperiment dengan pendekatan One Group Pre and Post Test Design. Populasi mencakup seluruh anak yang mengalami gangguan tidur di ruang ayyub 3 Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang. Sampel yang diambil adalah anak umur 1-3 tahun yang dirawat di ruang ayyub 3 dengan jumlah 36 Responden. Instrumen menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Terdapat 19 item yang dikelompokkan menjadi 7 komponen, Skor total akhir Jika skor ≤ 5 (kualitas tidur yang baik) dan, Jika > 5 kualitas tidur yang buruk. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: ada pengaruh terapi back massage terhadap kualitas tidur anak selama hospitalisasi dengan nilai p value 0.000 (<0,05). Kesimpulan: Terapi back massage dapat digunakan sebagai intervensi non-farmakologis yang efektif untuk meningkatkan kualitas tidur anak selama hospitalisasi.
Pengaruh terapi bermain papertoys terhadap perkembangan motorik halus dan kognitif pada tunagrahita
Rina Puji Lestari;
Dera Alfiyanti;
Amin Samiasih;
Maryam
Link Journal of Nursing Vol 2 No 1 (2025): May : Journal of Nursing
Publisher : CV LINK Education Publication
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63425/journalofnursing.v1i2.52
Latar Belakang: Papertoys merupakan sebuah pendekatan terapeutik yang melibatkan penggunaan kertas untuk membuat berbagai bentuk objek tiga dimensi, papertoys dapat dimodifikasi sesuai dengan tingkat kemampuan dan kebutuhan individu anak, seperti ukuran yang lebih besar untuk anak dengan keterbatasan motorik halus atau desain sederhana untuk anak dengan gangguan kognitif. Tujuan: mengetahui pengaruh terapi bermain papertoys terhadap perkembangan motorik halus dan kognitif pada tunagrahita. Metode: quasi eksperimental dengan pendekatan one grup pretest posttest design. Pengambilan data dilakukan di SLB Widya Bakti Semarang, sampel berjumlah 42 responden dengan teknik total sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Intervensi dalam penelitian ini menggunakan terapi bermain papertoys. Instrumen berupa kuesioner perkembangan motorik halus dan kognitif dengan analisis data menggunakan wilcoxon test. Hasil: adanya pengaruh terapi bermain papertoys dengan p-value 0,000 (<0,05) maka Ho ditolak bermain intervensi ini efektif untuk memengaruhi perkembangan motorik halus dan kognitif. Kesimpulan: terapi bermain papertoys dapat membantu menstimulsi motorik halus dan kognitif dengan pemberian latihan keterampilan dengan baik dan sebagai salah satu role model pada pendekatan anak tunagrahita.
Efektivitas pendidikan seks melalui website terhadap pengetahuan dan perilaku pencegahan penyimpangan seksual remaja
Wiwik Ratnasari;
Dera Alfiyanti;
Amin Samiasih;
Maryam
Link Journal of Nursing Vol 2 No 1 (2025): May : Journal of Nursing
Publisher : CV LINK Education Publication
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.63425/journalofnursing.v1i2.53
Latar belakang: Di Indonesia, edukasi seksual yang efektif dan sesuai masih menjadi isu yang sensitif dan tabu. Akibat kurangnya edukasi seksual yang tepat, remaja dapat terpapar risiko perilaku seksual menyimpang yang dapat berakibat pada masalah kesehatan seksual dan reproduksi. Tujuan: Menganalisis pengaruh edukasi seksual dengan media website terhadap pengetahuan dan perilaku pencegahan penyimpangan seksual remaja. Metode: Quasy experimental one group pre and post test . Jumlah responden yang digunakan adalah 171 siswa – siswi kelas 1 SMA Islam Sudirman Ambarawa. Instrumen berupa kuesioner pengetahuan dan perilaku pencegahan yang telah di uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan Mann Whitney. Hasil: Pada pengetahuan pencegahan penyimpangan seksual sesudah dan sebalum terdapat peningkatan yang signifikan pada responden yang berpengetahuan baik yaitu 5 kali lipat dari 13 orang menjadi 61 orang (35.7%). Pada perilaku pencegahan penyimpangan seksual tidak terdapat pengaruh dimana 55.6 % responden memiliki perilaku yang sangat baik. Hasil analsis bivariat mann whitney menunjukan nilai p value <0.001 pada pengetahuan dan hasil p value 0.729 pada perilaku. Kesimpulan: Pendidikan seks berbasis website memiliki dampak yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan tentang upaya pencegahan penyimpangan seksual remaja. Namun, pendidikan seks tidak berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan kinerja. Peraturan dan kebijakan sekolah diperlukan untuk mencegah pelecehan seksual melalui pendidikan seksual online.